Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Anemia Dengan Asupan Makanan Sumber Fe Pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan UMS Mardhani, Sheila Dwi; Widiyaningsih, Endang Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Female student is part of the young women who have a risk of anemia. Anemia that usually occurs in adolescent girls is the result of a lack of Fe intake in the body. The intake of Fe into the body is influenced by various things, one of which is knowledge about anemia which can impact the consumption of food sources of Fe. Objective: This study aims to determine the correlation between knowledge of anemia and intake of food sources of Fe in UMS health science students. Method: The design of this study was observational with a cross-sectional approach. The population of this research is the 3rd semester students of the health sciences faculty of UMS. The number of samples is 87 respondents. The sampling technique used is accidental sampling. The instruments in this study were the anemia knowledge questionnaire and the SQ-FFQ Form. Statistic test used is Rank Spearman. Result: The results showed that as many as 53 respondents (61%) had a good level of knowledge and most of the respondents had a low-level intake of Fe sources, as much 77 respondents (88.5%). The results of the Spearman Rank test showed the ? value of 0.814 (> 0.05) had no correlation between knowledge and intake of food sources of Fe in UMS health science students. Consclusion: A good level of knowledge is not sure to be able to change a person's eating habits, because a level of knowledge is not a main influenced factor of a person's eating habits but also environmental, socio-economic, cultural, occupational, and age factors.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Remaja Sekolah Menengah Atas Di Kota Surakarta Widiastuti, Anggun Oktavia; Widiyaningsih, Endang Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asupan makan menjadi faktor langsung yang dapat mempengaruhi status gizi remaja. Jumlah konsumsi makanan yang berlebih atau kurang akan mengakibatkan timbulnya masalah gizi. Hasil survey dari dua Sekolah Menengah Atas di Kota Surakarta menunjukkan 16,46% remaja mengalami gizi lebih (overweight). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan status gizi remaja Sekolah Menengah Atas di kota Surakarta. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian observasional dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja kelas XI dan XII SMA Negeri 7 Surakarta dan SMA Muhammadiyah 1 Surakarta sebanyak 943 siswa dengan jumlah sampel 88 siswa. Data aktivitas fisik diperoleh dari kuesioner Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A) dan status gizi diperoleh berdasarkan pengukuran antropometri. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi- Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 53,4% remaja memiliki aktivitas fisik paling banyak dengan kategori ringan. Sebanyak 68,2% remaja memiliki status gizi paling banyak dengan kategori baik. Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan status gizi remaja Sekolah Menengah Atas di kota Surakarta (p = 0.0001). Remaja yang memiliki aktivitas fisik kurang 4,942 kali lebih berisiko memiliki status gizi yang tidak normal. Remaja diharapkan dapat menyeimbangkan aktivitas fisik dengan status gizi.
Hubungan Frekuensi Konsumsi Fast Food dengan Kejadian Dismenore Primer pada Siswi SMA di Kecamatan Sale Kabupaten Rembang Syakila, Aprilia Qoulan; Widiyaningsih, Endang Nur; Puspitasari, Dyah Intan; Firmansyah, F
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada remaja putri yang mengalami menstruasi seringkali mengalami gangguan dismenore primer. Dismenore primer dapat dipicu oleh beberapa faktor, salah satunya yaitu kebiasaan makan yang kurang baik. Kebiasaan makan tersebut dapat berupa seringnya mengonsumsi fast food. Berdasarkan survei pendahuluan yang telah dilakukan, diketahui sebesar 80% siswi SMA di Kecamatan Sale Kabupaten Rembang mengalami dismenore primer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMA di Kecamatan Sale Kabupaten Rembang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Data frekuensi konsumsi fast food diperoleh melalui pengisian formulir FFQ selama 3 bulan terakhir dan kejadian dismenore primer melalui pengisian kuesioner Numeric Rating Scale. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan subjek penelitian yang diperoleh sebanyak 59 orang. Uji statistik yang digunakan untuk mengetahui hubungan antar variabel, yaitu uji chi-square. Hasil analisis univariat yang diperoleh pada frekuensi konsumsi fast food kategori sering (?318,5), yaitu sebesar 42,4% dan siswi yang mengalami kejadian dismenore primer, yaitu sebesar 79,7%. Hasil uji chi-square pada frekuensi konsumsi fast food dan kejadian dismenore primer menunjukkan nilai pvalue 0,043 <0,05, yang berarti ada hubungan yang bermakna antara frekuensi konsumsi fast food dengan kejadian dismenore primer pada siswi SMA di Kecamatan Sale Kabupaten Rembang.
Analysis of Workload and Needs of Distribution Staff Nutrition Installation at PKU Muhammadiyah Sukoharjo Hospital Azhari, Salma Widya; Triswaty, Tiar; Widiyaningsih, Endang Nur; Syafaah, Hannisa
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The hospital provides services intended for the recovery of its patients without neglecting other promotive, preventive and rehabilitative roles, one of which is through nutrition service activities in the hospital. Food distribution is a series of food delivery activities according to the type of food and the number of patients. The purpose of this study was to conduct research to analyze the workload and calculate the need for distribution personnel at the Nutrition Installation at PKU Muhammadiyah Sukoharjo Hospital. This study used a qualitative research design with an observational design. Purposive sampling technique was used for sampling. The workload that has been obtained is then used to calculate workforce requirements using the Work Load Indicators Staff Need (WISN) method. Analysis of the workload of distribution workers in the morning shift and afternoon shift respectively amounted to 86.33% and 73,2% which is in the heavy category because it exceeds 80%. To achieve a balanced need for distribution personnel, it is necessary 10 distribution personnel.
The Role of Nutritional Knowledge About Anemia on Adherence to Iron Tablet Consumption in Pregnant Women Setyaningrum, Risma Ayu; Widiyaningsih, Endang Nur
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 17th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia is one of the health problems that is in the spotlight, especially in pregnant women. The incidence of anemia in Indonesia in 2018 reached 48,9%. Anemia in pregnant women can cause miscarriage, low birth weight, prematurity, and even death of mother and baby. One of the factors that can affect pregnancy anemia is adherence to taking iron tablets. The compliance of pregnant women in consuming iron tablets can be influenced by knowledge about anemia, because knowledge will affect the mother’s understanding of the benefits of iron tablets in pregnant women. The study aimed to determine the correlation between knowledge about anemia with compliance consuming iron tablets (Fe) in pregnant women at the Tambora District Health Center. The research was an analytic observasional study with a cross-sectional research design. The sample in this research was 96 third trimester pregnant women selected by consecutive sampling method. Data collection used a knowledge and compliance questionnaire with 25 and 10 question items respectively. Data were analysed using Fisher’s Exact Test. The result also looked at the characteristics of the respondents which showed that most of the respondents, including the age not at risk were 78,1%, the last education of the respondents belonged to the advanced education group of 69,8%, and more than one third of the respondents were not working (78,1%). Good and poor knowledge of pregnant women about anemia has the same percentage, namely 50%. Obedience of pregnant women in consuming iron tablets showed more compliance, namely 79,2%. The result of the analysis with Fisher’s Exact Test showed a significant correlation between knowledge about anemia and adherence to consuming iron tablets with p-value = 0,001. The conclusion obtained is that knowledge of anemia can significantly affect pregnant women’s adherence to taking iron tablets.
Hubungan Asupan Fe Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Dismenore Primer Pada Remaja Putri di SMA Dan SMK Batik Surakarta Wulandari, Nita Hasri; Widiyaningsih, Endang Nur
JGK: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Gizi dan Kesehatan
Publisher : Jurusan Gizi, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jgk.v3i1.1656

