Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Price Earning Ratio (PER) terhadap Harga Saham Syariah pada Bank Syariah Indonesia Sevira Eka Putri; Rini Elvira
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimak.v5i1.5579

Abstract

This research aims to determine the impact of the Price Earnings Ratio (PER) on the Sharia share price of Bank Syariah Indonesia (BSI). The Sharia share price refers to the price set by a company for shares in line with Islamic principles. Many factors influence share prices, with the PER being a key fundamental variable. The study employs a quantitative approach, utilizing secondary data from the Indonesia Stock Exchange and financial reports of BSI from 2019 to 2024, with a sample size of N=71. The analysis involves normality, homogeneity, and linearity tests, along with hypothesis testing (t-test), simple linear regression, and the Adjusted R-Squared Test. The findings indicate that the PER significantly affects the Sharia share price (Y), with a significance value of 0.000 (p < 0.05) and a t-count of 4.554, which exceeds the t-table value of 1.690, suggesting a positive and significant relationship. The R-Squared value is 0.372, meaning the PER explains 37.2% of the variation in share prices, with the remaining 62.8% influenced by other factors not covered in this research, such as EPS, PBV, and others.
EFFECTIVENESS OF RESTRUCTURING PROBLEMATIC PEOPLE'S BUSINESS CREDIT FINANCING AT BSI KCP LUBUK SIKAPING Putri Rizkika Handayani; Rini Elvira; Gusrianti; M. Imamuddin
Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien) Vol. 5 No. 07 (2025): Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Ilmu Ekonomi (Jasmien)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jasmien.v5i07.1773

Abstract

One of the activities of Islamic banks is financing. The People's Business Credit (KUR) product is one of the products owned by BSI KCP Lubuk Sikaping. However, several communities in Lubuk Sikaping experience problematic KUR financing. One way to overcome problematic financing is through financing restructuring. This study aims to observe the implementation of restructuring of problematic KUR financing at BSI KCP Lubuk Sikaping and to observe the effectiveness of the restructuring efforts that have been carried out. This study is a type of research using a descriptive qualitative method with data collection techniques through structured interviews and literature studies. The results of this study indicate that the implementation of restructuring of problematic KUR financing at BSI KCP Lubuk Sikaping goes through several stages: customer applications, document collection, financing analysis, customer interviews, and a committee with decision-makers. In practice, BSI KCP Lubuk Sikaping has been effective in carrying out restructuring efforts
Kontribusi Destinasi Wisata dalam Mengoptimalkan Retribusi Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Nursya’diah Nursya’diah; Rini Elvira; Iiz Izmuddin; Zuwardi Zuwardi
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 5 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v5i1.5640

Abstract

The background of this research is the tendency for retribution realization from tourist destinations in Bukittinggi City to be consistently below its target. The study aims to measure the contribution of tourist destinations in optimizing the retribution of the Bukittinggi City Tourism Office. The research uses a descriptive quantitative method, collecting secondary data from the Bukittinggi City Tourism Office (2015-2024) and primary data (interviews and observations). The research objects include the Kinantan Wildlife and Cultural Park (TMSBK) and the Japanese Cave Panorama Park (TPLJ). The results show that the contribution of tourist destinations to retribution is quite significant, with the highest percentage reaching 49.39% in 2024 and an average of 50.51% in the "very good" category. However, this contribution still shows yearly fluctuations and is not yet optimal. The internal management of retribution faces major challenges, including illegal parking and the use of conventional payment systems. This research concludes that the optimization of retribution not only depends on internal performance but also requires a management system that upholds justice, transparency, and public benefit.The implication of this research is the importance of evaluating data to identify strengths and weaknesses in the retribution management system, in order to support the annual achievement of optimal retribution.
The Rationality of Emergency Consumption by Muslim Consumers in the Perspective of Sharia Microeconomics Mulyani, Hilda; Wiqiyan, Khalid; Tiawarman, Olivia Angelica; Adiman, Adiman; Elvira, Rini
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4549

Abstract

Emergencies such as disease outbreaks and global food crises challenge the basic assumptions of Islamic microeconomics regarding Muslim consumer preferences, which are bound by the certainty of halal. In the face of limited supplies and threats to life, Muslim consumers are faced with a dilemma between compliance with halal principles and the fulfillment of emergency needs. This article analyzes changes in Muslim consumer rationality in emergency conditions by placing it within the framework of Islamic microeconomics. The study uses a literature review method with a conceptual-analytical approach to Islamic consumption theory, the concepts of maslahah and maqashid al-shariah, as well as the dynamics of supply and demand in crisis situations. Under normal circumstances, haram goods do not form a demand curve due to sharia prohibitions. However, when an emergency threatens life and there are no halal alternatives available, a demand point emerges, which is an incidental demand point that is not influenced by price and only reflects the minimum requirements to maintain safety of life. Rationality is not oriented towards maximizing utility, but rather towards protecting maqashid, especially hifz al-nafs. Emergency consumption is temporary, limited, and does not change the original law of prohibition. This study offers a demand point framework as an improvement to demand analysis in Islamic microeconomics while also providing policy implications for strengthening the halal product assurance system so that it can respond to crises without compromising Sharia integrity.
Implementasi Manajemen Risiko dalam Pembiayaan Murabahah Bermasalah pada BPRS Haji Miskin Pandai Sikek Cania, Resi Fitri; Elvira, Rini; Imamuddin, M.; Gusrianti, Gusrianti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5759

