Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PROYEK P5 DI SMK NEGERI 1 KARAWANG Anggara, Amelia Putri; Fahmi, Ilham; Faizin, Muhamad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29071

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Karawang, khususnya Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" di kelas X Jurusan Teknik Mesin. SMK Negeri 1 Karawang berkomitmen menghasilkan lulusan profesional, berkarakter, dan berwawasan global. Kurikulum Merdeka diadopsi untuk mengatasi ketertinggalan pendidikan selama pandemi COVID-19 dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMK Negeri 1 Karawang berhasil mencapai tujuan yang diharapkan. P5 membantu siswa meningkatkan kesadaran lingkungan, memahami konsep pembangunan berkelanjutan, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan solusi kreatif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, fasilitas pendukung, dan dukungan eksternal. Rekomendasi perbaikan mencakup penambahan waktu proyek, peningkatan fasilitas, dan kerjasama dengan pihak eksternal seperti Dinas Lingkungan Hidup dan komunitas peduli lingkungan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran kepala sekolah dalam mengembangkan sekolah melalui penerapan kebijakan strategis yang mendukung kurikulum merdeka dan program unggulan lainnya.
QUALITY ASSURANCE (QA) KEPALA SEKOLAH TERHADAP TOTAL QUALITY MANAGEMENT (TQM) SARANA PRASARANA PENDIDIKAN DI SMK AL-FATHIMIYAH KARAWANG Halimatussadiah, Firda; Fahmi, Ilham; Faizin, Muhamad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29074

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan memerlukan pengelolaan sarana dan prasarana yang efektif di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh Quality Assurance (QA) Kepala Sekolah terhadap Total Quality Management (TQM) Sarana dan Prasarana Pendidikan di SMK Al-Fathimiyah Karawang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 32 siswa kelas X Teknik Komputer dan Jaringan. Analisis regresi sederhana dilakukan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara Quality Assurance (QA) Kepala Sekolah dan Total Quality Management (TQM) Sarana dan Prasarana Pendidikan. Setiap peningkatan 1% tingkat QA Kepala Sekolah akan meningkatkan TQM Sarana dan Prasarana Pendidikan sebesar 0,533. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa sekitar 20,7% variasi dalam TQM Sarana dan Prasarana Pendidikan dapat dijelaskan oleh QA Kepala Sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran QA Kepala Sekolah penting dalam meningkatkan TQM Sarana dan Prasarana Pendidikan di SMK Al-Fathimiyah Karawang, dengan dukungan komitmen dan partisipasi seluruh komponen sekolah.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MULTIBUDAYA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SDN SUKAMAHI 03 Salsabila, Siti Anisa; Fahmi, Ilham; Faizin, Muhamad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29080

Abstract

Sebagai bangsa dengan budaya yang beragam, Indonesia memerlukan pendidikan multibudaya disetiap jenjang pendidikannya. Pendidikan multibudaya merupakan pendidikan untuk mengajarkan peserta didik untuk menghargai pluralitas beragamnya budaya yang ada di Indonesia. Dengan adanya pendidikan multibudaya, peserta didik diharapkan mampu mengakui adanya perbedaan disetiap lini kehidupan sebagai masyarakat Indonesia, lalu mampu berperilaku sebagai masyarakat yang hidup dengan beragam perbedaan budaya yang ada. Maka dalam setiap jenjang pendidikan, dibutuhkan pendidikan multibudaya untuk membangun karakter peserta didik yang saling menghargai, toleransi, membuang sikap xenophobia, dan menumbuhkan tenggang rasa sebagai rakyat bangsa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif dengan mengadakan kegiatan wawancara dengan narasumber terkait tema penelitian yang bertempat di SDN Sukamahi 03, serta menggunakan analisis kajian literatur dimana peneliti mengumpulkan data-data berkaitan dengan topik penelitian lalu digabungkan dengan hasil wawancara mengenai implementasi pendidikan multibudaya dalam proses pembelajaran di SDN Sukamahi 03. Hasil observasi menunjukan bahwa pendidikan multibudaya secara tidak langsung sudah terintegrasi dalam kegiatan belajar mengajar mulai dari kelas 1 sampai kelas 6, yang menghasilkan peserta didik yang mampu menghargai dan merangkul perbedaan budaya yang ada.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARN DI SMKN 1 KARAWANG Khoirunnisa, Tsalsa; Fahmi, Ilham; Faizin, Muhammad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.29086

Abstract

Penelitian ini menelaah implementasi Kurikulum Merdeka di SMKN 1 Karawang pada tahun akademik 2022/2023. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas dalam proses pembelajaran, bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan mengatasi tantangan yang muncul selama pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum ini meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dan pengembangan keterampilan kritis. Guru diberikan kebebasan menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan dan minat siswa, yang meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar. Namun, beberapa tantangan utama dihadapi, seperti adaptasi terhadap pembelajaran daring, keterbatasan kemampuan digital guru dan siswa, serta infrastruktur teknologi yang kurang memadai. Keberhasilan kurikulum ini sangat bergantung pada kesiapan dan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang sesuai. Upaya berkelanjutan diperlukan untuk pelatihan intensif guru, dukungan teknis yang memadai, peningkatan infrastruktur teknologi, serta kolaborasi dan komunikasi yang lebih baik antara guru dan siswa. Dengan persiapan dan komitmen yang tepat, Kurikulum Merdeka berpotensi meningkatkan kualitas pendidikan, menciptakan generasi yang lebih kompeten dan siap menghadapi tantangan masa depan.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN MAJELIS TAKLIM KONVERSI DINIYAH (MTKD) KOTA BANDUNG Abidin, Jaenal; Nurlaeli, Acep; Fahmi, Ilham
PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran) Vol 6, No 4 (2023): PeTeKa (Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengembangan Pembelajaran)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ptk.v6i4.944-952

