Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Persepsi Dukungan Pengawas Dan Kompensasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus pada PT. Damai Jaya Lestari) Santi Andrianti; Niar Astaginy; Ismanto Ismanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pengaruh persepsi dukungan pengawas dan kompensasi terhadap kepuasan kerja pada karyawan PT. Damai Jaya Lestari. Penelitian ini merupakan model penelitian Explanatory Research dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan Studi Pustaka, penyebaran kuesioner dan wawancara. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh karyawan PT. Damai Jaya Lestari yang berjumlah 270. Penentuan ukuran sampel menggunakan rumus slovin yang berjumlah 161. Pengujian instrument penelitian menggunakan uji validitas dan reliabilitas dengan SPSS 25.0. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan aplikasi Smart-PLS 4.0. Berdasarkan hasil penelitian bahwa persepsi dukungan pengawas berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Begitupula dengan kompensasi dapat memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja.
Pengaruh Social Media Engagement dan Live Streaming Terhadap Impluse Buying Pada Aplikasi TikTok Shop (Studi Kasus Pada Pengguna TikTok Shop di Kabupaten Bombana) Evi Safitri; Muhamad Stiadi; Ismanto Ismanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4340

Abstract

Penelitian ink bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh Social Media Engagement terhadap Impulse Buying pada aplikasi TikTok Shop, dan (2) pengaruh Live Streaming terhadap Impulse Buying pada aplikasi TikTok Shop. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan explanatory research. Sampel penelitian berjumlah 130 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling, dengan kriteria pengguna TikTok Shop yang telah melakukan pembelian lebih dari empat kali. Instrumen penelitian diuji dengan uji validitas dan reliabilitas, sedangkan analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan aplikasi SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Social Media Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying dengan nilai T-statistic sebesar 3,358 dan P-value 0,001; (2) Live Streaming berpengaruh positif dan signifikan terhadap Impulse Buying dengan nilai T-statistic sebesar 5,243 dan P-value 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi keterlibatan pengguna dalam interaksi sosial serta semakin menariknya konten Live Streaming di TikTok Shop, semakin besar dorongan konsumen untuk melakukan pembelian impulsif.
Analisis Work-Life Balance Dosen Wanita Yang Sudah Menikah (Studi Pada Dosen Wanita Universitas Sembilanbelas November Kolaka) Nur Anggraeni; Almansyah Rundu Wonua; Ismanto Ismanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4450

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis work life balance pada dosen wanita yang sudah menikah di Universitas Sembilanbelas November Kolaka. Fokus meliputi tantangan yang di hadapi dosen wanita dalam menyeimbangkan pekerjaan dan kehidupan pribadi, dampak work life balance terhadap kinerja, serta strategi yang di gunakan untuk mengelolah keseimbangan. Penelitian ini penting di lakukan memngingat dosen wanita memiliki peran ganda sebagai pendidik dan ibu rumah tangga yang menuntut kemampuan manajemen waktu serta dukungan sosial yang baik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap dosen wanita yang sudah menikah. Analisis data di lakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data,penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama yang dihadapi dosen wanita meliputi jarak tempat tinggal dengan kampus yang cukup jauh (sekitar 54,9 km) serta kesulitan mengatur waktu antara tanggung jawab keluarga dan pekerjaan akademik. Dampak yang muncul antara lain kelelahan fisik, stres, dan penurunan fokus kerja. Namun demikian, para dosen mampu mengatasinya melalui strategi manajemen waktu yang baik, penyusunan prioritas kegiatan, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan kerja. Dengan strategi tersebut, mereka tetap dapat menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan work-life balance pada dosen wanita sangat dipengaruhi oleh kemampuan mengelola waktu, dukungan sosial, serta kebijakan institusi yang responsif terhadap kebutuhan dosen wanita. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pihak universitas untuk mengembangkan kebijakan yang mendukung kesejahteraan dan kinerja dosen, terutama bagi dosen wanita yang memiliki peran ganda.
Analisis Work Family Conflict (Studi pada Perawat Wanita yang Telah Menikah di BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka) Musfira Musfira; Almansyah Rundu Wonua; Ismanto Ismanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk, faktor penyebab, dampak, serta strategi penanganan Work Family Conflict (WFC) pada perawat wanita yang telah menikah di BLUD Rumah Sakit Benyamin Guluh Kolaka. Perawat wanita memiliki peran ganda, yakni sebagai tenaga kesehatan profesional dan sebagai istri serta ibu dalam keluarga, yang sering menimbulkan ketegangan antara tuntutan pekerjaan dan tanggung jawab rumah tangga. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap beberapa informan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk Work Family Conflict yang dialami perawat wanita mencakup Time Based Conflict dan Straind Based Conflict. Faktor-faktor yang memengaruhi WFC meliputi faktor pekerrjaan yaitu beban kerja dan jam kerja, faktor dukungan keluarga dan faktor harapan sosial budaya. Dampak yang dirasakan antara lain menurunnya kesejahteraan psikologis yaitu munculnya stres dan kelelahan emosional, dampak terhadap keluarga yaitu kurangnya waktu untuk berinterkasi dengan keluarga. Adapun strategi yang digunakan untuk mengatasi konflik meliputi komunikasi terbuka dengan pasangan, pembagian tugas rumah tangga, manajemen waktu yang baik, serta dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan.
Peningkatan Literasi Keuangan dalam Mewujudkan Pengelolaan Keuangan Keluarga yang Baik pada Masyarakat Desa Raoda Kolaka Utara Fitri Kumalasari; Niar Astaginy; Agus Zul Bay; Almansyah Rundu Wonua; Ismanto Ismanto
BERDAYA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : LPMP Imperium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36407/berdaya.v6i1.1151