Abstract

Pembiayaan murabahah merupakan salah satu instrumen utama dalam penyaluran dana oleh BPRS, termasuk BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Meskipun memiliki tingkat popularitas tinggi dikalangan nasabah, pembiayaan murabahah tetap mengandung risiko, khusunya risiko pembiayaan bermasalah yang tercermin dari meningkatnya rasio Non Performing Financing (NPF) selama tiga tahun terakhir. Penelitian ini adalah bertujuan untuk untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen risiko yang digunakan dalam mengatasi pembiayaan bermasalah pada produk murabahah di BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan pihak internal BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dan studi kepustakaan. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai kebijakan dan strategi manajemen risiko yang diterapkan dalam pengelolaan pembiayaan murabahah bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS Haji Miskin Pandai Sikek telah menerapkan tahapan manajemen risiko, yaitu identifikasi risiko, pengukuran risiko, pemantauan risiko, dan pengendalian risiko. Namun, impelemntasi tersebut belum berjalan secara optimal. Ditemukan beberapa kendala seperti kurangnya ketelitian dalam analisis kelayakan nasabah, lemahnya pemantauan portofolio pembiayaan, serta keterbatasan sumber daya manusia dan teknologi pendukung. Oleh karena itu, BPRS perlu memperkuat sistem manajemen risikonya agar dapat menekan angka pembiayaan bermasalah dan menjaga stabilitas keuangan lembaga.
Analis Sektor Unggulan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Di Kabupaten Dharmasraya Tahun 2020-2024 Dengan Pendekatan Location Quotient Dan Shift Share Cahyani, Indri Puji; Amsah Hendri Doni; Rini Elvira; Era Sonita
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 2: Januari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i2.11720

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya memahami dan mengidentifikasi sektor unggulan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Pada Kabupaten Dharmasraya belum dapat ditentukan sektor mana yang merupakan sektor unggulan Untuk itu perlu dilakukan pengolahan data untuk menentukan sektor unggulan Kabupaten Dharmasraya. Sektor yang memiliki keunggulan memiliki prospek yang lebih baik untuk dikembangkan dan diharapkan dapat mendorong sektor-sektor lain untuk dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatid deskriptif. Data yang digunakan data sekunder berupa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Dharmasraya dan Provinsi Sumatera Barat diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang digunakan adalah Location Quotient (LQ) dan Shift Share (SS). Hasil penelitian sektor Unggulan (Basis) di Wilayah Kabupaten Dharmasraya berdasarkan analisis Location Quotient terdapat Tujuh sektor yang teridentifikasi sebagai sektor unggulan yang terdiri dari pertanian, kehutanan dan perikanan, pertambangan dan penggalian, kontruksi, informasi dan komunikasi, real estate, administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, dan jasa kesehatan dan kegiatan sosial. Sektor Potensial di Wilayah Kabupaten Dharmasraya berdasarkan analisis Shift Share terdapat empat sektor yang terdiri dari diantaranya informasi dan komunikasi, pertanian, kehutanan dan perikanan, kontruksi, dan administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Sumatera Barat Periode 1987-2024 Gustina, Sari; Rini Elvira; Yuwarman Mansur; Sofia Ridha
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14667

