Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penyuluhan Kesiapsiagaan Gempa Bumi di Sekolah Menengah Atas Labschool Kota Palu Salmawati, Lusia; Pertiwi, Pertiwi; Syahrir, Muhammad Sabri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v3i1.220

Abstract

Salah satu alternatif untuk mengurangi dampak kerugian yang di timbulkan oleh bencana gempa bumi adalah dengan melakukan upaya pencegahan seperti melakukan simulasi keadaan darurat (gempa bumi), memberikan pengetahun dan pengalaman para civitas akademika di SMA Labschool Kota Palu terkait apa yang harus mereka lakukan jika berada pada kondisi keadaan darurat. Kegiatan pengabdian ini melakukan penyuluhan berupa pentingnya kesiapsiagaan terkait keadaan darurat gempa bumi dan pemberian materi terkait kegiatan simulasi. Kegiatan ini dihadiri sekitar 36 orang yang terdiri dari tim pengabdi, guru dan seluruh siswa SMA Labschool Kota Palu. Para siswa sangat antusias mendengarkan materi tentang simulasi bencana gempa bumi di sekolah, sehingga apa yang disampaikan bisa dilaksanakan atau dipraktekan di sekolah saat terjadi gempa bumi nantinya. Setiap akhir sesi simulasi ,narasumber selalu memberikan kesempatan kepada para siswa untuk bertanya bila ada hal yang kurang di pahami dan dimengerti dari isi materi penyuluhan simulasi atau ada pengalaman pengalaman yang di dapatkan diluar dan ada kaitannya dengan materi penyuluhan simulasi. Pemateri menjawab semua pertanyaan para peserta secara langsung dan didiskusikan secara bersama sama karena pemateri juga ingin para peserta mempunyai kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya
Factors Influencing the Performance of Health Workers at Pattingalloan Community Health Center, Pinrang Regency Satria, Muhammad Aji; Hilintang, Rendhar Putri; Syahrir, Muhammad Sabri
Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Vol. 3 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/medicor.v3i2.719

Abstract

This study aims to analyze how leadership, motivation, and discipline influence the performance of healthcare workers at Puskesmas Pattingalloan, Kabupaten Pinrang, Indonesia. Workforce performance is a key determinant of service quality, especially in rural and resource-limited contexts. Using a quantitative cross sectional design, data were collected from 98 health workers through validated Likert scale questionnaires and analyzed using chi square tests and ordinal logistic regression. The results show that leadership, motivation, and discipline significantly affect performance. Participative and communicative leadership styles were strongly linked to higher productivity and staff commitment. Health workers with high levels of intrinsic and extrinsic motivation were notably more consistent and effective in service delivery. Likewise, strong adherence to disciplinary standards, including punctuality and professional responsibility, correlated with improved performance and patient satisfaction. These findings reinforce existing theories on transformational leadership and motivational dynamics, especially within decentralized healthcare systems. This study offers valuable policy implications for strengthening human resource management at the primary care level. Integrating leadership development, sustainable motivation programs, and supportive disciplinary frameworks can foster a culture of accountability and efficiency. The insights generated contribute to the global discourse on healthcare workforce optimization and provide direction for future empirical studies.
Strengthening Preventive Health Services in Urban Indonesia: A Qualitative Study from Puskesmas Kuta Alam Arwan; Syam, Sadli; Firmansyah; Syahrir, Muhammad Sabri; Satria, Muhammad Aji; Hilintang, Rendhar Putri
Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Vol. 3 No. 3 (2025): July 2025
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/medicor.v3i3.720

