Claim Missing Document
Check
Articles

Gaya Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Budaya Kerja Guru Hartono, Iwan; Ilyasin, Mukhamad; Suratman, Suratman
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 5 No. 1 (2025): February
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v5i1.482

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan kepala madrasah dalam meningkatkan budaya kerja pegawai di MTs N 1 dan 3 Kutai Kartanegara di Kabupaten Kutai Kartanegara. Pendekatan penelitian ini kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumen. Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah: penyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan dari model Miles dan Huberman. Juga dilakukan keabsahan data dengan teknik trianggulasi. Hasil penelitian menemukan bahwa gaya kepemimpinan Kepala Madrasah di Kutai kartanegara yang merupakan kepemimpinan yang memiliki gaya visioner dan gaya transaksional serta gaya transformasional yang memperhatikan aspek pencapaian visi, misi, tujuan madarsah, kepemimpinan yang memperhatikan budaya lingkungan madrasah dan komitmen pada kemajuan madarsah dengan pengambilan keputusan dengan gaya bermusyawarah, kepemimpinan yang selalu memotivasi semua, meningkatkan budaya kerja bermutu baik pada guru (tenaga pendidik) maupun tenaga kependidikan serta adanya faktor pendukung dan penghambat yang mendorong kepala sekolah untuk meningkatkan madrasahnya menjadi madrasah yang maju dan unggul.
Innovative Approach to Character Education Management: Learning Integration of Systematics Nuzulnya Wahyu Ilyasin, Mukhamad; Muadin, Akhmad
Al-Hayat: Journal of Islamic Education Vol 8 No 1 (2024): Al-Hayat: Journal of Islamic Education
Publisher : Letiges

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35723/ajie.v8i1.387

Abstract

INTERNALISASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROGRAM TAHFIDZ PADA MTSN 4 PASER Halidi, Halidi; Ilyasin, Mukhammad; Zamroni, Zamroni
TARBAWI:Journal on Islamic Education Vol 7, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/tarbawi.v1i1.2114

Abstract

Degradasi moral sedang menyerang calon generasi muda dalam usia sekolah. Kekerasan seksual, kekerasan antar pelajar, perundungan atau bullying, bahkan membunuh menjadi fenomena yang terjadi di masyarakat usia sekolah. Keadaan ini menjadi perhatian, madrasah sebagai wadah bagi siswa untuk membentuk pribadi mulia justru dipertanyakan. Pendidikan karakter yang digaungkan lembaga pendidikan patut dikaji kembali bagaimana upaya mereka untuk menghadapi tantangan yang terjadi saat ini. Satu upaya yang dilakukan oleh madrasah dalam melihat fenomena itu adalah dengan mengadakan program tahfidz yang sebagai bentuk pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana internalisasi pendidikan karakter dalam program tahfidz. Pentingnya penelitian ini dilakukan agar karakter peserta didik dapat menjadi satu focus yang dilakukan oleh madrasah dalam mencetak lulusannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan desktriftif dnegan Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilnya ditemukan bahwa program tahfidz dapat memberikan jiwa baru pada peserta didik dengan pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, teratur, Islami, dan berprestasi. Jadi program tahfidz dapat menjadi alternatif Lembaga Pendidikan dalam membentuk karakter mulia peserta didik agar terhindar dari moral yang buruk.
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Mufrizal, Muhammad; Ilyasin, Mukhamad; Bahrani, Bahrani
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol 5 No 1 (2024): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 5(1), Februari 2024
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v5i1.8321

Abstract

Bangsa Indonesia yaitu bangsa yang memiliki berbagai suatu keragaman yang tinggi, yang mana dari berbagai terdiri dari daerah dan kepulauan yang luas. Bangsa Indonesia itu ditinjau dari dua paradigma, yaitu paradigma yang bersifat secara horizontal maupun juga bersifat vertikal. Paradigma yang bersifat horizontal yaitu kemajmukannya dari segi perbedaan agama, bahasa, etnik, pakaian beserta adat istiadatnya, bahkan dengan pendidikan multikultural diharapkan dapat membentuk suatu jiwa yang berkarakter. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian yaitu Kepala Sekolah, Guru dan Siswa-siswi Sedangkan Sumber data penelitian di SMPN 16 Samarinda terdiri dari guru PAIBP dengan jumlah 3 orang, Kepala Sekolah, dan 6 orang dari Siswa-siswi SMPN 16 Samarinda.Teknik pengumpulan data ialah observasi, wawancara, serta dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu nilai solidaritas dan keadilan berjalan dengan baik dan optimal melalui kegiatan pembelajaran dan kegiatan keagamaan.
Manajemen Disiplin Siswa dalam Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Modern Ilyasin, Mukhamad; Muadin, Akhmad
Southeast Asian Journal of Islamic Education Vol 3 No 2 (2021): Southeast Asian Journal of Islamic Education, June 2021
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sajie.v3i2.8225

