Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : RELIGIA

PENGEMBANGAN SUMBER DAYA INSANI (SDI) INSTITUSI BERBASIS SYARI’AH PERSPEKTIF VIRTUAL CAPITAL Ismanto, Kuat
RELIGIA Vol 14 No 2: Oktober 2011
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.025 KB) | DOI: 10.28918/religia.v14i2.93

Abstract

Lembaga-lembaga ekonomi berbasis syari’ah diIndonesia masih memerlukan perbaikan terus-menerussehingga secara maksimal sesuai (compatible) dengan ajaranIslam, terutama terkait dengan Sumber Daya Insani-nya (SDI).Salah satu instrumen yang bisa dikembangkan untukmeningkatkan kualitas SDI-nya adalah membuka danmenerima perkembangan ilmu dan teknologi modern, sepertikonsep virtual capital dalam disiplin ilmu manajemen modern.Virtual capital adalah modal maya perusahaan yang tidakdidasarkan pada modal fisik, semisal Sumber Daya Alam(SDA). Pada saat ini, virtual capital dirujuk sebagai faktorpenyebab kesuksesan yang penting dan karenanya diperlukanpengelolaan yang baik. Wujud virtual capital dalampengelolaan institusi berbasis syariah adalah intellectualcapital, social capital, dan moral capital. Intellectual capitalterkait dengan pengetahuan dan pengalaman manusia terhadapteknologi yang digunakan. Social capital diartikan sebagaijaringan kerjasama yang didasarkan pada rasa saling percaya(trust). Social capital dalam perspektif Islam dikembangkanmelalui jalinan ‘Ukhuwah Islamiyyah’, dan berfungsimengembangkan institusi dalam pemahamannya terhadapjaringan sosial umat Islam. Moral capital adalah modal yangdimiliki SDI institusi syariah yang didasarkan pada ‘ahlak’,yang berwujud prinsip dan etika bisnis (muamalah) dalamIslam.
PENGELOLAAN LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH BERBASIS TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) Ismanto, Kuat
RELIGIA Vol 14 No 1: April 2011
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (84.111 KB) | DOI: 10.28918/religia.v14i1.35

Abstract

Salah satu persoalan yang muncul dalam pengelolaankeuangan syari’ah adalah model tata kelola (manajemen) yangdigunakan masih sama dengan manajemen lembaga keuangankonvensional pada umumnya. Oleh karena itu diperlukan inovasi dalampengelolaannya. Implementasi Total Quality Management (TQM)pada lembaga keuangan syariah diharapkan mampu meningkatkankinerja dan kualitas lembaga tersebut. Implementasi TQM padalembaga keuangan syari’ah dititikberatkan pada proses perbaikanterus-menerus dengan memegang teguh nilai-nilai syari’ah. Denganimplementasi tersebut lembaga keuangan syari’ah lebih mengedepankanmutu/kualitas daripada persoalan agama.One of the problems appearing in Islamic finance management isthat the management system used by the Islamic finance institutionsis the same as the conventional ones. Therefore, it is necessary tomake innovation in Islamic finance management. The implementationof Total Quality Management (TQM) in Islamic finance institutionsis expected be able to improve their performance and quality. Thisimplementation is focused on continuous repairing process by holdingon shari’a values. By this implementation, the Islamic financeinstitutions will focus on quality more than religious matter.
PENGELOLAAN LEMBAGA KEUANGAN SYARI’AH BERBASIS TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) Kuat Ismanto
Religia Vol 14 No 1: April 2011
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v14i1.35

Abstract

Salah satu persoalan yang muncul dalam pengelolaankeuangan syari’ah adalah model tata kelola (manajemen) yangdigunakan masih sama dengan manajemen lembaga keuangankonvensional pada umumnya. Oleh karena itu diperlukan inovasi dalampengelolaannya. Implementasi Total Quality Management (TQM)pada lembaga keuangan syariah diharapkan mampu meningkatkankinerja dan kualitas lembaga tersebut. Implementasi TQM padalembaga keuangan syari’ah dititikberatkan pada proses perbaikanterus-menerus dengan memegang teguh nilai-nilai syari’ah. Denganimplementasi tersebut lembaga keuangan syari’ah lebih mengedepankanmutu/kualitas daripada persoalan agama.One of the problems appearing in Islamic finance management isthat the management system used by the Islamic finance institutionsis the same as the conventional ones. Therefore, it is necessary tomake innovation in Islamic finance management. The implementationof Total Quality Management (TQM) in Islamic finance institutionsis expected be able to improve their performance and quality. Thisimplementation is focused on continuous repairing process by holdingon shari’a values. By this implementation, the Islamic financeinstitutions will focus on quality more than religious matter.
PENGEMBANGAN SUMBER DAYA INSANI (SDI) INSTITUSI BERBASIS SYARI’AH PERSPEKTIF VIRTUAL CAPITAL Kuat Ismanto
Religia Vol 14 No 2: Oktober 2011
Publisher : IAIN Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/religia.v14i2.93

Abstract

Lembaga-lembaga ekonomi berbasis syari’ah diIndonesia masih memerlukan perbaikan terus-menerussehingga secara maksimal sesuai (compatible) dengan ajaranIslam, terutama terkait dengan Sumber Daya Insani-nya (SDI).Salah satu instrumen yang bisa dikembangkan untukmeningkatkan kualitas SDI-nya adalah membuka danmenerima perkembangan ilmu dan teknologi modern, sepertikonsep virtual capital dalam disiplin ilmu manajemen modern.Virtual capital adalah modal maya perusahaan yang tidakdidasarkan pada modal fisik, semisal Sumber Daya Alam(SDA). Pada saat ini, virtual capital dirujuk sebagai faktorpenyebab kesuksesan yang penting dan karenanya diperlukanpengelolaan yang baik. Wujud virtual capital dalampengelolaan institusi berbasis syariah adalah intellectualcapital, social capital, dan moral capital. Intellectual capitalterkait dengan pengetahuan dan pengalaman manusia terhadapteknologi yang digunakan. Social capital diartikan sebagaijaringan kerjasama yang didasarkan pada rasa saling percaya(trust). Social capital dalam perspektif Islam dikembangkanmelalui jalinan ‘Ukhuwah Islamiyyah’, dan berfungsimengembangkan institusi dalam pemahamannya terhadapjaringan sosial umat Islam. Moral capital adalah modal yangdimiliki SDI institusi syariah yang didasarkan pada ‘ahlak’,yang berwujud prinsip dan etika bisnis (muamalah) dalamIslam.