Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP Nova Dwi Tayala; La Ode Adili; Fahruddin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 9 No. 4 (2024): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v9i4.744

Abstract

The purpose of this study is to characterize the aptitude of SMP Negeri 2 Amonggedo, Konawe Regency, grade VIII students. When employing total sampling, up to 28 pupils from a single class are sampled. Since the instrument employed in this study is a written test to create exposition text, it is necessary to have an instrument to gather data on the capacity to write exposition text. The study's findings demonstrated that, out of the 28 students who made up the research sample, 4 students (14.28%) fell into the capable category and 24 individuals 85.72% of students are classified as incapable of creating exposition texts. In terms of the conclusion that can be drawn, pupils in grade VIII at SMP Negeri 2 Amonggedo, Konawe Regency, are traditionally classified as incapable of writing exposition texts. It is claimed that because individual pupils' capacity to meet the KKM of 68% (14.28%) has not yet attained the classical completeness standard of 85%. Judging from the level of students' ability from each aspect of assessment, namely content (100%), thesis (67.85%), series of arguments (78.58%), reaffirmation (75%), technical words (35.72%), argumentation relationship words (28.58%), mental verbs (0%), referring words (0%), persuasive words (14.28%). All aspects assessed are 8 aspects that fall into the category of incapable because classically the percentage does not reach the classical completeness criterion of 85%.  
PELAKSANAAN PENILAIAN AUTENTIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL PADA SMP DI KOTA KENDARI La Ode adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran bahasa Indonesia dengan pendekatan kontekstual pada SMP di Kota Kendari. Jenis penelitian ini tergolong penelitian kualitatif, yakni menggunakan lingkungan alamiah sebagai sumber data langsung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu penelitian yang memberikan gambaran secara jelas mengenai pelaksanaan penilaian autentik dalam pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMP di Kota Kendari. Penelitian ini dilaksanakan di empat sekolah, yaitu SMP Negeri 1 Kendari, SMP Negeri 2 Kendari, SMP Negeri 4 Kendari, SMP Negeri 13 Kendari. Objek penelitian ini yaitu proses belajar mengajar atau pembelajaran dengan menggunakan pendekatan kontekstual, atau diobservasi sebagaimana adanya (alami) tanpa diadakan perubahan dan intervensi peneliti. Teknik pengumpulan data penelitian meliputi: (1) pengamatan langsung; (2) studi dokumentasi; (3) dan wawancara. Selanjutnya, teknik analisis data pelaksanaan penilaian autentik dengan berpedoman pada prinsipprinsip teoretis yang meliputi indikator: (1) dilaksanakan secara terintegrasi dari proses belajar mengajar, (2) mencerminkan karakteristik/kualitas proses dan hasil belajar, (3) sesuai dengan tujuan pembelajaran ataupun target hasil belajar, (4) melaksanakan evaluasi proses, dan (5) melaksanakan evaluasi hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian autentik oleh guru mata pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia pada SMP Negeri 2 Kendari, SMP Negeri 13 Kendari, dan SMP Negeri 4 Kendari sudah sesuai dengan model penilaian dalam pembelajaran autentik, yakni penilaian proses dan hasil belajar secara berimbang. Sementara itu, penilaian autentik yang dilakukan oleh guru Bahasa dan Sastra Indonesia di SMP Negeri 1 Kendari hanya melakukan penilaian hasil belajar.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACAKAN TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK PEMODELAN PADA SISWA KELAS VIII-9 SMP NEGERI 2 RAHA La Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk memecahkan masalah pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII-9 SMP Negeri 2 Raha. Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada kompetensi dasar “Membacakan teks berita dengan intonasi yang tepat serta artikulasi dan volume suara yang jelas”. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi membacakan teks berita. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat baik bagi guru, siswa, maupun sekolah. Indikator kinerja penelitian ini adalah apabila hasil belajar siswa secara individual memperoleh nilai 75 ke atas dan atau secara klasikal mencapai rata-rata 80 ke atas. Kegiatan pembelajaran dalam penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas rangkaian perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 2 kali pertemuan dengan menggunakan waktu belajar 5 X 40 menit. Kemampuan siswa membacakan teks berita pada siklus 1 menunjukkan hasil yang signifikan. Nilai yang diperoleh siswa secara klasikal sudah mencapai rata-rata 72,84. Jumlah siswa yang telah mencapai nilai ketuntasan belajar sebesar 62,07% atau 18 orang dari 29 siswa. Selanjutnya, nilai yang diperoleh siswa siklus II, secara klasikal sudah mencapai rata-rata 82,64. Berarti mengalami peningkatan sebesar 9,8 poin dari hasil belajar siklus 1. Jumlah siswa yang mencapai nilai ketuntasan belajar sebesar 100% atau 29 orang siswa telah memperoleh nilai 75 ke atas. Penggunaan teknik pemodelan (modelling) dalam pembelajaran membacakan teks berita dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII-9 SMP Negeri 2 Raha secara signifikan. Para siswa sangat antusias dalam mengikuti pembelajaran. Pembelajaran dapat berlangsung secara aktif, inovatif, kreatif, efisien, dan menyenangkan.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA SMP NEGERI 2 KENDARI la Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 6 No. 3 (2021): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan -Penelitian ini bertujuan mendeskripsikanimplementasi pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 2 Kendari. Desain / metodologi / pendekatan - Penelitian ini tergolong penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik analisis data meliputi analisis proses belajar mengajar berpedoman pada prinsipprinsip teoretis yang meliputi (1) kegiatan pembelajaran yang menerapkan komponen kontekstual, yakni siswa mengonstruksi pengetahuan, kegiatan pembelajaean dengan penemuan, proses tanya jawab, masyarakat belajar, pemodelan, dan mengadakan refleksi, (2) penggunaan metode dengan indikator: menggunakan metode yang bervariasi, metode sesuai dengan materi, memungkinkan siswa belajar secara maksimal, dan penggunaan media yang sesuai, dan(3) materi pembelajaran, dengan indikator: sesuai dengan tingkat kemampuan dan kebutuhan siswa, menarik minat siswa, memungkinkan siswa berpartisipasi aktif di dalam pembelajaran, memungkinkan siswa berpeluang seluas-luasnya untuk mengembangkan empat aspek keterampilan berbahasa, dan bermakna bagi siswa. Temuan/ Hasil - Hasil penelitian yang dilakukan selama tiga kali pertemuan menunjukkan bahwa guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Kendari telah menerapkan pendekatan kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dengan baik. Seluruh komponen pendekatan kontekstual, yakni konstruktivisme, (2) inquiry, (3) questioning, (4) learning community, (5) modeling, dan (6) refleksi sudah diimplementasikan dengan baik. Metode pembelajaran yang digunakan oleh guru Bahasa Indonesia sudah sesuai dengan karakteristik pembelajaran dengan pendekatan kontekstual. Metode-metode yang digunakan seperti metode ceramah, diskusi kelompok, tanya jawab, praktik, penugasan, dan sebagainya.Materi pembelajaran yang disajikan oleh guru Bahasa Indonesia SMP Negeri 2 Kendari sudah sesuai dengan karakteristik pendekatan kontekstual.Materi pembelajaran yang disajikan oleh guru bersumber dari lingkungan siswa dan juga sesuai dengan kebutuhan siswa.
KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS X Deviana Nadilla; Haerun Ana; La Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1089

