Claim Missing Document
Check
Articles

BATU BATA DENGAN CAMPURAN ABU SEKAM PADI DI DESA SAPTORENGGO, KECAMATAN PAKIS, KABUPATEN MALANG Munasih Munasih; Thomas Priyasmanu
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 6 No 1 (2016): Inovatif Vol. 6 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu bata masih merupakan bahan penutup (dinding) masih yang sangat diminati masyarakat, namun pengarjin batu bata yang ada di Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang masih banyak yang belum memahami tentang standar mutu batu bata. Selama ini pengrajin dalam pembuatan batu bata hanya mengandalkan pengalaman sehingga tidak mengetahui batu bata yang dihasilkan sudah memenuhi standar SNI atau belum. Dalam penelitian ini akan diadakan dilakukan penelitian batu bata yang diproduksi oleh pengrajin di desa Saptorenggo, Kecamata Pakis Kabupaten Malang agar masyarakat pengguna batu bata mendapatkan kepastian mutu dari batu bata tersebut.Dalam penelitian ini batu bata yang digunakan adalah batu bata padat yang berbentuk persegi panjang, dengan panjang 23 cm, lebar 11 cm, dan tinggi 5 cm. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis mutu batu bata ditinjau terhadap kuat tekan, kuat lentur dan daya serap air. Bahan campuran yang digunakan adalah abu sekam padi dengan komposis campuran yang mendekati keadaan yang sebenarnya karena pengrajin belum menggunakan takaran yang baku.Hasil penelitian menyatakan penggunaan bahan tambahan abu sekam berpengaruh terhadap peningkatan sifat mekanis batu bata. Untuk peningkatan kuat tekan batu bata campuran abu sekam dengan presentase 25%, 30%, 35% yakni 1.201 Mpa = 12.02 kg/cm². 12.02 Mpa = 12.02 kg/cm². 12.17 Mpa = 12.17 kg/cm². Sedangkan untuk daya serap air mengalami penurunan. Untuk bahan tambah abu sekam dengan presentase 25%, 30%, 35% yakni 33,98 %, 33,712 %, 33,31%
ANALISIS ALAT PENCETAK BATU BATA di UMKM PAKIS MALANG Emmalia Adriantantri; Munasih Munasih; Thomas Priyasmanu
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 5 No 2 (2015): inovatif Vol. 5 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini proses pembuatan batu bata di UMKM, dilakukan secara manual, hanya berdasarkanpengalaman. Adapun masalah yang dihadapi adalah produktivitas yang ada tidak dapat optimal. Karena tenagakerja yang melakukan proses pencetakan mempunyai keterbatasan waktu, tenaga dan keahlian.Untuk itu maka, perlu dilakukan analisis untuk membuat alat cetak batu bata, sehingga proses pencetakantidak manual. Melainkan menggunakan alat, walaupun masih memerlukan tenaga manusia, namun tenaga yangdikeluarkan tidak sebanyak jika proses pencetakan secara manual.Dengan menggunakan alat pencetak batu bata, maka diperoleh peningkatan hasil. Sebelum menggunakanalat, batu bata yang dihasilkan 500 buah batu bata, sedang setelah menggunakan alat cetak, batu bata yangdihasilkan sebanyak 700 batu bata, dengan kualitas yang lebih bagus. Dengan demikian produktivitasmengalami peningkatan.
PENGARUH PENERAPAN K3 TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA PEMBESIAN Munasih Munasih; Thomas Priyasmanu; Harmutatik Harmutatik
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian penerapan K3 yang ada banyak dilakukan pada perusahaan manufaktur tetapi masih jarang dilakukan pada perusahaan jasa. Penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui peranan manajemen dalam menangani permasalahan K3, berapa besar pengaruh K3 terhadap produktifitas pekerja. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pada pembangunan Proyek Mall Dinoyo Malang dengan total populasi sekitar 300 orang pekerja. Sampel yang terpilih menjadi responden berdasarkan rumus solvin yaitu sebanyak 100 orang pekerja. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuisioner dan dokumentasi dan diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil dari penelitian yang di dapat bahwa Perusahaan telah melaksanakan penerapan program K3 sebagai wujud pertanggungjawabannya terhadap pekerjanya walaupun masih ada angka kecelakaan 0,7 % dari total pekerja. Hubungan antara penerapan K3 terhadap Produktifitas meningkat dengan persamaan Y = 16.548 + 0.168X1 + 0.072X2 ; Dengan Y = Produktifitas dan X1 = Keselamatan Kerja ; X2 = Kesehatan kerja.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-LEARNING DI SMP MUHAMMADIYAH 08 BATU Thomas Priyasmanu; Dhayal Gustopo; Emmalia Adriantantri; Joseph Dedy Irawan
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 5 No 1 (2015): inovatif Vol. 5 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan informasi yang kami terima dari SMP Muhammadiyah 08 Batu, yang ingin memacu prestasi akademik peserta didik terutama kelas unggulan, maka disiapkanlah berbagai sarana. Termasuk diantaranya adalah tersedianya fasilitas e-learning sebagai model pembelajaran. Namun sayangnya sebagian besar guru-guru belum mengerti tentang E-Learning.Melihat situasi tersebut, maka kami mengadakan pelatihan e-learning di SMP Muhammadiyah 08 Batu. Untuk melatih guru-guru agar dapat menggunakan e-learning dengan baik. Sesuai dengan yang diinginkan oleh pihak sekolah.Melalui pelatihan ini, maka guru-guru yang sebelumnya belum mengerti tentang e-learning, setelah pelatihan dapat menggunakan e-learning dan menerapkannya. Sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan lebih mudah dan lancar
ANALISA KELAYAKAN PADA PENDIRIAN USAHA MICRO INDUSTRI RUMAHAN “POCHI MOCHI BAKERY” MALANG Thomas Priyasmanu; Iftitah Ruwana; Jeri Achbar Djau
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 4 No 1 (2014): inovatif Vol. 4 No. 1
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

