Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengaplikasian Teknologi Balur Apung untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan Pertanian di Daerah Aliran Sungai Desa Tanjong Sangalang, Pulang Pisau: Community Empowerment through the Application of Floating Raft Technology to Overcome Agricultural Land Limitations in the River Basin Area of Tanjong Sangalang Village, Pulang Pisau Kurniawati, Neny; Arifin, Samsul; Andanu, Odi; Dirgantara, Made
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2025): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v10i1.8289

Abstract

The floating raft technology presents an innovative solution to address the flooding challenges that frequently disrupt agriculture in Tanjung Sanggalang Village, Pulang Pisau Regency. With this technology, floating farming on water surfaces becomes feasible, allowing the land to be no longer affected by floods and enabling farmers to utilize it more effectively, thereby increasing overall agricultural production. Floating raft technology aims to help improve food security and the economy of the Tanjung Sanggalang community by expanding agricultural areas and enhancing crop production. The community service methods include Focus Group Discussions (FGD), material presentations, hands-on practice, and evaluation. The results of the community service show that the practical training on floating raft construction was highly beneficial to all participants. The training met participants' expectations, with 100% of participants reporting that their expectations were fulfilled. Therefore, the training on floating raft construction, seedling, organic fertilizers, pesticides, and harvesting has been successfully conducted.
Pengembangan Strategi Bisnis Pada Desa Wisata Gamplong Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Agrowisata Berbasis Ekonomi Kreatif Erni Dwi Puji Setyowati; Odi Andanu; Utari Yolla Sundari
AKUNTANSI 45 Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas 45 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30640/akuntansi45.v4i2.1755

Abstract

This research presents SWOT analysis in Gamplong tourism village which has natural fiber craft agroindustry based on creative economy Sleman Regency. Internal and external conditions are needed to identify problems that occur to launch the best strategy in developing tourism villages. This reserach was conducted by doing an observation to figure out that tourism village based on creative economy has its own characteristics in developing the local potential especially in independent tourism villages because it can be role model for developing and growing tourism villages to develop their local potential. Conducting interviews to get internal and external factors of the tourism village The SWOT analysis is done by performing quantitative weighting and ranking against these factors by ten respondents from internal and external of tourism villages. The results of this research indicates that Gamplong Tourism Village is in cell V of Matrix IE where cell V presents growth and stability phase. The best strategy for this position is concentration through horizontal integration that is expanding the company how to develop business in other locations, and improve the types of products and services.
Utilisation Of Kambalitan And Kulat Ipu Tree Buds With Traditional Dayak Medicine In Tewang Kadamba Village Katingan District Central Kalimantan Faridawaty, Evi; Andanu, Odi; Jaya, Herry Palangka; Suparno, Suparno; Saputera, H
BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i1.20921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui pemanfaatan tumbuhan hutan sebagai pengobatan tradisional alternatif, khususnya yang berkaitan dengan bentuk, karakteristik, cara pengolahannya dan cara pengobatan tradisional dayak. Penelitian ini dilakukan di hutan dan permukiman Desa Tewang Kadamba Kabupaten Katingan Hilir Kalimantan Tengah. Manfaat penelitian ini dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang keberadaan tanaman hutan yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dimana data didapat dari hasil wawancara dan observasi kemudian pengolahan data dilakukan dengan studi pustaka dengan didukung dengan referensi yang ada.             Berdasarkan hasil penelitian ditemukan : tanaman hutan tunas pohon kambalitan ini memiliki tinggi kurang lebih    1–2 meter dan tumbuh bergerombol yang dimanfaatkan untuk pengobatan sakit meruyan pada  ibu yang baru melahirkan, belum diketahui zat aktif yang terdapat pada tumbuhan ini. Ditemukan Kulat Ipu atau / Jamur Ipu yang digunakan pada pasien yang menderita sakit benjolan/tumor pada tubuh dengan cara dikasai/dibedaki pada bagian yang sakit sampai benjolan tidak terasa sakit dan kempes,belum diketahui zat aktif yang terdapat pada tumbuhan ini. Pengobatan tradisional dayak dengan menjalankan tatacara sebagai berikut : Pengambilan Tumbuhan berpotensi obat dari hutan dan juga menjalankan pantangan/pali selama pengobatan
Analisis Faktor Keputusan Pembelian Roti Menggunakan Metode SEM-PLS (Structrural Equation Modeling-Partial Least Squares) Studi Kasus Toko Garmeleia Cookies Puji Setyowati, Erni Dwi; Andanu, Odi; Ahmad Riduan; Rakha Satya Idsan
Jurnal Penelitian UPR Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian UPR: Kaharati
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52850/jptupr.v5i1.20033

