Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).
Nilai Moral dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra Arfina Dwi Astuti; Siti Fatimah; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16045

Abstract

This paper describes the moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata based on a sociological approach to literature. The approach used in this research is the sociology of literature approach. Data collection techniques in this study, namely listening and note-taking techniques. The instrument used in this research is the data card used to find moral values in the novel. The data that has been found is then analyzed using the content analysis method. The analysis was carried out on data quotes containing moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The presentation of the results of data analysis is carried out using informal presentation techniques, namely by describing the results of the analysis through words. The results of this study are found 88 moral values in the novel Guru Aini which consists of three forms. First, there are 52 moral values regarding human relations with oneself, which include the values of being determined, critical thinking, sincere, innovative, humble, responsible, creative, independent, active in learning, unyielding, and determined. Second, there are 31 moral values related to other humans in the social and natural environment which include the values of encouraging, loving the homeland, caring, giving praise, helping, polite, generous, patient, filial to parents, respecting the decisions of others. , and love you. Third, there are 5 moral values regarding the human relationship with God which includes the value of being grateful to Allah and obeying Allah's command.Keywords: moral values, Guru Aini novel sociology of literature Wellek and WarrenAbstrak             Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata berdasarkan pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan dalma penelitian ini yaitu, kartu data yang digunakan untuk menemukan nilai moral dalam novel. Data yang telah ditemukan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Analisis dilakukan terhadap kutipan-kutipan data yang memuat nilai moral dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik penyajian informal, yaitu dengan menguraikan hasil analisis melalui kata-kata.Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 88 nilai moral di dalam novel Guru Aini yang terdiri atas tiga bentuk. Pertama, 52 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu mencakup nilai bertekad kuat, berpikir kritis, tulus, inovatif, rendah hati, tanggung jawab, kreatif, mandiri, giat belajar, pantang menyerah, dan teguh pendirian. Kedua, 31 nilai moral yang berhubungan dengan manusia lain dalam lingkungan sosial dan lingkungan alam yang mencakup nilai memberi semangat, mencintai tanah air, perhatian, memberi pujian, tolong menolong, sopan santun, dermawan, sabar, berbakti kepada orang tua, menghargai keputusan orang lain, dan mengasihi saudara. Ketiga, 5 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan Tuhannya yang mencakup nilai bersyukur kepada Allah dan meneaati perintah Alllah.Kata kunci: nilai moral, novel Guru Aini, sosiologi sastra, Wellek dan Waren
Penggunaan Kohesi Leksikal dalam Novel Segi Tiga Karya Sapardi Djoko Damono sebagai Alternatif Pembelajaran Novel di Kelas XII SMA Nurul Adiyanti; Ngatmini Ngatmini; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16073

Abstract

This study aims to (1) describe the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono and (2) describe lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA. The data collection method used in this research is the listening method, followed by library techniques, and note-taking techniques. The approach used in this study is a qualitative approach. The data analysis method used is the billing method. The results of data analysis in this study were presented using an informal presentation method, namely in the form of formulations in ordinary words containing details of the results of data analysis. The results of the use of lexical cohesion in the novel Segi Tiga by Sapardi Djoko Damono as an alternative to novel learning in class XII SMA shows that there are forms of using lexical cohesion, namely 8 repetitions (repetition), 13 synonyms (same words), 17 antonyms (opposite words), 10 collocations. (word pairing), 2 hyponymy (up-down relationship), and 1 equivalence (word matching).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk (1) mesdeskripsikan bentuk penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono dan (2) mendeskripsikan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak, yang dilanjutkan dengan teknik pustaka, dan teknik catat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah metode agih. Hasil analisis data dalam penelitian ini disajikan dengan menggunakan metode penyajian secara informal yaitu berupa perumusan dengan kata-kata biasa yang berisi rincian hasil analisis data. Hasil penggunaan kohesi leksikal dalam novel Segi Tiga karya Sapardi Djoko Damono sebagai alternatif pembelajaran novel di kelas XII SMA menunjukkan bahwa ditemukan bentuk penggunaan kohesi leksikal yaitu 8 repetisi (pengulangan), 13 sinonimi (persamaan kata), 17 antonimi (lawan kata), 10 kolokasi (sanding kata), 2 hiponimi (hubungan atas-bawah), dan 1 ekuivalensi (padan kata).
Nilai Moral dalam Novel Guru Aini Karya Andrea Hirata: Kajian Sosiologi Sastra Arfina Dwi Astuti; Siti Fatimah; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16045