“Pochi Mochi” adalah usaha jasa Home Bakery. Masalah yang dihadapi adalah mengenai studi kelayakan karena usaha ini masih dalam proses pendirian sehingga sebelum usaha ini berdiri harus dirancang dan dianalisis dari beberapa aspek studi kelayakan agar usaha ini layak didirikan ataukah tidak. Pemecahan masalah menggunakan model Trend Linier dan model Trend Eksponential untuk meramalkan permintaan aspek pasar dan pemasaran, sedangkan aspek finansial perhitungan analisis data dengan menggunakan metode Net Present Value [NPV] yang menunjukkan berapa nilai uang saat ini untuk nilai tertentu di masa mendatang, Internal Rate of Return [IRR], merupakan tingkat bunga yang menyamakan present value dari aliran kas keluar dan masuk, Pay Back Period [PBP], Profitability Indeks [PI]. Berdasarkan hasil analisis, perhitungan nilai investasi aspek pasar hasil peramalan dengan menggunakan model Trend Linier dengan SEE 100.69 lebih kecil dari model Trend Eksponential dengan SEE 774.09, sedangkan aspek finansial menghasilkan nilai Net Present Value [NPV] sebesar Rp.1.656.847,7,-, Internal Rate of Return [IRR] 14.203 %, dengan Pay Back Period [PBP] >10 Tahun, dan Provitability Indeks [PI] PI = 0.929.
PERANCANGAN ALAT PENCUCI GELAS SEMI OTOMATIS DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP ERGONOMI Thomas Priyasmanu; M. Hari Agus Tiono
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 3 No 2 (2013): inovatif Vol. 3 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depot 29 adalah salah satu rumah makan yang berada di kota Malang dan sering dikunjungi oleh pendatangdari luar Malang, permasalahan yang terjadi adalah dalam proses pencucian gelas di dapur khususnya gelas yangberukuran agak panjang dalam proses pembersihannya cukup sulit dan membutuhkan waktu yang lama. Dilihatdari segi kesehatan dalam pembersihan gelas tersebut kurang terjamin. Mengabaikan prinsip-prinsip kerjaergonomis dan tidak produktif kondisi tersebut bisa dilihat dari lamanya waktu proses pengerjaan, terutamauntuk proses pekerjaannya yang masih manual. Dalam perancangan model ini yang perlu dilakukan adalahmengetahui kekurangan-kekurangan alat pencuci gelas yang telah ada saat ini. Setelah itu mengetahui criteriaalat pencuci gelas yang layak dan sesuai. Kemudian mengembangkan model perancangan alat pencuci gelasberikut fasilitas-fasilitas yang memudahkan pengguna dan memilih model yang layak serta sesuai. Pendekatanyang digunakan adalah penelitian untuk mengetahui kekurangan-kekurangan alat pencuci gelas. Kemudianevaluasi dan pertimbangan ergonomis dalam perancangan alat ini ditujukan dengan diaplikasikannya dataanthropometri dan pengukuran kinerja operator yang bisa dilihat dari waktu/output kerja yang lebih produktif.
DESAIN FASILITAS PENGOLAHAN MIE TERPADU Dayal Gustopo; Sanny Andjar Sari; Thomas Priyasmanu
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 2 No 2 (2012): inovatif Vol. 2 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses pembuatan mie di daerah Dinoyo Malang mengakibatkan beban kerja yang berlebihan bagi para pekerjanya karena sikap kerja yang tidak ergonomis, serta dikerjakan secara manual sehingga membutuhkan banyak energi dan waktu yang sangat lama .Metode yang digunakan untuk memecahkan masalah adalah melakukan pengamatan secara langsung ke Industri Kecil dan mengumpulkan data serta mengolah data antropometri yang sudah diuji keseragaman data dan kecukupan datanya sehingga bisa menghasilkan data dengan beberapa persentil [5%, 95%] Anthropometri yang digunakan pada fasilitas pembuat mie yang ergonomis khususnya pada pemipihan dan pemotongan mie yaitu diameter genggaman tangan (Hands Diameter ), tinggi siku saat berdiri (Elbow Height Standing), lebar bahu (Shoulder Breadth).Analisa yang digunakan pada fasilitas pembuat mie yang baru adalah analisa aktifitas, analisa kebutuhan, analisa teknis, analisa bahan dan analisa estetika. Untuk pengopersiannya fasilitas ini menggunakan tenaga motor untuk memudahkan operator.Dari hasil desain fasilitas tersebut didapatkan output standart adanya kenaikan produksi mencapai 300 %. Dimana menggunakan fasilitas lama membutuhkan waktu baku 45.8 menit/kg dan output standart 1.26 kg/jam. Sedangkan waktu baku dengan desain fasilitas baru yaitu 11,87 menit/kg dan output standart 5.04 kg/jam.
Pengembangan Usaha Masyarakat Dalam Pembuatan Batako Dengan Sistem Vibration Tunggal Di Kec. Pare Kab. Kediri Diah Willis L; Thomas Priyasmanu; Wahyu Panji A; D. H. Praswanto; E. Y. Setyawan
JASTEN (Jurnal Aplikasi Sains Teknologi Nasional) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (588.498 KB) | DOI: 10.36040/jasten.v1i1.3088

