Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Upaya Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Vaksinasi Rabies Hewan Kesayangan pada Hari Rabies Sedunia di Kota Kendari Menuju Indonesia Bebas Penyakit Rabies 2030 Fadli Ma'mun Pancar; Restu Libriani; Yamin Yaddi; Putu Nara Prasanjaya; Purnaning Dhian; Qurniawati Qurniawati; Nichlah Rifqiyah; Apriliani Apriliani; Titah Aprilia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 3 No 3 (2023): JAMSI - Mei 2023
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.757

Abstract

Penyakit rabies merupakan penyakit zoonosis yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui gigitan hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing, kera dan mamalia lainnya dapat menyebabkan kematian hingga 100%. Penyakit rabies dapat dicegah, namun kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi rabies masih kurang sehingga menyebabkan penyakit ini masih endemik di Kota Kendari. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melindungi hewan yang beresiko dari virus rabies. Kegiatan ini bertempat di MTQ Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melalui sosialisasi penyakit rabies dan vaksinasi rabies. Hasil kegiatan adalah sebanyak 145 ekor yang terdiri dari anjing dan kucing telah divaksin rabies dan kegiatan ini melibatkan 15 dokter hewan yang tergabung dalam Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Cabang Sulawesi Tenggara (PDHI Sultra). Proses sosialisasi dan vaksinasi rabies berlangsung secara lancar dan masyarakat antusias dalam mengikuti kegiatan. Melalui kegiatan ini diharapkan adanya pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap penanggulangan dan pencegahan penyakit rabies di Kota Kendari menuju Indonesia Bebas Rabies 2030.
EVALUASI PENERAPAN GOOD HYGIENE PRACTICES (GHyP) PADA TEMPAT PEMOTONGAN AYAM DI PASAR TRADISIONAL KOTA KENDARI Yaddi, Yamin; Libriani, Restu; Fitrianingsih, Fitrianingsih; Sahaba, La Ode; Pancar, Fadli Ma’mun; Dewi, Fitria; Nugrawati, Andi Laila; Rejeki, Sri
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : JURUSAN ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN, UNIVERSITAS HALU OLEO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1032.044 KB) | DOI: 10.33772/jstp.v8i2.38042

Abstract

ABSTRACT Quality assurance and food safety have an important role in the supply of food. Chicken meat is one of the foodstuffs of animal origin that continues to experience an increase in demand every year. The provision of chicken meat in Kendari City still depends on traditional markets through poultry slaughterhouses. This study aimed to evaluate the implementation of Good Hygiene Practices at poultry slaughterhouses located in traditional markets in Kendari City. The research was focused on worker competence, chicken meat products, and the production environment. Data collection was carried out through observation and interviews with 39 merchants from seven traditional markets in Kendari City. The results of this study indicated that 69.23% (27/39) of the respondents were in the productive age group, namely 21-40 years, while 48.72% (19/39) of the respondents' educational level were high school equivalents. In the whole production process, the poultry slaughterhouse did not separate clean and dirty rooms in handling carcasses. Meanwhile, on the environmental aspect, there were still poultry slaughterhouses without waste treatment and supervision. The results of this study concluded that the poultry slaughterhouses in traditional markets in Kendari City had not implemented Good Hygiene Practices thoroughly. Keyword: Good hygiene practices, poultry slaughterhouse, traditional market ABSTRAK Penjaminan kualitias dan keamanan pangan memiliki peranan penting dalam penyediaan bahan pangan. Daging ayam merupakan salah satu bahan pangan asal hewan yang terus mengalami peningkatan permintaan setiap tahunnya. Penyediaan daging ayam yang di Kota Kendari masih bergantung pada pasar tradisional melalui tempat pemotongan ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan Good Hygiene Practices yang dilaksanakan pada tempat pemotongan ayam yang terletak di pasar tradisional Kota Kendari. Penitian difokuskan pada kompetensi pekerja, produk daging ayam serta lingkungan produksi. Pengumpulan data dilakukan melaui observasi dan wawancara pada 39 pelaku usaha dari 7 pasar tradisional yang terdapat di Kota Kendari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 69,23% (27/39) responden berada pada rentan usia produktif yaitu 21-40 tahun, 48,72% (19/39) tingkat pendidikan responden adalah SLTA sederajat. Pada proses produksi keseluruhan tempat pemotongan ayam tidak memisahkan antara ruang bersih dan ruang kotor dalam penanganan karkas. Sedangkan pada aspek lingkungan, masih ditemukan TPA yang berprodusi tanpa pengolahan limbah serta tanpa pengawasan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tatalaksana pemotonan ayam di pasar tradisonal Kota Kendari belum menerapkan prosedur Good Hygiene Practices secara menyeluruh. Kata kunci: Good Hygiene Practices, tempat pemotongan ayam, pasar tradisional
Overviews Knowledge and Attitudes of Cattle Farmer Toward Foot and Mouth Disease (FMD) in Kendari City Fadli Ma’mun Pancar; Yamin Yaddi; Restu Libriani; Titah Aprilia; Fitria Dewi; La Ode Sahaba
Indonesian Journal Of Animal Agricultural Science (IJAAS) Vol 5, No 1 (2023): Indonesian Journal of Animal Agricultural Science (IJAAS)
Publisher : Pascasarjana Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/ijaas.v5i1.40021