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor keputusan pembelian roti yang berstudi kasus di Toko Garmeleia Cookies. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan deskriptif kuantitatif dengan objek penelitian Toko Garmeleia Cookies yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik Non Probability Sampling dengan metode pengambilan sampel Purposive Sampling yaitu seseorang atau individu yang datang dan membeli produk pada Toko Garmeleia Cookies. Proses pengumpulan data menggunakan metode wawancara/dialog dan pengisian kuesioner oleh responden, yang berisi peryataan dengan jawaban dalam skala likert 1-5. Data dianalisis menggunakan metode SEM-PLS (Structural Equation Modeling-Partial Least Squares) dengan bantuan aplikasi Smart PLS 4. Pengujian data dilakukan secara terstruktur mulai dari uji outer model, inner model, hingga pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor yang lebih dominan mempengaruhi keputusan pembelian roti yaitu kualitas produk, jika dilakukan peningkatan terhadap kualitas produk maka dapat meningkatkan keputusan pembelian roti oleh konsumen. Selain itu terdapat pengaruh tidak langsung antara fasilitas toko terhadap keputusan pembelian yang di mediasi oleh pelayanan. Berdasarkan uji hipotesis, pelayanan mampu memediasi pengaruh tidak langsung secara signifikan antara pengaruh fasilitas toko terhadap keputusan pembelian, namun mediasi ini tergolong dalam jenis Partial Mediation yang artinya fasilitas toko mampu secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi keputusan pembelian.
PERFORMANCE MEASUREMENT AND RISK MITIGATION OF PINEAPPLE SUPPLY CHAIN IN CENTRAL KALIMANTAN PROVINCE Odi Andanu; Erni Dwi Puji Setyowati; Rakha Satya Idsan
Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol. 35 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Industri Pertanian
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24961/j.tek.ind.pert.2025.35.1.76

Abstract

Pineapple farmers and agro-processing businesses in Kapuas and Pulang Pisau face several risk. One significant risk is the lack of clarity regarding existing supply chain structures and performance, resulting in operational inefficiencies. This study aimed to identify and measure the performance of the pineapple agroindustry supply chain, analyze potential risks within the supply chain, and evaluate risk mitigation actions in the pineapple agroindustry located in Kapuas Regency and Pulang Pisau Regency, Central Kalimantan. The method used to analyze supply chain performance was the SCOR-AHP (Supply Chain Operations Reference-Analytic Hierarchy Process) method, while risk analysis was conducted using the HOR (House of Risk) method. The results showed that the highest supply chain performance score was attributed to the distributor, with a total score of 72.89, categorized as "good." Conversely, the lowest performance was seen among farmers, with a score of 42.55, classified as "marginal." The highest risk for farmers was the low selling price of pineapples, for collectors was price fluctuations, and for pineapple SMEs was inaccurate production planning and scheduling. The prioritized risk mitigation actions for farmers included optimizing the implementation of proper SOPs (Standard Operating Procedure) for pineapple cultivation and post-harvest processes, for collectors was the establishment of standards and agreements with farmers regarding pineapple quality, while the industry focuses on planning, optimizing, monitoring, and periodically evaluating the production process. Additionally, distributors should enhance the marketing reach of the products. Keywords: HOR, performance of supply chain, pineapple, risks, SCOR-AHP
Desain Sistem Penentuan Kualitas Cuka Apel dengan Metode Fuzzy Inference System (FIS) Tipe 1 dan Tipe 2 Putri, Fina; Andanu, Odi
Jurnal Teknologi Agro-Industri Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Teknologi Agro-Industri
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Tanah Laut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/jtai.v12i1.219

