Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : ProNers

PENGARUH SENAM KAKI DIABETES TERHADAP SENSITIVITAS KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI UPTD RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK Latifah, Siti; Fahdi, Faisal Kholid; Hafidzah, Rita
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (449.335 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.43337

Abstract

Latar belakang: Hiperglikemi yang tidak terkontrol dan berkepanjangan padapenderita diabetes miletus tipe 2 dapat menimbulkan beragam komplikasi vaskuler,salah satunya neuropati. Neuropati biasanya ditandai dengan adanya penurunansensitivitas kaki diakibatkan terganggunya sirkulasi perifer. Senam kaki diabetesmerupakan salah satu latihan jasmani yang dapat membantu memperbaiki sirkulasidarah perifer sehingga meningkatkan sensitivitas sensorik kaki penderita. Tujuan: Mengetahui pengaruh senam kaki diabetes terhadap sensitivitas kaki padapasien diabetes melitus tipe 2 di UPTD RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie KotaPontianak.Metode: Penelitian ini menggunakan quasi eksperiment dengan rancangan controlgroup pre-post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 34 responden. Instrumenpenilaian menggunakan skala sensitivitas dengan alat monofilamen. Senam kakidilakukan setiap hari selama seminggu. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p 0,05 yang berarti terdapat pengaruh senamkaki diabetes terhadap peningkatan sensitivitas kaki pasien diabetes melitus tipe 2 diUPTD RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianak.Kesimpulan: Hasil penelitian menyimpulkan senam kaki diabetes dapat membantumeningkatkan sensitivitas kaki pada pasien diabetes melitus tipe 2. Oleh karena itudiharapkan senam kaki diabetes dapat digalakkan untuk memperlancar sirkulasi periferpenderita demi mencegah komplikasi neuropati dan kaki diabetes.Kata Kunci: Senam kaki diabetes, sensitivitas kaki
HUBUNGAN PENDERITA HIPERTENSI DENGAN TINGKAT STRES DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS KAMPUNG DALAM PONTIANAK TIMUR yanti, Restu dama; Fauzan, Suhaimi; Fahdi, Faisal Kholid
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.49947

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang : Stres menghasilkan berbagai respon diantaranya respon fisiologis, kognitif, emosi dan tingkah laku. Pada saat stres, hormon adrenalin akan meningkat yang menyebabkan peningkatan tekanan darah dengan adanya kontraksi arteri (vasokontriksi) dan menyebabkan peningkatan denyut jantung. Tujuan : Mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi derajat 1 dengan usia 35-45 tahun di wilayah kerja UPK Puskesmas Kampung Dalam Pontianak Timur. Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan desain cross sectional, responden 57 orang. Metode pemilihan sample menggunakan teknik sampling accidental sampling. instrumen penelitian menggunakan Sphygnomanometer, Stetoskop dan lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji kruskal wallis. Hasil : Pada uji kruskal wallis didapatkan hasil p-value sistolik didapatkan nilai p Value 0,151 (nilai P value lebih dari 0,05) yang artinya tidak ada hubungan antara Stres dan Hipertensi derajat 1 pada usia dewasa akhir 35-45 tahun dan Tekanan darah diastolik didapatkan nilai p Value 0,76 (nilai P value lebih dari 0,05) yang artinya tidak ada hubungan antara Stres dan Hiperteni derajat 1 pada usia dewasa akhir 35-45 tahun. Kesimpulan : hasil dari penelitian yang didapatkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stres dengan kejadian hipertensi dewasa awal.
PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Mu’min, Nyemas; Rachmadi, Fidi; Fahdi, Faisal Kholid
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.184 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.42867

