Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Perpustakaan sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital Febriyanti, Febriyanti; Kanada, Rabial; Suryana, Icha; Apriliani, Sella; Rahmadania, Intan; Saputri, Tri Aprilia; Wahyuningsih, Nur Indah Dita
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7784

Abstract

Perpustakaan menjadi tempat atau lembaga yang memberi orang umum atau masyarakat akses ke koleksi buku, majalah, jurnal, media elektronik, dan sumber informasi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perpustakaan berfungsi sebagai pusat sumber belajar di era digital dan dampak dari peran tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Studi literatur pengumpulan data dilakukan dengan meninjau literatur, buku, catatan, dan laporan yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian iai adalah Pengembangan perpustakaan di era digital fokus pada optimalisasi teknologi digital pada internet, perpustakaan yang saling terhubung, dan perpustakaan yang saling terhubung. Di era komputer dan internet, perpustakaan masih merupakan tempat penting untuk belajar. Dampaknya bagaimanapun berubah seiring kemajuan teknologi. Kesimpulannya adalah perpustakaan telah menjalani transformasi signifikan sebagai pusat belajar di era digital, meskipun teknologi telah mengubah cara orang mengakses informasi, perpustakaan tetap relevan dengan menjadi pusat sumber daya digital yang menyediakan akses ke berbagai koleksi online, e-book, jurnal, dan database
Microteaching sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital Kanada, Rabial; Astuti, Mardiah; Suryana, Icha; Miranti, Mia; Andini, Amelia; Jannah, Miftahul; Sadina, Bunga
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7806

Abstract

Microteaching adalah metode pelatihan pengajaran yang melibatkan pengajaran dalam skala kecil dengan durasi yang singkat. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi potensi dan tantangan dari microteaching sebagai pusat sumber belajar di era digital. Metodologi penelitian dalam artikel ini, penulis menerapkan pendekatan studi literatur dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi microteaching di era digital telah menghadirkan berbagai perubahan signifikan dalam pendidikan. Integrasi teknologi seperti video recording, platform digital, dan aplikasi khusus telah meningkatkan realisme dan detail dalam simulasi pengajaran, serta mempercepat umpan balik yang relevan bagi calon guru. Teknologi juga memungkinkan personalisasi pembelajaran dan kolaborasi yang lebih dinamis antar peserta. Meskipun memberikan banyak manfaat, tantangan seperti akses teknologi yang tidak merata, kebutuhan akan pelatihan teknologi, dan isu privasi data tetap menjadi perhatian utama. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa microteaching sebagai pusat sumber belajar di era digital memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menyediakan platform bagi pendidik untuk menguji dan mengembangkan metode pengajaran dalam skala kecil, memungkinkan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan siswa
Laboratorium sebagai Pusat Sumber Belajar di Era Digital Febriyanti, Febriyanti; Suryana, Icha; Kanada, Rabial; Anggelina, Diana; Vitaloka, Rikke; Rina, Mesa; Ilhamsyah, Ilhamsyah
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i3.7808

Abstract

Laboratorium komputer memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar di era digital, khususnya dalam mendukung pembelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi laboratorium komputer sebagai sumber belajar siswa dalam proses pembelajaran TIK, serta mengidentifikasi keuntungan dan kekurangannya. Melalui pendekatan studi literatur, ditemukan bahwa laboratorium komputer dapat meningkatkan pemahaman materi, mengembangkan keterampilan teknologi, dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Namun, tantangan seperti biaya tinggi, kesenjangan akses, dan masalah keamanan data perlu diatasi agar laboratorium komputer dapat berfungsi optimal