Abstract

Cuka apel adalah produk alami yang dihasilkan melalui proses fermentasi alkohol dari bahan baku apel. Kualitas cuka apel dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti pH, konsentrasi gula, dan jumlah ragi yang digunakan dalam proses fermentasi. Penentuan kualitas cuka apel yang akurat memerlukan metode yang mampu menangani ketidakpastian dalam parameter-parameter tersebut. Salah satu metode yang dapat digunakan adalah Sistem Inferensi Fuzzy (FIS), yang dapat menangani ketidakpastian linguistik dan numerik. Dalam penelitian ini, desain sistem penentuan kualitas cuka apel dikembangkan menggunakan dua tipe FIS, yaitu FIS tipe 1 dan tipe 2. FIS tipe 1 digunakan untuk menangani ketidakpastian dengan tingkat rendah, sementara FIS tipe 2 dirancang untuk menangani ketidakpastian yang lebih kompleks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FIS tipe 2 lebih efektif dalam menentukan kualitas cuka apel karena dapat menangani berbagai tingkat ketidakpastian pada input dan menghasilkan keputusan yang lebih tepat.
Utilisation Of Kambalitan And Kulat Ipu Tree Buds With Traditional Dayak Medicine In Tewang Kadamba Village Katingan District Central Kalimantan Faridawaty, Evi; Andanu, Odi; Jaya, Herry Palangka; Suparno, Suparno; Saputera, H
Biotik Vol 13 No 1 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i1.20921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui pemanfaatan tumbuhan hutan sebagai pengobatan tradisional alternatif, khususnya yang berkaitan dengan bentuk, karakteristik, cara pengolahannya dan cara pengobatan tradisional dayak. Penelitian ini dilakukan di hutan dan permukiman Desa Tewang Kadamba Kabupaten Katingan Hilir Kalimantan Tengah. Manfaat penelitian ini dapat memberikan pengetahuan tambahan tentang keberadaan tanaman hutan yang dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif. Penelitian ini menggunakan teknik deskriptif kualitatif dimana data didapat dari hasil wawancara dan observasi kemudian pengolahan data dilakukan dengan studi pustaka dengan didukung dengan referensi yang ada.             Berdasarkan hasil penelitian ditemukan : tanaman hutan tunas pohon kambalitan ini memiliki tinggi kurang lebih    1–2 meter dan tumbuh bergerombol yang dimanfaatkan untuk pengobatan sakit meruyan pada  ibu yang baru melahirkan, belum diketahui zat aktif yang terdapat pada tumbuhan ini. Ditemukan Kulat Ipu atau / Jamur Ipu yang digunakan pada pasien yang menderita sakit benjolan/tumor pada tubuh dengan cara dikasai/dibedaki pada bagian yang sakit sampai benjolan tidak terasa sakit dan kempes,belum diketahui zat aktif yang terdapat pada tumbuhan ini. Pengobatan tradisional dayak dengan menjalankan tatacara sebagai berikut : Pengambilan Tumbuhan berpotensi obat dari hutan dan juga menjalankan pantangan/pali selama pengobatan
SEKOLAH PASAR MODAL BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI PALANGKA RAYA Nugraha, Satriya; Aprilyansyah, Mahdi Surya; Yustha, Yulia; Andanu, Odi; Setyowati, Erni Dwi Puji
JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): JURNAL BAKTI UPPR: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/jbuppr.v1i1.48

