Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Didactical Design of Mathematics Teaching Based on 3D Big Book for Numeracy Literacy Skill in Elementary School Andini, Wulan; Wijaya, Apriyanda Kusuma; Ikawati, Listiana; Pratiwi, Inne Marthyane
PrimaryEdu : Journal of Primary Education Vol. 8 No. 2 (2024): Volume 8, Number 2, September 2024
Publisher : Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/pej.v8i2.5176

Abstract

Numerical literacy is one of the skills needed by students. Referring to the low results of the AKM (minimum competency assessment), especially in the numeracy literacy component, it is necessary to develop numeracy literacy from an early age in schools. This numeracy literacy relates to students' skills in representing mathematical objects or situations, using problem-solving strategies, and reasoning and giving reasons. This study aimed to identify the learning obstacles faced by students in the development of numeracy literacy at the elementary school or madrasah ibtidaiyah, design a didactic design based on the learning obstacles found, implement the initial didactic design, and analyze the implementation process to produce a revised didactic design. This research was a Didactical Design Research (DDR). The participants in this study were 33 fourth-grade students. Data collection was carried out by tests, interviews, and observations. The results of the study show that the initial didactical design is developed in the form of several didactic situations packaged in the form of a 3D Big Book by paying attention to the level of thinking and the level of students' numeracy literacy skills as well as a guidebook for teachers which contains steps of didactic situations, predictions of student responses, and didactic anticipation. In the implementation of the initial didactic design, it is found that fourth-grade students have begun to be able to develop their numeracy literacy skills. The initial didactic design was revised by adding several steps or explanations to the didactic situation to help students according to their level of numeracy literacy.
Peran Guru IPS Dalam Menanamkan Sikap Spiritual dan Sosial Pada Peserta Didik di SMP Negeri 1 Gempol Kabupaten Cirebon Almas Anieq; Mahdi, Mahdi; Apriyanda Kusuma Wijaya
Journal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Vol. 15 No. No Special - 1 (2023): Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JPIPS) Vol 15 Nomor Sp
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Spiritual and social attitudes have often been instilled by teachers, but are still not fully embedded in students. The aims of this study were 1) to describe the role of social studies teachers in applying spiritual attitudes to students, 2) to describe the application of social attitudes to students carried out by social studies teachers. 3) Knowing the obstacles in instilling spiritual and social attitudes in students. This study uses qualitative methods with a phenomenological approach. Data collection tecniques used are observation, interviews and documentation by testing the validity of the data using triangulation. The role of the teacher in education makes the teacher a hero who participates in the implementation of education. Spiritual attitude reflects religious character. Spirituality is a character value related to humans and their God. Social attitude is a very important affective concept in education.The results of the study show that changes in students' spiritual and social attitudes lead to positive things. The role of social studies teachers and working with various parties such as parents, the environment around the house and school in instilling students' spiritual and social attitudes has a significant role
KEPEDULIAN SOSIAL MASYARAKAT TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI WILAYAH KECAMATAN CILINCING JAKARTA UTARA Maulana, Nirwan; Mulyana, Asep; Kusuma Wijaya, Apriyanda
Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS Vol 3, No 2 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Prodi Pendidikan IPS, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/skjpi.v3i2.70282