Abstract

Good financial management is essential for the financial well-being of a family. Financial management is heavily reliant on the financial literacy of the family. Financial literacy will assist families in understanding risk, making good investment decisions, and developing disciplined money management practises. The Raoda village community does not yet have a solid grasp on financial literacy. The majority of people are still unable to plan investments and manage financial risks. This project aims to educate and enhance financial literacy in the Raoda Village community on Family Financial Management. The activities began with observation and cooperation with the village government, followed by the production of activity plans, materials, and aid in the preparation of plans and assessments. Following completion of this programme, it was discovered that the family was capable of making their own plans and managing simple family finances. There were some participants in this activity who, due to their education level and age, were unable to properly organise their family finances. Aside from these variables, the bulk of women's labour as housewives is the most important determining factor. Several factors contribute to the lack of financial literacy in setting plans and planning for strong financial governance.
The Effect Of Gamification On Brand Engagement And Brand Loyalty Of Tokopedia Application Users Dandi Awan; Andry Stepahnie Titing; Ismanto
Journal of Applied Management and Business Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Applied Management and Business (JAMB) - July
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37802/jamb.v7i1.1178

Abstract

Aims - The aim of this study is to analyse the impact of implementing gamification features on brand engagement and brand loyalty amongst Generation Z users of the Tokopedia app in Bombana Regency. Methodology - This quantitative study collected data from 190 Generation Z respondents selected using purposive sampling. Data analysis was carried out using the Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) approach with the aid of SmartPLS 3.0 software. Findings - The results of the hypothesis testing show that gamification has a positive and significant effect on brand engagement (β = 0.739, T = 18.376, p = 0.000) and brand loyalty (β = 0.684, T = 16.121, p = 0.000). The relationship has an effect size (f²) classified as ‘large’, indicating that gamification is a key factor driving users’ emotional attachment and purchasing commitment. Research Limitations - The limitations of this study lie in the fact that the sample was restricted to Generation Z in suburban areas. The practical implications provide strategic guidance for e-commerce management and SMEs on how to optimise experience-based marketing to improve customer retention in developing regions. Originality - The novelty of this research lies in the integration of Self-Determination Theory to explain the phenomenon of e-commerce gamification amongst Generation Z in non-metropolitan areas.
OPTIMIZING REGIONAL HOSPITAL SERVICES THROUGH ORGANIZATIONAL LEARNING WITH LIMITED RESOURCES Almansyah Rundu Wonua; Ismanto Ismanto; Ansar Abbas; Sudarnice Sudarnice; Fauzih Fauzih
Journal of Economic, Business and Engineering (JEBE) Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Universitas Sains Al Qur'an

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32500/jebe.v7i2.11033

Abstract

Hospitals are essential in delivering healthcare services to the public, In providing quality services, hospitals are faced with challenges such as limited facilities, budgets, medical personnel, and the emergence of various ever-changing government regulations that force hospitals to follow these rules. Facing various challenges in providing quality health services, hospitals need to adopt organizational learning. Organizational learning allows hospitals to adapt, innovate, and optimize their limited resources. This Study aims to analyze the factors that affect organizational learning in order to improve public services in regional hospitals with limited resources. This research uses a quantitative approach with a survey method and data analysis using Structural Equation Modeling (SEM)-PLS with Smart PLS 3.0. The results of this study indicate that organizational culture and psychological climate are strategies to overcome the limitations of organizational resources and can support effective organizational learning for hospitals. This is due to an organizational culture that supports collaboration among individuals to exchange knowledge and experience to solve the challenges they face in the condition of limited resources, limited facilities, budgets, and medical personnel. The research contribution shows that organizational learning in regional hospitals is often hampered by several factors, but with organizational Culture consistently is one of the main determining facts of organizational learning. This study has limitations because it was conducted at a single hospital, Konawe Regional Hospital, so the results are limited in their generalizability to other organizations or sectors. Furthermore, this study focused solely on organizational culture and psychological climate variables in explaining organizational learning, so there is the possibility that other unexamined variables may also be influential, such as leadership style, absorptive capacity, knowledge management, or knowledge-sharing practices.
Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS Berdiferensiasi Kelas V SD Muhammadiyah Karangturi Budiman Budiman; An-Nisa Apriani; Indah Perdana Sari; Ismanto Ismanto
Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Alma Ata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/literasi.2025.16(2).255-277

