Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Internalisasi Penguatan Karakter Peduli Lingkungan Pada Siswa Melalui Materi Penegakan Hukum Pengelolan Lingkungan di Industri Pertambangan Eko Nopianto; Suryaningsi Suryaningsi; Wingkolatin Wingkolatin
SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum Vol. 3 No. 1 (2024): SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Februari 2024
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/seikat.v3i1.1195

Abstract

Industri pertambangan seringkali dihadapkan pada tantangan dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Upaya mengatasi isu lingkungan yang semakin kompleks, diperlukan keterlibatan aktif semua pihak yang terkait, termasuk pemerintah, pelaku industri, masyarakat sipil, dan juga generasi muda dalam memahami isu lingkungan dan hukum yang terkait dengan industri pertambangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk peningkatan berfikir kritis siswa dalam menghadapi isu kompleks lingkungan di industri pertambangan. Jenis penelitian yang digunakan kualitatif deskriptif pendekatan naratif dan fenomenologi, melalui wawancara dalam mengumpulkan data dilanjutkan kemetode trianggulasi mengukur keabsahan data. Kesimpulan bahwa penerapan guided learning pada materi penegakan hukum pengelolaan lingkungan di industri pertambangan dapat membekali siswa dengan pemahaman mendalam tentang isu-isu lingkungan, hukum, dan dampak dari industri pertambangan pada ketahanan nasional, kesejahteraan, dan keadilan masyarakat. Dengan meningkatnya kemampuan berfikir kritis, siswa dapat lebih proaktif dalam mengidentifikasi solusi yang berkelanjutan bagi tantangan pengelolaan lingkungan dimasa depan.
PENERAPAN NILAI-NILAI PANCASILA DI LINGKUNGAN SEKOLAH PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Hodriani, Hodriani; Wingkolatin, Wingkolatin; Leung, Yan Wing
NIZHAMIYAH Vol 14, No 2 (2024): NIZHAMIYAH
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/niz.v14i2.3957

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila pada siswa di lingkungan sekolah yaitu tingkat sekolah dasar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara. Penelitian ini membahas tentang bagaimana sikap para siswa di sekolah terkait dengan nilai nilai Pancasila. Pancasila bukan sekedar sebagai dasar negara tetapi juga sebagai pedoman dan pandangan hidup dalam bernegara. Dalam artikel ini juga membahas tentang bagaimana cara menerapkan nilai nilai Pancasila pada siswa di kehidupan sehari hari khususnya di sekolah. Hasil penelitian ini bahwa masih banyak siswa di sekolah yang kurang menerapkan nilai nilai Pancasila di lingkungan sekolah, tetapi pihak sekolah selalu berupaya mendidik para peserta didik agar menerapkan nilai nilai Pancasila dan berubah menjadi yang lebih baik lagi.Kata Kunci : lingkungan sekolah, Pancasila, peserta didik
The Role of Social Support in Achieving Work-Life Balance: A Study of Students Working in The Food and Beverage Industry della indriyani; Endang Herliah; Wingkolatin Wingkolatin; Nur Fitri Handayani
Edueksos: Jurnal Pendidikan Sosial & Ekonomi Vol. 14 No. 02 (2025)
Publisher : Department of Tadris IPS FITK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/edueksos.v14i02.22169

Abstract

Working students face challenges in balancing academic demands with the jobs they do to meet financial needs or gain practical experience. This study aims to explore the role of social support in helping students who work in the food and beverage industry in Samarinda City achieve a balance between work and academic life. This study employs a qualitative research design with a descriptive approach to explore the role of social support in achieving work-life balance among students working in the food and beverage (F&B) industry in Samarinda City. A qualitative approach was chosen because it allows for an in-depth understanding of participants' life experiences, perceptions, and social interactions within their educational and work environments. The research subjects consist of three informants, all of whom are students working part-time in the food and beverage industry. Two informants work as baristas, while one informant works as kitchen staff in local cafes and restaurants in Samarinda City. The informants were selected using purposive sampling, a sampling technique commonly used in qualitative research to select individuals who have relevant experience and can provide rich and in-depth information related to the research problem selection.subjects was based on several considerations. First, students working in the F&B sector often face irregular working hours, customer service demands, and performance pressures, making them prone to experiencing conflicts between work and study. The results of the study show that working students apply careful time management strategies to maintain a balance between their studies and work. Social support, whether from family, friends, or self-support, proved to play an important role in reducing stress and improving their well-being. Although challenges such as difficulty in managing time and heavy academic workloads remain, the emotional and practical support provided by the surrounding environment is very helpful in achieving this. This research provides insights into the importance of social support in managing the work-life balance of working students, as well as its contribution to their well-being and academic success.Keywords: Students working, social support, work-life balance, time management 
PERAN GURU PPKN DALAM MENANAMKAN NILAI NILAI BELA NEGARA PADA SISWA MELALUI PEMBELAJARAN DI SMA TUNAS KELAPA SAMARINDA Masitah Zalianty; Wingkolatin Wingkolatin; Novita Majid; Mohammad Bahzar; Asnar Asnar; Marwiah Marwiah
MADINASIKA Vol 7 No 2 (2026): MADINASIKA-APRIL
Publisher : Pascasarjana Unviersitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/madinasika.v7i2.18250