Abstract

This research aims to describe the expository writing skills of 10th-grade students at SMA Negeri 3 Kendari. This research falls under field research, conducted directly at SMA Negeri 3 Kendari, as the research object to collect data in accordance with the issues present in this study. The population in this research consists of all 10th-grade students at SMA Negeri 3 Kendari, totaling 240 students across 7 classes. The sample in this study consisted of 127 students with a margin of error of 10%. The sampling technique used was proportionate stratified random sampling, which involved ranking students' achievements from highest to lowest based on their daily test scores. The data collection technique used in this study was administering a test on writing expository texts. The research results show that out of 127 respondents, there were 56 (44.09%) students categorized as capable and 71 (55.90%) students categorized as not yet capable in writing expository texts. Classically, it can be categorized as not capable because it reached 44.09%, which does not exceed the established classical achievement criterion of 85%. Keywords: ability, writing, exposition.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PUISI PADA PESERTA DIDIK Hasriati; La Ode Adili; Amirudin Rahim
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i3.1275

Abstract

The purpose of this study was to describe the effectiveness of learning to write poetry texts using audio-visual media for class VIII students of SMP Negeri 1 Wadaga, West Muna Regency. This study is classified as a field research. The method used in this study is a quantitative descriptive method. The population in this study were all class VIII students of SMP Negeri 1 Wadaga. The sample in this study was 22 students of class VIII-3 of SMP Negeri 1 Wadaga. The instrument used to collect data in this study was the effectiveness of learning to write poetry texts using audio-visual media given to students in the form of a written test. Based on the results of data analysis, it can be concluded that student learning outcomes are classified as very effective because they reach an effectiveness level of 100%. Student activities in learning are classified as very effective because they reach an effectiveness level of 90%. Teacher activities in learning are classified as very effective because they reach an effectiveness level of 95%. Student responses can be said to be very effective because they reach an effectiveness level of 94.54%.
KEMAMPUAN MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN PADA SISWA KELAS XII Sukmawati; La Ode Adili; Harmin
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan siswa kelas XII SMA Negeri 3 Konawe Selatan berdasarkan aspek sistematika surat dan kaidah kebahasaan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan dukungan data kualitatif terbatas. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi berupa hasil tulisan surat lamaran pekerjaan siswa, serta didukung oleh wawancara dan observasi pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 118 siswa kelas XII yang telah mengikuti pembelajaran menulis surat lamaran pekerjaan. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase capaian kemampuan menulis siswa pada setiap aspek penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan siswa bervariasi pada setiap aspek penilaian. Aspek tempat dan tanggal surat serta alinea pembuka menunjukkan capaian yang lebih tinggi dibandingkan aspek lainnya. Sebaliknya, aspek lampiran dan hal surat, alamat surat, penutup surat, serta kaidah kebahasaan masih menunjukkan capaian yang rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa siswa cenderung menguasai unsur administratif dasar, tetapi masih mengalami kesulitan dalam memahami sistematika internal surat dan menerapkan kaidah bahasa Indonesia baku secara tepat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi guru Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kualitas pembelajaran menulis surat lamaran pekerjaan secara lebih terarah dan kontekstual.
ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL RUMAH UNTUK ALIE KARYA LENN LIU Sesilia, Sesilia; La Ode Sahidin; La Ode Adili
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.2029

