Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimalisasi budidaya benih ikan nila kekar (Studi Kasus : Hatchery Nila Kekar) Evi Dwi Prastyani; Aminah Happy Moninthofa Ariyani; Amanatuz Zuhriyah
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15533

Abstract

Ikan nila menjadi salah satu varietas ikan air tawar yang banyak digemari oleh rakyat Indonesia. Untuk memenuhi permintaan ikan nila perlu dilakukan peningkatan pada produksi ikan nila tak terkecuali pada sektor pembenihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh faktor-faktor produksi terhadap produksi benih ikan nila di Hatchery Nila Kekar, mengetahui elastisitas dan kondisi return to scale dan mengetahui efisiensi harga dalam penggunaan faktor-faktor produksinya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 54 unit kolam pemijahan. Alat analisis yang digunakan ialah Metode Kuadrat Terkecil/OLS (Ordinary Least Square) menggunakan Fungsi Produksi Cobb-Douglas dan analisis nilai produk marjinal (NPM). Hasil penelitian diperoleh bahwa faktor produksi luas kolam (X1), induk jantan (X2), induk betina (X3), dan berat total induk (X4) berpengaruh signifikan terhadap produksi larva, sedangkan faktor produksi pakan (X5) tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi larva. Perhitungan elastisitas produksi diperoleh hasil sebesar 1,326 (increasing return to scale) yang bermakna bahwa produksi masih mungkin ditingkatkan. Hasil analisis efisiensi harga mengindikasikan aplikasi faktor produksi masih belum optimal, sehingga perlu dilakukan peningkatan penggunaan pada faktor produksi luas kolam, induk jantan, dan pakan.
Analisis preferensi konsumen terhadap produk jamu PT. Jamu Air Mancur selama masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Pamekasan Rohematus Solehah; Aminah Happy Moninthofa Ariyani; Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 3, No 2: November 2022
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i2.15553

Abstract

Change style life consumer going back to nature occurred during the Covid-19 pandemic. Change the affect the existence of differences in consumer tastes for a product that causes differences consumer preferences. The purpose of this study is to analyze the level of consumer satisfaction with herbal products PT. Jamu Air Mancur during the Covid-19 pandemic in Pamekasan Regency and identify quadrant maps of the attributes of PT. Jamu Fountain during the Covid-19 pandemic in Pamekasan Regency. This research conducted from month November 2021–February 2022 in Pamekasan Regency with elections purposively. A total of 96 samples were selected based on accidental sampling. Method analysis used _ is descriptive analysis method, validity and reliability test, CSI and IPA. The results of the CSI analysis are 82%, indicating that consumers are very satisfied. The results of the IPA analysis in quadrant I have no attributes in it, this quadrant must be prioritized in terms of improving product attributes. Quadrant II, price, quality, efficacy and taste, in this quadrant consumer satisfaction must be maintained. Quadrant III product safety, quality of materials used, practicality of packaging, and ease of getting the product, in this quadrant the satisfaction and performance attributes are low. Quadrant IV completeness of information, and brand popularity , in this quadrant the attributes that are considered less important by customers but whose performance is already excessive. PT. Jamu Air Mancur further improves and develops its products because consumers of these herbal products are the younger generation.
Strategi pengembangan kawasan agropolitan komoditas kopi di Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Ahmad Alwi Rafi'u Agastya; Aminah Happy Moninthofa Ariyani
Agriscience Vol 3, No 3: Maret 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v3i3.16757