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN JUS TOMAT (SOLANUM LYCOPERSICUM) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA UPK PUSKESMAS KAMPUNG DALAM KECAMATAN PONTIANAK TIMUR (The Effect Of Tomato Juice (Solanum Lycopersicum) Consumption On Blood Pressure In People With Hypertension In Kampung Dalam Public Health Center Eastern Pontianak) Nyemas Mu"™min*, Fidi Rachmadi**, Faisal Kholid Fahdi*** *Mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura, **Kepala Pelayanan Medik Balai Paru-Paru Kota Pontianak ***Dosen Program Studi Keperawatan Universitas Tanjungpura ABSTRAK Latar Belakang : Hipertensi merupakan kondisi yang sering ditemukan pada pelayanan primer kesehatan, dan salah satu penyebab utama mortalitas dan morbiditas di Indonesia. Hipertensi terjadi ketika tekanan darah sistolik 140 mmHg dan diastolik 90 mmHg. Selain penanganan farmakologi, penanganan pada hipertensi dapat dilakukan dengan bahan alamiah salah satunya adalah jus tomat. Jus tomat memiliki kandungan kalium dan likopen yang dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian jus tomat terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan pendekatan non randomized control group pre test post test, teknik sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampel 38 responden. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil : Hasil uji Wilcoxon sebelum dan sesudah intervensi tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi di dapatkan masing-masing nilai p value 0,05. Hasil uji Mann Whitney tekanan darah sistolik dan diastolik sesudah intervensi pada kedua kelompok didapatkan masing-masing nilai p 0,05. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian jus tomat (solanum lycopersicum) terhadap perubahan tekanan darah pada penderita hipertensi di Wilayah Kerja UPK Puskesmas Kampung Dalam Kecamatan Pontianak Timur, sehingga direkomendasikan untuk menjadi salah satu pilihan alternatif penanganan non farmakologi pada pasien yang menderita hipertensi. Kata Kunci: Hipertensi, Jus Tomat, Tekanan Darah
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM INDONESIA SEHAT DENGAN PENDEKATAN KELUARGA DI PUSKESMAS KOTA PONTIANAK Prianti, Lola; Maulana, Muhammad Ali; Fahdi, Faisal Kholid
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.49963

Abstract

PIS PK is the main health development program that is carried out within the working area of the puskesmas. The level of knowledge and attitudes possessed by nurses may influence the implementation of PIS PK program. Objective:To analyze the relationship between the level of knowledge and attitudes of nurses towards the implementation of PIS PK program on public health center in Pontianak city. Method:Quantitative research with a cross sectional research design. The instrument used is a question related to the level of knowledge, attitudes and implementation of PIS PK. The sample was taken using a stratified random sampling technique and the number of research respondents was 48 people. Result : Statistics results with the chi square test obtained p value 0.131 which is greater than 0.05 (0.131 0.05) for the relationship between knowledge and implementation of PIS PK. Statistics results for the relationship between nurses' attitudes with the implementation of PIS PK chi square test obtained p value 0,000 which the value is less than 0.05 (0,000 0.05). Conclusion : There is no significant relationship between the level of knowledge and the implementation of PIS PK in the Pontianak city health center. However, there is a significant relationship between the level of knowledge and the implementation of PIS PK in the Pontianak city health center Keyword : Attitude Nurses, Knowledge Level, Pis Pk
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT DALAM PENANGGULANGAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KOMYOS SUDARSO PONTIANAK BARAT TAHUN 2019 ., Supriadi; Fahdi, Faisal Kholid; ., Mahyudin
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.517 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.43338

