Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Relationship of Handwashing with Soap Behavior with the Incidence of Diarrhea in Infants at PTPN IX Balong Housing Fariza Yulia Kartika Sari; S Sukarmin; Umi Faridah; H Hernadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.561 KB)

Abstract

Diare merupakan masalah yang sering terjadi pada balita yang dapat meningkatkan resiko angka kesakitan dan kematian balita. Diare dapat disebabkan berbagai macam factor salah satunya perilaku kebersihan individu yaitu cuci tangan. Perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu program yang digiatkan dalam rangka menurunkan kejadian diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di Perumahan PTPN IX Balong. Metode penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 32. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini sebagian besar balita tidak mengalami diare (71,9%) selama 1 bulan terakhir dan sebagain besar keluarga balita perilaku cuci tangannya kategori sedang (78,1%). Hasil analisis menggunakan chi square terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki perilaku cuci tangan dengan sabun yang baik, maka dapat menurunkan kejadian diare pada balitanya.
The Relationship of Handwashing with Soap Behavior with the Incidence of Diarrhea in Infants at PTPN IX Balong Housing Fariza Yulia Kartika Sari; S Sukarmin; Umi Faridah; H Hernadi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.886 KB)

Abstract

Diare merupakan masalah yang sering terjadi pada balita yang dapat meningkatkan resiko angka kesakitan dan kematian balita. Diare dapat disebabkan berbagai macam factor salah satunya perilaku kebersihan individu yaitu cuci tangan. Perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu program yang digiatkan dalam rangka menurunkan kejadian diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di Perumahan PTPN IX Balong. Metode penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 32. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini sebagian besar balita tidak mengalami diare (71,9%) selama 1 bulan terakhir dan sebagain besar keluarga balita perilaku cuci tangannya kategori sedang (78,1%). Hasil analisis menggunakan chi square terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki perilaku cuci tangan dengan sabun yang baik, maka dapat menurunkan kejadian diare pada balitanya.
Studi Status Gizi pada Pekerja Putra Jaya Konveksi Fariza Yulia Kartika Sari; Rizki Widyan Aisya; Muhammad Ridwanto
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi, persen lemak tubuh pekerja konveksi di CV Putra Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah subjek 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Tempat penelitian dipilih secara purposive dengan pengambilan subjek secara proporsional. Penelitian dilakkan pada bulan Februari 2022. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (50%) dan sisanya memiliki status gizi lebih (41,6%) dan status gizi kurang (8,3%). Sementara itu status gizi berdasarkan persen lemak tubuh sebagian besar subjek memiliki status gizi obesitas 68%. Subjek perempuan lebih banyak yang memiliki status gizi lebih dibandingkan laki-laki. Kategori rasio lingkar pinggang dan pinggul menunjukan bahwa pekerja yang mengalami obesitas sebesar (83,33%) dan perempuan (36,8%), sedangkan pekerja yang tidak obesitas sebesar laki-laki (33,33) dan perempuan (57,9%). Secara kesuluruhan subjek memiliki status gizi obesitas yang dilihat dari indeks IMT, persen lemak tubuh dan rasio lingkar pinggang dan panggul.
PENTINGNYA EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA Atun Wigati; Fariza Yulia Kartika Sari; Tri Suwarto
Jurnal ABDIMAS Indonesia Vol 4, No 2 (2022): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : STIKES Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting adalah keadaan paling umum dari bentuk kekurangan gizi (PE/mikronutrien), yang mempengaruhi bayi sebelum lahir dan awal setelah lahir, terkait dengan ukuran ibu, gizi selama ibu hamil, dan pertumbuhan janin , stunting pada anak balita merupakan salah satu indikator status gizi kronis yang dapat memberikan gambaran gangguan keadaan sosial ekonomi secara keseluruhan di masa lampau dan pada 2 tahun awal kehidupan anak dapat memberikan dampak yang sulit diperbaiki. Salah satu faktor sosial ekonomi yang mempengaruhi stunting yaitu status ekonomi orang tua dan ketahanan pangan keluarga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Balai Desa Ngembal Kulon pada kader kesehatan, ibu balita dan batita dengan memberikan pengarahan pentingnya gizi seimbang untuk pencegahan stunting manfaat gizi seimbang, macam – macam gizi seimbang. Hasil yang diharapkan pada pengabdian ini adalah para kader kesehatan, para ibu dan keluarga yang mempunyai balita dapat merubah perilaku dan pola pikir cara memberikan asupan makanan pada anak dengan melihat kebutuhan gizi yang seimbang untuk mencegah stunting sehingga pertumbuhan anak sesuai dengan usianya.
Edukasi Kesehatan pada Masyarakat Desa Dorang sebagai Mitigasi Bencana Banjir: Health Education for the Dorang Village Community as Flood Disaster Mitigation Sari, Fariza Yulia Kartika; Septiani, Septiani; Khoiriyah, Nur
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i4.8798