Abstract

Kabupaten Jombang merupakan salah satu penghasil kopi yang dijadikan sebagai pengembangan kawasan agropolitan di Jawa Timur. Kondisi wilayah Kecamatan Wonosalam sangat mendukung dalam pengembangan kawasan agropolitan. Kondisi ini ditandai dengan adanya lahan perkebunan kopi yang setiap tahunnya mengalami kenaikan. Produktivitas yang menurun setiap tahunnya disebabkan oleh penambahan lahan baru yang harus dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari penelitian ini (1) untuk mengetahui kondisi internal dan eksternal komoditas kopi di kawasan agropolitan Kecamatan Wonosalam (2) merumuskan strategi-strategi pengembangan serta menentukan prioritas strategi yang digunakan dalam pengembangan kawasan agropolitan komoditas kopi di Kecamatan Wonosalam. Metode penelitian ini menggunakan analisis SWOT dan AHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi kawasan agropolitan komoditas kopi di Kecamatan Wonosalam berada di kuadran III. Strategi pada kuadran III merupakan strategi yang memanfaatkan peluang dan memperbaiki kelemahan. Rekomendasi strategi yang disarankan yaitu mengubah strategi sebelumnya. Prioritas strategi yang digunakan yaitu dengan menyediakan informasi pasar kepada petani dan pelaku usaha.
Analisis Efisiensi Pemasaran Sapi Madura di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan Rizkiana Safitri; Aminah Happy Moninthofa Ariyani; Resti Prastika Destiarni
Agriscience Vol 4, No 1: Juli 2023
Publisher : Department of Agribusiness, University of Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i1.15774

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis saluran pemasaran dan efisiensi pemasaran Sapi Madura yang ada di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan. Metode penelitian menggunakan metode snowball sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer dan data sekunder. Jumlah sampel sebanyak 30 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk mengetahui saluran pemasaran serta margin pemasaran dan farmer’s share digunakan untuk mengetahui efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saluran pemasaran Sapi Madura yang ada di Desa Waru Barat Kecamatan Waru Kabupaten Pamekasan terdiri dari 2 saluran, yaitu: saluran 1 (peternak – pedagang pengecer – konsumen), saluran 2 (peternak – pedagang pengumpul – pedagang pengecer – konsumen). Nilai margin pemasaran pada tiap lembaga yaitu Rp.3.190.000 – Rp.3.440.000, dengan nilai efisiensi 4,78 – 5,81 persen pada setiap saluran pemasaran dan dikatakan efisien.
Pendampingan NIB dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean Firdauzi, Muhammad Ridlo; Putri, Dean Elviana; Rabbani, Bintang Cahya; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i3.4235

Abstract

Batukerbuy Village is one of the areas in Pasean District, Pamekasan Regency. Batukerbuy Village is a village that has quite a large number of MSMEs and LMKM contributions to community welfare. However, the development of MSMEs in Batukerbuy Village is hampered by business legality permits and halal certificates. This is due to the lack of knowledge of MSME actors regarding the procedures for submitting business legality (NIB) and processing halal certification. Business legality and halal certificates are two important aspects that influence consumers' desires and trust in the type of product or business from MSMEs. Therefore, outreach and assistance were carried out to MSMEs in Batukerbuy Village regarding applying for business legality in the form of a Business Identification Number (NIB) and processing halal certificates. The strategies used in this service activity include discussion and coordination with the Village Apparatus and the hamlet head of Batukerbuy Village, socialization and assistance for MSME actors, assistance and creation of a NIB as a condition for applying for a halal certificate and mapping of MSMEs whose NIB has been issued to continue with halal certification. This mentoring program was welcomed enthusiastically by the community, especially business actors who intend to develop their businesses because the NIB and halal certification can help with promotions and gain more trust from consumers.
Pendampingan Kelompok Tani Desa Batu Kerbuy dalam Pembuatan Pestisida Nabati Afriani, Ferina; Anam, Khoirul; Aliyah, Siti; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 11, No 1: April, 2025
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v11i1.22986

