Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sainteks

Pengendalian Trichodina sp. pada Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Menggunakan Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Dewi Fitrya Nugraheny; Anandita Ekasanti; Emyliana Listiowati; Agung Cahyo Setyawan; Hamdan Syakuri
Sainteks Vol 17, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v17i2.9377

Abstract

Trichodina sp. merupakan ektoparasit yang umum ditemukan menginfeksi ikan budidaya, termasuk ikan nila (Oreochromis niloticus). Ekstrak daun sirih mempunyai potensi untuk digunakan dalam pengendalian Trichodina sp. pada benih ikan nila. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis ekstrak daun sirih (EDS) yang tidak menyebabkan mortalitas benih ikan nila, mengetahui pengaruh EDS terhadap prevalensi, intensitas, dan kelimpahan Trichodina sp., dan menentukan dosis optimal EDS untuk mengendalikan Trichodina sp. Hasil pengamatan menunjukkan dosis aman EDS untuk perendaman selama 2 jam adalah maksimal 200 mg/L. Berdasarkan hasil tersebut maka EDS dengan dosis 0 mg/L (kontrol), 50 mg/L, 100 mg/L, dan 200 mg/L digunakan untuk penelitian utama. Metode experimental berdasarkan Rancangan Acak Lengkap digunakan dengan 4 perlakuan dan 10 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis 100 mg/L dan 200 mg/L menurunkan prevalensi parasit hanya pada insang dan tidak pada permukaan tubuh. Selain itu, kedua dosis tersebut secara signifikan menurunkan intensitas dan kelimpahan Trichodina sp. di permukaan tubuh tetapi tidak dapat secara total membebaskan permukaan tubuh dari parasit tersebut. Berdasarkan hasil tersebut, dosis optimal EDS untuk mengendalikan Trichodina sp. pada benih ikan nila belum dapat ditentukan dalam penelitian ini.
Performa Pertumbuhan Nilem (Osteochilus vittatus) yang Diberi Pakan dengan Suplementasi Garam Syakuri, Hamdan; Pramono, Taufik Budhi; Ekasanti, Anandita; Nugrayani, Dewi; Listiowati, Emyliana
Sainteks Vol 21, No 1 (2024): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/sainteks.v21i1.21069

Abstract

Suplementasi garam dalam pakan ikan mempunyai peluang meningkatkan efisiensi produksi perikanan budidaya melalui peningkatan pertumbuhan ikan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji performa pertumbuhan Nilem (Osteochilus vittatus) yang diberi pakan dengan suplemen garam. Penelitian eksperimen dilaksanakan menggunakan rancangan acak lengkap, terdiri atas lima perlakuan dan enam ulangan. Perlakuan berupa suplementasi garam dengan dosis 0% (kontrol), 1%, 2%, 3%, dan 4%. Benih ikan (2,3 ± 0,16 g) dipelihara dalam sistem resirkulasi menggunakan wadah berisi 40 liter air dengan kepadatan 15 ekor per wadah dan diberi pakan uji selama 30 hari. Pertumbuhan ikan dan kualitas air diamati secara periodik. Hasil penelitian menunjukkan kelompok ikan yang diberi suplementasi 3% garam memiliki pertumbuhan yang tidak signifikan lebih baik berdasarkan pertambahan berat, relative growth rate (RGR) dan specific growth rate (SGR). Ikan perlakuan 2% garam menunjukkan faktor kondisi yang cenderung lebih tinggi dibandingkan ikan perlakuan lain, namun tidak signifikan secara statistik. Suplementasi garam tidak meningkatkan pertumbuhan ikan secara nyata namun berpotensi dapat membuat produksi budidaya Nilem menjadi lebih efisien.