Abstract

Floods are one of the disasters with the highest incidence in Indonesia. In the last ten years, Dorang Village has experienced five floods. Health problems are one of the most obvious impacts caused by floods. Skin diseases, diarrhea, respiratory tract infections, and fever due to decreased immunity are some of the health problems that often arise in flood disaster conditions. The purpose of this community service is to educate about diseases caused by floods. In addition, identifying the factors cause these diseases to arise and how to prevent them. Increasing knowledge about health problems caused by floods is expected to minimize various health problems that occur in communities affected by floods. This health education activity is divided into three stages, namely the pre-service stage, health education, and activity evaluation. Evaluation of this education activity is carried out using a pre-post test. The pre-post test questions consist of 5 questions about the types, impacts, and how to prevent infectious diseases. In terms of types of contagious diseases, partner knowledge increased by 85% after being given education. The results of this increase also occurred in other aspects, namely the aspects of the impact and control of infectious diseases. Partner knowledge increased to 80% for the aspect of the impact of infectious diseases and increased to 75% for the aspect of managing participant diseases.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PANGAN DARURAT COOKIES MOCAF PADA PRNA DESA DORANG Sari, Fariza Yulia Kartika; Septiani, Septiani; Suwarto, Tri
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 4 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i4.2075

Abstract

Dorang Village is one of Jepara Regency's villages that frequently experiences flood disasters.The problem that often occurs there is the limited availability of ready-to-eat emergency food that is healthy and nutritious. This causes high morbidity and mortality rates in the community. PRNA (Nasyiatul Aisyiyah Branch Leader) is a partner from the women's study group. PRNA plays an active role in every food organization in public kitchens, which is coordinated by the Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) and the Regional Disaster Management Agency (BPBD). The aim of this activity is to train partners in making emergency food that is healthy and nutritious and is expected to be useful as an initial step in responding to flood disasters in Dorang Village. This service activity method uses service-based learning which includes pre-service learning. Socialization and training on making emergency food and evaluation. The target of this activity is the 35 members of PRNA Dorang. The results of community service activities show that this activity is able to increase partners' knowledge regarding emergency food, examples of emergency food and emergency food requirements. Partners were also able to create emergency food innovation, namely mocaf cookies, as a first step in responding to the flood disaster in Dorang Village. Therefore, this community service activity has a real impact on partners directly and can support Dorang Village to become a disaster resilient village.
Potensi Ekstrak Daun Parijoto (Medinilla speciosa) Sebagai Penghambatan Biofilm Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) Sa'adah, Arina Lis; Kartikasari, Fariza Yulia; Mundriyastutik, Yayuk; Hayati, Defi Nurul; Faizal, Imam Agus
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i10.20935

