Articles
Pengaruh Jarak Tempuh ke Sekolah terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP Negeri 2 Sajingan Besar
Yohana, Yohana;
Anasi, Putri Tipa;
Harjanti, Diah Trismi;
Wiyono , Hadi
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpg.v13i2.94908
This research seeks to ascertain the distance from students' residences to SMP Negeri 2 Sajingan Besar, evaluate the learning motivation of students at the institution, and investigate whether the distance travelled to school affects their motivation to study at SMP Negeri 2 Sajingan Besar. This study employs quantitative research methodologies, namely descriptive research and simple random sampling, with a total of 150 student respondents. Data analysis reveals that among 150 student respondents, 115 are categorised as short-distance commuters and 35 as long-distance commuters. Additionally, the learning motivation of students at SMP Negeri 2 Sajingan Besar is assessed at 81%, indicating a fairly strong level of motivation . Through the T test with sig results. 0.000 < 0.05 which shows that there is quite a significant influence between the distance students travel to school and students' learning motivation at SMP Negeri 2 Sajingan Besar. Therefore, teachers must strive to maintain and increase student learning motivation.
PENGARUH FASILITAS WISATA TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI TAMAN WISATA ALAM GUNUNG KELAM KABUPATEN SINTANG
Javada, Aliiffillya;
Anasi, Putri Tipa;
Harjanti, Diah Trismi;
Wiyono, Hadi
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47256/kji.v19i1.749
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat fasilitas wisata, tingkat kepuasan pengunjung di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Kelam Kabupaten Sintang dan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh antara fasilitas wisata terhadap kepuasan pengunjung di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Kelam Kabupaten Sintang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif melalui teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 31 responden yang pernah mencapai puncak Taman Wisata Alam Gunung Kelam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat fasilitas wisata yang diukur dalam indikator atraksi, aksesibilitas dan amenitas di TWA Gunung Kelam sebesar 87,09%, dinilai “Sangat Baik” oleh responden, sedangkan tingkat kepuasan pengunjung dalam indikator pelayanan dan harga memperoleh hasil keseluruhan sebesar 86,43% dengan kategori “Sangat Puas”. Berdasarkan hasil uji t linear sederhana diperoleh taraf sig. <0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh yang cukup signifikan antara fasilitas wisata terhadap kepuasan pengunjung. Maka dapat disimpulkan bahwa fasilitas wisata berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung di Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Kelam.
Tingkat Efektivitas Pengangkutan Barang Logistik Antar Pelabuhan (Studi Kasus : Pelabuhan Seng Hie – Teluk Batang)
Maulidya, Dinda;
Harjanti, Diah Trismi;
Anasi, Putri Tipa;
Wiyono, Hadi
EL-JUGHRAFIYAH Vol 5, No 2 (2025): El-Jughrafiyah : August, 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24014/jej.v5i2.37405
Infrastruktur jalan raya hingga saat ini masih belum mencukupi untuk dijangkau dari pusat ibu kota guna memenuhi kebutuhan masyarakat menyebabkan terjadinya distribusi barang logistik melalui jalur sungai. Kalimantan Barat sejak lama memanfaatkan sungai sebagai alat transportasi, seperti kapal motor, ferry, dan sampan. Dari gambaran di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas pengangkutan barang logistik antar pelabuhan dari Pelabuhan Seng Hie – Teluk Batang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan responden sebanyak 31 orang. Data yang diperoleh melalui kuesioner, dianalisis dengan metode deskriptif presentatif. Studi ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas pengangkutan barang logistik sebesar 84,9% termasuk dalam kategori sangat efektif. Jarak tempuh yang dibutuhkan dari Pelabuhan Seng Hie – Teluk Batang 134 mil dengan estimasi waktu 15 jam perjalanan, dan moda kendaraan yang digunakan adalah kapal motor. Dari penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan kapal motor sangat membantu pendistribusian barang logistik di Kecamatan Teluk Batang.
Social Interaction and Cultural Adaptation in the Utilization River Water
Qolbiana, Syifa Nur;
Harjanti, Diah Trismi;
Christanto, Ludovicus Manditya Hari
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 16, No 2 (2025): October 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v16i2.92157
This study explores the social interactions and cultural adaptation strategies of the Kampung Beting community in utilizing the Kapuas River water for daily life. Despite environmental challenges and water quality issues, the river remains a central element in the community"™s socio-cultural structure. Using a descriptive qualitative method supported by in-depth interviews and direct observation, the study reveals that the Kapuas River water continues to be the primary source for bathing, washing, and sanitation (MCK) due to limited access to clean water infrastructure. The research highlights how traditional practices, local wisdom, and mutual cooperation help the community adapt to environmental limitations. Community members engage in various coping strategies, including filtering water with pumps or alum, collecting rainwater, and purchasing bottled water. Social interactions within the community are shaped by their shared dependence on the river and collective efforts to manage pollution and improve water quality. These findings emphasize the importance of integrating cultural values and social dynamics into sustainable water management strategies and offer valuable insights for policymakers aiming to improve the quality of life in river-based settlements.
