Claim Missing Document
Check
Articles

Preferensi Konsumen terhadap Inovasi Kemasan Jahe Merah Instan Jazim Qori Ainaya; Endah Puspitojati; Hermawan Hermawan
Journal of Food System & Agribusiness Volume 10 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jofsa.v10i1.3223

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Tingkat preferensi konsumen pada kemasan jahe merah instan dan 2) Mengetahui deskripsi kemasan yang paling diminati oleh konsumen. Penelitian dilakukan di CV Merapi Farma Herbal dengan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel responden menggunakan accidental sampling dengan melibatkan 40 konsumen. Metode conjoin digunakan untuk menentukan tingkat preferensi konsumen berdasarkan 9 stimuli yang terbentuk menggunakan 4 atribut yaitu jenis kemasan, warna, berat bersih, dan informasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden menyukai stimuli ke-3 dengan jenis kemasan kotak karton, dengan warna merah, berat bersih 100gram, dan informasi produk yang berisi komposisi, cara konsumsi, berat bersih, expired date, dan informasi produsen. Deskripsi kemasan terpilih berdasarkan nilai kegunaan dan kepentingan konsumen menyukai kemasan dengan jenis kemasan kotak karton, warna hitam-putih, berat bersih 100gram, dan informasi produk yang berisi komposisi, cara konsumsi, berat bersih, expired date dan informasi produsen.
Pemberdayaan Petani melalui Benchmarking Budidaya Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur Kalurahan Beji Kapanewon Patuk Fadinda Halizasabrina Sutejo; Ina Fitria Ismarlin; Endah Puspitojati
Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan Vol. 4 No. 2 (2026): (JGPP) Jurnal Greenation Pertanian dan Perkebunan (Mei 2026)
Publisher : Greenation Publisher & Yayasan Global Research National

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jgpp.v4i2.654

Abstract

Produktivitas cabai rawit ( Capsicum frutescens L.) di Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur masih perlu ditingkatkan melalui penerapan teknik budidaya yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan praktik budidaya cabai rawit ORI 212 antara Kelompok Tani Rukun Agawe Makmur dan Kelompok Tani Hortikultura SOKMA, mengidentifikasi praktik budidaya unggulan, serta menyusun model pemberdayaan petani berbasis benchmarking . Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus berbasis benchmarking . Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan praktik budidaya pada aspek penyediaan bibit, penanaman, pengairan, pemangkasan, pemupukan, dan pascapanen. Praktik budidaya unggulan yang teridentifikasi meliputi seleksi bibit dan aklimatisasi sebelum tanam, penggunaan jarak tanam 60×40 cm, sistem pengairan yang terintegrasi dengan pemupukan, penerapan Pengendalian Hama Terpadu, pemupukan berimbang, serta sortasi dan pemasaran hasil panen melalui pasar lelang. Hasil penelitian juga menghasilkan model pemberdayaan petani yang terdiri atas tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pendampingan, implementasi, pengembangan usaha, dan evaluasi. Model tersebut dapat menjadi acuan dalam meningkatkan kapasitas petani dan budidaya cabai rawit yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Strengthening the Online Marketing Capacity of Agensia Hayati Through Facebook: A Strategy for the Menur Women Farmers Group Latif Nur Huda; Endah Puspitojati; Nicky Oktav Fauziah
Journal of Food Security and Agroindustry Vol. 4 No. 2 (2026): JUNE
Publisher : PAKIS JOURNAL INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/jfsa.v4i2.1016

Abstract

Menur Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani, KWT) is a farmer institution engaged in the production and provision of biological control agents in Murtigading Village, Sanden Kapanewon, Bantul Regency. Although the group has adequate production capacity and good technical skills, the marketing of KWT Menur products still faces several constraints, particularly limited digital promotion and weak product brand identity. This study aimed to analyze internal and external factors, formulate an online marketing strategy through Facebook, and develop a community empowerment design to strengthen the marketing capacity of KWT Menur. This study employed a mixed-methods approach with an embedded design. Data were collected from 25 respondents through observation, in-depth interviews, documentation, questionnaires, and Focus Group Discussion (FGD). Data were analyzed using the IFAS, EFAS, SWOT, and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) matrices. The results showed that the group’s internal condition was strong, with an IFAS score of 2.902, while the external environment was supportive, with an EFAS score of 2.976. These results placed KWT Menur in Quadrant I, indicating an aggressive growth strategy. The QSPM analysis showed that the main priority strategy was strengthening the branding of environmentally friendly products, with a Total Attractiveness Score (TAS) of 7.516. Strengthening branding, improving product packaging, and enhancing digital marketing skills through Facebook are expected to expand market reach, increase product competitiveness, and support the sustainability of the biological control agent enterprise managed by KWT Menur.
Komparasi Kualitas Fisikokimia Simplisia Bunga Telang Dengan Beberapa Perbedaan Perlakuan Pasca Panen Dimas Aji Pratama; Endah Puspitojati; Siwitri Munambar
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 25 No 1 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v25i1.3682