Abstract

This paper describes the moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata based on a sociological approach to literature. The approach used in this research is the sociology of literature approach. Data collection techniques in this study, namely listening and note-taking techniques. The instrument used in this research is the data card used to find moral values in the novel. The data that has been found is then analyzed using the content analysis method. The analysis was carried out on data quotes containing moral values in the novel Guru Aini by Andrea Hirata. The presentation of the results of data analysis is carried out using informal presentation techniques, namely by describing the results of the analysis through words. The results of this study are found 88 moral values in the novel Guru Aini which consists of three forms. First, there are 52 moral values regarding human relations with oneself, which include the values of being determined, critical thinking, sincere, innovative, humble, responsible, creative, independent, active in learning, unyielding, and determined. Second, there are 31 moral values related to other humans in the social and natural environment which include the values of encouraging, loving the homeland, caring, giving praise, helping, polite, generous, patient, filial to parents, respecting the decisions of others. , and love you. Third, there are 5 moral values regarding the human relationship with God which includes the value of being grateful to Allah and obeying Allah's command.Keywords: moral values, Guru Aini novel sociology of literature Wellek and WarrenAbstrak             Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata berdasarkan pendekatan sosiologi sastra. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini, yaitu teknik simak dan catat. Instrumen yang digunakan dalma penelitian ini yaitu, kartu data yang digunakan untuk menemukan nilai moral dalam novel. Data yang telah ditemukan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis isi. Analisis dilakukan terhadap kutipan-kutipan data yang memuat nilai moral dalam novel Guru Aini Karya Andrea Hirata. Penyajian hasil analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik penyajian informal, yaitu dengan menguraikan hasil analisis melalui kata-kata.Hasil penelitian ini yaitu ditemukan 88 nilai moral di dalam novel Guru Aini yang terdiri atas tiga bentuk. Pertama, 52 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan diri sendiri yaitu mencakup nilai bertekad kuat, berpikir kritis, tulus, inovatif, rendah hati, tanggung jawab, kreatif, mandiri, giat belajar, pantang menyerah, dan teguh pendirian. Kedua, 31 nilai moral yang berhubungan dengan manusia lain dalam lingkungan sosial dan lingkungan alam yang mencakup nilai memberi semangat, mencintai tanah air, perhatian, memberi pujian, tolong menolong, sopan santun, dermawan, sabar, berbakti kepada orang tua, menghargai keputusan orang lain, dan mengasihi saudara. Ketiga, 5 nilai moral mengenai hubungan manusia dengan Tuhannya yang mencakup nilai bersyukur kepada Allah dan meneaati perintah Alllah.Kata kunci: nilai moral, novel Guru Aini, sosiologi sastra, Wellek dan Waren
Analisis Tindak Tutur Ilokusi dalam Acara Mata Najwa Episode “Menteri Terjaring Lobster” sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Debat Kelas X SMA Ika Wahyuningsih; suyoto suyoto; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16044