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai bela negara pada siswa sebagai upaya membentuk karakter, rasa cinta tanah air, dan kesadaran berbangsa melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di sekolah. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peran guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam menanamkan nilai bela negara, kendala yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut di SMA Tunas Kelapa Samarinda. Metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif melalui pembinaan karakter, pemberian teladan, serta pengintegrasian sikap disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air dalam proses pembelajaran maupun kegiatan sekolah. Hambatan yang ditemui meliputi keterbatasan sumber belajar, rendahnya minat siswa, dan pengaruh perkembangan teknologi. Untuk mengatasinya, guru menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan berorientasi pada pendidikan karakter. Kesimpulan penelitian menunjukkan guru memiliki peran penting dalam membentuk sikap nasionalisme dan kesadaran bela negara pada siswa.
Bueng Selimpat: The Existence of Kutai Tradition Through Philosophical and Spiritual Values Septiani Eka Syaputri; Asnar Asnar; Alim Salamah; Endang Herliah; Jawatir Pardosi; Wingkolatin Wingkolatin; Suryaningsi Suryaningsi; Reza Reza
Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ejpis.v8i1.24343

Abstract

This study examines the Bueng Selimpat tradition practiced by the Kutai ethnic group in Benua Baru Village as a worldview that links three key elements: humanity, nature, and ancestral heritage. For the Kutai community, rivers serve not only as a resource but are also regarded as the abode of sacred forces believed to be their ancestors. The main objective is to analyze the existence and sustainability of this tradition amid changing times. Using a Husserlian phenomenological approach, data were collected from ten informants: five Kutai residents who still practice, understand, and preserve the tradition, and five university students who offered perspectives on its relevance today. The findings show that Bueng Selimpat has remained preserved and practiced despite cultural acculturation; the community maintains the tradition as ancestral heritage while integrating local cultural values with formal religious teachings. This research enriches studies in the social sciences, provides educational material to instill noble values, fosters harmonious living, and strengthens national unity based on local wisdom that aligns with the values of Pancasila.
Analisis Program Kerja Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam Membentuk Karakter Kepemimpinan siswa di SMP Negeri 21 Samarinda Fanisa Aprily; Moh. Bahzar; Marwiah Marwiah; Aloysius Hardoko; Suryaningsi Suryaningsi; Wingkolatin Wingkolatin
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i1.2

Abstract

OSIS merupakan organisasi sah di sekolah yang menjadi tempat bagi siswa untuk mengembangkan potensi keterampilan masing-masing siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui program kerja OSIS dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi dan teknik analisis data data mengunakan reduksi, pengumpulan data, display data, dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukan terdapat tiga bentuk program kerja yang berpengaruh pada pembentukan karakter kepemimpinan siswa, yaitu LDKS (Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa) memberikan pengalaman langsung dalam kepemimpinan sehingga dapat membentuk karakter disiplin, percaya diri, tanggung jawab, dan berjiwa pemimpin, program kerja pembiasaan siswa di sekolah yang dapat menciptakan budaya disiplin, sopan santun, dan kepatuhan terhadap peraturan sekolah, dan program suara demokrasi dapat mengembangkan kesadaran politik, sikap demokratis, dan berpikir kritis.
Studi Tantangan Pelestarian Tradisi Upacara Adat Belian Dalam Era Modernisasi di Desa Bunga Jadi Kecamatan Muara Kaman Ikhwanur Al Fiqriansyah; Moh Bahzar; Wingkolatin Wingkolatin
Indonesian Journal on Education (IJoEd) Vol. 1 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/ijoed.v1i3.95

