Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh jus tomat dan Murottal Al-Quran terhadap kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Mellitus: The influence of tomato juice and Quranic Recitation (Murottal) on blood glucose levels in Diabetes Mellitus patients Fitria Kusnul Khotimah; Virgianti Nur Faridah; Rizky Asta Pramestirini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.2865

Abstract

Diabetes mellitus  merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Terapi nonfarmakologis seperti konsumsi jus tomat yang kaya likopen dan terapi murrotal Al-Qur’an yang bersifat relaksatif dinilai mampu membantu menurunkan kadar glukosa darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pemberian jus tomat dan terapi murrotal Al-Qur’an terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien DM di RSUD Karangkembang Babat. Penelitian ini menggunakan desain one group pre-post test design. Populasi penelitian sebanyak 52 responden dengan menggunakan teknik consecutive sampling didapatkan 34 responden. Intervensi terapi pemberian jus tomat dan mendengarkan murrotal surat Al-Mulk setiap pagi selama 7 hari. Penelitian menggunakan lembar observasi dan SOP. Data kemudian dilakukan uji normalitas dan data berdistribusi tidak normal dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebelum diberikan intervensi dari 34 responden (61,8%) memiliki kadar glukosa darah yang tinggi. Setelah diberikan intervensi memiliki kadar glukosa darah rendah. Berdasarkan hasil tersebut artinya adanya pengaruh pemberian intervensi jus tomat dan murrotal Al-Qur’an. Kombinasi jus tomat dan murrotal Al-Qur’an efektif menurunkan kadar glukosa darah pada pasien DM. Terapi ini dapat dijadikan sebagai terapi komplementer nonfarmakologis dalam pengelolaan DM.
Pengaruh gerakan sholat dan kompres parutan jahe terhadap penurunan nyeri dan fleksibilitas sendi pada pasien gout arthritis: The influence of prayer movements and compress of grated ginger on pain reduction and joint flexibility in gout arthritis patients Sukma Dewi Fitri Ary Ary; Virgianti Nur Farida; Trijati Puspita Lestari
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 12 No. 2 (2026): JiKep | Juni 2026
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v12i2.3223

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit akibat penumpukan kristal asam urat pada sendi yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, dan keterbatasan fleksibilitas, terutama pada lanjut usia. Intervensi nonfarmakologis diperlukan sebagai alternatif untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kemampuan gerak sendi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas kombinasi gerakan shalat (rukuk dan sujud) serta kompres parutan jahe terhadap penurunan nyeri dan peningkatan fleksibilitas sendi pada penderita gout arthritis. Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan pretest–posttest. Responden dipilih sesuai kriteria penelitian dan diberikan intervensi berupa kombinasi gerakan shalat serta kompres parutan jahe secara rutin. Intensitas nyeri diukur menggunakan Visual Analogue Scale (VAS), sedangkan fleksibilitas sendi dinilai melalui observasi Range of Motion (ROM). Data dianalisis menggunakan uji statistik yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi gerakan shalat dan kompres parutan jahe efektif menurunkan intensitas nyeri serta meningkatkan fleksibilitas sendi pada penderita gout arthritis. Efek hangat jahe membantu meningkatkan sirkulasi dan mengurangi persepsi nyeri, sedangkan gerakan shalat mendukung mobilitas sendi dan merangsang pelepasan endorfin. Intervensi ini berpotensi menjadi salah satu alternatif keperawatan nonfarmakologis untuk meningkatkan kenyamanan dan kemampuan aktivitas pasien gout arthritis.  
Pengaruh Terapi Foot Massage dan Dzikir Terhadap Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi di Desa Sidomlangean Kecamatan Kedungpring Kabupaten Lamongan Neli Agustina Andriyani; Rizky Asta Pramestirini; Virgianti Nur Faridah
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 6 No 1 (2025): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v6i1.1957

Abstract

Latar Belakang: Tekanan darah tinggi (hipertensi) yang tidak terkontrol dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan hipertensi permanen dan meningkatkan risiko komplikasi kardiovaskular. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi foot massage dan dzikir terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pre-post test design. Populasi berjumlah 38 orang, dan melalui teknik simple random sampling diperoleh 35 responden. Terapi foot massage dan dzikir diberikan 3 kali dalam seminggu selama 15 menit per sesi. Instrumen penelitian meliputi sphygmomanometer, lembar observasi, dan SOP. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi tidak normal (p = 0,024), sehingga analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat pengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05), dengan rata-rata selisih tekanan darah sistolik sebesar 35,11 mmHg dan diastolik sebesar 4,85 mmHg. Kesimpulan: Terapi foot massage dan dzikir dapat digunakan sebagai alternatif terapi nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.
Pengaruh Kompres Dingin Dan Myofacial Release Terhadap Penurunan Nyeri Akibat Cedera Otot Pada Ekstrakurikuler Tapak Suci Fadhli Azmi Susilo; Virgianti Nur Faridah; Rizky Asta Pramestirini
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 11 No 2 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: Muscle injuries are among the most common occurrences in the Tapak Suci extracurricular program, whether during training sessions or competitive events. If left untreated, such injuries can disrupt daily activities, necessitating interventions like cold compress therapy and myofascial release to manage pain effectively. This study aims to examine the effect of cold compress therapy and myofascial release on pain reduction in members of the Tapak Suci extracurricular program at Al-Mizan Muhammadiyah Islamic Boarding School, Lamongan. Methods: An analytic correlational study with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 117 nurses selected through cluster random sampling. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Spearman rho test via SPSS software. Results: The results indicate a significant effect of cold compress therapy and myofascial release on pain reduction. demonstrating the effectiveness of these interventions in alleviating muscle pain. Conclusion: Members of the Tapak Suci extracurricular program are encouraged to learn and apply these therapeutic techniques for future injury management. Additionally, further studies should compare different therapeutic interventions across groups to enhance understanding of optimal pain management strategies.
Pengaruh Clitoria Ternatea Tea dan Dzikir Asmaul Husna Terhadap Kualitas Tidur Hipertensi Di Puskesmas Mantup Analisa Shendy Herwati; Virgianti Nur Faridah; Rizky Asta Pramestirini
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i6.1567

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang rentan menyebabkan gangguan tidur dan memicu kenaikan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kombinasi terapi clitoria ternatea tea dan dzikir Asmaul Husna terhadap kualitas tidur pasien hipertensi. Desain penelitian menggunakan pre-experimental (one group pretest-posttest design), dimana populasi sebanyak 171 orang, dan  sampel didapatkan 70 pasien dengan teknik purposive sampling. Intervensi terapi pemberian clitoria ternatea tea dan mendengarkan dzikir Asmaul Husna setiap malam sebelum tidur selama 7 hari. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner PSQI, lembar observasi, SOP tekanan darah, konsumsi clitoria ternatea tea dan dzikir Asmaul Husna. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Sign Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi sebagian besar responden berada pada kategori kualitas tidur sedang (54,3%), setelah diberikan intervensi responden mengalami perbaikan signifikan ke kategori sedang (44,3%) serta baik (42,9%), dengan rerata skor PSQI menurun sebesar 8 poin. Hasil analisis menunjukan terdapat pengaruh secara signifikan dengan nilai p-value 0,000 (p <0,05). ecara fisiologis dan psikologis, kombinasi terapi ini bekerja merangsang reseptor GABA, menekan sekresi hormon kortisol, serta mengaktifkan sistem saraf parasimpatis, sehingga efektif meredakan stres psikofisiologis dan meningkatkan kualitas tidur pasien hipertensi.