Abstract

Kepedulian sosial merupakan sikap alamiah manusia sebagai makhluk sosial. Tujuan penelitian ini untuk: 1) Untuk mengetahui wujud kepedulian sosial masyarakat terhadap kenakalan remaja di wilayah kecamatan cilincing jakarta utara; 2) Untuk mengetahui bentuk dan faktor penyebab kenakalan remaja di wilayah kecamatan cilincing jakarta utara; 3) Untuk mengetahui implikasi kepedulian sosial masyarakat terhadap kenakalan remaja di wilayah kecamatan cilincing jakarta utara. Agar mengetahui sejauh mana implikasi dari kepedulian sosial dengan kenakalan remaja. Berkembang kearah yang positif ataukah arah sebaliknya yaitu negatif. Metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek yang diambil untuk wawancara yaitu berbagai masyarakat yang seringkali bersinggungan dengan kehidupan remaja dalam keseharian. Hasil Penelitian yaitu: 1) Wujud kepedulian sosial dapat terlihat dari kondisi sarana dan prasarana publik yang menunjang aktivitas masyarakat termasuk remaja serta berbagai kegiatan positif yang dilakukan masyarakat sebagai wadah mengembangkan bakat dan minat remaja; 2) Pertama tawuran penyebabnya dikarenakan terkadang remaja memilih menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah, Kedua merokok penyebabnya dikarenakan orang tua dan lingkungan mencontohkan hal yang buruk yaitu seperti merokok, Ketiga bolos penyebabnya dilakukan disekitar lingkungan luar sekolah seakan masyarakat sekitar tidak peduli dengan hal tersebut, Keempat mengikuti tren negatif penyebabnya pada fase ini remaja seringkali terpengaruh konten-konten negatif di media sosial, Kelima narkoba penyebabnya remaja pada saat ini sangat rentan terpenggaruh dalam lingkaran sindikat narkoba, Keenam melakukan perilaku berbahaya penyebabnya remaja terkadang hanya bertindak sesuai keinginannya tanpa memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain disekitarnya; 3) Sebagian masyarakat memiliki kepedulian sosial dan sebagian masyarakat kurang memiliki kepedulian sosial terhadap kenakalan remaja.
Improving The Ability of Lecturers in The Field of Research at FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon Aris, Aris; Mahdi, Mahdi; Wijaya, Apriyanda Kusuma
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3, No 2 (2024): July 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v3i2.2844

Abstract

The policy of coaching the improvement of lecturer performance at the Faculty of Tarbiyah is: a) providing learning opportunities for lecturers at the S2 and S3 levels; b) seminars/workshops/workshops on improving academic abilities, increasing research skills and community service, increasing interest in reading and writing, improving work ethic and campus manners; c) Training/courses on improving the quality of lecturer performance and d) involvement of lecturers in setting institutional quality standards and performance improvement programs. One of the factors causing the low interest of lecturers to conduct research is due to lack of information and understanding of problems related to technical research and c) community service activities are still not optimally carried out, this can be seen from the findings that only a few lecturers carry out community service activities. There are several factors that affect the performance of lecturers, namely: a. Supporting factors ; which includes: 1) support from the leadership of both institutions and faculty leaders as well as cohesiveness and togetherness between lecturers; 2) the existence of policies and objectives of the institution to develop the quality of lecturers; 3) the amount of interest of lecturers to develop and improve the knowledge and skills of lecturers. b. Inhibiting factors include: 1) limited budget financial support that can be provided by IAIN Syekh Nurjati Cirebon institution to finance all further education needs for lecturers; 2) the institution has not been able to provide and provide maximum technical equipment assistance such as laboratories and others; 3) the development of similar universities in various places, and 4) lack of coordination with related institutions, so that good communication and cooperation do not occur.
Transformasi Digital Pembelajaran Project Citizen: Strategi Meningkatkan Keterampilan Intelektual Siswa di Era Society Wijaya, Apriyanda Kusuma; Nugraha, Randi Setia; Khomarudin, Khomarudin
IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching Vol 8, No 2 (2024): IJTIMAIYA: Journal of Social Science and Teaching
Publisher : Program Studi Tadris IPS Fakultas tarbiyah IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/ji.v8i2.28692

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana digitalisasi model pembelajaran project citizen berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan intellectual siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one groub pretest dan posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa MA Madinatunnajah (78 siswa) dan SMA PGRI Babakan (108 siswa) dari keduanya berjumlah 186 siswa. Kemudian untuk teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan mengambil sampel yang dijadikan kelas eksperimen yaitu siswa kelas XI MA Madinatunnajah Kota Cirebon yang berjumlah 21 siswa dan kelas XI SMA PGRI Babakan Kabupaten Cirebon yang berjumlah 36 siswa. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa digitalisasi model pembelajaran project citizen berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan intellectual siswa dengan rata-rata besar peningkatan nilai pretes postes sebesar 10%. Keterampilan intelektual siswa menjadi bagian dari keterampilan hidup sebagai seorang warga negara atau keterampilan kewarganegaraan diera masyarakat 5.0
The Teaching and Learning Strategy: Do We Need Classroom to Transfer Knowledge and Values to Our Students? Adha, Muhammad Mona; Wijaya, Apriyanda Kusuma; Ulpa, Eska Prawisudawati; Johnstone, Jack McGregor
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 5 No. 1 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v5i1.303

