Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Kalimat Efektif dalam Buku Berbicara Itu Ada Seninya Karya Oh Su Hyang Ririn Tri Pratiwi; Nanik Setyawati; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud kalimat efektif pada buku Berbicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode dan teknik penyediaan data yang dilakukan dalam penelitian ini, yaitu metode simak dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik kepustakaan dan teknik lanjutan berupa teknik baca dan teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini, yaitu metode agih dengan menggunakan teknik dasar berupa teknik bagi unsur langsung atau teknik BUL, sedangkan teknik lanjutan yang digunakan adalah teknik lesap dan teknik baca markah. Metode dan teknik penyajian hasil analisis data yang dilakukan, yaitu metode informal. Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa sebagaian besar kalimat dari buku Berbicara Itu Ada Seninya karya Oh Su Hyang sudah efektif. Namun, terdapat beberapa kalimat yang tidak efektif. Penggunaan kalimat efektif berjumlah 321 kalimat (89,16%), sedangkan kalimat tidak efektif berjumlah 39 kalimat (10,83%).
KESANTUNAN DALAM KOMUNIKASI PADA RANAH KELUARGA Mukhlis Mukhlis; Raden Yusuf Sidiq Budiawan; Siti Ulfiyani; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v9i2.11000

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi kesantunan dalam komunikasi pada ranah keluarga melalui survei. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui pendistribusian angket, baik angket tertutup maupun angket terbuka, pada anggota penggerak PKK se-Kecamatan Ngaliyan. Hasil yang diperoleh adalah bahwa sebagian besar responden berpendapat bahwa dalam komunikasi yang terjadi dalam keluarga, kesantunan merupakan hal yang penting. Ditemukan pula bahwa dalam pandangan responden kedua orang tua, termasuk juga anak-anak, memegang peranan yang sama dalam mengkondisikan kondisi komunikasi yang baik.
Keefektifan Pembelajaran E-Learning Berbasis Microsoft Office 365 Teams Menganalisis Teks Drama pada Kelas XI SMA Negeri 2 Pemalang Tahun Pelajaran 2020/2021 Sisca Zulfa Rahmi; Siswanto PHM; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14511

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya aturan pembelajaran daring yang diberlakukan oleh pemerintah pada awal Maret 2020, yang menyatakan bahwa pembelajaran dilakukan secara jarak jauh karena adanya pandemi Covid-19. Melihat kondisi seperti ini perlu diupayakan media yang efektif dalam proses pembelajaran, khususnya pada materi menganalisis teks drama pada peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Pemalang Tahun Pelajaran 2020/2021 media yang digunakan pada pembelajaran menganalisis teks drama adalah Microsoft Office 365 Teams. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Teknik pengambilan data yaitu teknik tes dan nontes dengan teknik analisis data normalitas dan homogenitas sebagai uji hipotesis. Berdasarkan hasil perhitungan uji t menunjukkan nilai t hitung sebesar 10,416 setelah itu dibandingkan dengan nilai t tabel, t tabel dengan rumus n1 – 1 = 36-1 = 35 dk = 35, taraf signifikan 1% diperoleh ttabel 2,73 karena thitung > ttabel yaitu 10,416 > 2,73 maka hipotesis alternatif diterima. Berdasarkan perhitungan tersebut terdapat keefektifan pembelajaran E-learning berbasis Microsoft Office 365 dalam pembelajaran menganalisis teks drama pada kelas XI SMA Negeri 2 Pemalang tahun ajaran 2020/2021.
Analisis Kesalahan Ejaan pada Kumpulan Teks Ceramah Karya Siswa Kelas XI SMA Negeri 2 Tegal Tahun Pelajaran 2020/2021 Zukhrotunnisa Dwi Murianti; Agus Wismanto; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 10, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v10i2.14521

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan wujud kesalahan ejaan pada teks ceramah karya siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tegal Tahun Pelajaran 2020/2021. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang menyajikan kata-kata bukan angka. Data pada penelitian ini berupa kesalahan ejaan teks ceramah yang bersumber dari teks ceramah yang berjumlah 21 karya siswa kelas XI IPS 2 dan XI IPS 3 SMA Negeri 2 Tegal. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak dilanjutkan dengan teknik catat. Selanjutnya, metode analisis data menggunakan metode agih, yang tidak memerlukan alat bantu lain selain teks ceramah. Hasil analisis data disajikan dengan menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan ejaan teks ceramah peserta didik terbagi menjadi beberapa klasifikasi, antara lain kesalahan penulisan huruf kapital, kesalahan penulisan huruf miring, kesalahan penulisan kata, dan kesalahan penulisan tandabaca.
PENAFSIRAN DI BALIK PENAMAAN HANTU DI MAJALENGKA JAWA BARAT Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 1, No 2/septembe (2013): sasindo
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v1i2/septembe.676

Abstract

Local wisdom is one of culture product which appear from interpretation of social phenomenon, including language phenomenon. One of them is that found in Majalengka. On that society was found some ghost names lexicon that are believed to be around them. In this article entitled ?óÔé¼?ôInterpretatin Behind Majalengka West Java Ghost Naming?óÔé¼?Ø presented a number of interpretations related to ghost names lexicon are not only being present as a series of its vocabularies, but also as series of local wisdom which held by the community. This is evident from other education and other culture interpretation implicity contained behind the ghost naming. Keyword: ghosts lexicon, ghost name, majalengka, education
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Acara Mata Najwa Episode “Menteri Terjaring Lobster” sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Debat Kelas X SMA Ika Wahyuningsih; suyoto suyoto; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16044