Abstract

Foot and mouth disease (FMD) is a disease caused by the FMD virus which has an impact of economic losses for farmers with a high morbidity rate. Knowledge and attitude of farmers towards FMD is very important in efforts to control this disease. The Aim of this study was to describe the knowledge and attitudes of farmers towards foot and mouth disease in cattle in Kendari. This research was conducted from September to December 2022 on 40 cattle farmers in the city of Kendari. Methods of data analysis using descriptive statistics univariate analysis. The results of the farmers' knowledge and attitudes towards foot and mouth disease were 62.83% and 64.25%. The relationship between the variables of gender, age, education level had no significant effect on farmer's knowledge and attitudes (P>0.05). Knowledge and attitude of farmers towards foot and mouth disease in Kendari city is in the sufficient category.
Technical Guidance on The Integration of Cattle and Food Crops in Sindang Kasih Village, South Konawe District Hafid, Harapin; Ananda, Siti Hadrayanti; Dedu, La Ode Arfan; M. Aslan, La Ode; Tasse, Andi Murlina; Pancar, Fadli Ma'mun
Journal of Saintech Transfer Vol. 7 No. 1 (2024): Journal of Saintech Transfer
Publisher : Talenta Publisher Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jst.v7i1.14625

Abstract

  This technical guidance aims to provide understanding to cattle breeders regarding the benefits of integrating cattle and food crops in one area so that participants are motivated and encouraged to carry out integration between cattle and food crops. This technical guidance was implemented at Sindang Kasih Village, West Ranomeeto District. Implementation of technical guidance uses lecture and discussion methods. The tools and materials used are vehicles, cell phones, and laptops. In general, Cattle Farmers in Sindang Kasih Village already understand the integration of cattle and food crops and its benefits and are committed to implementing this integration as indicated by the ability of all participants to answer questions correctly at the end of the activity session (100%). The challenges and problems of beef cattle farming include maintenance and waste processing systems. Integrating livestock with food crops in Sindang Kasih Village has been implemented well. The livestock in Sindang Kasih needs to be further improved to become one of the breeding and fattening centers in Southeast Sulawesi.
PENGOLAHAN PAKAN SAPI DAN PUPUK BOKASHI PADA PETERNAK SAPI DI DESA ALEBO KECAMATAN KONDA Hafid, Harapin; Tasse, Andi Murlina; Pancar, Fadli Ma’mun; Surahmanto, La Ode
Anoa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sosial, Politik, Budaya, Hukum, Ekonomi Vol 4, No 2 (2023):
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/anoa.v4i2.46586

