Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penyuluhan Manajemen Bencana Gempa Bumi pada Guru Sekolah Dasar Inpres Binangga Kabupaten Sigi Syahrir, Muhammad Sabri; Syam, Sadli
Jurnal Dedikatif Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Dedikatif: Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/dedikatifkesmas.v5i1.1489

Abstract

Kabupaten Sigi adalah salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Sulawesi Tengah tercatat sebagai daerah rawan gempa dikarenakan mempunyai aktivitas tektonik yang terbilang tertinggi di Indonesia, penyuluhan manajemen bencana merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan elemen sekolah terhadap potensi bencana di Indonesia, khususnya di Sekolah Dasar Inpres Binangga Kapupaten Sigi. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait dengan Manajemen Bencana pada Guru Sekolah Dasar Inpres Binangga, Kabupaten Sigi. Tahapan pelaksanaan kegiatan penyuluhan adalah kegiatan pengabdian ini akan diawali dengan melakukan pre-test, kemudian melakukan penyuluhan dan tahapan terakhir yaitu melakukan post-test untuk melihat perubahan pengetahuan, setelah itu dilakukan post test, kemudian langkah terakhir yang dilakukan adalah perhitungan skor pre test dan post test, hasil penelitian ini didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan pada guru Sekolah Dasar Inpres Binangga sebanyak 80%. Adapun kesimpulan dalam pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan pada Guru Sekolah Dasar Inpres Binangga setelah dilakukan penyuluhan. Disarankan pada guru Sekolah Dasar Inpres Binangga untuk menerapkan pengetahuan manajemen bencana yang didapatkan setelah di berikan penyuluhan
Work-Related Musculoskeletal Symptoms in Ground Handling Crewsat Mutiara Sis Al-Jufri Airport Aji, Muhammad; Cornelis, Leonard Crystianmars; Syahrir, Muhammad Sabri; Rau, Muhammad Jusman; Hilintang, Rendhar Putri
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 16 No. 3 (2025): Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/de4spn26

Abstract

Musculoskeletal disorders are conditions characterized by symptoms ranging from mild discomfort to severe pain in the musculoskeletal area caused by improper work practices. Musculoskeletal complaints affect approximately 1.71 billion people globally and are the leading cause of disability worldwide. Improper manual material handling, such as incorrect lifting and carrying techniques, can exacerbate musculoskeletal symptoms such as pain, discomfort, and sleep disturbances, ultimately reducing productivity—particularly among airport ground handling personnel. Several factors, including age, working posture, body mass index (BMI), and length of employment, may contribute to these complaints. This study aimed to examine the association between age, working posture, BMI, and years of service with musculoskeletal complaints among ground handling workers at the apron area of Mutiara SIS Al-Jufri Airport, Palu, in 2025. A quantitative approach with a cross-sectional study design was employed, involving 41 ground handling personnel selected using a total sampling technique. Data analysis using chi-square and Fisher’s exact tests revealed significant relationships between working posture (p = 0.015) and years of service (p = 0.021) with musculoskeletal complaints, while age (p = 0.130) and BMI (p = 1.000) showed no significant association. It is recommended that workers communicate effectively with their team to distribute workloads, maintain an ideal body weight, implement job rotation, and maintain proper posture when handling materials.
ANALISIS KESIAPSIAGAAN PEDAGANG DALAM PENANGGULANGANAN KEBAKARAN DI PASAR MASOMBA KOTA PALU Firmansyah; Rendhar Putri Hilintang; Muhammad Aji Satria; Muhammad Sabri Syahrir; Sadli Syam
Indonesian Journal of Environment and Disaster Vol. 5 No. 1 (2026): Articles in Press
Publisher : Disaster Research Center, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijed.v5i1.2753

Abstract

ANALYSIS OF TRADERS' PREPAREDNESS IN FIGHTING FIRE IN MASOMBA MARKET, PALU CITY Fire is a disaster that can cause severe losses to managers, owners, users, and the surrounding community. Traditional markets are particularly vulnerable to fire incidents, with impacts ranging from economic damage to threats to human safety. This study aimed to analyze the preparedness of traders in fire disaster management at Masomba Market, Palu City, and to provide a basis for developing preparedness programs, including education, training, and fire drills. A mixed-method design with a concurrent triangulation approach was applied, integrating qualitative and quantitative methods equally. The study was conducted at Masomba Market, Palu City, from August to September 2025. The results showed no significant relationship between knowledge and attitudes with traders’ preparedness in fire prevention. However, training and counseling were positively associated with improved preparedness. Overall, traders demonstrated sufficient knowledge, attitudes, and participation in training, as supported by interviews and probing with informants. Nonetheless, some informants provided responses that diverged from general ethical norms. The study suggests that traders should actively engage in fire preparedness training and consistently apply the acquired skills in daily practices.
Perilaku Perawat dalam Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran di RSUD Undata : Fire Disaster Preparednessin Undata Hospital Central Sulawesi Province Sadli Syam; Arwan; Muhammad Sabri Syahrir; Muhammad Aji Satria; Muhammad Rizki Ashari; Ayu Lestari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i1.2870