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat dengan diadakannya kegiatan sekolah pasar modal bagi mahasiswa Universitas PGRI palangak Raya untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait investasi, sehingga mahasiswa terhindar dari investasi bodong dan judi online. Dalam kegiatan ini juga diinformasikan tentang investasi yang resmi diawasi OJK. Mahasiswa diberi pemahaman tentang jenis pasar modal, cara membeli saham, cara menjual saham yang sudah dibeli, dan cara berinvestasi yang baik dan benar. Analisis deskriptif diketahui pengetahuan responden tentang pasar modal dan instrument investasimasih tergolong rendah, sedangkan pengetahuan responden tentang tingkat keuntungan investasi sudah baik dan pengetahuan responden tentang tingkat resiko investasi sudah bisa dikatakan cukup. Antusias Mahasiswa Universitas PGRI palangka Raya mengikuti kegiatan ini terlihat dari hampir semua peserta membuat akun saham di RHB Tradesmart, dan mulai melirik membeli saham milik BUMN maupun milik swasta.
Analisis Nilai Tambah Agroindustri Pengolahan Kopi Robusta (Studi Kasus: Kelio Coffee Di Desa Bandung Batu Kecamatan Kabawetan Kabupaten Kepahiang) Idsan, Rakha Satya; Andanu, Odi
JURNAL REKAYASA DAN MANAJEMEN AGROINDUSTRI Vol 13 No 2 (2025): Juni
Publisher : Department of Agroindustrial Technology, Faculty of Agricultural Technology, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRMA.2025.v13.i02.p12

Abstract

This study analyzes the total cost, revenue, income, and added value in the Kelio Coffee agroindustry in Bandung Batu Village, Kabawetan District, Kepahiang Regency. The method used is a case study, focusing on the Kelio Coffee agroindustry. Respondents were selected by purposive sampling because this agroindustry processes robusta coffee that has received Geographical Indication (IG) Certification. The study results indicate that the Kelio Coffee agroindustry produces several products: ground coffee, premium ground coffee, green beans, premium green beans, and roasted beans. The total cost incurred by this agroindustry is IDR 78,694,982.14, with revenue of IDR 108,921,600 and income of IDR 30,226,617.86. The added value ratio of each product is 80.44% for raw ground coffee, 88.70% for premium ground coffee, 47.21% for raw green beans, 69.48% for premium green beans, and 85.45% for roasted beans.
Studi Komparatif Sosial Ekonomi Desa Wisata Gamplong Dan Desa Wisata Pulesari Kabupaten Sleman Sebagai Penggerak Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif Erni Dwi Puji Setyowati; Saputera Saputera; Odi Andanu
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.527

Abstract

Kota Yogyakarta terkenal dengan jenis wisata yang khas, yaitu jenis wisata budaya sebagai cagar budaya Jawa. Dewasa ini para wisatawan mulai menggemari tempat wisata yang tidak hanya sekedar menyajikan keindahan alamnya saja tetapi lebih kepada interaksi masyarakat. Oleh karena itu mulai berkembang jenis wisata minat khusus, yaitu wisata alternatif yang disebut desa wisata. Desa wisata di wilayah Kabupaten Sleman berkembang sangat dinamis dan mampu menggerakkan sektor pariwisata di Kabupaten Sleman. Desa wisata Gamplong termasuk dalam sektor ekonomi kreatif bidang kerajinan (handycraft), sedangkan Desa Wisata Pulesari mengusung konsep Go Green and Back to Nature dengan permainan interaktifnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi perbedaan tingkat sosial ekonomi Desa Wisata Gamplong dan Desa Wisata Pulesari sebagai acuan desa wisata lain mengembangkan potensi yang dimiliki dari segi ekonomi kreatif yang berbeda. Metode yang digunakan yaitu komparatif deksriptif dengan jumlah sampel 226 kepala keluarga di Desa Wisata Gamplong dan 77 kepala keluarga di Desa Wisata Pulesari dengan teknik analisis data Man Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat pendapatan pokok dan sampingan antara Desa Wisata Pulesari dan Desa Wisata Gamplong dikarenakan sebagian besar masyarakat Desa Wisata Pulesari memiliki pendapatan sampingan dari pekerjaan sebagai pemandu sedangkan pada masyarakat Desa Wisata Gamplong mengandalkan pekerjaan utama mereka yang sebagian besar sebagai buruh kerajinan. Terdapat perbedaan kepemilikan barang bangunan, tingkat pengeluaran makanan pokok, sayur dan buah, makanan kering, dan listrik antara Desa Wisata Pulesari dan Desa Wisata Gamplong.