Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Abdimasa

Membangun Nilai Integritas Melalui Kantin Kejujuran Di SMK Muhammadiyah Aimas Kabupaten Sorong Aldilla Yulia Wiellys Sutikno; Fuad Ardiansyah; Uswatun Khasanah
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2021): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integritas sendiri adalah bertindak dengan cara yang konsisten dengan apa yang dikatakan. Nilai integritas merupakan kesatuan antara pola pikir, perasaan, ucapan, dan perilaku yang selaras dengan hati nurani dan norma yang berlaku. Integritas merupakan salah satu nilai-nilai dasar pribadi yang harus dimiliki masyarakat yakni dengan bersikap, berperilaku dan bertindak jujur terhadap diri sendiri dan lingkungan, konsisten dalam bersikap dan bertindak, memiliki komitmen terhadap misi pemberantasan korupsi, objektif terhadap permasalahan, berani dan tegas dalam mengambil keputusan dan resiko kerja, disiplin dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan amanah. Nilai-nilai dapat berasal dari nilai kode etik di tempat dia bekerja, nilai masyarakat atau nilai moral pribadi. Berdasarkan hasil observasi dan diskusi yang mendalam bersama Kepala Sekolah dan Guru-Guru, ditentukan beberapa permasalahan yang sangat fundamental dan krusial mengenai pemabangunan nilai-nilai integitas di Sekolah untuk diselesaikan.1. Rendah rasa tanggungjawab siswa terhadap prilakunya disekolah sepertinya jarang mengerjakan tugas, serta sering terlambat masuk. 2. Mengubah paradigma siswa mengenai putus asa menjadi pekerja keras.3. Menumbuhkembangkan nilai integritas siswa guna menjadi bekal karakter positif. Adapun langkah-langkah pelaksanaan program pengabdian masyarakat sebagai berikut: 1. Identifikasi Masalah. 2. Persiapan. 3. Pelaksanaan. 4. Evaluasi. 5. Pelaksanaan Monitoring dan evaluasi. 6. Penyusunan Laporan. Kesimpulan pada pengabdian ini berupa: 1. Perwujudan integritas merupakan hal yang wajib ditumbuhkembangkan sejak dini dengan memperkenalkan prilaku atau praktik baik yang selama ini mengadung nilai inti, etos kerja, dan nilai sifat berbasis interitas. 2. Peran sekolah dan kelurga memiliki andil sangat besar dalam membentuk karakter seseorang yang berintegritas, karena hampir diseluruh kehidupan anak dihabiskan pada lingkungan sekolah dan kelurga, maka tidak ada pengecualian dalam membina dan mendampingi anak dalam mempersiapkannya menjadi pemimpin yang berintegritas. 3 Kantin kejujuran merupakan wujud nyata dan respon problematika hilang atau pudarnya nilai-nilai integritas. Maka dengan hadirnya kantin kejujuran akan berdampak pada tumbuhnya rasa berani, jujur, dan bertanggungjawab terhadap siswa menjadi cikal dan bakal perkembangan nilai-nilai integritas pada diri siswa.
Pembelajaran Keaksaraan Dasar menggunakan Metode Flash Card di kampung Batu Lubang Pantai Muhamad Ali Kasri; Fuad Ardiansyah; Abdulrahman Hatsamah
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.3254

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberantas buta aksara yang terdapat di Kampung Batu Lubang Pantai, Distrik Makbon, Kabupaten Sorong, Papua Barat. Hal ini akan berpengaruh terhadap perkembangan wisata di Kampung ini. Semenjak ditetapkan kampung ini sebagai tempat wisata oleh Gubernur Papua Barat, maka perlu adanya pembelajaran kepada masyarakat baik orang tua maupun anak-anak agar dapat membaca, menulis dan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Subjek penelitian ini adalah masyarakat di Kampung Batu Lubang Pantai. Metode pembelajaran yang dilakukan adalah menggunakan flashcard. Flashcard sangat efektif dalam pembelajaran baik untuk orang tua maupun anak-anak. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan membaca peserta, baik peserta yang belum lancer membaca dan peserta yang tidak bisa membaca. Selain itu peningkatan terhadap Bahasa yang digunakan. Terdapat peningkatan Bahasa Indoensia yang digunakan oleh peserta. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran dengan media Flash card dapat meningkatkan keterampilan membaca, menulis, dan penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Stimulasi Literasi Anak Prasekolah di Distrik Misool Selatan Kabupaten Raja Ampat Fuad Ardiansyah; Aldilla Yulia Wiellys Sutikno; Risky Febri Wanda
Jurnal Abdimasa Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): Jurnal ABDIMASA Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalabdimasa.v6i1.3567

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu kebutuhan utama dalam pengembagam sumber daya manusia dan tercantum dalam undang-undang dasar Republik Indonesia. Namun pada kenyataannya, hal yang terjadi dalam masyarakat luas adalah tidak meratanya Pendidikan dan berdampak pada kapassitas dan taraf hidup masyarakat. Salah satunya di Papua terkhusus di Kampung Fafanlap Distik Misool Selatan yang memiliki kemampuan literasi dalam kategori rendah. Oleh karena itu, untuk menangani dan membawa konsistensi serta keberlanjutan peningkatan taraf kehidupan yang dikhusus pada kemampuan literasi sebagai langkah awal, maka perlu lebih maksimal dalam menumbuhkan budaya literasi pada masyarakat dengan mulai memperbanyak kegiatan literasi baik disekolah maupun rumah khususnya pada anak sejak dini. Hal ini akan berdampak pada pembangunan berkelanjutan dan menekan angka kebutaaksaraan. Sehingga Langkah yang diambil adalah dengan melaksanakan program stimulasi literasi anak prasekolah. Metode yang digunakan adalah stimulasi dengan menggunakan media flash card dan permainan. Tahapan pelaksanaan dimulai dari penyulushan, pelatihan, dan pendampingan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Sasaran pelaksanaan program kepada anak prasekolah kampung fafanlap. Hasil pelaksanaan program kegiatan ditemukan bahwa stimulasi yang dilakukan dengan media flash card mampu meningkatkan literasi anak prasekolah. Hal ini berimbas pada pembentukan perilaku, pola pikir, dan membangun karakter anak. Kata kunci: stimulasi, literasi, prasekolah