Abstract

This study specifically examines how promotive and preventive health strategies are implemented in Puskesmas Kuta Alam, Banda Aceh, Indonesia, to address the challenges of urban health services. This study aims to explore the implementation dynamics of these strategies at Puskesmas Kuta Alam, an urban public health center in Banda Aceh, Indonesia. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis, focusing on four themes: communication, resources, staff disposition, and bureaucratic structure. Findings reveal that while health promotion efforts exist, they are constrained by unidirectional communication practices, low community engagement, and a lack of culturally adapted messaging. Human resource limitations, including an absence of trained personnel and insufficient educational infrastructure, further weaken program effectiveness. Staff demonstrated moral commitment to preventive care but lacked formal training and policy literacy, leading to inconsistent implementation of national health regulations. Moreover, the absence of a clearly defined organizational structure for promotive preventive programs resulted in poor coordination and accountability. These insights highlight the systemic challenges faced by Puskesmas in Banda Aceh in translating health policy into practice. The study recommends adopting participatory communication strategies, enhancing training and infrastructure, and establishing a dedicated institutional unit for preventive services. By contributing to the growing body of knowledge on primary health care implementation in LMICs, the study offers evidence based recommendations to strengthen health promotion capacity at the local level.
Digital Health Innovation and Public Trust in Pandemic Preparedness Nirwan, Multy Syaddam; Arwan; Syam, Sadli; Firmansyah; Syahrir, Muhammad Sabri; Satria, Muhammad Aji; Hilintang, Rendhar Putri
Medicor : Journal of Health Informatics and Health Policy Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Indonesian Scientific Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61978/medicor.v2i2.1058

Abstract

This narrative review examines the role of digital health technologies and big data analytics in pandemic preparedness, with particular reference to COVID-19. The objective was to synthesize evidence on how technological innovations supported healthcare and education during crises and to identify barriers that limit their effectiveness. Literature searches were conducted across PubMed, Scopus, Web of Science, and Google Scholar, focusing on empirical studies, case analyses, and systematic reviews related to telehealth, artificial intelligence, digital dashboards, and citizen science initiatives. The review found that digital innovations enabled remote consultations, predictive modeling, and real-time monitoring, which reduced pressure on health systems and informed public policy. Evidence highlighted the value of visual analytics and community-driven data in filling information gaps. However, infrastructural limitations, weak governance, and low public trust constrained adoption, particularly in low- and middle-income countries. Comparative analyses showed that countries with strong infrastructures and transparent policies, such as Taiwan and South Korea, achieved more effective outcomes than regions with limited technological readiness. These findings indicate that digital health tools are powerful enablers of crisis response but insufficient in isolation. Sustainable integration requires investment in infrastructure, capacity-building, transparent communication, and participatory approaches. Embedding these reforms into health systems will be critical to ensure equitable access, strengthen resilience, and optimize the benefits of technological innovation for future pandemic preparednessof technological innovations in global health preparedness.
Analisis Human Factor Dalam Penggunaan Sumi Tori Sebagai Alat Kerja di Industri Makanan Mihara Prefektur Hirosima, Jepang Jumriani, Andi Fita; Syahrir, Muhammad Sabri
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i10.4980

Abstract

Industri makanan modern menuntut efisiensi, keselamatan, dan kenyamanan kerja yang tinggi, termasuk dalam penggunaan alat bantu seperti Sumi Tori yang berfungsi memotong dan membersihkan bahan makanan secara presisi. Penggunaan alat ini secara berulang tanpa memperhatikan aspek ergonomi dapat menimbulkan kelelahan otot dan cedera kerja, sehingga perlu dikaji dari sisi faktor manusia (human factor). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan melibatkan 20 pekerja di industri makanan wilayah Mihara, Prefektur Hiroshima. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia 30 tahun ke atas (65%), seluruhnya laki-laki (100%), dan menggunakan Sumi Tori setiap hari; sebanyak 30% mengalami cedera dan 75% merasa tidak nyaman meskipun alat dinilai cukup aman dan ergonomis. Faktor penyebab utama ketidaknyamanan meliputi berat alat, getaran, desain pegangan, serta posisi kerja yang tidak sesuai. Kesimpulannya, faktor manusia berperan penting dalam efektivitas dan keselamatan penggunaan Sumi Tori, sehingga diperlukan penyempurnaan desain berbasis ergonomi untuk meningkatkan kenyamanan, keselamatan, dan produktivitas kerja di industri makanan.
Factors Affecting Work Fatigue in Workers of Process Plan Department Area at PT Citra Palu Minerals Muhammad Sabri Syahrir; Lusia Salmawati; Muhammad Zikra; Arwan
Tadulako Social Science and Humaniora Journal Vol. 4 No. 2 (2024): Tadulako Social Science and Humaniora Journal
Publisher : LPPM Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/sochum.v5i1.17182

