Claim Missing Document
Check
Articles

TRADISI METHIK PARI SEBAGAI SUMBER PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL Marlina Ardianti; Wasino; Edi Kurniawan; Argitha Aricindy
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34498

Abstract

Tradisi Methik Pari merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat agraris Indonesia yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai karakter pendidikan yang terkandung dalam tradisi Methik Pari dan potensi integrasinya ke dalam sistem pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library Research) dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Methik Pari sarat dengan nilai-nilai karakter, seperti rasa syukur, gotong royong, tanggung jawab, disiplin, dan hormat terhadap alam serta leluhur. Nilai-nilai ini terinternalisasi melalui prosesi ritual yang melibatkan keteladanan dan pembiasaan antargenerasi. Lebih lanjut, tradisi ini juga mengandung unsur matematis, seperti konsep himpunan, geometri, dan perhitungan, yang menunjukkan integrasi antara budaya dan ilmu pengetahuan. Implementasi nilai-nilai Methik Pari dalam pendidikan karakter dapat dilakukan melalui pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal, kegiatan ekstrakurikuler, dan keteladanan oleh guru dan keluarga. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Methik Pari tidak hanya berfungsi sebagai ritual budaya, tetapi juga merupakan sumber pendidikan karakter yang efektif dan kontekstual untuk membentuk peserta didik yang berakhlak mulia, cinta budaya, dan bertanggung jawab
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIANKEMAMPUAN BERPIKIR KRITISGEOMETRISBAGI SISWA SEKOLAH DASAR BERBASIS MAZE CHASE Jubaeda, Jubaeda; Eko Handoyo; Wasino; Wahyu Lestari; Deni Setiawan
Caruban: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Dasar Vol 6 No 4 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/wdn9pa88

Abstract

Kemampuan berpikir geometris pada pembelajaran matematika harus memahami berpikir tingkat awal agar dapat melanjutkan ke tahap selanjutnya. Tahap kemampuan berpikir peserta didik dijadikan bahan pertimbangan dalam menentukan strategi pembelajaran geometri. Pada umumnya penilaian dilakukan menggunakan tes berbasis paper and pen yang mempunyai kekurangan dari aspek kepraktisan serta kurang menumbuhkan literasi digital peserta didik di abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk meenganalisis kebutuhan pengembangan instrument penilaian berbasis maze chase untuk mengukur kemampuan berpikir geometris peserta didik pada jenjang sekolah dasar ditinjau dari teori Van Hiele. Penelitian ini termasuk studi literatur dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Artikel yang dibahas pada penelitian ini yaitu artikel yang menjelaskan mengenai keterampilan berpikir ditinjau dari teori Van Hiele. Subjek dalam penelitian yaitu peserta didik sekolah dasar yang terbit dari tahun 2020 sampai 2023. Data penelitian dianalisis melalui model interaktif Miles dan Huberman. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa instrumen penilaian kemampuan berpikir geometris peserta didik sekolah dasar berbasis maze chase ditinjau dari teori Van Hiele dibutuhkan guna mengukur kemampuan berpikir geometris peserta didik secara terstrukur. Selanjutnya melakukan penguatan dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran berdasarkan kemmapuan yang dimiliki peserta didik. Tingkat berpikir pada peserta didik sekolah dasar diukur dari tahap visualisasi sampai abstraksi berdasarkan pada materi yang ada pada kurikulum sekolah dasar.
PENERAPAN MEDIA FLASH CARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN DENGAN MODEL APACIN PADA SISWA KELAS 1 Mahardika, Wulan Putri; Rokhman, Fathur; Wasino; Sumartiningsih, Sri; Yuwono, Agus
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20084

Abstract

Reading is one step in the learning process. Students will master skills, develop reading techniques, and learn to better understand what they have read. However, based on facts in the field, it shows that students' ability to read pronunciation is still not fluent, students still write sentences with incomplete words, and there are still students who have difficulty putting words together. Given these problems, researchers will use the APACIN (Observe, Think, Analyze, Create and Information) learning model. This learning development is carried out with the help of flash cards. Data collection techniques in this research used the methods: Observation, Interviews, Tests, and Documentation. The subjects of this research are grade 1 students. The initial reading ability assessment instrument uses assessment guidelines consisting of four aspects, namely: pronunciation, intonation, fluency, voice clarity. The data analysis technique in this research uses comparative analysis. This research was carried out in 2 cycles using the PTK flow according to Kemmis and Mc Taggart (1988) where each cycle consists of stages which include 1) planning; 2) implementation; 3) observation; and 4) reflection. At the time of the research there were 63% of the 30 students who did not have initial reading skills. Based on these results, it can be concluded that the measure of success of this research is considered successful if 80% of the total number of students in this research can read the beginning correctly.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL (PSE) DALAM DOMAIN PENDIDIKAN TERHADAP MOTIVASI PESERTA DIDIK: - Nur Cholis; Wasino; Tri Joko Raharjo; Sri Sumartiningsih; Agus Yuwono; Andreanna Kusuma Wardhani
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09, Nomor 04, Desember 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.20697