Abstract

This study aimed to determine the quality of dried butterfly pea flowers obtained by several post-harvest handling treatments. Post-harvest treatment of butterfly pea flowers according to SOPs includes harvesting, wet sorting, washing and draining, weighing, drying, dry sorting, and packaging. This study consisted of four post-harvest treatments, including P1 (without washing and sorting, direct sun drying), P2 (without washing and sorting, drying using food dehydrator), P3 (with washing and sorting, indirect sun drying), and P4 (with washing and sorting, drying food dehydrator). All treatments were analysed for dried flower quality, including water content, antioxidant content, and organoleptic quality.  The results showed that there was a significant difference in the moisture content of butterfly pea flowers with four post-harvest treatments.  P3 and P4 obtained lower moisture content than P1 and P2, which were 9.7% and 10.7%, respectively.   Washing, wet sorting, and dry sorting are part of post-harvest handling following SOPs.  The antioxidant content data showed no significant difference from the four treatments, but the highest free radical inhibition was obtained from the P3 treatment, which was 80%. From this study, it can be concluded that good post-harvest treatment of butterfly pea flowers consisted of harvesting activities, wet sorting, washing and draining, weighing, undirect sunlight drying or food dehydrator drying, dry sorting, and packaging.
Pengembangan Budidaya Pisang Raja (Musa Paradisiaca.L) Melalui Benchmarking Di Kalurahan Trimulyo Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta Frisca Hartalena Putri; Ina Fitria Ismarlin; Endah Puspitojati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1341

Abstract

Budidaya pisang raja merupakan salah satu komoditas hortikultura yang berpotensi meningkatkan pendapatan petani, namun penerapan teknologi budidaya di tingkat kelompok tani masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan teknologi budidaya pisang raja di Gapoktan Loh Jinawi, membandingkannya dengan KUB Pisang Pakarti melalui metode benchmarking, serta merancang model pemberdayaan masyarakat yang sesuai. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi yang divalidasi melalui triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan budidaya di Gapoktan Loh Jinawi belum sepenuhnya sesuai SOP, terutama pada aspek persiapan lahan, pengairan, pemupukan, sanitasi kebun, dan pengendalian OPT sehingga produktivitas rata-rata hanya mencapai 7,5 kg per tandan, lebih rendah dibandingkan KUB Pisang Pakarti yang mencapai 10 kg per tandan. Model pemberdayaan yang dirancang pada penguatan kapasitas teknis dan kelembagaan petani. Hasil ini menunjukkan bahwa benchmarking dan pemberdayaan masyarakat dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kemandirian petani pisang raja.
Determinan Minat Kelompok Wanita Tani dalam Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Organik menjadi Pupuk Mutiara Dewi Kusuma Wardani; Endah Puspitojati; Adi Prayoga
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Mei 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i3.1179

Abstract

Permasalahan sampah berkaitan erat dengan aktivitas rumah tangga, khususnya limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis determinan minat Kelompok Wanita Tani (KWT) dalam pemanfaatan limbah rumah tangga organik menjadi pupuk. Penelitian dilaksanakan pada November 2025 hingga April 2026 di KWT Puspa Asri, Desa Karanganom, Kabupaten Klaten, menggunakan metode kuantitatif dengan sampling jenuh dari 30 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, lalu dilakukan analisis secara deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan minat anggota tergolong tinggi, namun keterlibatan praktik masih perlu ditingkatkan. Faktor internal dan eksternal berpengaruh terhadap minat anggota secara simultan. Secara parsial, hanya persepsi berpengaruh positif dan signifikan, umur menunjukkan arah negatif, sedangkan pendidikan nonformal, motivasi, peran kelompok, akses teknologi informasi dan komunikasi, serta sarana dan prasarana tidak berpengaruh signifikan. Oleh karena itu, peningkatan minat dan regenerasi perlu dilakukan melalui penyuluhan, praktik langsung, dan pendampingan agar kegiatan dapat berjalan dengan rutin dan berkelanjutan.
Pengelolaan Persediaan Bahan Baku Simplisia di PT Lawu Flora Wijaya Karanganyar Rahma Bayu Citra Aditama; R. Hermawan; Endah Puspitojati
Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal Vol 3, No 1 (2024): June 2024
Publisher : Program Studi Magister Agribisnis, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/agrisema.v3i1.78172

