Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

STRATEGY PROFILE OF TEACHERS MOVING IN MATHEMATICS LEARNING IN CLASS IV IN PRIMARY SCHOOL Anjlika Rahayu; yantoro .; Andi Gusmaulia Eka Putri
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i1.1445

Abstract

This research aims to describe the strategy profile of driving teachers in planning, implementing and evaluating mathematics learning in elementary schools. This research was conducted at Jambi City State Elementary School (SD) 1/IV in the even semester of the 2022/2023 academic year. The results of this research indicate that teachers who are active in learning mathematics carry out several steps and learning strategies. The strategy used when planning mathematics learning in class IV is to carry out a diagnostic assessment, understand CP so that it can be reduced to TP and ATP, express each learning activity process in the form of a mathematics teaching module document, prepare teaching tools that support mathematics learning, and manage the environment. class to be conducive to learning mathematics. The learning implementation strategy is to carry out differentiation techniques for mathematical content, processes and products. The strategy profile used by driving teachers in mathematics learning can be used as an example for other teachers in implementing learning that refers to the independent curriculum.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI PENYAJIAN DATA BERBANTUAN MEDIA PAPAN DIAGRAM DI KELAS V SD Christia Desiana Sidauruk; Yantoro; Andi Gusmaulia Eka Putri
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v6i2.1625

Abstract

This research aims to describe the implementation of the use of the problem based learning (PBL) model in data presentation material assisted by diagram board media in class V elementary school to improve student learning outcomes. This type of research is Classroom Action Research (PTK). Research instruments include documentation, observation sheets, tests and interviews. The research subjects were class V students at SDN 80/I Muara Bulian, totaling 19 students, 11 students and 8 female students. The results obtained include the pre-action stage, the average score obtained by students was 43.33, then in the post test carried out in cycle 1 there was an increase in the average score of students, namely 66.31, and in the post test carried out in cycle 2, there was another increase in the average score, namely 80. Based on the results of the research, it can be concluded that the application of the PBL model assisted by diagram board media in improving student learning outcomes in class V elementary school has gone well and has increased
Peran Komunitas Belajar Guru dalam Mendukung Inovasi Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Fadhilla Rahman; Ahmad Hariandi; Andi Gusmaulia Eka Putri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8728

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut sekolah dasar untuk mengimplementasikan pembelajaran berbasis platform digital, namun keterbatasan kompetensi guru dan pendampingan profesional masih menjadi kendala dalam penerapannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunitas belajar guru dalam mendukung inovasi platform pembelajaran digital di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di SDN 13/I Muara Bulian, dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, ketua komunitas belajar guru, dan guru-guru yang terlibat aktif dalam komunitas belajar. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas belajar guru berperan sebagai sarana pengembangan kompetensi profesional guru, media difusi dan pendampingan inovasi pembelajaran digital, serta penguat kolaborasi dan keberlanjutan praktik pembelajaran berbasis teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan optimalisasi komunitas belajar guru intra-sekolah sebagai strategi berkelanjutan dalam mendukung transformasi pembelajaran digital di sekolah dasar.
Strategi Manajemen Perubahan Guru dalam Optimalisasi Penggunaan Platform Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar Jihan Maharani; Ahmad Hariandi; Andi Gusmaulia Eka Putri
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 3 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i3.8836