Pelatihan Penyusunan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru-Guru Di Sd Negeri 32 Pontianak Utara
Wiyono, Hadi;
Harjanti, Diah Trismi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v4i3.922
Tujuan kegiatan pengabdian adalah untuk meningkatkan pemahaman dan ketrampilan guru-guru SD Negeri 32 Pontianak Utara dalam menyusun penelitian tindakan kelas. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk pelatihan yang melibatkan 11 guru SD Negeri 32 Pontianak Utara. Metode kegiatan dilakukan dengan tiga teknik yaitu teknik presentasi oleh 2 pemateri, teknik diskusi antara pemateri dan peserta dan teknik penugasan. Analisis keberhasilan kegiatan dilihat dari jumlah guru yang ikut kegiatan dan hasil analisis penugasan. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh hasil bahwa kegiatan pelatihan diikuti oleh 11 guru, hasil analisis tugas yang dikumpulkan menunjukan terjadi peningkatan pemahaman dan ketrampilan peserta pelatihan tentang penyusunan melakukan penelitian tindakan kelas. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan penyusunan penelitian tindakan kelas bagi guru-guru SD Negeri 32 Pontianak Utara meningkatkan pemahaman dan ketrampilan peserta kegiatan. Kata Kunci: Pelatihan Penyusunan; Penelitian Tindakan Kelas (PTK); Guru SD
Pengembangan Kompetensi Profesional Guru SD Berbasis Kearifan Lokal di Kecamatan Rasau Jaya
Harjanti, Diah Trismi;
Wiyono, Hadi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 3 (2024): Journal of Human And Education
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v4i3.948
Pengembangan kompetensi profesional guru SD berbasis kearifan lokal harus dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan. Dapat dilakukan dengan memperkenalkan nilai kearifan lokal pada kurikulum, memberikan pelatihan berkala, dan melibatkan masyarakat setempat dalam proses pendidikan. Diharapkan guru dapat lebih mudah memahami dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bagi anak-anak dan anak-anak akan lebih mudah memahami prinsip-prinsip kearifan lokal, yang akan membentuk generasi yang memiliki moratorium yang kuat. Metode workshop yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Active Learning adalah pendekatan lain yang juga digunakan. Materi yang disampaikan meliputi kompetensi professional guru, guru pembelajar, kurikulum merdeka, profil, dimensi dan elemen profil Pancasila, konsep dan fungsi kearifan lokal. Hasil tingkat kepuasan peserta terhadap metode atau cara penyampaian narasumber dalam kegiatan mencapai 80% dari puas hingga sangat puas. Terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan yaitu 60% dan 30% sangat puas dan puas dan hanya 10% yang cukup puas. Kebermanfaatan kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan. Diketahui bahwa 75% peserta menyatakan pengabdian yang telah dilaksanakan sangat bermanfaat. Menurut peserta pengabdian yang telah dilaksanakan dapat dilanjutkan oleh mitra pengabdian 75% peserta menyatakan sangat bisa dilanjutkan, sedangkan 25% peserta menyatakan bisa dilanjutkan.
