Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

EVALUATION OF THE EFFECTIVENESS OF COLLABORATIVE LEARNING DESIGN IN IMPROVING THE STUDENTS' CRITICAL THINKING ABILITY IN WEST SULAWESI UNIVERSITIES Usri, Usri; Ikbal Salam, Andi Muhammad
International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship (IJE3) Vol. 4 No. 3 (2024): International Journal of Economy, Education and Entrepreneurship
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/ije3.v4i3.307

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of collaborative learning design in improving students' critical thinking skills in universities in West Sulawesi. This investigation implements a mixed-methods approach, which entails the acquisition of quantitative data via pre-and post-tests and qualitative data via interviews and observations. This study was conducted for two months, namely August to September 2024, involving 60 students as samples. The results showed a significant increase in students' critical thinking skills, with a higher average post-test score compared to the pre-test. Qualitative data indicated that students engaged in collaborative learning exhibited more significant activity in discussing and enhancing their critical thinking skills. However, some students still faced challenges in applying critical thinking to more complex contexts. Based on these findings, collaborative learning is efficacious in improving students' critical thinking skills, but more attention is needed on classroom management and lecturer facilitation.
Pelatihan Capacity Building Komunikasi dalam Organisasi di SMA Negeri 1 Wonomulyo Dewi Nuraliah; Nurfadilah Nasiruddin; Andi Muhammad Ikbal Salam; Usri Usri; Fitriani Sari Handayani Razak; Budi Prayetno; Danar Hafidz Adi Wardhana; M. Iqbal Maulana
MALAQBIQ Vol. 2 No. 2 (2023): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v2i2.675

Abstract

Komunikasi yang baik dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan bersosialisasi, berinteraksi baik sesama siswa, dengan guru di kelas dan juga berinteraksi dalam organisasi untuk peningkatkan proses belajar dan hasil belajar siswa. Adapun beberapa tahap yang dilakukan yaitu: 1) Pelaksanaan Capacity Building Komunikasi dalam Organisasi pada tanggal 1 Oktober 2022; 2) Sharing tata bahasa dan kemampuan berbahasapada tanggal 7 November 2022; 3) Praktik teknik berbicara di depan publikpada tanggal 15 Desember 2022. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan dengan metode luring dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk melakukan Komunikasi dalam Organisasi pada Siswa SMAN 1 Wonomulyo. Hasil dari pengabdian masyarakat yang dilakukan dalam bentuk kemampuan berbicara di depan publik, sharing terkait tata bahasa dan kemampuan berbahasa, dan Teknik berbicara di depan publik, kegiatan ini dapat memberikan peningkatan berkomunikasi dalam organisasi untuk meningkatkat proses dan hasil belajar siswa.
Al-Nafs dalam Filsafat Islam: Kajian Kritis terhadap Pemikiran tentang Jiwa: Al-Nafs in Islamic Philosophy: A Critical Study of Thought about the Soul Salam, Andi Muhammad Ikbal; Huzain, Muhammad
Dirasat Islamiah: Jurnal Kajian Keislaman Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : FAI UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56324/drs.v5i1.120