Abstract

The purpose of this study is to 1) describe the form of illocutionary speech acts in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster", 2) describe the illocutionary speech acts in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" as a teaching material for debating class X SMA. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study are illocutionary utterances in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster". Provision of research data using the method of observing the technique of note. The research data analysis method used the matching method with the advanced comparison technique of equalizing (HBS). The technique of presenting the results of data analysis uses informal techniques. Based on the results of the study, it was found that the illocutionary speech acts used in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" amounted to 38 data, namely 8 assertive speeches, 11 directive utterances, 2 commissive utterances, 13 expressive utterances, and 4 declarative utterances. The illocutionary speech act research in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" can be used as teaching material for debate learning for class X SMA at KD 4.13 to develop problems or issues from various points of view equipped with arguments in debating.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster”, 2) mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” sebagai bahan ajar pembelajaran debat kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster”. Penyediaan data penelitian menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data penelitian menggunakan metode padan dengan teknik lanjutan hubung banding menyamakan (HBS). Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” berjumlah 38 data, yaitu 8 tuturan asertif, 11 tuturan direktif, 2 tuturan komisif, 13 tuturan ekspresif, dan 4 tuturan deklaratif. Penelitian tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” dapat dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran debat kelas X SMA pada KD 4.13 mengembangkan permasalahan atau isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat.
Senyapan dan Kilir Lidah Guru Bahasa Indonesia dan Dampaknya terhadap Pemahaman Materi Cerita Pendek pada Peserta Didik Kelas XI SMA N 1 Singorojo Kabupaten Kendal Tahun Ajaran 2021/2022 Arum Setyawati; Suyoto Suyoto; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16071

Abstract

This study aims to describe the forms of silence and tongue slips of Indonesian language teachers and their impact on understanding short story material in class XI students of SMA N 1 Singorojo, Kendal Regency for the 2021/2022 academic year. The type of research used is a combination of research methods or mixed methods. Based on the research, it was found that there were 29 silences and 5 tongues slips in the Indonesian teacher's learning video for short story material. The existence of the silence and tongues slips did not affect the value of the students, but based on the results of the description test, it was found that there were still students who had not been able to re-explain and describe in their own words the material that had been studied. During the process of understanding the material, the presence of silence and tongues slips disturbs students because students need more time to understand the material because they need to concentrate highly and repeat learning videos.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk senyapan dan kilir lidah guru Bahasa Indonesia dan dampaknya terhadap pemahaman materi Cerita Pendek pada peserta didik kelas XI SMA N 1 Singorojo, Kabupaten Kendal tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah jenis metode penelitian kombinasi atau mixed methods. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa terdapat 29 senyapan dan 5 kilir lidah dalam video pembelajaran guru Bahasa Indonesia materi cerita pendek. Keberadaan senyapan dan kilir lidah tersebut tidak memengaruhi nilai peserta didik  namun berdasarkan hasil tes uraian, diketahui bahwa masih ada peserta didik yang belum dapat menjelaskan kembali serta menguraikan dengan kata-kata sendiri materi yang telah dipelajari. Selama proses memahami materi, keberadaan senyapan dan kilir lidah menganggu peserta didik sebab peserta didik memerlukan waktu yang lebih lama dalam memahami materi karena perlu berkonsentrasi tinggi dan mengulang video pembelajaran.
Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).
Nilai Moral dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra Arfina Dwi Astuti; Siti Fatimah; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16045

Abstract

This paper describes the moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata based on a sociological approach to literature. The approach used in this research is the sociology of literature approach. Data collection techniques in this study, namely listening and note-taking techniques. The instrument used in this research is the data card used to find moral values in the novel. The data that has been found is then analyzed using the content analysis method. The analysis was carried out on data quotes containing moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The presentation of the results of data analysis is carried out using informal presentation techniques, namely by describing the results of the analysis through words. The results of this study are found 88 moral values in the novel Guru Aini which consists of three forms. First, there are 52 moral values regarding human relations with oneself, which include the values of being determined, critical thinking, sincere, innovative, humble, responsible, creative, independent, active in learning, unyielding, and determined. Second, there are 31 moral values related to other humans in the social and natural environment which include the values of encouraging, loving the homeland, caring, giving praise, helping, polite, generous, patient, filial to parents, respecting the decisions of others. , and love you. Third, there are 5 moral values regarding the human relationship with God which includes the value of being grateful to Allah and obeying Allah's command.Keywords: moral values, Guru Aini novel sociology of literature Wellek and WarrenAbstrak             Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata berdasarkan pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan dalma penelitian ini yaitu, kartu data yang digunakan untuk menemukan nilai moral dalam novel. Data yang telah ditemukan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Analisis dilakukan terhadap kutipan-kutipan data yang memuat nilai moral dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik penyajian informal, yaitu dengan menguraikan hasil analisis melalui kata-kata.Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 88 nilai moral di dalam novel Guru Aini yang terdiri atas tiga bentuk. Pertama, 52 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu mencakup nilai bertekad kuat, berpikir kritis, tulus, inovatif, rendah hati, tanggung jawab, kreatif, mandiri, giat belajar, pantang menyerah, dan teguh pendirian. Kedua, 31 nilai moral yang berhubungan dengan manusia lain dalam lingkungan sosial dan lingkungan alam yang mencakup nilai memberi semangat, mencintai tanah air, perhatian, memberi pujian, tolong menolong, sopan santun, dermawan, sabar, berbakti kepada orang tua, menghargai keputusan orang lain, dan mengasihi saudara. Ketiga, 5 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan Tuhannya yang mencakup nilai bersyukur kepada Allah dan meneaati perintah Alllah.Kata kunci: nilai moral, novel Guru Aini, sosiologi sastra, Wellek dan Waren
Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).