Abstract

Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) telah menjadi elemen penting dalam pendidikan, karena dengan adanya keterampilan sosial dan emosional merupakan kunci pokok bagi kesuksesan siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan PSE dalam domain pendidikan khususnya motivasi peserta didik. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis berbagai sumber dari buku, jurnal yang tercantum di Google Scholar dan Sciencedirect yang diterbitkan dari tahun 2021 sampai dengan 2024. Didapat total artikel sebanyak 443.868. Berdasarkan panduan PRISMA 2021 terdapat 14 artikel dipertimbangkan untuk tinjauan mendalam. Limitasi pada kajian yang dipilih terhadap penelitian yang menerbitkan jurnal peer reviewed menunjukkan bahwa implementasi PSE memiliki dampak positif terhadap peningkatan motivasi peserta didik, yang terlihat dalam peningkatan keterlibatan akademis, keterampilan sosial, dan kesejahteraan psikologis. Implementasi PSE juga berkorelasi dengan peningkatan prestasi sekolah. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi PSE, termasuk minimnya sumber daya dan kebutuhan akan pelatihan guru yang lebih intens. Jadi dapat disimpulkan bahwa PSE merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan motivasi peserta didik dan perlu diintegrasikan secara lebih luas dalam sistem pendidikan Indonesia.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS AR (AUGMENTED REALITY ) UNTUK MENINGKATAN KETRAMPILAN MEMBACA PERMULAAN Elvani, Zia; Fathurrokhman; Wasino
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.30994

Abstract

This study developed a teaching material with augmented reality features that can be used to improve early reading skills in elementary schools, especially lower grades. This research used the ADDIE research and development model and was conducted at Pandansari Village Elementary School, Paguyangan District, Brebes Regency. The subjects were first and second grade students. Data analysis used a mixed method, using quantitative and qualitative methods. The results indicate that the augmented reality-based teaching material can improve early reading skills with moderate to quite effective results.
LITERATURE REVIEW: INTEGRASI KEARIFAN LOKAL DALAM LEMBAR KEJA PESERTA DIDIK (LKPD) IPA TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Nihayati, Zaizatun; Wasino; Avrilianda, Decky; Ellianawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33344

Abstract

This study examines the integration of local wisdom in science student worksheets for elementary schools. The method used is Systematic Literature Review (SLR) with the stages of collection, selection, analysis, and synthesis. Literature was sourced from Google Scholar, Semantic Scholar, Cross ref, and OpenAlex with a journal range of the last 5 years (2021-2025). Data were analyzed with Publish or Perish (PoP) and VOSviewer to map research trends. A total of 12 articles were reviewed based on inclusion and exclusion criteria. Findings show that local wisdom-based science worksheets can enhance students’ interest and learning outcomes.
Pemanfataan Media Digital Berbasis Budaya dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar: Tren dan Temuan Penelitian Terkini (2021-2025) Widya Puspita, Evika; Wasino; Tri Astuti; Argitha Aricindy
Journal of Literature Review Vol. 1 No. 2 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s0mbz159

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma pembelajaran di Sekolah Dasar menuju model yang lebih interaktif, kolaboratif, dan berorientasi pada kompetensi abad ke-21. Namun, pesatnya digitalisasi pendidikan juga menimbulkan tantangan terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan karakter bangsa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara konsep media digital, budaya, dan pembelajaran di Sekolah Dasar, mengidentifikasi fokus penelitian dominan, serta menelusuri perkembangan temporal penelitian tentang media digital berbasis budaya selama periode 2021–2025. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) berbasis model PRISMA 2020, dengan menelaah artikel nasional dan internasional yang diperoleh melalui Google Scholar sebanyak 200 artikel awal. Setelah melalui proses seleksi identifikasi, penyaringan, dan kelayakan, diperoleh 15 artikel PDF jurnal ilmiah yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media digital berbasis budaya berperan penting dalam memperkuat karakter, literasi budaya, dan motivasi belajar siswa Sekolah Dasar. Fokus penelitian dominan meliputi pengembangan permainan digital, komik interaktif, multimedia berbasis web, serta buku cerita digital yang mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dan nasional. Secara temporal, tren penelitian menunjukkan pergeseran dari adaptasi teknologi pascapandemi menuju integrasi nilai-nilai budaya dalam desain pembelajaran digital. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa pengembangan media digital berbasis budaya merupakan solusi strategis untuk menciptakan pembelajaran yang humanistik, relevan, dan berakar pada identitas bangsa di era digital.
PENGEMBANGAN WEBSITE UNTUK MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PADA UMKM THILLAXSTUFF Lina; Pragantha, Jeanny; Wasino; Rusdi, Zyad
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 2 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i2.26071