Abstract

This study discusses a critical study of thoughts about the al-nafs (soul) in Islamic philosophy by focusing on three sub-problems, namely: 1) Muslim philosophers' thoughts about the al-nafs (soul); 2) study of the soul regarding the purpose of human life; and 3) thoughts about the soul in the tradition of Islamic philosophy. This type of research is a literature review with a philosophical approach. data collection methods using documentation and data analysis techniques using content analysis. The results show that the word of al-nafs (soul) in the Qur'an is sometimes interpreted as a spirit, and not vice versa, this shows that al-nafs (soul) originates from the spirit. The spirit is the essence and the soul is part of the spirit. The philosophy of al-nafs (soul) which was proposed by Muslim philosophers was a seepage of Greek philosophy which they then perfected with a normative theological approach (al-Qur'an and hadith). According to Muslim philosophers, the soul is a spiritual esoteric substance as a form for the body. The relationship of the unity of the soul with the body is an accidental unity, in which both stand alone and have different substances, so that the death of the body does not bring death to the soul.
MODEL PENDIDIKAN POLITIK BAGI PEMILIH PEMULA DI MAN 1 POLMAN (MENYIAPKAN PEMILIH PEMULA AKTIF PADA PEMILU 2024) Razak, Fitriani Sari Handayani; Nasiruddin, Nurfadilah; Husniah, Husniah; Pahruddin, Pahruddin; Salam, Andi Muhammad Ikbal; Nuraliah, Dewi; Aminuddin, Ahmad; Rahmawati, Rezki; Usri, Usri
MALAQBIQ Vol. 3 No. 2 (2024): Malaqbiq: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Politik kepada Pemilih Pemula berguna untuk memberikan informasi, nilai, pemahaman dan pengetahuan tentang Pendidikan politik pemilih pemula dalam menggunakan hak suaranya dalam pemilihan umum khususnya pada tahun 2024 mendatang. Pemilih pemula sebagai target untuk dipengaruhi karena dianggap belum memiliki pengalaman voting pada pemilu sebelumnya, jadi masih berada pada sikap dan pilhan politik yang belum jelas. Pemilih pemula yang baru mamasuki usia hak pilih juga belum memiliki jangkauan politik yang luas untuk menentukan kemana mereka harus memilih. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung (tatap muka) pada hari Jum’at tanggal 24 November 2023 di MAN 1 Polewali Mandar, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Adapun kegiatan yang dilakukan yaitu: 1) Materi tentang Deskripsi Pendidikan Politik Pemilih Pemula; 2) Materi tentang Perilaku Pemilih Pemula Menjelang Pemilu 2024; 3) Materi tentang Peran Perguruan Tinggi terhadap Pendidikan Politik Pemilih Pemula; 4) Materi tentang Peran Media terhadap Pendidikan Politik Pemilih Pemula. Pengabdian Masyarakat ini dilakukan untuk memberikan pemahaman tentang deskripsi Pendidikan politik pemilih pemula, Perilaku Pemilih Pemula. Hasil dari pengabdian masayarakat ini bahwa siswa sebagai pemilih pemula menjadi memahami, dan mengerti, akan aktif berpartisipasi serta tidak apatis terhadap kegiatan pemilihan umum yang akan datang.
Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa Makuang Kabupaten Mamasa dalam Meminimalisir Terjadinya Kekerasan Seksual Pratiwi, Andi Dewi; Fadhil, Fadhlan; Ichsan, Muh Arfhani; Mausili, Dwi Rianisa; Danar Hafidz Adi Wardhana; Rezki Rahmawati; Achmad Fauzi Kusmin; Rezky Ramadhan; Andi Muhammad Ikbal Salam; Usri
MALAQBIQ Vol. 4 No. 1 (2025): Malaqbiq : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jam.v4i1.1514

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Pemerintah Desa Makuang, Kabupaten Mamasa, dalam upaya meminimalisir terjadinya kekerasan seksual melalui metode ceramah dan tanya jawab. Kekerasan seksual masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah, termasuk di wilayah pedesaan, di mana pemahaman tentang pencegahan dan penanganannya sering kali terbatas. Melalui kegiatan ini, diharapkan aparat desa dan masyarakat dapat memperoleh pengetahuan yang komprehensif mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, faktor penyebab, dampak, serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang efektif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi interaktif dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga untuk memastikan penyebaran informasi yang merata. Metode ceramah digunakan untuk memberikan pemahaman mendasar, sedangkan sesi tanya jawab memungkinkan peserta untuk mengklarifikasi hal-hal yang belum dipahami serta berbagi pengalaman terkait isu kekerasan seksual di lingkungan tersebut. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran peserta mengenai pentingnya peran aktif pemerintah desa dalam menangani kasus kekerasan seksual, mulai dari aspek preventif hingga responsif. Selain itu, peserta juga memahami prosedur pelaporan dan pendampingan korban yang sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku. Kegiatan ini turut menghasilkan rekomendasi bagi pemerintah desa untuk membuat regulasi atau program khusus yang mendukung upaya pencegahan kekerasan seksual, seperti sosialisasi berkala, pembentukan tim respons cepat, dan kerja sama dengan lembaga terkait. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan dampak langsung berupa peningkatan pengetahuan tetapi juga mendorong tindakan nyata dari pemerintah desa dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan responsif terhadap isu kekerasan seksual.
POLITIK SEBAGAI JALAN PRAKTIK TASAWUF: TELAAH TERHADAP KONSEP ASFAR AL-ARBA’AH MULLA SHADRA Salam, Andi Muhammad Ikbal; Nizar, Nizar
Aqlam: Journal of Islam and Plurality Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajip.v9i1.2702