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue yang tergolong Athropod-Borne Virus, genus Flavivirus, dan famili Flavividae. DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk genus Aedes, terutama Aedes aegpti atau Aedes albocpitus. Pada hakekatnya penularan DBD tidak terlepas dari pengetahuan, pendidikan dan perilaku serta kondisi lingkungan tempat tinggal masyarakat yang bersangkutan. Jumlah kasus DBD dapat menurun aktif dalam melaksanakan program gerakan 3M plus. Tujuan : Mengetahui hubungan pengetahuan dengan perilaku masyarakat dalam penanggulangan penyakit demam berdarah (DBD) di wilayah kerja Puskesmas komyos Sudarso Pontianak Barat. Metode : Penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel sebanyak 39 responden. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner pengetahuan dan perilaku. Analisis data menggunakan chi square. Hasil : karakteristik responden berdasarkan analisis didapatkan jumlah responden terbanyak yaitu berjenis kelamin laki-laki (59%). Berdasarkan usia, didominasi oleh usia 36-50 tahun (38,5%). Berdasarkan tingkat pendidikan, didominasi oleh pendidikan SMA (Sekolah Menengah Atas) yaitu 76,9%. Berdasarkan pekerjaan yang paling banyak adalah pekerjaan swasta (59,0%). Berdasarkan pengetahuan dan perilaku analisis didapatkan hasil bahwa pada tingkat pengetahuan, responden memiliki tingkat pengetahuan baik (35,9%) dan pada perilaku, responden memiliki pengetahuan buruk (51,3%). berdasarkan Uji chi square dengan nilai p =0,034 (p0,05). Kesimpulan : Ada hubungan antara pengetahuan dengan perilaku dalam penanggulangan penyakit DBD di Wilayah kerja Puskesmas Komyos Sudarso Pontianak Barat. Kata Kunci : Pengetahuan, Perilaku, Demam berdarah (DBD), Penanggulangan. Referensi : 34 (2007-2018)
Physical Exercise Activity In Elderly Gymnastics And Its Effect On Sleep Quality: A Literature Review Savitri, Richa; Fahdi, Faisal Kholid; Fradianto, Ikbal
ProNers Vol 9, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v9i2.74499

Abstract

Background: Aging is a natural process accompanied by a decline in physical, mental, and social functions. One common health issue in older adults is sleep disturbances, which significantly affect their quality of life. Non-pharmacological interventions, such as physical exercise, are effective in addressing sleep issues without adverse side effects.Objective: This literature review aimed to explore the impact of physical exercise, specifically gymnastics, on sleep quality in older adults.Methods: A literature review was conducted using the PICOT framework. Articles were sourced from Google Scholar, Portal Garuda, and ResearchGate, using keywords related to elderly, gymnastics, and sleep quality in both English and Indonesian. Inclusion criteria included articles published between 2015 and 2020, full-text availability, and relevance to the topic. Seven articles meeting the inclusion criteria were analyzed.Results: Various types of physical exercise, including yoga, ergonomic gymnastics, Tai Chi, and low-impact aerobic exercise, were found to significantly improve sleep quality in older adults. These exercises enhance relaxation, improve blood circulation, and reduce stress, resulting in better sleep patterns. For example, yoga was associated with reduced muscle tension and improved oxygen flow to the brain, while ergonomic gymnastics and Tai Chi promoted relaxation and stable blood pressure. Aerobic exercises were found to alleviate stress and increase positive emotions, contributing to improved sleep quality.Conclusion: Physical exercise plays a vital role in enhancing sleep quality among older adults. Structured and regular activities such as yoga, Tai Chi, ergonomic gymnastics, and aerobic exercise are effective non-pharmacological interventions to address sleep disturbances. Promoting these activities can improve the overall well-being and quality of life of older adults.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENCEGAHAN KEKAMBUHAN PADA PASIEN SKIZOFRENIA RAWAT JALAN DI RSJD SUNGAI BANGKONG PONTIANAK Agustia, Yuni; Putri, Triyana Harlia; Fahdi, Faisal Kholid
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.42332