Abstract

Existence Majelis Taklim which is almost is in every remote regions should be optimized the role and majerial in order to be able to generate the good graduates. Diniyah convertion majelis taklim present as an renewal in Majelis Taklim. The aim of this study is to describe and  study how  effectiveness implementation of education in Bandung Diniyah Convertion Majelis Taklim. The method of study which is used is qualitative method with phenomenology approach. The technique of collecting data was obtained with observation, interview and documentation. The result of this study is implementation of education Diniyah convertion majelis taklim (MTKD) is started  with planning makes syllabus, the noted of study matter and study contact, systematic schedule, partition muddaris/muddarisah, choosing study matter, method and learning media. Concerning the result which is riched, those are able to generate santri who has science, skill, religious and generate somebody who expert about giving religious spiritual ritual services to public. The support factor of implementation MTKD is collaborate between municipality, Ministry of religion, and mosque keeper. Enthusiasm from santri,  mudarris/mudarrisah which is professional and has high comitment. Furthermore, the resistor factor has not own classroom and less implementation budget of MTKD.
HASIL GAYA KEPEMIMPINAN DENGAN KARISMATIK OLEH KYAI PADA PONDOK PESANTREN Mardiana Viona Sapitri, Elma; Fahmi, Ilham; Faizin, Muhamad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2149-2155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan masyarakat terhadap kinerja guru di Pondok Pesantren yang dipimpin oleh seorang Kyai dengan gaya kepemimpinan karismatik. Dengan menggunakan metode studi dokumentasi dan menganalisis data dari hasil pengamatan penelitian terdahulu, penelitian ini mengeksplorasi persepsi masyarakat terhadap kualitas kinerja guru dan dampaknya terhadap reputasi serta citra Pondok Pesantren. Analisis data dari penelitian sebelumnya digunakan untuk memperkuat temuan terkait pengaruh gaya kepemimpinan Kyai terhadap penilaian masyarakat terhadap kinerja guru dan prestasi lembaga pendidikan Islam tersebut. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang peran gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan Islam di pondok pesantren.
PERUBAHAN BUDAYA ORGANISASI DALAM PENDIDIKAN Fatkhatul Izzahi, Ifa; Fahmi, Ilham; Faizin, Muhamad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i7.2023.3354-3364

Abstract

Lembaga pendidikan (pada semua jenjang dan tingkatan) memiliki tugas penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang handal. Dalam posisi ini, institusi pendidikan harus mempersiapkan diri agar sejalan dengan perkembangan zaman, karena sumber daya manusia yang handal adalah yang sesuai dengan tuntutan zaman. Sejumlah lembaga pendidikan berkompetisi untuk membangun model sekolah yang dapat memfasilitasi potensi peserta didik. Perubahan budaya hierarkis dari satu sudut pandang dapat lebih mengembangkan eksekusi, tetapi juga dapat gagal jika tidak disiapkan dan diawasi dengan baik. Namun, jika Anda tidak mengubah budaya hierarkis, sementara iklim berubah, Anda harus yakin akan menghadapi kekecewaan. Pada dasarnya perubahan harus dilakukan untuk memiliki opsi untuk menjaga diri dari ketegangan yang serius. Namun, yang ingin Anda fokuskan adalah menyadari kapan waktu yang tepat untuk melakukan perubahan pada budaya otoritatif. Perubahan dalam budaya otoritatif penting dengan asumsi ada pergantian peristiwa alami yang tak terhindarkan, sekali lagi perubahan sering kali merupakan kebutuhan dalam asosiasi, dalam iklim kejam yang tidak dapat disangkal, penting untuk membangun produktivitas untuk mengimbangi intensitas atau pengembangan lebih lanjut administrasi kepada klien. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan penelitian kepustakaan sehingga metode yang digunakan dalam penelitian adalah studi pustaka.
PENDIDIKAN NON-FORMAL TERHADAP MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Altifianuri, Fazrilhiani; Faizin, Muhamad; Fahmi, Ilham
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2156-2161

Abstract

Dalam era dinamika perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin cepat, pendidikan memiliki peran yang krusial dalam mempersiapkan generasi untuk menghadapi tantangan global yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan pendidikan Islam, khususnya dalam konteks pendidikan non-formal, sebagai upaya dalam mencetak generasi yang unggul dan berkualitas. Metode kualitatif digunakan untuk memberikan gambaran deskriptif tentang fenomena ini, dengan mengacu pada sumber-sumber data dari studi kepustakaan. Data-data yang dianalisis berasal dari literatur-literatur yang relevan dengan pendidikan Islam dan manajemen pendidikan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang solutif, akurat, dan validatif dalam merespons dinamika pendidikan Islam dan memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia.