Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : KERTHA WICAKSANA

STANDAR PERLINDUNGAN HUKUM KEGIATAN INVESTASI PADA BISNIS JASA PARIWISATA DI INDONESIA Julianti, Lis; Subekti, Rika Putri
KERTHA WICAKSANA Vol 12, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.12.2.723.156-166

Abstract

Kegiatan pariwisata yang beragam menimbulkan pergerakan bisnis di berbagai daerah dan berbagai bidang, termasuk investasi. Kegiatan investasi merupakan kegiatan yang berorientasi untuk memberikan pengembalian investasi yang cepat dan aman. Investasi pada dasarnya meliputi berbagai bidang, kepariwisataan termasuk di dalamnya. Pada konstitusional, Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 telah menentukan bahwa perekonomian nasional dan kesejahteraan sosial adalah untuk mewujudkan kesejahteraan umum. Investasi pada dasarnya meliputi berbagai bidang termasuk kepariwisataan. Cukup diketahui kekuatan pariwisata Indonesia terletak pada potensi alam yang besar dan seni budaya yang tinggi, sumber daya manusia yang profesional, akomodasi perhotelan yang baik, penduduk yang ramah tamah. Pariwisata tak ubahnya generator penggerak pembangunan perekonomian masyarakat seperti halnya di Bali. Dalam pengamatan empiris, tidak kurang 80% dari seluruh masyarakat Bali menggantungkan hidupnya pada pariwisata, baik secara langsung maupun tidak langsung. Permasalahan yang akan dibahas dalam tulisan ini adalah (1) Bagaimanakah pengaturan mengenai investasi asing pada bisnis jasa pariwisata dalam kerangka hukum internasional dan nasional? (2) Bagaimanakah bentuk perlindungan investasi asing pada bisnis jasa pariwisata di Indonesia? Pengaturan investasi dalam kerangka hukum nasional bersinergi dengan prinsip-prinsip kepariwisataan yang dituangkan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan. The diverse tourism activities bring about business movement in various regions and various fields, including investment. Investment activity is an activity oriented to provide quick and safe return of investment. Investment basically covers various fields, including tourism. In the constitutional, Article 33 of the 1945 Constitution has determined that the national economy and social welfare are to realize the common prosperity. Investment basically covers various fields including tourism. It is well known that Indonesias tourism strength lies in its great natural potential and high cultural arts, professional human resources, excellent hospitality accommodation, hospitable residents. Tourism is like a generator driving the development of the economy of society as it does in Bali. In empirical observation, no less than 80% of all Balinese people rely on tourism, either directly or indirectly. The issues to be addressed in this paper are (1) What is the regulation of foreign investment in the tourism services business within the framework of international and national law? (2) What is the form of protection of foreign investment in tourism services business in Indonesia? Investment arrangements within the framework of national law synergize with the principles of tourism as outlined in Law Number 10 Year 2009 on Tourism.
Impikasi Pelaksanaan Upacara Ngaben (Pitra Yadnya) Saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Akibat Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali I Ketut Sukewati Lanang Putra Perbawa; Putu Wisnu Nugraha; Lis Julianti
KERTHA WICAKSANA Vol. 16 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/kw.16.2.2022.117-122

Abstract

The COVID-19 pandemic has had a very broad impact on people's lives, especially with regard to traditional ceremonies in Bali. One of these activities is the Ngaben Ceremony (Pitra Yadnya). On the other hand, PPKM has been a policy of the Indonesian Government to combat the Covid-19 pandemic since early 2020. PPKM has a great influence in the Ngaben ceremony. Ngaben is a ceremony to purify spirits and smelting corpses by burning the bodies of people who have died. The formulation of the problem in this research; What is the role of law in carrying out the Ngaben ceremony in Bali? and how to use sanctions against people who violate PPKM during the Ngaben ceremony in Bali? This research approach, with legislation, the type of research used is normative legal research. The technique of collecting legal materials used in this paper is through literature study. The conclusions from the formulation of the problem are the role of law and sanctions against PPKM violators in relation to the Ngaben ceremony, namely in accordance with applicable regulations, such as; Minister of Home Affairs Instruction Number 35 of 2021 and Governor's Circular Letter Number 12 of 2021.
Co-Authors A.A Kt. Sudiana A.A. Putu Wiwik Sugiantari AA Sudharmawan, AA Abda Abda Abdullah, Nurhidayah binti Abu Bakar Munir Agung, Gusti Bagus Ngurah Agustina Ni Made Ayu Darma Pratiwi Anak Agung Putu Wiwik Sugiantari Anak Agung Putu Wiwik Sugiantari Anak Agung Putu Wiwik Sugiantari Darma Pratiwi, Agustina Ni Made Ayu Gunawan, Anggraeni Sari Hadiati, Mia Hera Alvina I Dewa Gede Aryaka Aryamisra I Gusti Ayu Vina Widiadnya Putri I Gusti Ngurah Anom I MADE RAHMAWAN ADITYA WISMARA I Putu Danny Pramana Putra I Wayan Gde Wiryawan I Wayan Wahyu Wira Udytama I Wayan Wahyu Wira Udytama Ismail Hanif Batubara Kadek De Adnyana Ketut Sukawati P Perbawa Kristina, Ni Made Yuli Kt Sukawati Lanang P. Perbawa Made Emy Andayani Citra Made Indra Saputra Made Natalia Supadmi Marfungah, Luthfi Meinarni, Ni Putu Suci Moody Rizqy Syailendra Putra Nengah Teguh Artha Sedana Ni Kadek Dita Indriyani Ni Kadek Eny Widiastini Ni Komang Sutrisni Ni Made Ariningsih Ni Made Suartini Ni Nyoman Indra Deviyani Ni Wayan Dita Maharani Ningsih, Ni Made Ayu Priska Cahya Pinpak, Artit Putu Dhiyo Hadi Pramana Putu Lantika Oka Permadhi Putu Milania Riska Purnami PUTU SEKARWANGI SARASWATI Putu Sekarwangi Saraswati Putu Wisnu Nugraha Rismayanti, Ni Putu Indah Salsabila, Unik Hanifah Sanjaya, I Komang Adi Sari, Happy Budyana Sekar mas , I Made Angrurah Septiovita, Erma Subawa, Ida Bagus Gede Subekti, Rika Putri Suharyanti, Ni Putu Noni Sukma, Putu Angga Pratama Thalib, Emmy Febriani Tresnawan, I Made Pieri Rayana Vionita, Ni Putu Vina