Abstract

Abstract: This research aims to find out politics as a way of practicing Sufism based on the concept of asfar al-arba'ah Mulla Shadra. The research method used is qualitative research with a literature study approach, namely by examining or interpreting written material about the concept of asfar al-arba'ah. The results showed that the concept of four journeys (asfar al-arba'ah) Mulla Shadra consists of: the journey from being to God; second, the journey in the [names of] God with God; third, the journey from God to being with God; fourth, the journey in being with God. Mulla Shadra places the fourth spiritual journey as a political journey. The substance of politics is understood as a conscious effort to uncover the realities and regulations that dominate conscious activity and lead human collective life to the desired destiny. This view necessitates the necessity of regulation for society to sustain a harmonious life through submission to God. Submission to God means submission to the rules and traditions of the sunnah, including prophetic inevitability. Therefore, Mulla Shadra understands that the purpose of the mission of the prophets is the improvement of religion and the human world through philosophical and political management.Keywords: Mulla Shadra, Sufism, Politics, Asfar al-Arba'ahAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui politik sebagai jalan praktik tasawuf berdasarkan konsep asfar al-arba’ah Mulla Shadra. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatis dengan pendekatan studi pustaka yakni dengan mengkaji atau menginterpretasi bahan tertulis tentang konsep asfar al-arba’ah. Hasil penelitian menujukkan bahwa konsep empat perjalanan (asfar al-arba’ah) Mulla Shadra terdiri atas: perjalanan dari makhluk menuju Tuhan ; kedua, perjalanan di dalam [asma-asma] Tuhan bersama Tuhan; ketiga, perjalanan dari Tuhan menuju makhluk bersama Tuhan; keempat, perjalanan di dalam makhluk bersama Tuhan. Mulla Shadra menempatkan perjalanan ruhani keempat sebagai perjalanan politik. Substansi politik dimaknai sebagai upaya sadar menyingkap realitas dan regulasi yang mendominasi aktivitas sadar dan menggiring kehidupan kolektif manusia kepada takdir yang diinginkan. Pandangan ini meniscayakan kemestian regulasi bagi masyarakat untuk melangsungkan kehidupan yang harmoni melalui ketundukan pada Tuhan. Tunduk pada Tuhan berarti tunduk pada aturan dan tradisi sunnah, termasuk keniscayaan kenabian. Karenanya Mulla Shadra memahami bahwa tujuan misi dari para nabi adalah sebagai perbaikan agama dan dunia manusia melalui manajemen filosofis dan politik.Kata Kunci: Mulla Shadra, Tasawuf, Politik, Asfar al-Arba’ah
Membentuk Karakter Religius Sosial Anak Jalanan di Kota Parepare Ariadin, Silmi Qurota Ayun; Andi Muhammad Ikbal Salam
SOSIOLOGIA : Jurnal Agama dan Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Sosiologia : Jurnal Agama dan Masyarakat
Publisher : IAIN Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/sosiologia.v4i1.14985

Abstract

Siguru community, founded in the city of Parepare, focuses on the issue of street children, especially those who do not receive formal education, either at home or at school. Education is essential to help children grow and develop, as well as to shape their character, which they will use in their social lives. This study uses a qualitative approach with data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The primary data for this study are the founders and volunteers who teach. To analyze the data themselves. The community is a social community that focuses on assisting street children, especially those who do not receive formal education either at home or at school. Education is a fundamental aspect in helping children grow and develop, as well as forming the character that is essential in their social lives. This study uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Data analysis is carried out through a process of reduction, presentation, and conclusion drawing with reference to role theory and social construction theory. The results show that the Siguru Community plays an important role as a substitute for the role of family and educators for street children. This community provides non-formal education through teaching reading, writing, arithmetic, and religious learning as the foundation for religious character building. Through a value-based approach, Siguru volunteers encourage children to learn the basic teachings of Islam, such as reading the Quran, daily prayers, and religious practices such as salat and wudu. In addition, this community strives to build motivation and enthusiasm for learning among street children so that they have goals and hopes for the future. Religious character building is instilled through role modeling, practicing polite behavior, and strengthening moral values in daily activities.