Abstract

Raw material inventory management determines the company's impressive steps that affect the company's financial stability. The research aims to determine the efficient amount of ordering raw materials total inventory costs before and after using the Economic Order Quantity (EOQ) method, Re-Order point, and buffer inventory (Safety Stock) on Simplicia spoon, mint, and stevia. The research was carried out from January to June 2023 at PT Lawu Flora Wijaya, Karanganyar Regency. The method used in the research is a quantitative descriptive method. Based on research results using 2022 data, PT Lawu Flora Wijaya has been efficient in ordering 261.05 kg of Simplicia spoon raw materials, 104.74 kg of mint Simplicia, 84.64 kg of stevia Simplicia. The total cost of raw material inventory for Simplicia before using EOQ is Rp. 409,234 for spoon simplicia, Rp. 214,026 for mint simplicia, and Rp. 145,471 for stevia simplicia. Meanwhile, using the EOQ method, Rp. 402,171 was obtained for spoon simplicia, Rp. 189,937 for mint simplicia, and Rp. 144,609 for stevia simplicia. The reorder point for the raw material Simplicia spoon was 142.9 kg, simplicia mint was 15.1 kg, and Simplicia stevia was 25 kg. The buffer stock for spoon simplicia is 126.72 kg, mint simplicia is 11.92 kg, and stevia simplicia is 22.92 kg.
Evaluasi Organoleptik Teh Celup Herbal dari Mint, Telang, dan Lemon (Ronmint) Tetta Pangesti; Endah Puspitojati; Annisa Khoiriyah
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 33 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v33i1.306

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan tingkat kesukaan konsumen terhadap produk teh celup herbal Ronmint. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari hingga Juni 2025 di Kelompok Tani Hijau Daun, Wirogunan, Mergangsan, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pemilihan lokasi menggunakan purposive sampling, sedangkan pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Metode pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, eksperimen, kuesioner, dan Focus Group Discussion (FGD). Analisis dilakukan menggunakan uji organoleptik skala hedonik yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan calon konsumen dengan deskriptif kuantitatif, uji statistik menggunakan Kruskal-Wallis dan uji lanjutan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi yang paling disukai konsumen, yaitu F2 dengan komposisi 0,75 gram daun mint, 0,75 gram bunga telang, dan 0,5 gram buah lemon, menghasilkan rerata kesukaan konsumen sebesar 79% dan termasuk ke dalam kategori suka. Analisis statistik menunjukkan bahwa F1 dan F3 tidak terdapat perbedaan nyata (Sig. > 0,05). Hal ini berarti bahwa panelis lebih menyukai dan menerima F2 secara nyata dibandingkan dengan F1 dan F3.
Analisis Kelayakan Finansial Usaha Produk Snack Bar yang Difortifikasi dengan Daun Kelor (Moringa oleifera L.) Zakki Habib Ahmaddani; Endah Puspitojati; Hermawan Hermawan
Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 32 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Ilmu Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta-Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55259/jiip.v32i2.330

Abstract

Penelitian ini mengkaji kelayakan finansial pada produk snack bar berbahan dasar ampas brem yang difortifikasi dengan daun kelor sebagai alternatif produk pangan sehat dan bernilai ekonomi. Tujuan penelitian adalah menilai kelayakan usaha dari aspek meliputi biaya produksi, harga pokok produksi, harga jual produk, pendapatan per unit, penerimaan, keuntungan, break event point (BEP) produksi, dan Return/Cost Ratio (R/C). Penelitian dilaksanakan di PT Agra Pangan Nusantara, Kabupaten Madiun, pada Januari–Juni 2025 dengan metode purposive sampling. Data diperoleh melalui studi pustaka dan perhitungan finansial. Hasil menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp2.308.071 per 1.000 unit dengan harga jual Rp6.594 per unit, menghasilkan keuntungan Rp4.286.000. BEP tercapai pada 350 unit dan R/C Ratio sebesar 2,85, yang menandakan usaha layak dan menguntungkan. Produk ini tidak hanya memanfaatkan limbah industri secara produktif, tetapi juga menawarkan potensi komersial sebagai camilan bergizi berbasis pangan lokal.
AI-Powered Image Recognition for Early Detection of Pests in Medicinal Crops Siti Astuti; Bayu Dwi Apri Nugroho; Anisa Khoiriyah; Endah Puspitojati
AJARCDE (Asian Journal of Applied Research for Community Development and Empowerment) Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Asia Pacific Network for Sustainable Agriculture, Food and Energy (SAFE-Network)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29165/ajarcde.v10i3.1103