Abstract

Business actors such as small and medium size enterprises must be ready to adapt to changes of consumer behaviors that occur in the digitalization era. The unlimited use of internet makes website a popular choice for communication and product marketing globally. A website can be used as a place for digital promotions, analyzing public interest of products, as well as a place for interactions between sellers and consumers. The existence of a website is also expected to increase brand awareness, to achieve customer loyalty, customer satisfaction and brand experience. One of a small enterprise that is experiencing difficulties in reaching broad target consumers and surviving the increasingly fierce competition is Thillaxstuff. Thillaxstuff is a small business actor that focuses on selling hampers boxes. Seeing that there is a business opportunity based on the community's need for unique and attractive packaging for various events, Thillaxstuff strives to provide various types of hampers. However, the lack of brand awareness and media to reach its target consumers has resulted in Thillaxstuff's sales level being unsatisfactory. For this reason, Thillaxstuff feels the need to innovate in conducting digital promotions. In the conducted community service activity, the team developed a website for Thillaxstuff so that the brand awareness of Thillaxstuff products could increase. Seiring dengan perubahan perilaku konsumen di era digitalisasi, para pelaku usaha seperti UMKM pun harus siap mengikuti setiap perubahan yang terjadi.Penggunaan yang tidak terbatas waktu dan jarak menjadikan website sebagai salah satu pilihan populer untuk komunikasi dan pemasaran produk secara global. Website dapat dimanfaatkan sebagai tempat untuk promosi digital, menganalisis minat masyarakat terhadap produk yang ditawarkan, hingga tempat untuk berinteraksi antara pelaku usaha dengan konsumen. Keberadaan website juga diharapkan dapat meningkatkan brand awareness, hingga mencapai customer loyalty, customer satisfaction dan brand experience. Salah satu pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam menjangkau target konsumen secara luas dan bertahan dari persaingan yang semakin ketat adalah Thillaxstuff. Thillaxstuff merupakan pelaku usaha kecil yang fokus pada penjualan hampers box. Melihat adanya peluang usaha berdasarkan kebutuhan masyarakat akan adanya kemasan unik dan menarik untuk berbagai acara, Thillaxstuff berupaya menyediakan berbagai jenis hampers yang dapat dipilih konsumen sesuai tema perayaan hari besar keagamaan, ulang tahun, pernikahan, wisuda, maupun acara khusus lainnya. Namun demikian, kurangnya brand awareness yang dimiliki dan kurang terjangkaunya target konsumen secara luas mengakibatkan tingkat penjualan Thillaxstuff belum memuaskan. Untuk itu, Thillaxstuff merasa perlu untuk berinovasi dalam melakukan promosi digital. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan, tim mengembangkan sebuah website untuk UMKM Thillaxstuff agar brand awareness terhadap produk Thillaxstuff dapat meningkat.
PENGEMBANGAN WEBSITE PROFIL NANO HEALTHY FAMILY Lina; Pragantha, Jeanny; Wasino; Rusdi, Zyad
Jurnal Serina Abdimas Vol 1 No 4 (2023): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v1i4.28307