Abstract

Background: The prevalence of dysmenorrhea in Central Java isisquitehigh 56% and in Surakarta it exceeds the prevalence of Central Java by 89.8%. This is caused by several factors including, psychological, individual, blockage in the cervicalcanal, female reproductive organs, endocrine, allergies and nutritional intake. Another factor that causes primary dysmenorrhea is lack of physical activity. Based on a preliminary study conductedon 131 female SMA and SMK Batik Surakarta, it was found that 80.15% of female student sex perienced primary dysmenorrhea. So this research was conducted to determine the relation ship between Fe intake and physical activity with the incidence of primary dysmenorrhea in young women at SMA and SMK Batik Surakarta. Objective: This study aims to determine the relation ship between Fe intake and physical activity with the incidence of primary dysmenorrhea in female adolescentsat Batik High Schooland Surakarta vocational school. Method: This type of research is observational with a cross-sectional approach. The sampling technique eused simple random sampling with a total sampleof 192 respondents. Data on the incidence of dysmenorrhea were obtainedusing WaLIDDScore. Fe intake data were obtainedusing Semi-Quantitative Food Frequency (SQ-FFQ). Physicalactivity data were obtainedusingthe International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Data analysis using chi-square. Results: A total of 91.7% of the sample experienced primary dysmenorrhea. Samples with a Fe intake of less than 65.1%. Samples with mild physical activity were 35.9%. Statistical analysis results between Fe intake and the occurrence of primary dysmenorrhea showed a valueof p-value=0.003 and between physical activity and the occurrence of primary dysmenorrhea showed a valueof p-value=0.003. Conclusion: There is a relationship between Fe intake and physical activity with the occurrence of primary dysmenorrhea.
Protein, Magnesium and Phosphorous Intake at Stunted and Non-Stunted Children in Panularan Surakarta Widiyaningsih, Endang Nur; Wahyuningtyas, Aulia Putri
Proceeding ISETH (International Summit on Science, Technology, and Humanity) 2017: Proceeding ISETH (International Conference on Science, Technology, and Humanity)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseth.2316