Abstract

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan salah satu gedung yang memiliki resiko kebakaran dan apabila terjadi kebakaran akan membawa dampak yang sangat luas. Dalam penggolongan risiko kebakaran, rumah sakit termasuk klasifikasi ringan namun rumah sakit berpotensi terjadinya kebakaran pada skala besar mengingat aktivitas rumah sakit yang menggunakan daya listrik yang besar karena beroperasi 24 jam, menggunakan tabung gas bertekanan dan menggunakan bahan bahan kimia yang mudah terbakar dan meledak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapsiagaan penanggulangan bencana kebakaran pada RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan rancangan cross sectional study. Populasi penelitian ini yaitu pekerja di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah dengan sampel yang diambil berdasarkan total sampling dengan jumlah 33 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan dengan univariat dan bivariate dengan menggunakan uji chi-square dan uji fisher sebagai alternative uji chi-square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan dari variabel yang diteliti, bahwa ada hubungan antara pengetahuan (p=0.005) dan Tindakan (p=0,028) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah, serta tidak ada hubungan antara Sikap (p=1,33) dan Pelatihan (p=0,692) dengan kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah. Saran: Peneliti menyarankan kepada pihak Puskesmas Kota Palu agar meningkatkan pengetahuan dan tindakan dalam mengatasi kebakaran para karyawannya.
Analisis Ergonomi dan Hubungannya dengan Kejadian Low Back Pain pada Pekerja di Industri Pengolahan Makanan di Jepang Ardiansyah, Ardiansyah; Sabri Syahrir, Muhammad; Pertiwi, Pertiwi; Bengan Laba, Stefiani
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5633

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling sering dialami pekerja dan berkaitan kuat dengan faktor ergonomi di tempat kerja. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman pekerja industri pengolahan makanan di Jepang terkait kondisi ergonomi dan kejadian LBP. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis, penelitian dilakukan pada Januari–Juni 2025 dan melibatkan tiga informan dari bagian produksi adonan, penyiapan toping, dan pengemasan yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil wawancara menunjukkan bahwa seluruh informan pernah mengalami LBP, terutama saat melakukan aktivitas membungkuk, berdiri lama, serta mengangkat beban berat dan berulang. Beban kerja fisik yang tinggi, postur kerja tidak ergonomis, minimnya alat bantu ergonomi, kurangnya pelatihan, dan jam kerja panjang teridentifikasi sebagai faktor pemicu utama. Selain itu, lingkungan kerja yang menuntut kecepatan produksi menyebabkan peningkatan kelelahan otot dan memperburuk keluhan punggung bawah. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan intervensi ergonomi seperti penyediaan alat bantu, penyesuaian stasiun kerja, serta pelatihan prosedur kerja yang benar untuk mencegah kejadian LBP pada pekerja industri pengolahan makanan di Jepang.
Human and Organizational Factors in Occupational Accidents: An HFACS-Based Analysis at Company X in Japan Fadel, Mohammad; Sabri Syahrir, Muhammad; Putri Hilintang, Rendhar; Bengang Lab, Stefani
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i3.5635

Abstract

Occupational Safety and Health (K3) is a crucial aspect of the food manufacturing industry, which carries a relatively high risk of occupational accidents. This research aims to describe the factors that cause occupational accidents among workers at Company X in Japan using the Human Factors Analysis and Classification System (HFACS) approach. This study employs a quantitative method with an analytical descriptive design and involves the entire working population of 74 individuals through a total sampling technique. The variables analyzed include worker status, work shifts, compliance with the use of personal protective equipment (PPE), compliance with standard operating procedures (SOPs), and work areas. The results show that most workers (95.5%) had never experienced an occupational accident; however, the potential risk of accidents remains. The majority of workers are classified as compliant in the use of PPE (67.6%), but all respondents (100%) are recorded as non-compliant with SOPs. Most respondents were interns (58.1%) and worked in the packaging area (62.1%), with a relatively balanced distribution of work shifts between day and night shifts. Based on the HFACS analysis, the unsafe acts factor is indicated by non-compliance with PPE use; preconditions for unsafe acts are influenced by work shifts and work areas; unsafe supervision is reflected in the weak implementation of SOPs; while organizational influences are related to the predominance of interns and organizational policies. This study concludes that the potential for occupational accidents is influenced by both worker behavior and organizational systems.