Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

THE MANAGEMENT OF DELIVERY PAIN: A BIBLIOMETRIC ANALYSIS Wahyuningsih, Istiqomah Risa; Putri, Nabila Anlinna; Sariayu, Mita Diana; Lukiana, Avisia; Putri, Firdhausi Mariska
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 11, No 2 (2023): August
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v11i2.77264

Abstract

Introduction: Management of delivery pain was part of the most important tasks that health workers need to focus on. Non-pharmacological and pharmacological approaches have been shown to provide significant benefits in managing delivery pain and ensuring the well-being of the mother and her baby. This study analyses research trends on management of delivery pain.Methods: The documents from 2013 to 2022 (December 31, 2022) were searched, in English, Article and Review. The implementation date of the strategy is April 11, 2023 and search terms and strategies are as follows “delivery” OR “pain management” AND “Articles and Reviews” AND “English”. Visualization and analysis of research trends from downloaded article data in CSV format using VOSviewer 1.6.18.Results: To achieve this goal, a bibliometric analysis was conducted on 469 articles obtained from the Scopus database, which identified the most productive countries/regions, journals, authors, and potential future topics of this research field. According to this study, 2017 saw the most significant growth; the United States was the most productive country in this field; BMC Pregnancy and Childbirth was the most prestigious journal in this field; Khildea, S., contributed the most significant research in this field. The use of complementary therapies, drug administration and maternal care requires further study in the future.Conclusion: The conclusion of this study was that pain management continues to grow in research across different countries, fields and expertise. The future needs to focus on the use of complementary therapies, drug delivery pathways and maternal care for further research. 
Pengaruh Edukasi Risiko Pernikahan Dini melalui Media Audiovisual terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di Desa Gentungan, Mojogedang Icek Raviyana; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.251

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi permasalahan serius karena berdampak pada aspek kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi, terutama pada remaja putri. Rendahnya pengetahuan dan sikap remaja terhadap risiko pernikahan dini menjadi salah satu faktor yang mendorong terjadinya praktik tersebut. Media audiovisual merupakan salah satu media edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi risiko pernikahan dini melalui media audiovisual terhadap pengetahuan dan sikap remaja di Desa Gentungan, Mojogedang. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest pada 56 remaja yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan uji Wilcoxon (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan meningkat dari kategori cukup (57%) dan kurang (38%) menjadi kategori baik (84%). Sikap responden juga berubah dari mayoritas negatif (91%) menjadi seluruhnya positif (100%) setelah intervensi. Uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p < 0,05) pada variabel pengetahuan dan sikap. Disimpulkan bahwa edukasi risiko pernikahan dini melalui media audiovisual berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan perubahan sikap remaja di Desa Gentungan, Mojogedang.
Hubungan Dukungan Suami dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang di Klinik Pratama GriyaSehat Colomadu Gebriella Putri Valentina; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.273

Abstract

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan salah satu pilihan kontrasepsi yang efektif dalam mencegah kehamilan dalam jangka panjang, tetapi penggunaannya masih lebih rendah dibandingkan metode kontrasepsi non-MKJP. Dukungan suami menjadi salah satu faktor penting dalam proses pengambilan keputusan pasangan terkait pemilihan metode kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan suami dengan pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pada akseptor KB di Klinik Pratama Griya Sehat Colomadu. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 akseptor KB yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Chi-Square.Sebagian besar responden mendapatkan dukungan suami, yaitu 40 responden (66,7%), sedangkan 20 responden (33,3%) tidak mendapatkan dukungan suami. Sebanyak 33 responden (55,0%) memilih MKJP dan 27 responden (45,0%) memilih non-MKJP. Responden yang mendapatkan dukungan suami sebagian besar memilih MKJP, yaitu 30 responden, sedangkan responden yang tidak mendapatkan dukungan suami sebagian besar memilih non-MKJP, yaitu 17 responden. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05).Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan MKJP pada akseptor KB di Klinik Pratama Griya Sehat Colomadu. Dukungan suami perlu diperkuat melalui keterlibatan dalam pemberian informasi, konseling, pengambilan keputusan, dan pendampingan dalam pelayanan kontrasepsi.
Pengaruh Inhalasi Aromaterapi Lemon Terhadap Penurunan Keluhan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Puskesmas Pajang Tahun 2026 Fatimah Tu Zahra; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 5 No. 8 (2026)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v5i8.2312