Abstract

People in Alebo village, Konda subdistrict, South Konawe Regency, are very familiar with cattle farming because almost all of them raise cattle and work as vegetable and secondary crop farmers. The aim of this activity is to teach how to prepare feed formulations and process drum manure into bokashi fertilizer so that the livestock community gets added value in the form of side income. In the process of raising cattle, these breeders do not optimally understand the system of raising cattle properly and correctly, especially the issue of feed formulation and processing manure into organic fertilizer. This is due to the limited knowledge and skills of farmers in managing their cattle farming business, especially providing feed and managing livestock waste. Based on the results of discussions with farmers, the target to be achieved after implementing the village development program is to increase the knowledge and skills of farmers regarding ration formulation techniques as cattle feed that meet quality standards by utilizing local feed raw materials, and processing livestock waste into fertilizer bokashi.
Representasi Penyakit pada Sapi Berdasarkan Gangguan Sistem Organ di Kabupaten Muna Barat Pancar, Fadli Ma’mun; Putra, I Putu Cahyadi; Yaddi, Yamin; Libriani, Restu; Prasanjaya, Putu Nara; Fauzia, Sri
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v5i2.3802

Abstract

Salah satu hambatan dalam peternakan sapi adalah adanya berbagai penyakit yang menyerang berbagai sistem organ. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merepresentasikan kejadian penyakit pada berbagai sistem pada sapi di Kabupaten Muna Barat. Data penyakit berasal dari 566 rekam medis sapi yang telah ditangani di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) kusambi dari tahun 2021 sampai 2022. Data tersebut dikelompokkan berdasarkan gangguan berbagai sistem organ dan dilakukan analisis secara deskriptif. Berdasarkan analisis, kejadian gangguan sistem organ terdapat 5 kategori penyakit yaitu gangguan pencernaan (27,74 %), gangguan integumen (25,27 %), gangguan reproduksi (18,37 %), gangguan mata (5,48 %), dan gangguan pada sistem organ lainnya (3,53 %). Gangguan sistem pencernaan pada sapi merupakan gangguan yang paling banyak terjadi. Kejadian penyakit yang paling sering ditemui adalah helminthiasis, scabiosis, dan corpus luteum persistent (CLP).
BIMBINGAN TEKNIS PRODUKSI DAGING HIGIENIS DI RUMAH POTONG HEWAN KOTA KENDARI hafid, harapin; Pancar, Fadli Ma'mun; Ananda, Siti Hadrayanti
-
Publisher : LPPM UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/pengamas.v7i1.6742

Abstract

Produksi daging yang terdistribusi ke masyarakat hendaknya memperhatikan prinsip higienitas daging dalam prosesnya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengenai aspek keamanan daging yang memenuhi persyaratan ASUH. Kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Potong Hewan kota Kendari, yang meliputi kegiatan penyuluhan, ceramah, focus group discussion dan bimbingan teknis pemeriksaan kesehatan ternak dan pemeriksaan daging. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya transfer pengetahuan kepada peserta dalam upaya meningkatkan mutu keamanan daging di RPH dan sebagai upaya mencegah penyakit yang berasal dari pangan (foodborne disease) dan zoonotic disease. Produksi daging yang higienis diharapkan dapat diterapkan disemua aspek di RPH mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, pemeriksaan daging, karkas dan jeroan dan penanganan daging hingga sampai ke konsumen sehingga daging tersebut sesuai dengan prinsip aman, sehat, utuh dan halal.
Bimbingan Pemenuhan Syarat Aman Sehat Utuh dan Halal di Rumah Potong Ayam Syar’i Kecamatan Poasia, Kota Kendari Harapin Hafid; Fadli Ma'mun Pancar; Siti Hadrayanti Ananda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 2 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v2i2.34