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) sangat pesat di sektor pertanian, bahkan memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas komoditas pertanian. AI merupakan bagian dari solusi deteksi dini untuk meminimalkan risiko serangan hama dan penyakit yang parah. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan akurasi dan kerahasiaan data untuk membangun model pengenalan citra gejala serangan hama dan penyakit pada tanaman biofarmasi. Metode yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi, serta sampel tanaman serai wangi, yang merupakan salah satu komoditas tanaman biofarmasi potensial saat ini. Langkah-langkah memastikan pengumpulan data untuk identifikasi citra guna akurasi dan efektivitas sistem meliputi pengambilan data citra, identifikasi, penandaan foto, dan pembuatan algoritma. Hasil pengumpulan data menggunakan pengenalan citra gejala serangan pada tanaman serai wangi sebagai sampel tanaman biofarmasi, yaitu Valanga sp, Culvilaria sp, dan Fusarium sp. Algoritma dapat mengenali 100% foto uji untuk belalang dan gejala Culvilaria sp. Tingkat kepercayaan algoritma dalam mengenali data menunjukkan rata-rata >50%. Teknologi pengenalan gambar dapat menyajikan data dasar algoritmik untuk mendiagnosis gejala serangan hama dan penyakit dengan akurasi dan kepercayaan yang tinggi. Kontribusi penelitian ini secara teoritis memberikan gambaran yang jelas tentang langkah-langkah pengumpulan data dan juga menawarkan hasil data yang akurat, tepat, dan cepat berdasarkan kenyataan di lapangan sehingga dapat digunakan sebagai referensi dalam mendiagnosis hama dan penyakit tanaman.
Co-Authors Ade Laeli Nur Khasanah Adi Prayoga Adirianto, Bayu Afiaty Jayasari Agus Iman Radede Agus Manto Ambarwati, Kiki Juli Ananti Yekti Andre Setiawan Anisa Khoiriyah Anisya Restu Utami Annisa Khoiriyah Ashari , Muhammad Hanif Bayu Dwi Apri Nugroho Bernadetta Budi Setiawati Bernadetta Budi Setiawati Budi Wijayanto Budiyatul Aliyah Choirul Cahyo Nugroho Darmawan, Ilham Catur Dimas Aji Pratama Dominikus Tino Durroh, Badiatud Elisabeth Nanik Kristalisasi Fadinda Halizasabrina Sutejo Fajar Setianingrum , Rahmawati Faqy Winahyu Pradifa Fasya Aqila Abiyyanada Fauziah, Nicky Oktav Filaeily Ardhita Oktiana Fitria Naimatu Sa'diyah Fitria, Ina fransiska vara dila citra Frisca Hartalena Putri G. Gunawan Hadi Santoso Hartati, Puji Hermawan Hermawan Hidayatulloh, Rifangi Khoirul Hijami, Muhammad Fikri Irmafiyani, Ani Ivana Nastia Az Zahra Izzah Annisa Jazim Qori Ainaya Kartika Shanindita Kiki Julia Ambarwati Kusworo Kusworo Latif Nur Huda Lestari, Suciati Lintang Muntias Putri Maharani Anugrah Isma Haya Maharani, Eynne Zeynnora Maria Krisna Mastur Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Miftakhul Arifin Muhammad Afif Muhammad Fikri Hijami Muhammad Iqbal Ar Ryyadh Muhammad Sekti Kesuma Muhammad Yusril Rahman Mutiara Dewi Kusuma Wardani Nola Sevilestari Cahyaningrum Novia Aristi Rahayu Nur Afifah Nur Aiman Izzati Nur Fatimah Nur Rohmah Lufti A'yuni Nur Rohmah Lutfi Ayu Padillah Sandi Putri, Lintang Muntias R. Hermawan Rahma Bayu Citra Aditama Ramadhan, Galang Rifa Erlina Yuliastiningrum Rika Nalinda Rizky Devanda Oktaviansyah Sakha Fadil Dzikry Setiawati, Bernadetta Budi Shanindita, Kartika Siti Astuti Siti Fatimah Siti Nurlaela Siti Nurlaela Siwitri Munambar Sri Maryati Sri Mulyani Sukadi Sukadi Sukadi Sumarna Sumarna Tetta Pangesti Utami, Anisya Restu Wati, Wahyuni Sinta Widiyanto, Sri Wildan Zacky Radithya Zakki Habib Ahmaddani