Abstract

Di Indonesia, prevalensi Emesis gravidarum mencapai 50-75% pada trimester pertama, dengan angka lebih tinggi pada primigravida. Penanganan yang selama ini dilakukan di Puskesmas Pajang berupa pemberian vitamin B6 oral kurang optimal karena sering dimuntahkan kembali oleh ibu hamil. Aromaterapi lemon merupakan terapi non-farmakologis yang aman, mudah dilakukan, dan terbukti efektif mengurangi keluhan emesis gravidarum. Tujuan: Mengetahui pengaruh inhalasi aromaterapi lemon terhadap penurunan keluhan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Pajang. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 31 ibu hamil trimester I yang mengalami emesis gravidarum, dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa inhalasi 3 tetes minyak esensial lemon murni pada tisu/kapas selama 5 menit, dilakukan 2 kali sehari selama 7 hari berturut-turut. Pengukuran derajat emesis gravidarum menggunakan instrumen PUQE-24 (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Sebelum intervensi, sebagian besar responden mengalami emesis gravidarum sedang sebanyak 28 responden (90,3%) dengan rerata skor PUQE-24 sebesar 8,48 ± 1,805. Setelah intervensi, distribusi berubah menjadi ringan 18 responden (58,1%), tidak emesis 6 responden (19,4%), dan sedang 7 responden (22,6%) dengan rerata skor PUQE-24 sebesar 5,32 ± 1,720. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -4,925 dengan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan inhalasi aromaterapi lemon terhadap penurunan keluhan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Pajang.
Influence Benson Based Relaxation Zikr to Decreasing Anxiety Levels in Third Trimester Pregnant Women at PMB Yuni Nur Astuti Ilyasa Mifta Husnul Khotimah; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Jurnal Kebidanan Vol 15, No 2 (2026): August 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jk.15.2.2026.79-83

Abstract

Background: Pregnancy causes physiological and psychological changes, including anxiety triggered by increased cortisol levels. In Indonesia, approximately 28.7% of pregnant women experience anxiety, while in Java Island, 52.3% of third-trimester pregnant women are reported to feel anxious. Zikr-based Benson relaxation is a non-pharmacological method that can help reduce anxiety by activating the parasympathetic nervous system and lowering cortisol levels. Objective: To determine the effect of zikr-based Benson relaxation on reducing anxiety levels in third-trimester pregnant women at PMB Yuni Nur Astuti. Methods: This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The sample consisted of 22 third-trimester pregnant women selected using consecutive sampling. The zikr-based Benson relaxation intervention was conducted for three consecutive days, with a duration of 15 minutes per day. Anxiety levels were measured using the Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) and analyzed using the Wilcoxon test. Results: The respondents' anxiety levels decreased from 54.5% moderate anxiety and 45.5% mild anxiety to 59.1% no anxiety and 40.9% mild anxiety. Statistical analysis showed a p-value of 0.001 (p < 0.05). Conclusion: Zikr-based Benson relaxation has a significant effect on reducing anxiety levels in third-trimester pregnant women at PMB Yuni Nur Astuti.
Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Keberhasilan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) di Rumah Sakit Anugerah Bunda Khatulistiwa Lidya Rezki Andriani; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.286

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) merupakan langkah penting untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi serta keberhasilan pemberian ASI. Dukungan keluarga menjadi salah satu faktor yang dapat membantu ibu melaksanakan IMD secara optimal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh dukungan keluarga terhadap keberhasilan IMD di Rumah Sakit Anugerah Bunda Khatulistiwa Pontianak. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 33 ibu postpartum yang melahirkan secara normal dan melakukan IMD, yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dukungan keluarga dan lembar observasi keberhasilan IMD, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebanyak 16 responden (48,4%) memperoleh dukungan keluarga, sedangkan 17 responden (51,6%) belum memperoleh dukungan secara optimal. Sebanyak 18 responden (54,5%) berhasil melaksanakan IMD dan 15 responden (45,5%) tidak berhasil. Hasil uji Chi-Square menunjukkan p = 0,000 (p < 0,05). Ibu yang memperoleh dukungan keluarga memiliki keberhasilan IMD lebih tinggi (81,2%) dibandingkan ibu yang tidak memperoleh dukungan (23,5%). Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara dukungan keluarga dan keberhasilan IMD. Peningkatan keterlibatan keluarga diperlukan untuk mendukung pelaksanaan IMD secara optimal.
Pengaruh Prenatal Gentle Yoga dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III di Rumah Sakit Islam Aysha Linda Melian; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.306

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan pada ibu hamil Trimester III merupakan masalah psikologis yang sering terjadi menjelang persalinan, Di Indonesia sekitar 28,7% ibu hamil yang mengalami kecemasan,tingkat kecemasan yang tinggi dapat berdampak negatif terhadap kesehatan ibu dan janin. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan adalah Prenatal Gentle Yoga yang menggabungkan latihan pernafasan, relaksasi,meditasi,dan gerakan fisik yang aman bagi ibu hamil.Tujuan: Penelitian ini Untuk menganalisis pengaruh prenatal gentle yoga terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Islam Aysha. Metode: penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian one group pretest posttest design. Penelitian ini berlokasi di wilayah kerja Rumah Sakit Islam Aysha pada bulan Mei 2026. Cara pengambilan sampel dengan teknik total sampling dan jumlah sampel sebanyak 20 responden,Tingkat Kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah pemberian intervensi Prenatal Gentle Yoga.Hasil: Analisis penelitian mayoritas sebelum diberikan intervensi Prenatal Gentle Yoga, sebagian besar responden mengalami kecemasan kategori sedang (70%). Dan setelah mengikuti program Prenatal Gentle Yoga selama 4 minggu, terjadi penurunan tingkat kecemasan yang signifikan. Mayoritas responden beralih ke kategori kecemasan ringan (50%). Analisis dengan uji Wilcoxon diketahui Asymp.Sig (2- tailed) bernilai 0.000 <0.05. Kesimpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan dari pemberian Prenatal Gentle Yoga terhadap penurunan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Rumah Sakit Islam Aysha.
Hubungan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Puskesmas Karangdowo Farikhah Rizki Untari; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v4i3.371