Abstract

Daging ayam produk hasil ternak yang layak untuk dikonsumsi adalah daging yang memenuhi persyaratan keamanan, kesehatan, keutuhan dan kehalalan atau disingkat ASUH. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan penerapan konsep ASUH di Rumah Potong Ayam Syar’i tentunya membantu konsumen dalam memilih daging segar sehingga dapat meminimalisir resiko terjangkitnya penyakit, pangan dengan zat gizi yang baik, dan tentunya disembelih sesuai dengan syariat islam. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan penyuluhan/diskusi dan bimbingan teknis mengenai persyaratan pemotongan ayam yang ASUH untuk diterapkan dalam berbagai tahapan pemotongan ayam di rumah potong ayam syar’i kota Kendari. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menghasilkan mutu dan keamanan produk RPA yang sesuai dengan persyaratan ASUH sehingga dapat menciptakan kepercayaan dan ketentraman batin masyarakat sebagai konsumen atas produk yang dihasilkan.
Bimbingan Teknis Cara Evaluasi Pertambahan Bobot Badan Sapi Secara Elektrik Harapin Hafid; Achmad Selamet Aku; Fadli Ma'mun Pancar; Siti Hadrayanti Ananda; La Ode Arfan Dedu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 3 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v3i2.57

Abstract

Sapi Bali merupakan sapi khas Indonesia yang berpotensi sebagai penghasil daging. Produksi daging sangat dipengaruhi oleh bobot badan sapi Bali. Masalah paling krusial adalah tidak tersedianya timbangan yang memadai ditingkat pedesaan. Untuk kebutuhan medis, pemberian pakan atau penentuan bobot badan biasanya dilakukan dengan taksiran lingkar dada dan panjang badan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan memberikan sosialisasi bimbingan teknis terkait emanfaatan teknologi timbangan digital untuk mengetahui secara valid bobot badan ternak sapi di desa Wonua Morina Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari mulai dari 11 September 2023. Sebelum dilaksanakan pelatihan, peserta terlebih dahulu diberikan arahan dan penjelasan mengenai kegiatan pengabdian masyarakat ini. Metode penimbangan berat badan sapi Bali dengan menggunakan timbangan digital, dimana peserta dan tim mempersiapkan kandang jepit selanjutnya tiap sapi dimasukan kedalam kandang jepit dan dilakukan pencatatan. Berdasarkan pelaksanaan bimbingan teknis, materi yang disajikan mendapatkan sambutan yang positif dan cukup memuaskan mengingat selama ini belum pernah dilaksanakan kegiatan serupa. Melalui kegiatan ini diharapkan peternak menyadari pentingnya manfaat penimbangan bobot badan sapi untuk efisiensi pemberian pakan, pengobatan, evaluasi pertumbuhan dan mendapatkan taksiran yang tepat dalam penjualan sapi.
Bimbingan Teknis Cara Pencegahan Penyakit Flu Burung Kepada Peternak di Kota Kendari Harapin Hafid; Fadli Ma'mun Pancar; Asma Bio Kimestri; Siti Hadrayanti Ananda
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JAPIMAS) Vol. 4 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/japimas.v4i1.89

Abstract

Dunia perunggasan global menghadapi tantangan besar akibat merebaknya penyakit Avian Inflenza (AI) yang berpotensi menyebabkan kematian tinggi pada ternak hingga mencapai 90%, menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak, serta ancaman penularan kepada manusia. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak unggas dalam pencegahan penyakit flu burung yang merupakan ancaman serius. Kegiatan penerapan ipteks ini dilaksanakan di kelurahan Anggoeya Kecamatan Poasia Kota Kendari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, demonstrasi dan diskusi interaktif tentang pencegahan penyakit flu burung kepada para peternak unggas. Materi yang disampaikan mencakup pengetahuan dasar tentang flu burung, cara penularan serta langkah-langkah pencegahan dan penanganan. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memberikan respon positif dan cukup memuaskan dari para peserta mengingat selama ini belum pernah dilakukan kegiatan serupa. Umumnya para peserta ingin mengadopsi materi pelatihan dan sangat aktif bertanya dan mengemukakan gagasannya. Disimpulkan bahwa para khalayak sasaran yang terdiri dari para masyarakat peternak unggas di kelurahan Anggoeya sangat tertarik dan proaktif dalam kegiatan bimbingan teknis ini.