Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Guru Pendidikan Agama Katolik dalam Pembinaan Iman Peserta Didik di SMP St. Thomas 3 Medan Luki Aleksander Hutajulu; Fransiska Simarmata; Erikson Simbolon; Ermina Waruwu
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 7 (2022): Juli
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.242 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i7.1251

Abstract

Guru Pendidikan Agama Katolik sering disebut sebagai pendidik iman, saksi iman, maupun penanggungjawab pembinaan iman. Guru Agama Katolik sangat berperan dalam pembinaan iman peserta didik di sekolah, khusunya Guru Agama Katolik Di Sekolah Menengah Pertama St. Thomas 3 Medan. Maka dari itu, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Guru Pendidikan Agama Katolik Dalam Pembinaan Iman Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Swasta St. Thomas 3 Medan. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VIII-4 Sekolah Menengah Pertama Swasta St. Thomas 3 Medan pada semester genap tahun ajaran 2020/2021. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penentuan informan dilakukan dengan Purposive Sampling. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi, pemaparan data, penafsiran data dan penarikan kesimpulan.
Peran Umat dalam Perayaan Sabda di Stasi Santo Yohanes XXIII Sukadame Paroki Santa Perawan Maria Kabanjahe Rinaldo Barus; A Nurdiana; Erikson Simbolon; Paulinus Tibo
In Theos : Jurnal Pendidikan dan Theologi Vol. 2 No. 12 (2022): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.392 KB) | DOI: 10.56393/intheos.v2i12.1260

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman tentang perananan umat dalam kegiatan perayanan sabda di stasi santo yohanes XXIII sukadame. Adapun yang melatarbelakangi penelitian ini banyak umat tidak bisa atau tidak mau melakukan peranan di perayan sabda di stasi Santo Yohanes XXIII Sukadame Paroki Santa Perawan Maria Kabanjahe. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dasar dari teknik pengumpulan data. Temuan yang di dapat bahwa umat berperan aktif dalam perayaan sabda. Kehadiran umat dalam ibadat sabda cukup baik. Umat begitu antusias untuk hadir ke gereja meskipun dalam situasi pandemi Covid 19. Kehadiran umat setiap hari minggu sekitar 80% dari total semua jumlah umat. Ibadat sabda dirayakan dua kali setiap hari minggu karena kapasitas gereja yang terbatas sesuai dengan protokol kesehatan. Umat berperan cukup baik dalam perayaan liturgi baik sebagai petugas liturgi dan umat biasa dalam perayaan ibadat sabda.
Transformasi Guru Pendidikan Agama Katolik Dalam Pembelajaran Mendalam Untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Murid di SMP St. Ignasius Medan Erikson Simbolon; Lorensia Melva Kembaren
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan transformasi guru Pendidikan Agama Katolik (PAK) dalam pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kemandirian belajar murid kelas VII di SMP St. Ignatius Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik, dan murid kelas VII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa transformasi guru PAK diwujudkan melalui perubahan peran guru sebagai agen perubahan, kemampuan refleksi dan pengembangan diri, sikap adaptif terhadap perkembangan pendidikan, serta komitmen membangun pendidikan yang bermakna. Transformasi tersebut berdampak pada meningkatnya kemandirian belajar murid yang makin percaya diri, disiplin belajar, inisiatif, tanggung jawab, dan motivasi belajar. Pendekatan mendalam yang diterapkan guru membantu murid menjadi lebih aktif, bertanggung jawab, dan mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari..
A PEMANFAATAN VIDEO PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN INTERAKSI BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK FASE F KELAS XI DI SMA ST ANTONIUS BANGUN MULIA MEDAN: Video Pembelajaran, Interaksi Belajar, Pendidikan Agama Katolik Ucok Benedictus Sinaga; Erikson Simbolon
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan video pembelajaran dalam meningkatkan interaksi belajar Pendidikan Agama Katolik pada siswa kelas XI di SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penggunaan media pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan proses belajar yang aktif, menarik, dan mampu meningkatkan interaksi belajar siswa. Dalam praktik pembelajaran, masih ditemukan kebutuhan akan media yang dapat membantu siswa memahami materi secara konkret serta mendorong keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, video pembelajaran dipandang sebagai media audio-visual yang efektif untuk mendukung proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Katolik, dan siswa kelas XI SMA Santo Antonius Bangun Mulia Medan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan video pembelajaran mampu meningkatkan interaksi belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Katolik. Video pembelajaran membantu siswa memahami materi melalui visualisasi dan contoh nyata, meningkatkan minat belajar, serta mendorong siswa lebih aktif bertanya, menjawab, dan berdiskusi. Selain itu, penggunaan video yang relevan, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran turut menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan kondusif.
STRATEGI GURU PAK DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI KOMUNIKASI Erikson Simbolon; Ginting Munthe, Fico Rasmana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53880

Abstract

This study aims to describe the strategies of Catholic Religious Education teachers in improving students’ critical thinking skills through communication at SMP Swasta RK Fransiskus Xaverius Namorambe Deli Serdang Sumatera Utara. This research employed a descriptive qualitative approach. The research participants consisted of the principal, Catholic Religious Education teacher, and Grade VIII students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that students’ critical thinking skills were reflected in their ability to ask questions, express opinions and arguments, analyze problems, evaluate information, draw conclusions, and communicate critically. The study also found that teachers improved students’ critical thinking skills through learning planning, preparation of contextual learning materials, application of active learning methods, utilization of learning media, and continuous learning evaluation. These strategies created active, participatory, and meaningful learning experiences that supported the development of students’ critical thinking skills in Catholic Religious Education learning.
PEMANFAATAN GAMIFIKASI UNTUK MENINGKATKAN OLAH-RASA MURID PADA PEMBELAJARAN AGAMA KATOLIK DI SMP ST. IGNASIUS MEDAN Siringo, Riana; simbolon, Erikson
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.60256

Abstract

Catholic Religious Education instruction focuses not only on knowledge acquisition but also on the development of students' affective sensibilities (sensory processing). However, teacher-centered instruction has resulted in suboptimal student engagement in internalizing Christian values. This study aims to describe the state of students' affective sensibilities and analyze the use of gamification to enhance these sensibilities within Catholic Religious Education classes at St. Ignasius Junior High School, Medan. A qualitative, descriptive approach was employed. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using an interactive analysis model, with validity verified through source and technique triangulation. The findings indicate that students' affective sensibilities develop through emotional engagement, empathy, faith reflection, the internalization of Christian values, self-awareness, and moral responsibility. The use of gamification fosters a more active, enjoyable, and collaborative learning environment, thereby boosting motivation, participation, and the internalization of Christian values. Thus, gamification serves as an effective instructional strategy for developing students' affective sensibilities in Catholic Religious Education.
STRATEGI GURU AGAMA KATOLIK DALAM MEMANFAATKAN APLIKASI CANVA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK Erikson Simbolon; Josua Dearta Sinaga
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.55834

Abstract

This study aims to describe the strategies of Catholic Religious Education teachers in utilizing the Canva application to enhance students’ learning creativity in Catholic Religious Education learning at SMP RK Fransiskus Xaverius Namorambe. This research employed a descriptive qualitative approach. The research participants consisted of the principal, Catholic Religious Education teacher, and students. Data were collected through observation, interviews, and documentation. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the teacher's strategies in utilizing Canva were implemented through establishing clear learning objectives, organizing learning materials and teaching resources systematically, applying active learning methods, utilizing Canva as an engaging learning medium, and providing evaluation accompanied by feedback. The use of Canva contributed to the development of students’ learning creativity, which was reflected in their fluency of thinking, flexibility of thinking, elaboration skills, and originality in expressing ideas and completing learning tasks. Canva also supported students’ motivation, participation, confidence, and creativity through visually attractive and interactive learning experiences. Therefore, the utilization of Canva in Catholic Religious Education learning has become an effective strategy for creating meaningful learning and enhancing students’ learning creativity.