Abstract

Anemia among pregnant women remains a maternal health problem that may increase the risk of pregnancy and childbirth complications as well as impaired fetal growth and development. One factor associated with anemia is Chronic Energy Deficiency (CED), which reflects inadequate energy and nutrient reserves. This study aimed to determine the association between Chronic Energy Deficiency and anemia among pregnant women at Karangdowo Public Health Center. This quantitative study employed an analytical observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 178 pregnant women selected using disproportionate simple random sampling. Secondary data were obtained from medical records for the January–December 2025 period, including Mid-Upper Arm Circumference (MUAC) and hemoglobin (Hb) levels. Data were analyzed using univariate analysis and Fisher’s Exact Test. The results showed that 39 pregnant women (21.9%) were classified as having CED and 13 (7.3%) had anemia. Anemia was found in 17.9% of pregnant women with CED compared with 4.3% of those without CED. Fisher’s Exact Test showed a significant association between CED and anemia (p = 0.009). These findings indicate that maternal nutritional status based on MUAC is associated with anemia and support the integration of nutritional screening and hemoglobin monitoring into antenatal care.
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) Di Desa Ngombakan Polokarto Sukoharjo Yuyun Triani; Istiqomah Risa Wahyuningsih; Siska Ningtyas Prabasari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8165

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja masih menjadi isu penting di masyarakat, khususnya terkait rendahnya pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap risiko kehamilan tidak diinginkan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak kesehatan, sosial, dan pendidikan yang serius apabila tidak ditangani secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi serta mencegah kehamilan tidak diinginkan di Desa Ngombakan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyuluhan kesehatan reproduksi remaja, diskusi kelompok, pelatihan edukator sebaya, serta pendampingan dan konseling kesehatan reproduksi. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan 40 remaja usia 13–19 tahun yang tergabung dalam kelompok Karang Taruna, Posyandu Remaja, serta siswa sekolah menengah. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi partisipasi dan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kehamilan tidak diinginkan, ditandai dengan meningkatnya skor post-test pada sebagian besar peserta. Selain itu, remaja menunjukkan sikap yang lebih terbuka dan aktif dalam diskusi serta terbentuknya kelompok remaja peduli kesehatan reproduksi sebagai wadah edukasi sebaya. Manfaat kegiatan dirasakan oleh remaja melalui peningkatan pemahaman, kepercayaan diri dalam mengambil keputusan sehat, serta tersedianya media dan layanan konseling kesehatan reproduksi di tingkat desa. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan aktif remaja dan kolaborasi dengan masyarakat desa merupakan pendekatan penting dan efektif dalam penguatan edukasi kesehatan reproduksi remaja berbasis komunitas.
Hubungan Perilaku Vulva Hygiene dengan Kejadian Keputihan Pada Santriwati di Imtaq Shighor Isy Karima Halimah As Sa’diyah; Istiqomah Risa Wahyuningsih
Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2026): Galen: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Bulan Oktober
Publisher : PT Pustaka Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71417/galen.v2i2.305

Abstract

Keputihan merupakan cairan yang keluar dari vagina yang kerap dialami oleh remaja putri. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian keputihan adalah perilaku vulva hygiene. Perilaku vulva hygiene yang baik diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan organ reproduksi dan mencegah terjadinya gangguan kesehatan reproduksi. Mengetahui hubungan perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada santriwati di Imtaq Shighor Isy Karima. Penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel adalah seluruh santriwati Imtaq Shighor Isy Karima yang berjumlah 60 responden, diambil menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku vulva hygiene dan kuesioner kejadian keputihan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya pada penelitian sebelumnya. Analisis data menggunakan uji Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Sebagian besar responden memiliki perilaku vulva hygiene kategori baik sebanyak 48 (80%) responden, kategori cukup 11 (18,3%) responden, dan kategori kurang 1 (1,7%) responden. Hampir seluruh responden mengalami keputihan yaitu 59 (98,3%) responden, sedangkan yang tidak mengalami keputihan sebanyak 1 (1,7%) responden. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 1,000 (p > 0,05), sehingga tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku vulva hygiene dengan kejadian keputihan pada santriwati di Imtaq Shighor Isy Karima. Kejadian keputihan pada kelompok ini diduga lebih dipengaruhi oleh faktor hormonal masa pubertas dan faktor lain di luar perilaku vulva hygiene.