Abstract

Disiplin merupakan mekanisme “kontrol” yang teliti atas tubuh. Melalui disiplin, tubuh dilatih hingga menjadi tubuh yang terampil. Diuji terus-menerus dan dikoreksi sehingga keterampilan, kecekatan dan kesiap-sediaan akhirnya menjadi mekanisme yang dengan begitu saja bekerja dalam tubuh itu sendiri. Disiplin sekaligus meningkatkan keterampilan, kekuatan dan daya guna tubuh tetapi juga menguasai dan menempatkan tubuh ke dalam relasi tunduk, patuh dan berguna. Disiplin bukan merupakan pelaksanaan kehendak yang dipaksakan oleh orang lain, tetapi merupakan pelaksanaan kehendak diri sendiri. Manajemen disiplin siswa adalah sebuah proses pembiasaan kontrol terhadap siswa yang dilaksanakan secara sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran yang kondusif guna mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan. Masyarakat modern merupakan masyarakat yang sebagian besar warganya mempunyai orientasi nilai budaya yang terarah ke kehidupan dalam peradaban masa kini. Untuk mengoptimalkan dan memaksimalkan perkembangan masyarakat modern, dilakukan melalui pendidikan. Di Indonesia, madrasah merupakan fenomena masyarakat modern yang dimulai awal abad ke-20. Dalam masyarakat modern, disiplin merupakan kunci kesuksesan. Permasalahan yang akan diteliti adalah bagaimana manajemen disiplin siswa dalam penguatan sumber daya manusia modern. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Makasar, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Batu Malang dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Paser Kalimantan Timur. Nara sumber dalam penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kepala, guru kelas, guru bidang studi, guru asrama dan siswa. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan Analisis Model Interaktif Miles dan Huberman. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Manajemen Disiplin Siswa Dalam Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Modern, terdapat empat metode disiplin yang diterapkan pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN), yaitu; 1) Seni Penyebaran, 2) Kontrol Aktifitas, 3) Strategi untuk menambah kegunaan waktu, dan 4) Kekuatan yang tersusun. Kemudian sarana-sarana disiplin, yang digunakan untuk memperkuat sumber daya manusia modern antara lain; 1) Pengawasan Hirarkis, 2) Normalisasi dan 3) Pengujian (L’examen).
PERAN DOSEN DALAM IMPLEMENTASI FIELD STUDY PADA MATA KULIAH KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI UIN SULTAN AJI MUHAMMAD IDRIS SAMARINDA MUHAMMAD REDZA MADZKURI; Mukhamad Ilyasin; Bahrani; Sudadi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Studi Lapangan sebagai Dosen merupakan inisiatif inovatif yang dirancang untuk memperkuat kompetensi pedagogik dan profesional calon pendidik di UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, khususnya dalam mata kuliah Komunikasi Pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program, termasuk strategi pembelajaran, dinamika kelas, dan dampaknya terhadap kemampuan mengajar mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña, yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan yang dilakukan secara siklis. Temuan menunjukkan bahwa program ini diimplementasikan melalui tiga tahap utama: persiapan mengajar, praktik mengajar, dan refleksi-evaluasi. Program ini secara efektif meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam mempersiapkan materi pembelajaran, mengelola kelas, dan menerapkan strategi komunikasi pendidikan yang dialogis. Tantangan utama meliputi tingkat kesiapan mahasiswa yang bervariasi, waktu praktik yang terbatas, dan kurangnya pengalaman dalam menangani hambatan komunikasi antarpeserta didik. Secara keseluruhan, program Studi Lapangan sebagai Dosen terbukti relevan dan memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan kompetensi pedagogik calon pendidik di masa mendatang. Kata Kunci: Studi Lapangan, komunikasi pendidikan, kompetensi mengajar, UIN Samarinda, studi kualitatif
Tahfidz Al-Qur’an Learning Strategies from Bandura's Perspective in Islamic Educational Institutions in Bontang City Khumaini Rosadi; Mukhamad Ilyasin; Siti Julaiha
Khazanah Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): Khazanah Pendidikan Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/kpi.v7i2.48573