Abstract

Tradisi Upacara adat Belian merupakan tradisi upacara adat turun temurun bagi suku Kutai di Sabintulung sebagai bentuk komunikasi spiritual terhadap leluhur dan penghormatan terhadap boyok untuk tujuan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tantangan dan pelestarian tradisi upacara adat Belian di era modernisasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Melalui metode ini penelitian ini berfokus kepada tantangan pelestarian tradisi upacara adat belian di era modernisasi dan pelestarian tradisi upacara adat Belian di desa Sabintulung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu dengan wawancara, oberservasi, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa tantangan pelestarian tradisi upacara adat Belian di era modernisasi saat ini terjadi berasal dari dalam (internal) dan dari luar (eksternal). Adapun faktor internal yaitu pewarisan generasi berdasarkan garis keturunan. Faktor eksternal yaitu perubahan pada nilai budaya dan gaya hidup pada masyarakat Sabintulung. Selain itu, upaya pelestarian tradisi upacara adat Belian juga dapat dilakukan melalui pengakuan secara resmi terhadap upacara adat Belian dan partisipasi pelaksanaan upacara adat Belian dengan mengorbankan uang, harta benda, tenaga, dan pemikiran dalam pelestarian tradisi upacara adat Belian.
Perlindungan Hukum bagi Korban Kekerasan Seksual dalam Keluarga: Perspektif Gender dan Studi Kasus UPTD-PPA Putri Sri Wahyuni; Suryaningsi Suryaningsi; Wingkolatin Wingkolatin; Aloysius Hardoko; Marwiah Marwiah; Endang Herliah
Nomos : Jurnal Penelitian Ilmu Hukum Vol. 5 No. 2 (2025): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/nomos.v5i2.3154

Abstract

Sanitasi lingkungan dan akses air bersih merupakan hak dasar yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Masyarakat di wilayah padat seperti Kelurahan Kalibaru, Jakarta Utara belum sepenuhnya menikmati hak tersebut secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi jaminan hukum atas sanitasi dan air bersih serta mengidentifikasi hambatan-hambatan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan menggabungkan studi hukum dan pengumpulan data lapangan melalui wawancara serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak atas sanitasi bersifat formalistik. Akses terhadap air bersih masih terbatas, kondisi lingkungan tidak sehat, dan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan masih rendah. Perubahan regulasi yang berlangsung cepat menyebabkan kesulitan dalam proses sosialisasi serta menghambat pelaksanaan kebijakan di tingkat daerah. Program lingkungan seperti TPS 3R dan bank sampah dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara menunjukkan adanya inisiatif pemerintah untuk membangun kesadaran kolektif. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah, stabilisasi kebijakan, serta perluasan pendekatan sanitasi berbasis komunitas secara menyeluruh dan berkelanjutan.
The Role of Islamic Religion Teachers in Overcoming Egocentrism Among Students at Madrasah Ibtidaiyah Ibrahimy Sukorejo Alfina Wildatul Fitriyah; Moh. Bahzar; Wingkolatin Wingkolatin; Siti Munawati; Indah Wahyu Ningsih; Yunita Abdullah Aji
JURNAL AT-TURAS Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v11i2.9674

Abstract

Islamic religion teachers act as educators who not only teach religious materials, but also shape students' characters. This study aims to explore the role of Islamic religion teachers in overcoming students' egocentrism in madrasah. Egocentrism, which is characterized by excessive focus on oneself, can hinder students' social interaction and character development. The research method used is qualitative, with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The research subjects involved religion teachers, students, and parents at Madrasah Ibtidaiyah Ibrahimy Sukoerjo, Situbondo, East Java. The results showed that religion teachers have an important role in instilling moral and ethical values through interactive teaching methods. The strategies applied include example-based learning, group discussions, and social activities that prioritize empathy and cooperation. In addition, parental support and a positive school culture contribute significantly to reducing students' egocentrism. However, challenges such as a lack of training for teachers and academic pressures remain limiting factors. The findings emphasize the importance of collaboration between teachers, parents and the community in creating a learning environment that supports students' character development. This research is expected to provide insights for the development of more effective educational programs in shaping empathic and social attitudes among madrasah students.