Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengembangan Media Video Animasi Sparkol Videoscribe di UPTD SD Negeri 128 Barru Usman, Usman; Lukman, Lukman; Sultan, Muhammad Asrul; Marhani, Marhani; Iyan, Iyan
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis video animasi menggunakan aplikasi Sparkol VideoScribe sebagai upaya mendukung proses belajar mengajar yang lebih menarik dan interaktif bagi guru di UPTD SD Negeri 128 Barru.. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas di UPTD SD Negeri 128 Barru sebanyak 16 orang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan melalui Sparkol VideoScribe memenuhi kriteria kelayakan berdasarkan penilaian ahli materi, ahli media, dan respon pengguna. Media ini dinilai efektif dalam membantu guru menyampaikan materi secara visual dan menarik, serta meningkatkan minat belajar siswa. Dengan demikian, media berbasis video animasi ini layak digunakan sebagai alternatif pendukung pembelajaran di sekolah dasar.Kata kunci: Pengembangan media, Sparkol VideoScribe, Guru, Sekolah Dasar.
Talking Stick Terhadap Kemampuan Menyimak Bahasa Inggris Sultan, Muhammad Asrul; Usman, Usman; Syam, Natriani; Jannah, Miftahul; Wilamcahya, Wilamcahya
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2025 : PROSIDING EDISI 1
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan menyimak siswa dan pengaruh model pembelajaran Talking Stick terhadap Kemampuan Menyimak Bahasa Inggris pada materi Parts of Our Body siswa kelas V UPTD SD Negeri 47 Parepare. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimental dalam bentuk Pretest-Posttest One Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa UPTD SD Negeri 47 Parepare sedangkan sampelnya adalah siswa kelas V. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes pilihan ganda. Teknik analisis data yaitu dengan uji Paired sample t-test. Berdasarkan hasil analisis statistik inferensial menunjukkan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,5, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, simpulan dari penelitian ini adalah terdapat peningkatan nilai kemampuan menyimak Bahasa Inggris siswa sebelum dan sesudah diberikan pengajaran berupa model pembelajaran Talking Stick di kelas V UPTD SD Negeri 47 ParepareKata Kunci: Model Pembelajaran Talking Stick, Kemampuan Menyimak, Bahasa Inggris, Parts of Our Body
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA UPTD SD NEGERI 77 PAREPARE Usman; Sultan, Muhammad Asrul; Nurhaliza A.L., Andi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.31974

Abstract

This study objective to determine the effect of using Wordwall learning media on student achievement and reading skills of students of Bahasa Indonesia subjects UPTD SD Negeri 77 Parepare. This research uses quantitative methods with experimental research in the form of one group pretest-posttest. The population of this study were all students at UPTD SD Negeri 77 Parepare. with a sample 20 class v students using random sampling technique. Data collection was carries out by giving initial tests and final tests to measure student achievement before and after the use of Wordwall student achievement and reading skills of students in Bahasa Indonesia subject. The data analysis technique used was paired sample t-test to test average difference in learning outcomes before and after treatment. This finding indicates a significant difference between student learning media on improving the student achievement before and after using Wordwall learning media. Thus, it can be concluded that there is a positive and significant effect of using Wordwall learning media on improving the outcomes of reading skills in Bahasa Indonesia subjects of grade V students of UPTD SD Negeri 77 Parepare.
Pelatihan Pembuatan Hands-On Activity Berbasis AI untuk Meningkatkan Kemampuan Guru UPTD SDN 136 Barru dalam Integrasi Teknologi dengan Model TPACK Sultan, Muhammad Asrul; Syam, Natriani; Asti, Andi Fajar; Alfatih, Ainun Najib; Mukhlisa, Nurul
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2025:PROSIDING EDISI 7
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengingkatkan kemampuan guru sekolah dasar dalam mengintegrasikan teknologi berbasis Artifical Intelegence (AI) melalui pelatihan pembuatan hands-on activity menggunakan AI dengan pendekatan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK). Pemilihan topik pelatihan ini didasarkan pada hasil analisis situasi dan kebutuhan mitra di UPTD SDN 136 Barru yang menunjukkan bahwa guru-guru di sekolah tersebut masih menghadapi beberapa kendala dalam penerapan teknologi pendidikan. Berdasarkan observasi dan diskusi awal dengan pihak sekolah, ditemukan bahwa sebagian besar guru belum familiar dengan pemanfaatan berbagai platform AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Augmented Reality dalam pembuatan aktivitas pembelajaran yang bersifat eksploratif. Selain itu, minimnya pelatihan yang mengajarkan integrasi AI dengan pendekatan konkret seperti Concrete–Pictorial–Abstract (CPA) dan model TPACK menyebabkan guru kesulitan menggabungkan aspek teknologi, pedagogi, dan konten dalam proses belajar mengajar. Kegiatan dilaksanakan di UPTD SDN 136 Barru dan dihadiri oleh 10 orang guru. Metode pelaksanaan mencakup tahap sosialisasi, pelatihan teori dan praktik, pendampingan serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait dengan penerapan AI dalam pembelajaran berbasis eksplorasi. Guru mampu membuat aktivitas pembelajaran menggunakan ChatGPT, Canva AI, dan Augmented Reality yang lebih interaktif dan kontekstual. Pengabdian ini berhasil memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar, serta memberikan dampak positif terhadap kesiapan guru menghadapi era pendidikan digital.Kata kunci: Hands-on activity, Artificial Intelegence, TPACK, pelatihan guru, pendidikan sekolah dasar
Islamic Family Education in Developing Early Childhood Literacy: A Study of Parental Involvement in an Islamic Elementary School Indrawati Amrullah Tajrin; Lina Revilla Malik; Syarifah Kurniaty Kahar; Muhammad Asrul Sultan
Borneo International Journal of Islamic Studies Vol. 8 No. 1 (2026): Borneo International Journal of Islamic Studies, Vol. 8(1), May 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bijis.v8i1.13545