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan transformasi digital dalam pembelajaran sekolah dasar yang belum diimbangi dengan perencanaan dan pengelolaan perubahan secara sistematis oleh guru. Guru sebagai agen perubahan masih menghadapi keterbatasan dalam perencanaan, pengembangan kompetensi, serta pemanfaatan platform pembelajaran digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen perubahan guru dalam mengoptimalkan penggunaan platform pembelajaran digital di SD Negeri 13/I Muara Bulian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan model analisis studi kasus menurut Yin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penggunaan platform pembelajaran digital belum terintegrasi dalam kebijakan sekolah dan masih bersifat individual, bergantung pada inisiatif guru, kesiapan siswa, serta ketersediaan perangkat. Pengembangan kompetensi guru juga belum terstruktur, karena pelatihan digital bersifat insidental dan belum menjadi fokus utama dalam kegiatan komunitas belajar. Pemanfaatan platform digital lebih didasarkan pada persepsi kemanfaatan dan kemudahan penggunaan, sehingga variasi penggunaan antar kelas cukup signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa sekolah masih berada pada tahap awal perubahan (unfreezing), di mana kesadaran akan pentingnya teknologi sudah terbentuk, namun belum didukung oleh visi, strategi, dan kebijakan perubahan yang jelas. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kebijakan sekolah, perencanaan strategis, serta pengembangan kompetensi guru secara berkelanjutan agar transformasi digital pembelajaran dapat berjalan efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
PENERAPAN FEEDBACK BERBASIS ASSESMENT FOR LEARNING OLEH GURU UNTUK MENINGKATKAN KETERLIBATAN SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS DI SEKOLAH DASAR Aulia Fitriana Adrian; Kartika Meilani; Wulan Dari; Dwi Wardhani; Andi Gusmaulia Eka Putri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.59038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman manajerial guru dalam mengelola feedback berbasis Assessment for Learning (AfL) pada pembelajaran IPAS di kelas III SDN 187/I Teratai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian sebanyak 15 siswa dan seorang guru kelas. Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan dengan melibatkan satu guru kelas dan 15 siswa sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data dilaksanakan melalui observasi terstruktur, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Temuan mengungkap bahwa guru mengimplementasikan tiga bentuk strategi feedback, yaitu feedback lisan, tertulis, dan tindak lanjut. Feedback lisan menjadi strategi yang paling sering digunakan karena dianggap efektif dalam merespons kebutuhan siswa secara langsung. Namun, guru masih menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, heterogenitas kemampuan siswa, dan rendahnya keterlibatan siswa dalam memanfaatkan feedback. Penggunaan LKPD Interaktif Berbasis QR Code turut mendukung efektivitas pembelajaran dan membantu siswa lebih aktif memahami materi. Penerapan feedback berbasis AfL terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep, kemampuan berpikir kritis, dan kualitas pembelajaran IPAS secara keseluruhan.
PENERAPAN METODE MEMBACA NYARING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR: SYSTEMATIC LITERATURE STUDY Maudy Aprilia; Geby Chrilda Putri Abdi; Ardya Syaqibilla Nadine; Siti Aminah; Andi Gusmaulia Eka Putri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14591

Abstract

This study aims to describe the application of the read aloud method in Indonesian language learning and analyze the extent to which this method can improve early reading skills in first-grade elementary school students. This research employs a Systematic Literature Study (SLS) approach guided by the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) framework. A total of 120 articles were identified from Google Scholar, published between 2020 and 2026. After deduplication and systematic screening based on inclusion and exclusion criteria, 15 articles were selected for final analysis. Findings consistently demonstrate that the read aloud method effectively develops phonemic awareness, letter recognition, and reading fluency among first-grade students. The level of developmental achievement increased from 32.74 at pre-intervention to 50 at the end of the second cycle. Two critical success factors were identified: the quality of teacher-student interaction and the selection of developmentally appropriate texts. Teachers who employed expressive intonation, varied facial expressions, and open-ended questions significantly enhanced student comprehension and engagement. Texts featuring high sound repetition and rhyme patterns facilitated letter-sound correspondence mapping more effectively. The holistic approach of read aloud proved more inclusive for students with limited pre-school literacy exposure, as it allows meaning-first entry into reading rather than requiring sequential letter mastery. This study contributes to early literacy theory by identifying the auditory-visual dual processing mechanism as the cognitive basis for the method's effectiveness, and offers practical implications for literacy program development in Indonesian elementary schools.