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dapat digunakan sebagai pengukuran kemajuan yang dicapai oleh sebuah daerah, termasuk Provinsi Sumatera Barat. Penyerapan tenaga kerja menjadi aspek penting yang dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel pertumbuhan ekonomi memengaruhi variabel penyerapan tenaga kerja di Provinsi Sumatera Barat dari tahun 1987 hingga 2024. Peneliti menggunakan jenis data sekunder yang tersedia dari BPS untuk melakukan analisis dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, pertumbuhan ekonomi memiliki efek yang signifikan pada penyerapan tenaga kerja, dengan kontribusi pengaruh yang diberikan pertumbuhan ekonomi sebesar 15,8%. Temuan ini mendukung hipotesis yang diajukan dan teori pertumbuhan ekonomi Solow, dimana pertumbuhan ekonomi memiliki efek terhadap penyerapan tenaga kerja. Pemerintah daerah, terutama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, harus mempertimbangkan hasil penelitian ini untuk meningkatkan upaya serta memberikan kebijakan yang bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi menjai lebih baik agar bisa memberikan pengaruh dan dampak untuk peningkatatan penyerapan tenaga kerja di lapangan dan lebijh mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh.
Analisis Pengelolaan Sistem Informasi Akuntansi Pada PT Zizani Kota Padang Zulfira, Putri Arrasy Avivah; Mansur, Yuwarman; Gusrianti, Gusrianti; Elvira, Rini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sistem informasi akuntansi pada PT Zizani Kota Padang dengan meninjau kesesuaian praktik di lapangan terhadap prinsip-prinsip kebenaran dalam akuntansi, yakni harus dikerjakan oleh ahlinya, harus menyeluruh, dan harus teliti. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, pengelolaan sistem informasi akuntansi dilakukan oleh tenaga yang tidak memiliki latar belakang akuntansi. Meskipun keputusan ini diambil atas dasar efisiensi, hal ini bertentangan dengan prinsip bahwa pengelolaan sistem harus dilakukan oleh tenaga ahli (akuntan) untuk menjamin keakuratan dan keandalan informasi. Kedua, laporan keuangan yang disusun tidak memuat laporan perubahan ekuitas, yang menyebabkan informasi yang disajikan belum sepenuhnya memberikan gambaran menyeluruh mengenai kondisi keuangan perusahaan. Pihak PT Zizani menganggap laporan tersebut tidak relevan bagi operasional harian, namun hal ini justru dapat mengurangi kelengkapan dan kejelasan informasi yang dibutuhkan. Ketiga, ditemukan laporan neraca yang tidak seimbang akibat kesalahan pencatatan manual yang dilakukan yang menunjukkan pelanggaran terhadap prinsip ketelitian dalam penyusunan laporan keuangan. Temuan-temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sistem informasi akuntansi di perusahaan masih belum optimal dan berisiko menimbulkan ketidaktepatan dalam pelaporan keuangan. Oleh karena itu, dibutuhkan evaluasi terhadap sumber daya manusia dan sistem akuntansi yang digunakan agar pengelolaan informasi keuangan dapat lebih akurat, menyeluruh, dan dapat dipercaya.
Strategi Bersaing BMT Al Fataya Payakumbuh pada Era Keuangan Digital Syariah dengan Pendekatan SWOT Analisis Vina Addila Putri; Indika Juang Putra; M. Imamuddin; Rini Elvira
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.11795

Abstract

Digital transformation has driven significant changes in the Islamic financial industry, including microfinance institutions such as Baitul Maal wat Tamwil (BMT). This article aims to analyze the competitive strategy of BMT Al Fataya Payakumbuh in facing the dynamics of Islamic digital finance using a SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) approach. The research was conducted using descriptive qualitative methods through observation, in-depth interviews, and documentation. The analysis results indicate that BMT Al Fataya possesses strengths such as a good reputation, member loyalty, and innovative Islamic products, but still faces weaknesses such as limited capital, a lack of digital talent, and slow technology adoption. Externally, opportunities arise from the growth of Islamic fintech, increasing public digital literacy, and potential technology partnerships, while the main threat comes from competition from large-scale Islamic financial institutions, rural banks (BPRs), and commercial banks. Recommended strategies include developing digital services (mobile banking and e-wallets), increasing human resource capacity, and promoting digital initiatives based on local communities. These findings emphasize the importance of collaboration, service innovation, and digital adaptation to strengthen BMT competitiveness in the modern Islamic financial era.
Pengaruh Literasi Keuangan Syariah Terhadap Pengelolaan Modal Usaha Mikro Sektor Makanan Kota Bukittinggi Nurhaliza, Suri; Elvira, Rini
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.16468

Abstract

Pengelolaan modal merupakan faktor kunci dalam keberlangsungan usaha mikro, khususnya pada sektor kuliner yang kerap menghadapi keterbatasan akses pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran literasi keuangan syariah dalam mendukung pengelolaan modal usaha mikro di Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap praktik pengelolaan keuangan pelaku usaha mikro. Fokus kajian diarahkan pada pemahaman dan penerapan prinsip-prinsip keuangan syariah dalam aktivitas usaha sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah berperan penting dalam meningkatkan kemampuan pelaku usaha dalam merencanakan, mengelola, dan mengalokasikan modal secara efisien. Pemahaman terhadap prinsip syariah tidak hanya memperkuat disiplin finansial, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam mengurangi risiko usaha serta menyesuaikan strategi keuangan terhadap dinamika pasar. Selain itu, literasi keuangan syariah berkontribusi dalam meningkatkan daya saing dan membuka peluang pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.