Abstract

The purpose of this study is to 1) describe the form of illocutionary speech acts in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster", 2) describe the illocutionary speech acts in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" as a teaching material for debating class X SMA. This research is a qualitative descriptive study. The data in this study are illocutionary utterances in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster". Provision of research data using the method of observing the technique of note. The research data analysis method used the matching method with the advanced comparison technique of equalizing (HBS). The technique of presenting the results of data analysis uses informal techniques. Based on the results of the study, it was found that the illocutionary speech acts used in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" amounted to 38 data, namely 8 assertive speeches, 11 directive utterances, 2 commissive utterances, 13 expressive utterances, and 4 declarative utterances. The illocutionary speech act research in the Mata Najwa episode "Minister Terjaring Lobster" can be used as teaching material for debate learning for class X SMA at KD 4.13 to develop problems or issues from various points of view equipped with arguments in debating.ABSTRAKTujuan dari penelitian ini untuk 1) mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster”, 2) mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” sebagai bahan ajar pembelajaran debat kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster”. Penyediaan data penelitian menggunakan metode simak dengan teknik catat. Metode analisis data penelitian menggunakan metode padan dengan teknik lanjutan hubung banding menyamakan (HBS). Teknik penyajian hasil analisis data menggunakan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa tindak tutur ilokusi yang digunakan dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” berjumlah 38 data, yaitu 8 tuturan asertif, 11 tuturan direktif, 2 tuturan komisif, 13 tuturan ekspresif, dan 4 tuturan deklaratif. Penelitian tindak tutur ilokusi dalam acara Mata Najwa episode “Menteri Terjaring Lobster” dapat dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran debat kelas X SMA pada KD 4.13 mengembangkan permasalahan atau isu dari berbagai sudut pandang yang dilengkapi argumen dalam berdebat.
Senyapan dan Kilir Lidah Guru Bahasa Indonesia dan Dampaknya terhadap Pemahaman Materi Cerita Pendek pada Peserta Didik Kelas XI SMA N 1 Singorojo Kabupaten Kendal Tahun Ajaran 2021/2022 Arum Setyawati; Suyoto Suyoto; Rawinda Fitrotul Mualafina
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v11i1.16071

Abstract

This study aims to describe the forms of silence and tongue slips of Indonesian language teachers and their impact on understanding short story material in class XI students of SMA N 1 Singorojo, Kendal Regency for the 2021/2022 academic year. The type of research used is a combination of research methods or mixed methods. Based on the research, it was found that there were 29 silences and 5 tongues slips in the Indonesian teacher's learning video for short story material. The existence of the silence and tongues slips did not affect the value of the students, but based on the results of the description test, it was found that there were still students who had not been able to re-explain and describe in their own words the material that had been studied. During the process of understanding the material, the presence of silence and tongues slips disturbs students because students need more time to understand the material because they need to concentrate highly and repeat learning videos.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk senyapan dan kilir lidah guru Bahasa Indonesia dan dampaknya terhadap pemahaman materi Cerita Pendek pada peserta didik kelas XI SMA N 1 Singorojo, Kabupaten Kendal tahun ajaran 2021/2022. Jenis penelitian yang digunakan ialah jenis metode penelitian kombinasi atau mixed methods. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil bahwa terdapat 29 senyapan dan 5 kilir lidah dalam video pembelajaran guru Bahasa Indonesia materi cerita pendek. Keberadaan senyapan dan kilir lidah tersebut tidak memengaruhi nilai peserta didik  namun berdasarkan hasil tes uraian, diketahui bahwa masih ada peserta didik yang belum dapat menjelaskan kembali serta menguraikan dengan kata-kata sendiri materi yang telah dipelajari. Selama proses memahami materi, keberadaan senyapan dan kilir lidah menganggu peserta didik sebab peserta didik memerlukan waktu yang lebih lama dalam memahami materi karena perlu berkonsentrasi tinggi dan mengulang video pembelajaran.
Kolokasi pada Kata Cinta Berbasis Linguistik Korpus Budiawan, Raden Yusuf Sidiq; Fatin, Alya Nabila; Mualafina, Rawinda Fitrotul
Sasindo : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/sasindo.v12i1.18419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai bentuk dan makna kolokasi pada kata cinta berbasis linguistik korpus. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu simak, catat, dan dokumentasi. Dengan demikian, teknik analisis data pada penelitian ini adalah dengan metode agih. Sanding kata yang diambil memiliki jumlah likelihood lebih dari 900. Hasil dari penelitian menunjukkan kolokasi pada kata cinta di korpus Leipzig Copora Collection. Kolokasi pada kata cinta di korpus Leipzig Copora Collection memiliki bentuk kanan dan kiri serta makna dalam kajian semantik. Bentuk kiri merupakan bentuk kata yang berada di sebelah kiri kata cinta. Bentuk kanan merupakan bentuk kata yang berada di sebelah kanan kata cinta. Selain itu, kata cinta memiliki sanding kata yang berhubungan dengan kata kerja, kata benda, dan kata sifat. Kolokasi pada kata cinta menggunakan korpus Leipzig Corpora Collection menjadi kebaruan pada penelitian ini karena akan menelusuri terkait bentuk kanan dan kiri serta makna yang terkandung pada penelitian kolokasi kata cinta. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi pembelajaran dalam kajian linguistik korpus khususnya pada bidang kolokasi.
Metafora Konseptual pada Kata Hati dalam Korpus Bahasa Indonesia Fatin, Alya Nabila; Budiawan, Raden Yusuf Sidiq; Mualafina, Rawinda Fitrotul
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.996