Abstract

Batukerbuy Village is a coastal village located in Pasean District, Pamekasan Regency. The main commodity in this village is chili. However, there are obstacles that can cause damage to chili plants, namely the whitefly pest attack. Whitefly pests suck sugar-containing plant fluids, called sap, from plant parts such as leaves, stems, and flowers. This pest attack can cause huge losses for farmers so there must be proper handling to overcome the pest attack. The use of chemical pesticides is considered to have a negative impact on humans and the environment. One alternative to pest control to be developed is the manufacture of vegetable pesticides using neem leaves. Neem leaves contain alkoids, steroids, saponins, tannins, and flavonoids. Therefore, socialization and training on making vegetable pesticides were conducted with the aim of reducing the use of chemical pesticides. The results of this socialization include an understanding of the importance of sustainable agriculture, where the use of vegetable pesticides can be a better solution in controlling plant pests.
PERAN KELOMPOK TANI DALAM MENDUKUNG PRODUKTIVITAS USAHATANI SORGUM DI DESA PATIHAN KECAMATAN BABAT KABUPATEN LAMONGAN Rahayu, Sri; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa; Destiarni, Resti Prastika
Agrica Ekstensia Vol 19 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55127/ae.v19i1.250

Abstract

Sorgum merupakan salah satu tanaman serealia yang mampu tumbuh di lahan marginal. Desa Patihan merupakan salah satu desa yang membudidayakan sorgum dengan petani tergabung dalam Kelompok Tani Makmur Tiga dan Empat. Peran kelompok tani sangat penting dalam kegiatan usahatani. Namun, peran kelompok tani terhadap usahatani sorgum di Desa Patihan masih kurang sehingga menyebabkan produktivitas sorgum tidak maksimal. Tujuan penelitian ini yaitu untuk: 1) mengetahui peran kelompok tani dalam mendukung produktivitas sorgum; (2) mengetahui hubungan antara peran kelompok tani terhadap produktivitas sorgum. Jumlah sampel sebanyak 36 petani dengan menggunakan purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif dan korelasi rank spearman dengan variabel independen kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi serta variabel dependen yaitu produktivitas sorgum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kelompok tani sebagai kelas belajar, wahana kerjasama, dan unit produksi termasuk dalam kategori berperan. Berdasarkan analisis korelasi rank spearman menunjukkan bahwa indikator peran kelompok tani yang memiliki hubungan signifikan terhadap produktivitas yaitu indikator kelas belajar, tetapi pada indikator wahana kerjasama dan unit produksi tidak memiliki hubungan signifikan. Kelompok tani diharapkan tetap mempetahankan keberadaan kelompok tani, mengaplikasikan informasi yang diberikan oleh penyuluh, serta memperluas akses pasar dengan melakukan kerjasama dengan pihak lembaga pasar.
Analisis Efisiensi Produksi Usahatani Jagung di Desa Kertagena Tengah, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan Pohan, Elvina Damayanty; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa; Hayati, Mardiyah
Agrikultura Vol 36, No 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i2.63169

Abstract

Produksi jagung dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan nasional, sehingga Indonesia masih bergantung pada impor. Desa Kertagena Tengah memiliki potensi pertanian jagung, namun hasil produksinya masih rendah akibat dari penggunaan input yang belum optimal serta keterbatasan sistem irigasi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi jagung, mengetahui tingkat efisiensi teknis petani dan menganalisis sumber inefisiensi pada usahatani jagung. Penelitian ini melibatkan 92 responden, dan data dianalisis menggunakan pendekatan Stochastic Frontier Analysis (SFA). Hasil penelitian menjelaskan bahwa luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk phonska, pupuk kandang, dan pestisida berpengaruh terhadap produksi, sedangkan tenaga kerja tidak berpengaruh. Nilai rata-rata efisiensi teknis yang diperoleh sebesar 0,80 dengan 63 petani telah mencapai efisiensi teknis, sementara 29 petani masih berupaya meningkatkan produksi. Sumber inefisiensi yang berpengaruh terhadap produksi jagung meliputi pekerjaan sampingan, varietas benih hibrida, dan tipe irigasi, sedangkan umur, pendidikan, dan pengalaman bertani tidak berpengaruh. Untuk meningkatkan produksi, petani perlu mengoptimalkan penggunaan input sesuai dengan dosis anjuran, mempertimbangkan penggunaan irigasi pompa air, serta mengelola waktu dengan lebih baik agar usahatani tetap terfokus dan berkelanjutan.
Mitigasi Risiko Bisnis Umkm Camilan Berlian yang Sudah Tersertifikasi Halal Suprapti, Isdiana; Hidayat, Ainun; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa
Sharia Agribusiness Journal Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Science and Technology, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/saj.v5i1.36099