Abstract

IPAS adalah pembaruan dari mata pelajaran dalam Kurikulum Merdeka yang sebelumnya ada dalam kurikulum terdahulu. Mata pelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka tidak terlepas dari pembelajaran berdiferensiasi. Pembelajaran berdiferensiasi harus mencakup tiga komponen, yaitu diferensiasi konten, diferensiasi proses, dan diferensiasi produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V, faktor-faktor pendukung dan penghambatnya, serta dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di SD Muhammadiyah Karangturi. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas, dan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman observasi, pedoman dokumentasi, dan angket. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS berdiferensiasi dilakukan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung dalam pelaksanaan pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V meliputi kemudahan akses terhadap informasi serta tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung. Sementara itu, faktor penghambatnya antara lain waktu yang dibutuhkan cenderung lebih lama serta adanya persepsi dari siswa bahkan orang tua yang merasa diperlakukan secara berbeda. Dampak dari pelaksanaan Kurikulum Merdeka terhadap pembelajaran IPAS berdiferensiasi di kelas V SD Muhammadiyah Karangturi adalah guru menjadi lebih aktif dalam berkolaborasi dengan guru lain. Selain itu, dampak terhadap siswa adalah mereka menjadi lebih mandiri, merasa senang, dan aktif dalam mengikuti pembelajaran berdiferensiasi.
Knowledge Sharing Among Public Hospital Staff: An Extended UTAUT Study of Clinical Knowledge Exchange Yul Kusmawati Tamrin; Ismanto Ismanto; Almansyah Rundu Wonua
NeoRespublica : Jurnal Ilmu Pemerintahan Vol. 7 No. 1 (2025): Edisi Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan, FISIP - Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/neores.v7i1.1257

Abstract

Clinical knowledge sharing in public hospitals is critical for patient safety, continuity of care, and service quality, yet it is often constrained by workload, fragmented information systems, and uncertainty about privacy and accountability. This manuscript develops an extended Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) model to explain staff intention to use approved digital communication tools for clinical knowledge exchange and the resulting exchange behavior. Beyond core UTAUT constructs (performance expectancy, effort expectancy, social influence, and facilitating conditions), the model incorporates task-technology fit, trust in digital communication, and perceived privacy and security risk. A quantitative cross-sectional design is proposed for public hospital settings using partial least squares structural equation modeling to test direct and indirect effects, with controls for profession, tenure, and technology experience. The study’s main contribution is a context-specific hypothesis set and an implementable measurement item bank for administrators seeking to strengthen organizational learning and digital governance in hospitals.
Tren dan Pola Penentu Pemilihan Destinasi Wisatawan Domestik Generasi Z di Negara Berkembang: Pendekatan Systematic Literature Review (SLR) Sari Bulan; Ismanto Ismanto; Hanif Kurniadi
Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan Vol 12 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jhm.v12i1.33558

Abstract

Understanding the factors influencing Generation Z's domestic tourist destination choices in developing countries remains fragmented and scattered across various research contexts, thus lacking a comprehensive and integrated picture. This study aims to identify trends and patterns in the determinants of Generation Z domestic tourist destination choices in developing countries through a Systematic Literature Review (SLR) approach. The literature search was conducted systematically in ScienceDirect, Google Scholar, SpringerLink, and the Directory of Open Access Journals (DOAJ) databases for publications from 2018–2025, following the PRISMA guidelines. Of the 1,031 identified articles, ten met the inclusion criteria and were analyzed in depth through screening, eligibility evaluation, and synthesis of findings. The analysis revealed that psychodigital factors were the most dominant determinants in shaping Generation Z's travel intentions and decisions, including the quality of digital information, telepresence, social media marketing, TikTok content, and the use of digital tourism. Theoretical frameworks such as Stimulus–Organism–Response (SOR), Theory of Planned Behavior (TPB), and the concept of risk perception explain how digital stimuli influence young tourists' cognitive and affective processes in evaluating and selecting tourist destinations. Furthermore, socio-demographic characteristics and post-pandemic dynamics also strengthen the variations in destination selection behavior among Generation Z. The findings of this study emphasize that the integration of psychodigital elements needs to be the main basis in formulating marketing strategies and domestic tourism development policies in developing countries to be more adaptive to the characteristics and preferences of Generation Z.