Abstract

Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) merupakan bakteri S. aureus yang bermutasi pada pembentukan biofilm menjadi resistan terhadap methicillin. Sehingga menurunkan efek terapeutik dan semakin sulit untuk diobati. Daun parijoto (Medinilla speciosa) memiliki senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Senyawa ini diperoleh dari ekstraksi daun parijoto dan berpotensi dapat memberikan efek penghambatan dalam pembentukan biofilm bakteri MRSA. Fokus Penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan dalam pembentukan biofilm MRSA dengan beberapa variasi konsentrasi yaitu 100%, 80%, 60% dan 40%, serta gentamisin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak tanaman daun parijoto mampu menghambat pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai persentase inhibisi tertinggi sebesar 86% pada variasi ekstrak daun parijoto 100%, lebih besar daripada kontrol positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun parijoto secara signifikan mampu mengganggu pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai IC50 pada uji efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan biofilm MRSA sebesar 4,5 μg/mL. S. aureus yang bermutasi pada pembentukan biofilm menjadi resistan terhadap methicillin. Sehingga menurunkan efek terapeutik dan semakin sulit untuk diobati. Daun parijoto (Medinilla speciosa) memiliki senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan terpenoid. Senyawa ini diperoleh dari ekstraksi daun parijoto dan berpotensi dapat memberikan efek penghambatan dalam pembentukan biofilm bakteri MRSA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan dalam pembentukan biofilm MRSA dengan beberapa variasi konsentrasi yaitu 100%, 80%, 60% dan 40%, serta gentamisin sebagai kontrol positif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun parijoto mampu menghambat pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai persentase inhibisi tertinggi sebesar 86% pada variasi ekstrak daun parijoto 100%, lebih besar daripada kontrol positif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ekstrak daun parijoto secara efektif mampu menghambat pertumbuhan biofilm MRSA dengan nilai IC50 pada uji efektivitas ekstrak daun parijoto sebagai penghambatan biofilm MRSA sebesar 4,5 μg/mL.
The Relationship of Handwashing with Soap Behavior with the Incidence of Diarrhea in Infants at PTPN IX Balong Housing Sari, Fariza Yulia Kartika; Sukarmin, S; Faridah, Umi; Hernadi, H
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan masalah yang sering terjadi pada balita yang dapat meningkatkan resiko angka kesakitan dan kematian balita. Diare dapat disebabkan berbagai macam factor salah satunya perilaku kebersihan individu yaitu cuci tangan. Perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu program yang digiatkan dalam rangka menurunkan kejadian diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di Perumahan PTPN IX Balong. Metode penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 32. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini sebagian besar balita tidak mengalami diare (71,9%) selama 1 bulan terakhir dan sebagain besar keluarga balita perilaku cuci tangannya kategori sedang (78,1%). Hasil analisis menggunakan chi square terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki perilaku cuci tangan dengan sabun yang baik, maka dapat menurunkan kejadian diare pada balitanya.
The Relationship of Handwashing with Soap Behavior with the Incidence of Diarrhea in Infants at PTPN IX Balong Housing Sari, Fariza Yulia Kartika; Sukarmin, S; Faridah, Umi; Hernadi, H
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diare merupakan masalah yang sering terjadi pada balita yang dapat meningkatkan resiko angka kesakitan dan kematian balita. Diare dapat disebabkan berbagai macam factor salah satunya perilaku kebersihan individu yaitu cuci tangan. Perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu program yang digiatkan dalam rangka menurunkan kejadian diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita di Perumahan PTPN IX Balong. Metode penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purprosive sampling dengan jumlah sampel 32. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian ini sebagian besar balita tidak mengalami diare (71,9%) selama 1 bulan terakhir dan sebagain besar keluarga balita perilaku cuci tangannya kategori sedang (78,1%). Hasil analisis menggunakan chi square terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare pada balita (p=0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah orang tua yang memiliki perilaku cuci tangan dengan sabun yang baik, maka dapat menurunkan kejadian diare pada balitanya.
Studi Status Gizi pada Pekerja Putra Jaya Konveksi Sari, Fariza Yulia Kartika; Aisya, Rizki Widyan; Ridwanto, Muhammad
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status gizi, persen lemak tubuh pekerja konveksi di CV Putra Jaya. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dengan jumlah subjek 25 orang yang terdiri dari 7 laki-laki dan 18 perempuan. Tempat penelitian dipilih secara purposive dengan pengambilan subjek secara proporsional. Penelitian dilakkan pada bulan Februari 2022. Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar subjek memiliki status gizi normal (50%) dan sisanya memiliki status gizi lebih (41,6%) dan status gizi kurang (8,3%). Sementara itu status gizi berdasarkan persen lemak tubuh sebagian besar subjek memiliki status gizi obesitas 68%. Subjek perempuan lebih banyak yang memiliki status gizi lebih dibandingkan laki-laki. Kategori rasio lingkar pinggang dan pinggul menunjukan bahwa pekerja yang mengalami obesitas sebesar (83,33%) dan perempuan (36,8%), sedangkan pekerja yang tidak obesitas sebesar laki-laki (33,33) dan perempuan (57,9%). Secara kesuluruhan subjek memiliki status gizi obesitas yang dilihat dari indeks IMT, persen lemak tubuh dan rasio lingkar pinggang dan panggul.