Abstract

ABSTRACTCamilan Berlian MSMEs, established in Pamekasan in 2020, focuses on producing taro chips (Colocasia esculenta (L.) Schott) and has obtained halal certification. This certification serves as a crucial element in expanding market reach and enhancing consumer trust in its products. However, the business faces various risks that, if not properly managed, could hinder its growth. This study was conducted to analyze the business risks of Camilan Berlian MSMEs using the HOR approach. The research took place from September to December 2024. The analysis method employed in this study was the HOR framework. Based on the identification process in HOR Phase 1, 32 risk events and 18 risk agents were identified. These were then prioritized into 7 key risk agents for risk mitigation. Risk mitigation recommendations to address these 7 prioritized risk agents were analyzed through HOR Phase 2, resulting in 8 selected mitigation strategies, ranked from highest to lowest based on their Effectiveness to Difficulty (ETDk) values. These mitigation strategies are expected to be considered for implementation to address existing risks and reduce potential operational losses.Keywords: halal certification; house of risk; MSMEs; risk management ABSTRAKUMKM Camilan Berlian, yang didirikan di Pamekasan pada tahun 2020, berfokus pada produksi keripik talas (Colocasia esculenta (L.) Schott) dan telah mendapatkan sertifikasi halal. Sertifikasi ini menjadi elemen penting untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk. Meskipun demikian, UMKM ini menghadapi berbagai risiko, yang jika tidak dikelola dengan baik, dapat menghambat pertumbuhan usaha. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis risiko bisnis UMKM Camilan Berlian menggunakan pendekatan HOR. Penelitian ini dilakukan pada bulan September hingga Desember 2024. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis HOR. Berdasarkan hasil identifikasi pada fase HOR 1, ditemukan 32 kejadian risiko dan 18 sumber risiko yang kemudian diprioritaskan menjadi 7 sumber risiko untuk mitigasi risiko. Rekomendasi mitigasi risiko yang dilakukan untuk menyelesaikan 7 sumber risiko prioritas dianalisis melalui fase HOR 2 untuk memperoleh 8 mitigasi risiko yang dipilih dari yang tertinggi hingga terendah berdasarkan nilai efektivitas terhadap kesulitan (ETDk). Mitigasi ini diharapkan dapat dipertimbangkan agar dapat diterapkan dalam menghadapi risiko yang ada untuk mengurangi potensi kerugian aktivitas operasional.Kata Kunci: house of risk; manajemen risiko; sertifikasi halal; umkm
Pendampingan NIB dan Sertifikasi Halal Bagi UMKM di Desa Batukerbuy, Kecamatan Pasean Firdauzi, Muhammad Ridlo; Putri, Dean Elviana; Rabbani, Bintang Cahya; Ariyani, Aminah Happy Moninthofa
Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): December
Publisher : LPPM Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasper.v5i3.4235

Abstract

Batukerbuy Village is one of the areas in Pasean District, Pamekasan Regency. Batukerbuy Village is a village that has quite a large number of MSMEs and LMKM contributions to community welfare. However, the development of MSMEs in Batukerbuy Village is hampered by business legality permits and halal certificates. This is due to the lack of knowledge of MSME actors regarding the procedures for submitting business legality (NIB) and processing halal certification. Business legality and halal certificates are two important aspects that influence consumers' desires and trust in the type of product or business from MSMEs. Therefore, outreach and assistance were carried out to MSMEs in Batukerbuy Village regarding applying for business legality in the form of a Business Identification Number (NIB) and processing halal certificates. The strategies used in this service activity include discussion and coordination with the Village Apparatus and the hamlet head of Batukerbuy Village, socialization and assistance for MSME actors, assistance and creation of a NIB as a condition for applying for a halal certificate and mapping of MSMEs whose NIB has been issued to continue with halal certification. This mentoring program was welcomed enthusiastically by the community, especially business actors who intend to develop their businesses because the NIB and halal certification can help with promotions and gain more trust from consumers.