Abstract

The first five years of children’s life are a very important period of growth and development because it will determine the success of children’s growth and development in the future. One of the nutritional problems occurs in children under five is stunting. We aimed to determine the mechanism of the inadequacy of protein, magnesium and phosphorus intake to stunting in children under five. This study involved 35 stunted children and 35 nonstunted children aged 12 to 60 months. The subjects were selected by simple random sampling technique. The data of protein, magnesium and phosphorus intake was obtained through 24-hour dietary recall in four times on nonconsecutive days. Most stunted and non-stunted children under five have a higher intake of protein, magnesium and phosphorus than the Recommended Daily Allowance. Average intake of protein, magnesium and phosphorus in non-stunted children are, respectively, 78.69 points, 124.57 points, and 117.04 points, which are higher than stunted children under five. There are differences in the adequacy of protein, magnesium and phosphorus intake in the stunted and non-stunted groups (p = 0.007, p = 0.011, and p = 0.003).
PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER AISYIYAH TENTANG PENYAKIT KRONIS SERTA KESEHATAN MENTAL Purwanti, Okti Sri; Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah; Hertinjung, Wisnu Sri; Herawati, Isnaini; Widiyaningsih, Endang Nur; Kamilatunnuha, Fathya Rahma
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33795

Abstract

Abstrak: Gangguan mental sering kali menyertai penyakit kronis, meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas. Kader ‘Aisyiyah sebagai ujung tombak promosi kesehatan memiliki peran strategis, tetapi pemahaman mereka tentang kesehatan mental dan penyakit kronis masih perlu ditingkatkan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader ‘Aisyiyah dalam skrining dan manajemen kesehatan mental pada penyakit kronis melalui pelatihan intensif. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: persiapan (koordinasi dengan Puskesmas Kartasura dan penyusunan materi), pelaksanaan (edukasi, pelatihan DASS-21, teknik relaksasi, dan brain gym), serta evaluasi (pre-test dan post-test). Peserta terdiri dari 47 kader ‘Aisyiyah dengan variasi usia dan latar belakang pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 55,3% (kategori baik) pada pre-test menjadi 61,7% pada post-test. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan efektif meningkatkan pemahaman kader tentang kesehatan mental dan penyakit kronis. Untuk keberlanjutan, diperlukan pelatihan berkala serta pendampingan lebih intensif. Saran untuk penelitian selanjutnya adalah memperbaiki manajemen waktu untuk meningkatkan efektivitas intervensi.Abstract: Mental health disorders often accompany chronic diseases, increasing the risk of morbidity and mortality. Aisyiyah cadres, as the spearheads of health promotion, play a strategic role, but their understanding of mental health and chronic diseases still needs to be improved. The objective of this community service is to improve the knowledge and skills of Aisyiyah cadres in mental health screening and management for chronic diseases through intensive training. The implementation method includes three stages: preparation (coordination with the Kartasura Community Health Center and preparation of materials), implementation (education, DASS-21 training, relaxation techniques, and brain gym), and evaluation (pre-test and post-test). Participants consisted of 47 Aisyiyah cadres with varying ages and educational backgrounds. The results showed an increase in knowledge from 55.3% (good category) in the pre-test to 61.7% in the post-test. The conclusion of this activity is that the training is effective in increasing cadres' understanding of mental health and chronic diseases. For sustainability, regular training and more intensive mentoring are needed. Suggestions for future research include improving time management to increase the intervention's effectiveness.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI EDUKASI PADA REMAJA PUTRI DI DESA PABELAN KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Silvia Firsa Permata; Mellyana Purnama Sari; Dyah Pratiwi Anggraeni; Affifah Mulya; Tri Fajra Niza; Meisya Putri Marsyanda; Aida Nur Faizah; Fatimah Azzahroini Rajati; Diva Anggraeni Yulia Maharani; Hanan Aliya Putri; Kinanti Putri Anyelir; Della Meliana; Hisyam Arhabillah; Endang Nur Widiyaningsih; Sheena Ramadhia Dhani
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.5839