Abstract

Classroom learning is extremely important for students, providing a structured environment supporting their academic, social, and emotional development. Classroom learning allows students to interact with teachers in real time; this offers the opportunity for immediate clarification, feedback, and guidance, which is critical for deeper understanding. Building interactions by seeing stimuli and gestures appropriately takes a classroom where interactions occur naturally which can be observed directly. Online classes present fairly short class meetings and do not involve emotional well between teacher and students. Qualitative research with a case study approach in the article reveals the need for direct interaction in the classroom teaching-learning process. 10 respondents were middle school teachers who taught in several schools in Bandar Lampung. Classrooms must be used as fun spaces filled with motivation for students related to critical social values, cooperation, respect, empathy, critical thinking, and responsibility are essential for the student’s holistic development.
Peran Organisasi Siswa Intra Sekolah dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa MTs Kabupaten Cirebon Indriani, Rahma; Mulyana, Asep; Wijaya, Apriyanda Kusuma
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v8i3.31458

Abstract

Abstract: As a formal educational institution, schools have a responsibility not only for academic achievement but also for character development in students. In line with this, this study aims to analyze the role of the Intra-School Student Organization (OSIS) in shaping students' discipline at MTs Bina Cendekia in Cirebon Regency. The background of this research is the importance of character education in schools, particularly thru activities carried out by OSIS as a platform for student character development. This research method uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The research subjects were 11 people consisting of the Head of the Madrasah, the OSIS Advisor, the OSIS Chairman and Officers, and non-OSIS students. Data was collected thru interviews, observation, and documentation, then analyzed using qualitative data analysis techniques including data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research results indicate that OSIS plays a significant role in instilling discipline thru work programs designed and implemented jointly with the school administration. The implementation of the OSIS program has a positive impact on student discipline, which is reflected in increased student participation and awareness in various activities. Student responses, including active participation, suggestions, and criticisms, serve as evaluation material for development.Abstrak: Sebagai lembaga pendidikan formal, sekolah memiliki tanggung jawab tidak hanya dalam pencapaian aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter peserta didik. Sejalan dengan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam membentuk karakter disiplin siswa di MTs Bina Cendekia Kabupaten Cirebon. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan karakter di sekolah, khususnya melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan OSIS sebagai wadah pengembangan karakter siswa. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 11 orang yang terdiri atas Kepala Madrasah, Pembina OSIS, Ketua dan Pengurus OSIS, serta siswa non-OSIS. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSIS memiliki peran signifikan dalam menanamkan disiplin melalui program-program kerja yang dirancang dan dilaksanakan bersama pihak sekolah. Implementasi program OSIS memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan siswa, yang tercermin dari peningkatan partisipasi dan kesadaran siswa dalam berbagai kegiatan. Respon siswa berupa partisipasi aktif, saran, dan kritik menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan program OSIS ke depan guna memperkuat pendidikan karakter di sekolah.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Aplikasi Canva Terhadap Hasil Belajar Siswa di SMPN 2 Susukanlebak. Rohayati, Yetti; Yana, Nur; Wijaya, Apriyanda Kusuma
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 3 No. 2 (2022): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v3i2.5381