Abstract

Learning to memorize the Qur'an is an important part of Islamic education that requires effective strategies to be able to form a generation of memorizers of the Qur'an who excel spiritually and intellectually. This study aims to reveal the learning strategy for memorizing the Qur'an from the perspective of Albert Bandura's theory in two Islamic educational institutions in Bontang City, namely MAN Bontang (state) and SMA IT YABIS (private). A qualitative approach with a multi-site study design was used in this study, with data collection techniques in the form of observation, in-depth interviews, and documentation. Bandura's theory was used as the basis for analysis, especially in the aspects of modeling (exemplary behavior of teachers and peers), self-efficacy (student self-confidence), and reinforcement (social reinforcement). The results of the study showed that the learning strategy for memorizing the Qur'an in both institutions prioritized a personal approach, intensive mentoring, and strengthening the Qur'anic character through mentoring activities, joint muroja'ah, and a structured reward system. MAN Bontang excels in systemic reinforcement through the madrasah program, while SMA IT YABIS excels in an individual approach and family involvement. In conclusion, the learning strategy for memorizing the Al-Qur'an based on Bandura's theory has been proven to be able to significantly increase students' motivation, self-confidence, and memorization achievements, and is relevant to be applied in the context of Islamic education in both state and private institutions by adjusting the characteristics of the institution.
The Role of the Kyai in Shaping Community Preferences: Mediating the Impact of Service Quality and Teacher Commitment Hasan Baharun; Sabran Sabran; Mukhamad Ilyasin; M. Abzar Duraesa; Putri Fahmadia Dinda Maulida Thohir; Abdul Wahid Zaini
Jurnal Pendidikan Islam Vol 11 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with PSPII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jpi.v11i2.44827

Abstract

Islamic boarding schools in Indonesia are growing rapidly, yet many still struggle to maintain competitiveness and community trust. This study examines the influence of service quality and work commitment on preferences in choosing pesantren, with patronage figures (kyai) as mediating variables. Using a quantitative explanatory causal design, data were collected from 380 respondents, consisting of students and guardians at Nurul Jadid Islamic Boarding School, East Java. The data were analyzed with Partial Least Squares–Structural Equation Modeling. The results reveal that service quality significantly affects both patronage figures (β = 0.502, p < 0.001) and preferences (β = 0.243, p < 0.01), whereas work commitment significantly influences patronage figures (β = 0.354, p < 0.001) but has no direct effect on preferences (β = 0.096, p = 0.212). Patronage figures have the strongest impact on preferences (β = 0.539, p < 0.001) and mediate the effects of both service quality (β = 0.475, p < 0.001) and work commitment (β = 0.233, p < 0.001). These findings confirm that technical factors such as service quality and teacher commitment shape community preferences only when reinforced by the authority and legitimacy of kyai leadership. The study advances the SERVQUAL and Social Exchange frameworks in faith-based education and suggests that pesantren should integrate service improvements with stronger leadership visibility to sustain community loyalty and institutional competitiveness. The research implies that to effectively increase community preference for Islamic boarding school institutions (pesantren), institutions must not only focus on tangible improvements in service quality but also strategically emphasize the selection and visibility of a respected patronage figure (kyai) who possesses strong legitimacy in the eyes of the community.
Innovation in Pesantren Development as a Perspective Study of the Quality Development of Pesantren in the Era of Disruption 4.0 Akhmad Muadin; Mukhamad Ilyasin; Prasart Saleah
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 11 No. 2 (2023): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v11i2.8283

Abstract

Islamic boarding schools are faced with a situation of rapid change (disruption era 4.0), this has resulted in significant changes in various aspects of life, including Islamic education and Islamic boarding schools. These changes require Islamic boarding schools to innovate in order to improve the quality of their education. Innovation in developing the quality of Islamic boarding school education is important in order to face challenges in the era of disruption 4.0. This research uses a qualitative approach, data mining is carried out through observation, interviews and documentation, while data analysis uses interactive data analysis. The research results show that innovation in developing the quality of Islamic boarding school education can have a positive influence on various aspects, such as the quality of Islamic boarding school graduates, the competitiveness of Islamic boarding schools, and public trust in Islamic boarding schools. Innovation is carried out in certain fundamental aspects, namely; curriculum innovation, learning method innovation, facilities and infrastructure innovation as well as managerial innovation. This innovation is an effort to improve the quality of Islamic boarding school education so that it can answer the challenges in the era of disruption 4.0.
Mainstreaming the Values of Religious Moderation in a Multicultural Environment in Islamic Religious College in East Kalimantan Akhmad Muadin; Mukhamad Ilyasin
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 12 No. 2 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i2.9030

Abstract

The mainstreaming policy of religious moderation which is promoted throughout PTKI under the auspices of the Ministry of Religion, makes Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda State Islamic University one of the institutions that take part in implementing the policy in order to equate the values of religious moderation. In this case, the institution seeks to internalize the values of religious moderation in the hope that these values can become part of identity that can be practiced in everyday life. The purpose of the study is to describe the results of research that focuses on how the process of internalizing the values of religious moderation and its implications for social attitudes from the implementation of the internalization. The research method used is descriptive qualitative. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses the Miles, Huberman and Saldana model, namely data condensation, data presentation, and drawing conclusions. The data validity technique uses source triangulation and technical triangulation. The results of this study indicate that in internalizing the values of religious moderation at the State Islamic University of Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, several efforts were made to support this, including curriculum policies by presenting Islamic & Religious Moderation courses, research recommendations with the theme of religious moderation, community service as well as several activities whose content contains the values of religious moderation in them.