Pelatihan Pembuatan Augmented Reality Sebagai Media Pembelajaran Di Mgmp Geografi Kota Pontianak
Anasi, Putri Tipa;
Harjanti, Diah Trismi;
Christanto, LM Hari;
Adlika, Nur Meily
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 5 (2024): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v4i5.1656
Pada dunia pendidikan media memiliki peranan penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Salah satu media pembelajaran interaktif berbasis teknologi adalah Augmented Reality (AR) yang mulai banyak digunakan untuk memberikan tampilan simulasi dalam bentuk dua dimensi dan atau tiga dimensi sehingga dapat memunculkan secara nyata dan real time. Pelatihan pembuatan Augmented Reality ini memiliki tujuan mengenalkan, melatih dan membiasakan guru-guru dalam membuat media pembelajaran menggunakan Augmented Reality. Pelatihan ini melibatkan 25 orang guru mata pelajaran geografi yang tergabung dalam MGMP Kota Pontianak. Pelatihan ini dilakukan dengan praktek langsung membuat media pembelajaran menggunakan Augmented Reality secara langsung yang di pandu oleh satu orang pemateri. Selama pelaksanaan guru-guru di bagi ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari 3-4 orang dan di dampingi oleh 1 orang asisten praktikum di setiap kelompoknya. Berdasarkan hasil pelatihan diperoleh hasil bahwa kegiatan pelatihan ini memberikan dampak yang baik dari segi pemahaman serta kemauan guru dalam mempraktekan pembuatan media pembelajaran melalui Augmented Reality.. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan Pembuatan Augmented Reality sebagai media pembelajaran mampu menambah keterampilan guru dalam membuat media pembelajaran yang inovatif. Kata Kunci: Augmented Reality, Media Pembelajaran, Inovatif
DESKRIPSI PROGRAM TRANSMIGRASI KE DESA RASAU JAYA II
Safitri, Yolanda;
Egar, Eugenius;
Alatas, M. Syahdi;
Ashabulkahvi, Vikri;
Harjanti, Diah Trismi
GEOREFERENCE Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/gr.v1i1.54872
Transmigrasi sebagai model pembangunan komunitas masyarakat mempunyai tiga sasaran pokok. Pertama, meningkatkan kemampuan dan produktivitas masyarakat transmigrasi (transmigrasi dan masyarakat sekitar Permukiman transmigrasi). Kedua, membangun kemandirian (transmigran dan masyarakat sekitar permukiman transmigrasi), dan ketiga, mewujudkan integrasi di permukiman transmigrasi, sehingga ekonomi dan sosial budaya mampu tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. Desa Rasau Jaya 2 merupakan salah satu sasaran desa transmigrasi dan sekaligus menjadi lokasi penelitian dengan jumlah narasumber 3 orang dimana kami melakukan wawancara pada narasumber untuk mengumpulkan data "“ data yang dibutuhkan, dan 3 orang tersebut rata "“ rata dengan alasan utamanya mereka yaitu karena faktor ekonomi, memperbaiki perekonomian keluarga mereka. Metode yang digunakan yaitu , wawancara dan Observasi. Metode wawancara adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data "“ data yang ingin digunakan sebagai acuan kepastian yang ingin didapat, sedangkan metode observation digunakan untuk proses pemerolehan data informasi dari tangan pertama, dengan cara melakukan pengamatan yang dikumpulkan dari beberapa narasumber di Rasau jaya II ini. Hasil yang diperoleh setelah melakukan wawancara dan observasi, diketahui ketiga nasumber kami adalah transmigrant. Para narasumber tersebut melakukan Transmigrasi bersama keluarga mereka dari daerah Jawa. Narasumber tersebut melakukan transmigrasi karena faktor ekonomi, kemudian untuk memperbaiki perekonomian masing "“ masing keluarga dan karena adanya bantuan dari pemerintah berupa tanah dan lahan persawahan di Rasau Jaya II
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN OBYEK WISATA WATERFRONT DI KOTA PONTIANAK
Nur, Dini Giatri;
Ulfah, Maria;
Harjanti, Diah Trismi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 13, No 7 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/jppk.v13i7.79022
Pontianak City has the longest river in Indonesia, the Kapuas River with a length of 1,143 KM. The Kapuas River plays an important role for the surrounding community because it has strategic value and function. So that the Kapuas River in Pontianak City is the target of revitalization of waterfront development. This study aims to determine community participation in the development of waterfront tourism objects in Pontianak City. The research method used is descriptive with a qualitative research form. The data source for this study is the Head of the Village and RT / RW Benua Melayu Laut and the data is the result of observation, documentation and interviews with the Head of the Village and RT / RW Benua Melayu Laut. The results of this study indicate that there is community participation in the development of waterfront tourism objects in Pontianak City which includes participation of ideas, participation of labor, participation of property, participation of skills / abilities, social participation and factors influenced by supporting factors, namely willingness, ability, and opportunity, as well as inhibiting factors, namely dependency
ANALISIS KOMPETENSI SOSIAL GURU DALAM PEMBELAJARAN GEOGRAFI PADA MASA PANDEMI COVID-19
Nurfitka, Dini;
Asriati, Nuraini;
Harjanti, Diah Trismi
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j-psh.v13i1.52566
This research aims to determine the social competence of teachers in learning geography at SMA Negeri 1 Sungai Raya during the COVID-19 pandemic. The type of research used in this research is descriptive using qualitative methods. The data sources for this study were the geography teachers, the principal, and three students in grades X, XI, XII IPS at SMA Negeri 1 Sungai Raya. This study's data collection techniques were through observation, interviews, and documentation. The data collection tools used were observation guidelines, interview guidelines, and documentation tools. The analysis in this study was presented in a qualitative descriptive manner using two key informants and four supporting informants. The results showed that 1) Teachers in the geography learning process used written communication methods more often during the COVID-19 pandemic. 2) Teachers' communication and information technology were laptops, smartphones, WhatsApp, and google classroom applications in the learning process. There are no obstacles for teachers in using the technology devices, only limited quotas for students and teachers. 3) The way teachers interact and socialize in the learning process is considered suitable for the students.