Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Peran Pendidikan Karakter Remaja Di Sekolah serta Implikasi Terhadap Layanan BK Berru Amalianita; Riana Eliza; Nurnilamsari Nurnilamsari; Ryan Pratama Putra; Dinny Rahmayanty; Utami Niki Kusnaini
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 8 No. 2 (2023): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30033326000

Abstract

Pendidikan karakter merupakan elemen yang sangat krusial dalam perkembangan setiap siswa, karena bertujuan menciptakan generasi muda yang memiliki nilai-nilai positif. Dalam era globalisasi yang semakin pesat ini, terjadi penurunan moral di kalangan siswa, yang sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, seperti kasus-kasus bullying antar siswa, ketidak disiplinan, konflik dengan guru, dan berbagai tindakan kenakalan lainnya. Maka dari itu, peran dari pendidikan karakter sangat penting dalam mengentaskan penurunan moral yang di kalangan siswa/siswi pada generasi saat ini. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk menganalisis peran karakter pendidikan disekolah maupun diluar sekolah bagi seluruh siswa. Penulisan ini menggunakan metode penelusuran literatur oleh 33 database elektronik, yakni Google Scholar dan Google Book. Penelitian dilakukan dari jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2013-2023. Mendidik karakter peserta didik merupakan salah satu tugas penting dan tanggung jawab bersama yang harus diemban oleh semua pihak. Semua individu berkewajiban untuk menjalankan pendidikan karakter. Pendekatan pendidikan karakter merupakan langkah awal yang sangat signifikan bagi setiap orang. Implementasi pendidikan karakter tidak hanya diaplikasikan di rumah, namun juga dapat diaplikasikan di lingkungan sekolah atau komunitas sekitarnya.
PENGARUH PENDEKATAN TIPOLOGI BIOLOGIS HANS J. EYSENCK TERHADAP KESEHATAN MENTAL MANUSIA Dinny Rahmayanty; Aulia Az Zahro
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 11, No 2 (2026): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - FEBRUARI 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2026.v11i2.136-142

Abstract

Istilah kesehatan mental mengacu pada keadaan emosional, mental, dan sosial individu. Kesehatan mental seseorang sangat memengaruhi cara mereka berpikir, merasakan, dan bertindak. Kesehatan mental adalah aspek penting dari kesehatan yang perlu diperhatikan dari masa kanak-kanak hingga dewasa. Pendekatan tipologi biologis Hans J. Eysenck memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan mental manusia. Eysenck menganggap bahwa kesehatan mental tergantung pada interaksi antara faktor-faktor yang diukur melalui pengukuran sifat kepribadian sekaligus mencari tahu dasar asumsi biologis yang mereka miliki tentang sifat. Dalam penulisan artikel ini, tinjauan pustaka adalah metode yang digunakan oleh penulis. Dengan tinjauan pustaka, penulis dapat membahas topik ini dan mencari referensi tentang Pengaruh Pendekatan Tipologi Hans J. Eysenck terhadap Kesehatan Mental Manusia. Pendekatan Eysenck menganggap kepribadian adalah keseluruhan potensi seseorang yang ditentukan oleh keturunan dan lingkungannya. Dengan demikian, pendekatan Eysenck menyediakan perspektif biologis yang relevan untuk memahami kesehatan mental manusia. Teori ini menjadi dasar yang menjelaskan  tentang pengaruh genetik terhadap tingkah laku, emosi, dan reaksi yang lebih baik atau buruk.
PENGARUH KOMUNIKASI INTERPERSONAL TERHADAP PENGELOLAAN DIRI SISWA SMP NEGERI 16 KOTA JAMBI Aifa Nurul Syabina; Rasimin Rasimin; Dinny Rahmayanty
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v12i1.17466

Abstract

This study was motivated by the challenges faced by some students in managing their time, emotions, and focus on learning, influenced by peer pressure, home environment, and school assignments. Issues such as procrastination, lack of motivation, and difficulty adhering to rules were observed. Despite these challenges, communication with peers and teachers provided support that helped students cope. However, communication does not always run smoothly due to differing perspectives that may create barriers. The purpose of this research was to examine the influence of interpersonal communication on students' self-regulation at SMP Negeri 16 Kota Jambi, involving a total sample of 173 students. The study utilized a quantitative approach with an ex-post facto research method. The findings revealed that the level of interpersonal communication was categorized as high, with a percentage of 74.96%, while self-regulation was also in the high category, at 73.5%. The coefficient of determination (R Square) was 0.256, indicating that 25.6% of the variance in self-regulation (the dependent variable) could be explained by interpersonal communication (the independent variable), which falls under the "moderate" category (0.17–0.49). The remaining 74.4% was influenced by other factors. These results demonstrate that interpersonal communication (X) has a moderate effect on self-regulation (Y).
PENGEMBANGAN E-FLIPBOOK TERHADAP PENTINGNYA SEX EDUCATION REMAJA TINGAT SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) Muhammad Farhan Afandes; Nelyahardi Nelyahardi; Dinny Rahmayanty
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v12i1.17545

Abstract

This research is a research and development (R&D) study. R&D is a research model that is in the nature of developing new products or improving existing products through systematic standardization procedures, repeated revisions, and measurements in order to produce better products than before (Sutja et al., 2017). The subjects in this study were grade IX students of SMPN 11 Kota Jambi to test the e-flipbook and 6 BK teachers of SMPN 11 Kota Jambi for product validation. The results of this study indicate that the product can be used as a reference for BK teachers in choosing e-flipbooks for the implementation of information services. This is evidenced by the percentage value of media experts 76% and material experts 80% who are both in the "Good" category. The respondent questionnaire test on grade IX students of SMPN 11 Kota Jambi obtained a percentage of 85.5% in the "very good" category. Meanwhile, the validation of the e-flipbook's suitability for the implementation of information services for BK teachers at SMPN 11 Jambi City obtained a percentage of 87.6% in the "very good" category.