Abstract

The purpose of this study is to describe the moral values in the novel House for Alie by Lenn Liu. The type of research is library research. The method used in this study is a qualitative descriptive method. The data in this study is written data, namely excerpts from stories related to moral values in the novel House for Alie by Leen Liu. The source of data in this study is a novel entitled House for Alie by Leen Liu which was published by the media crater in 2024 with a thickness of 262 pages. The data collection technique used in this study is the reading and recording technique. The data analysis technique used in this study is qualitative descriptive. The results of the study show that there are moral values, namely the moral value of human relations with themselves, the moral value of human relations with fellow humans, and the moral value of human relations with God. The moral value of human relationships with oneself is self-esteem, self-confidence, fear, longing, loneliness, responsibility to oneself, obligation to oneself, and manners. Furthermore, the moral value of human relationships with fellow humans is to think positively, help others, help selflessly and respect each other. Then, the moral value of human relations with God is surrender and obedience to God, praying or begging God, and acknowledging God's greatness.
TUNTAS SECARA INDIVIDU, BELUM TUNTAS SECARA KLASIKAL: POTRET KESULITAN MENULIS SURAT LAMARAN PEKERJAAN SISWA KELAS XII SMA: Individually Achieved but Not Classically Mastered: A Portrait of Difficulties in Writing Job Application Letters among Twelfth-Grade High School Students Irmayanti; La Ode Adili; Marwati
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pesastra Edisi Februari 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v3i1.45

Abstract

Kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan merupakan keterampilan penting yang harus dikuasai siswa sekolah menengah atas karena berkaitan dengan kesiapan memasuki dunia kerja dan penggunaan ragam bahasa formal. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa dalam menulis surat lamaran pekerjaan secara tepat. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan siswa kelas XII SMA Negeri 2 Kulisusu serta memetakan letak kesulitan yang dialami siswa pada setiap aspek penilaian. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 92 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes menulis surat lamaran pekerjaan dan dianalisis berdasarkan aspek struktur surat, isi surat, dan kaidah kebahasaan. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase kemampuan siswa pada setiap aspek untuk menentukan tingkat ketuntasan individual dan klasikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 77,17% siswa telah mencapai ketuntasan secara individual, namun kemampuan menulis surat lamaran pekerjaan belum memenuhi ketuntasan klasikal. Kesulitan siswa paling menonjol terdapat pada penyusunan alinea pembuka, penutup surat, pengembangan isi surat, serta penggunaan kaidah kebahasaan. Aspek kebahasaan menjadi kelemahan paling signifikan, terutama dalam penggunaan bahasa baku, kalimat efektif, serta ketepatan ejaan dan tanda baca. Temuan ini menunjukkan adanya ketimpangan antara ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal serta menegaskan bahwa kemampuan berbahasa formal masih menjadi kendala utama dalam penulisan surat lamaran pekerjaan. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai distribusi kemampuan siswa dan dapat menjadi dasar dalam merancang pembelajaran menulis surat resmi yang lebih efektif dan kontekstual.
Utilization of wattpad media to enhance the effectiveness of poetry writing learning for high school students La Ode Adili; Irianto Ibrahim; Sri Suryana Dinar; La Ode Sahidin; La Ode Syukur; La Aso; La Tike; Saidiman Saidiman; N Nurfadillah; R Risna
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1157800

Abstract

One of the learning materials for 11th-grade high school students is writing poetry based on short stories. The characteristics of this material direct students to read short stories first to gain inspiration so that they can write poetry well. However, the learning process for this material seems less attractive to students due to the limitations of the learning media used by teachers. One digital medium that can stimulate students' imagination and creativity is the Wattpad application. This study explores the use of Wattpad media to improve the effectiveness of poetry writing learning. The research design used a one-group pretest-posttest design. The research instruments included: (1) student activity observation format, (2) learning outcomes test in the form of pretest and posttest, and (3) student response questionnaire to Wattpad media. There were 24 students who participated in this study. The results showed that student activity reached an average of 4.67 (very effective), and learning outcomes based on N-Gain analysis reached 0.76 (effective). Student responses to Wattpad media reached an average of 4.42 (very effective). This study concludes that the use of Wattpad media can improve the effectiveness of poetry writing learning. The implication is that the use of Wattpad can stimulate creativity and student engagement, leading to better learning outcomes. Indonesian language teachers can utilize Wattpad media for relevant learning materials.