Abstract

Biliteracy development during early childhood is increasingly recognized as an important educational goal in multilingual societies. While previous studies have highlighted the role of parental involvement in supporting children's literacy development, limited research has examined these practices through the lens of Islamic Family Education. This study investigates how Islamic Family Education is implemented through parental involvement and explores its contribution to early childhood biliteracy development in an Islamic elementary school. Employing a qualitative case study design, the research was conducted at an Islamic elementary school in Indonesia involving 52 first-grade students and their parents. Data were collected through biliteracy assessments, including Running Records, Deep Dive, Translanguaging, and Dictation Tasks, as well as semi-structured interviews with parents. The findings reveal that Islamic Family Education was enacted through literacy habituation, educational assistance and supervision, language support, and the creation of literacy-supportive home environments. These practices provided children with continuous opportunities to engage in literacy and bilingual learning beyond formal schooling. Assessment results showed that most students had reached the emergent biliteracy stage, with reading fluency representing the strongest dimension of biliteracy development, while translanguaging remained the most challenging. The study further demonstrates that parental involvement contributed to children's reading fluency, comprehension, vocabulary acquisition, phonological awareness, and emerging bilingual competencies. Theoretically, the study extends biliteracy research by conceptualizing parental involvement as an enactment of Islamic Family Education rather than merely a home literacy practice. It concludes that biliteracy development can be understood as an educational outcome of family-based Islamic educational practices and parental tarbiyah.
UNDERSTANDING FRESHMEN STUDENTS’ PERCEPTIONS OF BASIC ENGLISH SKILLS, LEARNING BARRIERS, AND STRATEGIES IN AN INDONESIAN UNIVERSITY Ferawaty Syam; Annery Fienta; Muhammad Asrul Sultan; Hardianti
International Journal of Research on English Teaching and Applied Linguistics Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bone

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30863/ijretal.v6i2.10701

Abstract

This study investigates freshmen students’ self-perceived basic English abilities in a non-English department at an Indonesian university. Using a descriptive quantitative survey design, data were collected from 101 participants through a six-item multiple-choice questionnaire administered via an online survey platform. The findings reveal that most students rate their overall English proficiency as poor and show low confidence in using English in daily contexts. Speaking and listening emerged as the most frequently identified weak skills, while grammar, vocabulary, fluency, and reading comprehension were cited as major challenges. Students’ experiences learning English in high school were mixed, with many reporting inadequate preparation for university-level demands. In terms of learning strategies, students primarily relied on self-study and reading, with fewer attending formal courses, and some reporting no deliberate strategy at all. These results suggest a gap between students’ secondary education experiences and their readiness for academic English tasks. The study highlights the need for universities to provide early support focusing on communicative competence, foundational language skills, and confidence-building activities. Limitations include the exclusive use of self-reported data, a limited number of survey items, and a single-site sample. Recommendations for future research include larger samples, mixed-methods approaches, longitudinal studies, and evaluations of targeted interventions to improve students’ basic English competence
The The Effect Of Gamification Method On Students' Understanding Of Concepts On Food Chain ​​Material In Social Natural Sciences in Elementary Schools Muhammad Asrul Sultan; Muhammad Amran; Muhammad Rifky Darmawan
Jurnal Pendidikan Dasar dan Keguruan Vol 11 No 01 (2026): Volume 11 Nomor 1 2026
Publisher : Universitas Islam Ahmad dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/jpdk.v11i01.4380