Abstract

Development in the current development sector has grown rapidly, in this development we can see a good potential to be developed, namely the development of bricks with good quality compared to using red bricks which production takes a long time. Batako is an alternative that can be used in the construction of a building, because currently the price of red brick is quite high because the production cost is quite expensive. Besides, the price of firewood used for cooking red brick is getting difficult. Meanwhile, the demand for brick gradually increased because brick was one of the main components in building construction. So it needs to be developed in making brick blocks because the time is relatively short in the drying process. Therefore the community service team made a brick making machine with a vibration system for compaction and a faster production process in brick making using a machine that has been made, so that it can increase partner income, who previously produced 120 pieces with a manual system using a machine that could produce 500 pieces of brick per day.
SISTEM INFORMASI PELANGGAN DI RUMAH MAKAN NASIONAL Priyasmanu, Thomas; Subardi, Anang
Jurnal Mnemonic Vol 1 No 1 (2018): Mnemonic Vol. 1 No. 1
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.916 KB) | DOI: 10.36040/mnemonic.v1i1.14

Abstract

Rumah makan merupakan tempat singgah yang sering menjadi tujuan dari banyak orang terutama pada jam makan, oleh kerena itu pada saat jam makan baik itu makan siang dan makan malam biasanya rumah makan dipenuhi pelanggan, sehingga pelayanan menjadi kurang maksimal disebabkan banyaknya pelanggan, salah satu solusi yang bisa ditawarkan adalah pembuatan sistem informasi rumah makan, sehingga pada saat rumah makan ramai, pelayanan pemesanan dan pembayaran dapat dilakukan dengan cepat dan akurat, pada penelitian ini dibuat suatu sistem informasi rumah makan nasional dengan tujuan untuk meningkatkan tingkat kepuasan pelanggan karena peningkatan waktu pelayanan terutama pada saat pemesanan dan pembayaran di kasir.
SISTEM INFORMASI PENJUALAN DAN STOK PEDAGANG PARFUM Dedy Irawan, Joseph; Priyasmanu, Thomas; Achmadi, Sentot
Jurnal Mnemonic Vol 7 No 2 (2024): Mnemonic Vol. 7 No. 2
Publisher : Teknik Informatika, Institut Teknologi Nasional malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/mnemonic.v7i2.11790

Abstract

Dewasa ini, intenet merupakan salah satu media yang dapat dimanfaatkan sebagai media promosi, karena murah harganya, mudah dilakukan dan banyak orang yang membutuhkan sesuatu, mereka akan mencari barang yang mereka inginkan menggunakan internet. Sehingga untuk meningkatkan jumlah pelanggan media ini bisa dijadikan pilihan utama dalam melakukan promosi. Selain membutuhkan promosi, mitra juga membutuhkan sistem informasi penjualan dan stok, karena selama ini proses tersebut dilakukan dengan mencatat secara manual, dan kadang-kadang tidak dicatat sama sekali, hanya diingat-ingat saja. Sistem informasi ini harapannya akan membantu mitra lebih mudah mengetahui keuntungan yang diperoleh serta stok dari parfum yang dimilikinya, sehingga jika ada jenis-jenis tertentu yang habis, dapat segera mengambil jenis yang habis tersebut ke suplier