Abstract

ABSTRACT Nano Healthy Family is a business operating in the service sector that provides various traditional health treatments such as reflexology, massage and nail art. Nano Healthy Family has been established since 2005 and already has several branches in various areas in Jakarta and Tangerang. Nano Healthy Family is known for its traditional characteristics in every treatment service it provides. Even though the business carried out by Nano Healthy Family has developed rapidly, this business still experiences the lack of digital marketing models and relies only on conventional methods such as customers coming directly to the business locations or using only social media. Nano Healthy Family also does not have a website to display the professional side of the business. Therefore, to overcome this problem, the Community Service (PKM) team proposed developing a profile website for Nano Healthy Family as a forum for customers to search for information about various types of treatments, detailed benefits of each type of treatment, the prices of the available treatments, opening hours, and locations of Nano Healthy Family. The website development process started with interviewing the Nano Healthy Family owner and staffs, collecting historical data on Nano Healthy Family business along with its related photos, and taking pictures of the service rooms. Moreover, the PKM team analyzed the business needs, developed the website, and tested the website with the staffs. Furthermore, the website maintenance process will be carried out in the form of knowledge transfer activities from the PKM team to the partner team including handing over the website source code, the website administrator accounts, as well as trainings on how to use the website to staffs appointed by the partner team. ABSTRAK Nano Healthy Family merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang jasa yang menyediakan berbagai layanan kesehatan tradisional seperti reflexology, massage, maupun nail art. Nano Healthy Family sudah berdiri sejak tahun 2005 dan sudah memiliki beberapa cabang di berbagai daerah di Jakarta dan Tangerang. Nano Healthy Family ini dikenal akan ciri khasnya yang masih tradisional dalam setiap jasa treatment yang dilakukannya. Walaupun usaha yang dilakukan oleh Nano Healthy Family telah berkembang dengan pesat, namun permasalahan yang masih dialami bisnis ini adalah keterbatasan dari unit usaha untuk melakukan pemasaran yang hingga saat ini masih mengandalkan cara konvensional seperti pelanggan yang datang langsung ke lokasi usaha, maupun menggunakan media sosial saja. Nano Healthy Family juga tidak memiliki website untuk menampilkan sisi profesional bisnis yang mereka jalankan. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan ini, tim pelaksana Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengusulkan pengembangan website profil untuk Nano Healthy Family sebagai wadah untuk customer dalam mencari informasi seputar jenis layanan, manfaat detil dari setiap jenis layanan, harga, jam buka, lokasi dari Nano Healthy Family. Konsep pengembangan website akan dimulai dengan wawancara kebutuhan mitra, pengumpulan data sejarah Nano Healthy Family beserta foto terkait, dokumentasi terkait ruangan layanan, analisis terhadap kebutuhan website profil yang diinginkan mitra, pembuatan website, pengujian website oleh mitra, hingga akhirnya implementasi website oleh tim pelaksana PKM. Selanjutnya, untuk proses pemeliharaan website akan dilakukan dalam bentuk kegiatan knowledge transfer dari tim pelaksana PKM ke tim mitra meliputi penyerahan source code website, akun administrator website, serta pelatihan penggunaan website kepada staf yang ditunjuk oleh tim mitra.
PEMBUATAN APLIKASI BERBASIS WEBSITE UNTUK RESTORAN RR DI JAKARTA Handhayani, Teny; Daffa Hilmi Aji; Novario Jaya Perdana; Wasino; Jeanny Pragantha; Jason; Kelvin Wijaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34799

Abstract

A web-based application can be utilized to support small and medium-sized enterprises. A web framework or web application framework is software designed to support the development of web applications including web services, web resources, and web APIs. Community Service Activities are a forum for academics to implement research results to solve problems in society. This activity collaborates with the RR restaurant located in Jakarta. RR provides dine-in services by offering various types of food and beverage menus. This project was done from August 2024 to February 2025. It implements various methods, i.e., interviews, discussions, and mini workshops. The main problem is that restaurant management and services are still carried out manually and have not been implemented in information technology. Some of the problems are that the service process becomes more complicated when the restaurant is busy, and customer satisfaction decreases due to suboptimal service, for example, errors in delivering customer orders. Manual transaction recording becomes another problem in creating reports. The community service offers a solution to create website-based applications for the RR restaurant. The website created provides the main facilities, namely booking services, transaction recording, and data management. The web-based application created by the community service team is used to automate transaction, data recording and booking services. ABSTRAK Aplikasi berbasis website banyak dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebuah web framework atau web application framework merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung pengembangan aplikasi web termasuk layanan web, sumber daya web, dan API web. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menjadi wadah bagi civitas akademika untuk menerapkan hasil penelitian guna membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan mitra yaitu restoran RR yang terletak di Jakarta. RR menyediakan layanan makan ditempat dengan menawarkan berbagai jenis menu makanan dan minuman. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 sampai Februari 2025. Kegiatan PKM dilaksanakan menggunakan metode wawancara, diskusi, dan lokakarya mini. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu manajemen dan pelayanan restoran masih dilakukan secara manual dan belum menerapkan teknologi informasi. Beberapa kendala yang dihadapi oleh mitra yaitu proses pelayanan menjadi lebih rumit ketika restoran ramai dan kepuasan pelanggan menjadi berkurang karena layanan yang kurang optimal misalnya terjadi kesalahan menyampaikan pesanan pelanggan. Pencatatan transaksi yang masih manual juga menjadi kendala bagi karyawan untuk membuat laporan. Tim PKM menawarkan solusi untuk membuat aplikasi berbasis website untuk mitra. Website yang dibuat oleh tim PKM menyediakan fasilitas utama yaitu layanan pemesanan, pencatatan transaksi, dan manajemen data. Aplikasi berbasis web ini dimanfaatkan untuk otomasi penyimpanan data transaksi, dan memudahkan pelayanan pemesanan.