Abstract

This study aims to investigate the effect of the gamification method on students' conceptual understanding of "Food Chain" topics within the IPAS subject (Natural and Social Sciences) at SD Muhammadiyah Parepare. A quantitative approach with a quasi-experimental, nonequivalent control group design was employed. The population included all Muhammadiyah elementary schools in Parepare, while the sample was selected via purposive sampling, consisting of 35 fifth-grade students: 18 in the experimental group (Class V.B) and 17 in the control group (Class V.A). Data were collected through a validated 30-item multiple-choice test and analyzed using the Independent Samples T-Test. The results revealed a significance value (2-tailed) of 0.000 (p < 0.05), leading to the rejection of the null hypothesis (H0​) and the acceptance of the alternative hypothesis (H1​). It is concluded that the implementation of the gamification method significantly enhances students' conceptual understanding of food chain material. These findings suggest that gamification serves as an effective pedagogical tool to improve students achievement in elementary science education.
Penerapan Model Pembelajaran VCT dalam Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Kelas V Nur Aulia Alya; Muhammad Asrul Sultan; Misnawati Misnawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62806

Abstract

Studi ini menelaah penerapan Model Pembelajaran Value Clarification Technique dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas V pada pelajaran Bahasa Indonesia di UPT SPF SD Negeri Mongisidi II. Pendekatan kualitatif dan jenis penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan tindakan penelitian ini dilakukan dalam 2 siklus diawali dengan kegiatan pra tindakan terdiri dari 4 tahapan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. peneliti menggunakan lembar observasi dan tes evaluasi pada setiap siklusnya. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VA UPTD SPF SD Negeri Mongisidi II. Pada tahun ajaran 2023/2024 yang berjumlah 29 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh selama pelaksanaan siklus I dan siklus II bahwa diperoleh hasil penelitian pada siklus I hasil yakni pada observasi model pembelajaran VCT pada aktivitas guru berada pada kualifikasi cukup(C). Sedangkan observasi hasil belajar siswa berada pada kualifikasi cukup (C) dan terjadi peningkatan pada siklus II yang berada pada kategori baik serta mencapai indikator yang telah ditetapkan dan Pada siklus II hasil penelitian model pembelajaran VCT siswa berada pada kualifikasi baik (B) Sedangkan observasi hasil belajar siswa berada pada kualifikasi baik (B). Simpulan penelitian ini adalah dengan menerapkan Model Pembelajaran Value Clarification Technique dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V UPTD SPF SD Negeri Mongisidi II.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Nur Afni Mutmainnah; Muhammad Asrul Sultan; Misnawati Misnawati
Pinisi Journal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol 6, No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70713/pjp.v6i2.62577

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah pada umumnya hasil belajar siswa pada kelas matematika rendah. Merancang pertanyaan penelitian dan metode untuk menjelaskan penerapan pembelajaran berbasis masalah untuk meningkatkan hasil matematika siswa kelas V UPT SPF SD Negeri Mongisidi II. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan penerapan model problem based learning,Meningkatkan pembelajaran siswa dalam matematika. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei efektivitas sekolah (PTK) yang terdiri dari 2 siklus pengumpulan data yang digunakan: observasi, tes dan dokumentasi. Keterampilan analisis data. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa yang berjumlah 29 orang.Apa ada siklus l hasil penelitian proses pelajaran observasi aktivitasku berada pada kualifikasi baik (B) sedangkan observasi aktivitas siswa berada pada kualifikasi cukup (C) dan hasil tes belajar pada kualifikasi kurang (K). Dan pada siklus kedua hari penting proses pembelajaran observasi aktivitas guru dan siswa berada pada kualifikasi baik (B) dan hasil tes belajar berada pada kualifikasi baik (B). Kesimpulan pada penelitian ini menerapkan model pembelajaran problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik Kelas V di UPT SPF SD Mongisidi ll.