Abstract

Berdasarkan prevalensi kehilangan zat besi (Fe) mencapai 40% pada anak prasekolah, 30% pada wanita menstruasi, dan 38% pada wanita hamil. Anemia, yang umum terjadi pada remaja putri, ditandai dengan kadar hemoglobin rendah. Pengetahuan tentang anemia penting untuk mengenali gejala, faktor risiko, dan langkah pencegahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan edukatif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia di Desa Pabelan. Metode pelaksanaan meliputi (1) tahap persiapan, (2) pelaksanaan, dan (3) tahap evaluasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 21 remaja putri karang taruna dari desa tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah sesi edukasi yang mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan distribusi materi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja putri tentang anemia setelah edukasi, termasuk pemahaman mengenai gejala, faktor risiko, dan pentingnya asupan gizi. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menilai efektivitas jangka panjang program ini dan menyesuaikan pendekatan edukatif sesuai kebutuhan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pencegahan dan penanganan anemia, serta kualitas hidup remaja putri di Desa Pabelan.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI EDUKASI PADA REMAJA PUTRI DI DESA PABELAN KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Hisyam Arhabillah; Silvia Firsa Permata; Mellyana Purnama Sari; Dyah Pratiwi Anggraeni; Affifah Mulya; Tri Fajra Niza; Meisya Putri Marsyanda; Aida Nur Faizah; Fatimah Azzahroini Rajati; Diva Anggraeni Yulia Maharani; Della Meliana; Hanan Aliya Putri; Kinanti Putri Anyelir; Endang Nur Widiyaningsih; Sheena Ramadhia Dhani
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.6029

Abstract

Berdasarkan prevalensi kehilangan zat besi (Fe) mencapai 40% pada anak prasekolah, 30% pada wanita menstruasi, dan 38% pada wanita hamil. Anemia, yang umum terjadi pada remaja putri, ditandai dengan kadar hemoglobin rendah. Pengetahuan tentang anemia penting untuk mengenali gejala, faktor risiko, dan langkah pencegahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan edukatif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia di Desa Pabelan. Metode pelaksanaan meliputi (1) tahap persiapan, (2) pelaksanaan, dan (3) tahap evaluasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 21 remaja putri karang taruna dari desa tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah sesi edukasi yang mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan distribusi materi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja putri tentang anemia setelah edukasi, termasuk pemahaman mengenai gejala, faktor risiko, dan pentingnya asupan gizi. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menilai efektivitas jangka panjang program ini dan menyesuaikan pendekatan edukatif sesuai kebutuhan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pencegahan dan penanganan anemia, serta kualitas hidup remaja putri di Desa Pabelan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Aan Sofyan Affifah Mulya Aida Nur Faizah Anggun Oktavia Widiastuti Aprilia Qoulan Syakila Aprilliani, Dhian Sukma Ariyani, Devi Windy Azhari, Salma Widya Clarissa Amalia Nanda Della Meliana Devi Windy Ariyani Diva Anggraeni Yulia Maharani Dyah Intan Puspitasari Dyah Pratiwi Anggraeni Eni Purwani Fathya Rahma Kamilatunnuha Fatimah Azzahroini Rajati Fazaumi Nuriya Sayekti Firmansyah Firmansyah Firmansyah Firmansyah Hanan Aliya Putri Hapsari, Zulaiha Anggi Heriaskalma, Irma Jauza Hirda, Dinda Aulia Hisyam Arhabillah Ibriza, Rosyaqotul Ihza Risqi Praditya Ilma Fauzia Muhaimin Isnaini Herawati Kamilatunnuha, Fathya Rahma Khaqiqi, Zahrotun Kinanti Putri Anyelir Kinzki, Hyraianda Essyana Kusumaningrum, Tanjung Anitasari Indah Listyani Hidayati Listyani Hidayati Luluk Ria Rakhma Marantika Tri Utami Mardhani, Sheila Dwi Meisya Putri Marsyanda Mellyana Purnama Sari Muwakhidah Muwakhidah Muwakhidah, M Nabila, Syahira Yuma Nita Hasri Wulandari Nur Lathifah Mardiyati Okti Sri Purwanti Pradita, Laila Suci Pramudya Kurnia Prima Afifah Puspitasari, Dyah Intan Rima Munawaroh Rosyaqotul Ibriza Rusdin Rauf Seftyarini, Syafiqa Rifda Setyaningrum Rahmawaty Setyaningrum, Risma Ayu Sheena Ramadhia Dhani Sheila Dwi Mardhani Silvia Firsa Permata Siti Zulaekah Siti Zulaikah Siti Zulaikah Sudrajah Warajati Kisnawaty Suprapto Syafaah, Hannisa Syakila, Aprilia Qoulan Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum Tri Fajra Niza Triswaty, Tiar Ulfa Munawaroh Diniyah Viviandita, Jesian Wahyuningtyas, Aulia Putri Widiastuti, Anggun Oktavia Wisnu Sri Hertinjung Wulandari, Nita Hasri Yuli Kusumawati