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai metafora konseptual pada kata hati yang menggunakan korpus Leipzig Corpora Collection. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan metafora konseptual pada kata hati dalam korpus bahasa Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya yaitu teknik simak, dokumentasi, dan catat. Dengan hal tersebut, teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode agih. Hasil dari penelitian ini tentang uraian data-data terkait metafora konseptual pada kata hati dalam korpus Leipzig Corpora Collection. Metafora konseptual pada penelitian ini terbagi atas tiga jenis yaitu metafora struktural, ontologis, dan orientasional. Selain itu, penelitian ini bersumber dari data yang diujarkan oleh masyarakat sehari-hari dalam menggunakan kata hati. Metafora konseptual pada kata hati menggunakan korpus Leipzig Corpora Collection menjadi kebaruan pada penelitian ini karena akan mendeskripsikan ketiga jenis metafora tersebut dalam kajian semantik bahasa Indonesia. Penelitian ini diharapkan dapat menambah khazanah pengetahuan mengenai linguistik pada kajian semantik, khususnya bidang metafora konseptual dalam korpus bahasa Indonesia.
Penerapan Strategi ‘Ada Tawa Ceria’ Dan Media Film Pendek Dalam Pembelajaran Menulis Teks Narasi Peserta Didik Kelas VII SMPN 25 Semarang 2022/2023 Wiwin Kurnia; Eva Ardiana Indrariani; Rawinda Fitrotul Mualafina
Simpati Vol. 2 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa
Publisher : CV. Alim's Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/simpati.v2i1.524

Abstract

This research was motivated by the writing ability of class VII participants which was still not optimal. All of this is based on the fact that interest in writing is still low, difficulty in expressing ideas or ideas into narrative texts, often looking at original texts when creating stories or essays. This research aims to describe the application of the "Ada Tawa Ceria" strategy and short film media by Elka Sinema in learning to write narrative texts for class VII students at SMPN 25 Semarang for the 2022/2023 academic year. This research uses a qualitative approach. Data collection techniques use test and non-test techniques. The test technique consists of assigning narrative text writing skills according to the short film shown by paying attention to the structure of the narrative text. Non-test techniques include observation, interviews, questionnaires and documentation. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the "Ada Tawa Ceria" strategy and short film media can be applied to students, especially when learning Indonesian with narrative text learning material. This learning strategy and learning media can be an alternative for teachers in teaching narrative text material.
Imbuhan Ter- dalam Slang Media Sosial Twitter Mualafina, Rawinda Fitrotul
TRANSFORMATIKA Vol 6, No 2 (2022): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v6i2.6219

Abstract

The aim of this study was to describe form, process of formation, and function of slang with affixes ter- usage in twitter. The method used is padan with simak and catat techniques. The results obtained are (1) slang found on two kind of form: single word and reduplication; (2) slang found on some processes: attachment affixes to basic word, foreign language vocabularies, local language, acronyms, and slang; (3) the slang usage function are for language game, express speaker’s feeling, and euphemisms.