Abstract

Work fatigue is a condition that causes a decrease in a person's efficiency and performance, so it can increase the occurrence of work accidents, and harm themselves and their companies, due to decreased productivity. The purpose of this study was to examine the effect of length of service, nutritional status, and workload on work fatigue in the processing planning department area at PT Citra Palu Minerals. This study uses quantitative research with a Cross-Sectional approach. The sampling technique in this study was determined by incidental sampling with a total sample of 54 respondents. Data collection using questionnaires, measuring instruments finger pulse oximeter, and body mass index calculation. Data analysis used is univariate, bivariate, and multivariate analysis. The results showed workload p value = 0.006 means it has a relationship with fatigue, nutritional status p value = 1,000 and tenure has p value = 0.188 means it does not have a significant relationship to fatigue in workers. The most influential factor on fatigue is workload with an Exp (B) value = 7.500.
Penyuluhan Manajemen Bencana Gempa Bumi pada Guru Sekolah Dasar Inpres Binangga Kabupaten Sigi Syahrir, Muhammad Sabri; Syam, Sadli
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Dedikatif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v5i1.1489

Abstract

Kabupaten Sigi adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah tercatat sebagai daerah rawan gempa dikarenakan mempunyai aktivitas tektonik yang terbilang tertinggi di Indonesia, penyuluhan manajemen bencana merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan elemen sekolah terhadap potensi bencana di Indonesia, khususnya di Sekolah Dasar Inpres Binangga Kapupaten Sigi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan Manajemen Bencana pada Guru Sekolah Dasar Inpres Binangga, Kabupaten Sigi. Tahapan pelaksanaan kegiatan penyuluhan adalah kegiatan pengabdian ini akan diawali dengan melakukan pre-test, kemudian melakukan penyuluhan dan tahapan terakhir yaitu melakukan post-test untuk melihat perubahan pengetahuan, setelah itu dilakukan post test, kemudian langkah terakhir yang dilakukan adalah perhitungan skor pre test dan post test, hasil penelitian ini didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan pada guru Sekolah Dasar Inpres Binangga sebanyak 80%. Adapun kesimpulan dalam pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada Guru Sekolah Dasar Inpres Binangga setelah dilakukan penyuluhan. Disarankan pada guru Sekolah Dasar Inpres Binangga untuk menerapkan pengetahuan manajemen bencana yang didapatkan setelah di berikan penyuluhan
Work-Related Musculoskeletal Symptoms in Ground Handling Crewsat Mutiara Sis Al-Jufri Airport Aji, Muhammad; Cornelis, Leonard Crystianmars; Syahrir, Muhammad Sabri; Rau, Muhammad Jusman; Hilintang, Rendhar Putri
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 3 (2025): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/de4spn26