Abstract

Pendahuluan: Tingginya tingkat kekambuhan yang mencapai 67% pada pasien skizofrenia dapat disebabkan karena beberapa faktor satu diantaranya yaitu kurangnya dukungan keluarga. Dukungan keluarga sangat dibutuhkan pasien skizofrenia dalam proses pengobatan untuk mencegah terjadinya kekambuhan. Tujuan penelitian: Untuk mengidentifikasi hubungan dukungan keluarga (dukungan emosional, dukungan instrumental, dukungan informasional dan dukungan penilaian atau penghargaan) dengan pencegahan kekambuhan pasien skizofrenia di RSJD Sungai Bangkong Pontianak. Metodologi penelitian: Penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional, teknik pengambilan sampel nonprobability sampling dengan metode purposive sampling dan didapatkan 81 responden penelitian. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner yang terdiri dari 16 pertanyaan. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian: Karakteristik responden berada pada usia lansia awal, dengan jenis kelamin laki-laki, pendidikan terakhir SMA/SMK serta pekerjaan Swasta/Wiraswasta. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan pencegahan kekambuhan pasien skizofrenia (p-value 0,028). Kesimpulan: Ada hubungan dukungan keluarga dengan pencegahan kekambuhan pada pasien skizofrenia rawat jalan di RSJD Sungai Bangkong Pontianak. Kata Kunci : Dukungan Keluarga, Pencegahan Kekambuhan, Skizofrenia
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI TERTAWA TERHADAP TINGKAT STRES PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL REHABILITASI LANJUT USIA MULIA DHARMA PROVINSI KALIMANTAN BARAT ., Jamilah; Fahdi, Faisal Kholid; ., Sukarni
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (391.935 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.42323

Abstract

Indonesia merupakan negara yang berstruktur tua karena lebih dari 7% penduduk merupakan lansia. Salah satu tujuan utama yang harus dicapai oleh Kementrian Kesehatan adalah untuk meningkatkan kualitas hidup lansia. Gangguan yang biasa dihadapi lansia adalah stres. Stres yang terjadi terus menerus dapat merusak kehidupan lansia, oleh karena itu tingkat stres lansia harus stabil. Salah satu cara untuk menurunkan tingkat stres lansia adalah dengan terapi tertawa. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap tingkat stres pada lansia di Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan desain penelitian quasy experiment dengan jenis penelitian pre and post test control group design pada 32 responden. Instrumen menggunakan kuesioner Stress Assessment Questionnaire (SAQ) dan jenis analisis menggunakan uji wilcoxon. Hasil : Hasil penelitian ini adalah Ha diterima yaitu ada pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap stres lansia. Serta ada perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan : Ada pengaruh pemberian terapi tertawa terhadap tingkat stres pada lansia di Panti Sosial Rehabilitasi Lanjut Usia Mulia Dharma Provinsi Kalimantan Barat. Sehingga terapi tertawa dapat direkomendasikan untuk membantu mengurangi tingkat stres pada lansia. Kata Kunci : Stres, Lansia, Terapi Tertawa. Referensi : 44 ( 2007-2018)
PENGGUNAAN MEDIA EDUKASI AUDIOVISUAL TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) : LITERATURE REVIEW Mardianti, Dessy; Fahdi, Faisal Kholid; ., Mita
ProNers Vol 6, No 2 (2021): Desember
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v6i2.53925

Abstract

Latar Belakang: Kurangnya informasi pada remaja putri tentang pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) menjadi salah satu penyebab kurangnya pengetahuan untuk melakukan SADARI pada usia remaja. Penggunaan media pendidikan kesehatan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan. Salah satu medianya adalah media audiovisual. Tujuan:  Mengetahui efektif atau tidaknya penggunaan media audiovisual terhadap pengetahuan remaja putri tentang SADARI. Metode:Jenis penelitian literature review dengan kerangkakerja SPIDER. Database yaitu Science Direct, ProQuest, Neliti dan Google scholar, dan 13.041 artikel. Hasil: Dari 8 artikel hasil literature review menyatakan bahwa pendidikan kesehatan yang dilakukan dengan menggunakan media audiovisual tentang SADARI efektif atau memiliki pengaruh dalam meningkatkan pengetahuan remaja. Penyampaian informasi melalui media audiovisual membuat seseorang lebih fokus terhadap pesan yang disampaikan, unsur suara dan unsur gambar memberikan informasi yang lebih baik danmenarik serta mudah untuk dipahami. Kesimpulan: Penggunaan media audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sebanyak 70% pengetahuan seseorang diperoleh dari apa yang mereka dengar dan lihat.