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengalaman reflektif siswa yang menggunakan media pembelajaran aplikasi canva (2) pengaruh penggunaan media pembelajaran aplikasi canva pada kelas eksperimen (3) perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan media pembelajaran aplikasi canva dengan siswa yang menggunakan media buku cetak. Hasil dari penelitian ini menunjukkan berdasarkan jumlah perhitungan skala likert pengalaman siswa setelah menggunakan media pembelajaran aplikasi canva mendapat hasil 1% sangat tidak setuju (STS), 2% tidak setuju (TS), 5% ragu-ragu, 45% Setuju (S), 47% sangat setuju (SS) dalam persentase skala likert yakni masuk kategori cukup karena perolehan nilai rata-ratanya 4.18 (41%) berada dalan rentang angka 40% - 59,99% = Cukup. Berdasarkan uji T untuk variabel penggunaan media pembelajaran (X) terhadap hasil belajar (Y) menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 nilai lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05). Maka keputusan yang diambil yakni H0 ditolak Ha diterima, bahwa terdapat pengaruh penggunaan media pembelajaran aplikasi canva secara signifikan. Berdasarkan uji Independent T tes yang telah dilakukan peneliti didapat nilai signifikansi sebesar 0,000 nilai lebih kecil dari 0,05 (0,00 < 0,05). Maka keputusan yang diambil terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol.
Penguatan Pendidikan Karakter Nasionalisme Berbasis Etnoekologi pada Mata Pelajaran IPS di MTs An-Nur Cirebon Palkih, Muhamad Haikal; Wijaya, Apriyanda Kusuma
SOCIAL PEDAGOGY: Journal of Social Science Education Vol. 4 No. 2 (2023): Social Pedagogy: Journal of Social Science Education
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/social-pedagogy.v4i2.7516

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter nasionalisme berbasis etnoekologi pada mata pelajaran IPS di MTs An-Nur, Peran guru, serta kendala yang dihadapi dalam penguatan pendidikan karakter nasionalisme berbasis etnoekologi pada mata pelajaran IPS Penelitian ini bertolak dari mayoritas karakter siswa di skeolah yang belum bisa mencintai dan memahami pentingnya peduli lingkungan karena pengaruh dari budaya dan lingkungannya, maka dari itu etnoekologi hadir untuk meneliti bagaimana cara manusia dalam hal ini siswa menghargai dan mencintai lingkungan budayanya dan salah satu pelajaran yang dapat diintegrasikan dengan etnoekologi yakni pendidikan ilmu pengetahuan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis hasil penelitian menggunakan analisis dengan langkah-langkah klasifikasi, interpretasi, penyajian dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam pelaksanaannya dilakukan dengan pengenalan budaya lokal, program pembiasaan,ektsrakulikuler,program integrative dan pengembangan perangkat pembelajaran. Peran guru sangat penting dalam memberikan arahan dan membimbing siswa dalam menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, mempersiapkan pembelajaran yang inovatif serta menjadi contoh dan teladan bagi peserta didiknya.
PENGARUH DIFERENSIASI BUDAYA TERHADAP INTERAKSI SOSIAL MTS AGAMA ISLAM MERTAPADA KULON KABUPATEN CIREBON Ningsih, Sri Wahyu; Mulyana, Asep; Wijaya, Apriyanda Kusuma
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.54852

Abstract

The purpose of this study was "To find out whether there is an influence of cultural differentiation on the social interactions of class IX students of Islamic Islamic Junior High School Mertapada Kulon". This study uses quantitative research methods using the type of research used causal comparative (Ex Post Facto), suggesting that the study was conducted before the differences in the independent variables due to the natural development of events. 50 samples, data obtained using research instruments in the form of questionnaires distributed to students and analyzed statistically or quantitatively. The results of this study show the number of Likert scale calculations getting results 0% strongly agree (STS), 1% disagree (TS), 8% doubtful (RR), 47% agree (S), and 44% strongly agree (SS). ) in the Likert scale percentage, which is sufficient because the average score of 4.17 (41%) is in the range of 40% "“ 59.99% = Enough. Based on the T test for the cultural differentiation variable (X) on the social interaction variable (Y) it shows a significance value of 0.00 which is smaller than 0.05 (0.00 0.05) and the t-count value is greater than ttable (11,414 2.021). So the decision taken is that Ho is rejected and Ha is accepted, that there is a significant influence of cultural differentiation. The test that has been carried out by researchers has an R Square value of p.731, this explains that the influence of the variable (Cultural Differentiation) on Y (Social Interaction) is 73.1% and based on 27.0% is explained by other factors other than the independent variable