Abstract

Musculoskeletal disorders are conditions characterized by symptoms ranging from mild discomfort to severe pain in the musculoskeletal area caused by improper work practices. Musculoskeletal complaints affect approximately 1.71 billion people globally and are the leading cause of disability worldwide. Improper manual material handling, such as incorrect lifting and carrying techniques, can exacerbate musculoskeletal symptoms such as pain, discomfort, and sleep disturbances, ultimately reducing productivity—particularly among airport ground handling personnel. Several factors, including age, working posture, body mass index (BMI), and length of employment, may contribute to these complaints. This study aimed to examine the association between age, working posture, BMI, and years of service with musculoskeletal complaints among ground handling workers at the apron area of Mutiara SIS Al-Jufri Airport, Palu, in 2025. A quantitative approach with a cross-sectional study design was employed, involving 41 ground handling personnel selected using a total sampling technique. Data analysis using chi-square and Fisher’s exact tests revealed significant relationships between working posture (p = 0.015) and years of service (p = 0.021) with musculoskeletal complaints, while age (p = 0.130) and BMI (p = 1.000) showed no significant association. It is recommended that workers communicate effectively with their team to distribute workloads, maintain an ideal body weight, implement job rotation, and maintain proper posture when handling materials.
Faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) pada akseptor KB di wilayah kerja Puskesmas Kawatuna Kota Palu Siska; Sitti Radhiah; Elvaria Manto; Muhammad Sabri Syahrir
Indonesian Journal of Interdisciplinary Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan kontrasepsi IUD ialah pilihan terbanyak di Puskesmas Kawatuna denganTarget RPJMN yang akan menjangkau 66%, Sulawesi tengah ada di urutan ke 16 melalui jangkauan KB aktif terbanyak 62.5%.Cakupan MKJP secara nasional berada pada target 28% dan Puskesmas Kawatuna termasuk layanan kesehatan IUD yang banyak di tahun 2023 (22%). Tujuan ini untuk menganalisis penyebab yang berkaitan dengan atensi akseptor KB berkenaan pemakaian kontrasepsi IUD pada wilayah kerja Puskesmas Kawatuna. Jenis kuantitatif dengan desain pendekatan cross sectional study. Populasi akseptor KB yang memakai kontrasepsi berasaskan data pada tahun 2023 di UPTD Puskesmas Kawatuna sejumlah 310 jiwa. Sampel sejumlah 174 jiwa didapat teknik simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariate dengan uji statistik dan uji chi-square dengan perbandingan p-value <0,05 hasil uji Chi‑square menunjukkan bahwa pendidikan (p=0,000), pengetahuan (p=0,000), dukungan suami (ρ=0,000), dan peran petugas kesehatan (ρ=0,000) berkaitan dengan atensi ibu dalam pemakaian KB IUD. Bagi petugas kesehatan agar mendorong sosialisasi dan pemberian penyuluhan secara tepat dengan jelas, mengenai manfaat, jenis, dan keuntungan yang diperoleh dari penggunaan MKJP pada PUS, partisipasi suami dengan ikut mendampingi pasanganya baik saat konseling maupun pemasangan.
Analisis Ergonomi dan Hubungannya dengan Kejadian Low Back Pain pada Pekerja di Industri Pengolahan Makanan di Jepang Ardiansyah, Ardiansyah; Sabri Syahrir, Muhammad; Pertiwi, Pertiwi; Bengan Laba, Stefiani
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5633

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling sering dialami pekerja dan berkaitan kuat dengan faktor ergonomi di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman pekerja industri pengolahan makanan di Jepang terkait kondisi ergonomi dan kejadian LBP. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, penelitian dilakukan pada Januari–Juni 2025 dan melibatkan tiga informan dari bagian produksi adonan, penyiapan toping, dan pengemasan yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil wawancara menunjukkan bahwa seluruh informan pernah mengalami LBP, terutama saat melakukan aktivitas membungkuk, berdiri lama, serta mengangkat beban berat dan berulang. Beban kerja fisik yang tinggi, postur kerja tidak ergonomis, minimnya alat bantu ergonomi, kurangnya pelatihan, dan jam kerja panjang teridentifikasi sebagai faktor pemicu utama. Selain itu, lingkungan kerja yang menuntut kecepatan produksi menyebabkan peningkatan kelelahan otot dan memperburuk keluhan punggung bawah. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan intervensi ergonomi seperti penyediaan alat bantu, penyesuaian stasiun kerja, serta pelatihan prosedur kerja yang benar untuk mencegah kejadian LBP pada pekerja industri pengolahan makanan di Jepang.