Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENERAPAN INTEGRATED FARMING SYSTEM MELALUI INOVASI SILASE PAKAN TERNAK BERBASIS BATANG PISANG UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN DI DESA ADOLANG KABUPATEN MAJENE Irmayanti, Irmayanti; Haloho, Ruth Dameria; Sari, Dwi Ratna; Herilimiansyah, Herilimiansyah; Suardi, Suardi; Armayanti, Armayanti; Wahid, Abd.; Bulan, Rispa Embong
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3139

Abstract

Ketersediaan pakan ternak yang berkelanjutan merupakan salah satu tantangan utama dalam pengembangan peternakan rakyat, khususnya di Desa Adolang yang mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan peternak. Pada musim kemarau, peternak sering mengalami kesulitan memperoleh pakan hijauan sehingga berdampak pada penurunan produktivitas ternak. Desa Adolang memiliki potensi limbah pertanian berupa batang pisang yang melimpah, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai sumber pakan alternatif. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui penerapan Integrated Farming System dengan pemanfaatan batang pisang sebagai bahan baku utama pembuatan silase, sehingga mampu mendukung ketahanan pangan lokal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, evaluasi, dan monitoring. Penyuluhan dilaksanakan untuk memberikan pemahaman mengenai manfaat pakan silase. Pelatihan dilakukan dengan pendekatan learning by doing melalui praktik langsung pembuatan silase batang pisang yang dicampur dengan dedak padi dan molases. Selanjutnya, pendampingan dilakukan melalui kunjungan lapangan guna memantau hasil fermentasi dan memberikan Solusi terkait kendala teknis. Evaluasi dilakukan untuk menilai peningkatan pengetahuan, keterampilan, serta kualitas silase yang dihasilkan, sedangkan monitoring dilakukan untuk menjamin keberlanjutan kegiatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas peternak pengetahuan dan keterampilan sebesar 90.43%. Peserta mampu memahami konsep dasar silase, terampil melakukan proses pembuatan, dan menghasilkan produk silase. Selain itu, peternak menjadi lebih mandiri dalam memanfaatkan limbah batang pisang sebagai cadangan pakan. Program pengabdian masyarakat berbasis Integrated Farming System melalui pembuatan silase batang pisang terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan peternak, menyediakan pakan alternatif yang berkelanjutan, serta mendukung peningkatan produktivitas ternak kambing di Desa Adolang.
Pemberdayaan peternak melalui pembuatan pupuk organik integrasi kakao-kambing Desa Tinambung Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Irmayanti Irmayanti; Suyono Suyono; Ruth Dameria Haloho; Ilham Ilham; Jisril Palayukan; Suriansyah Suriansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29970

Abstract

Abstrak Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui transfer teknologi embuatan pupuk organik merupakan upaya untuk memanfaatkan potensi bahan lokal sekitar yaitu kotoran ternak kambing. Pupuk adalah salah satu unsur strategis yang berperan dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari sistem usaha tani. Desa Tinambung memiliki potensi perkebunan seperti tanaman kakao dan peternakan kambing yang tinggi. Ketersediaan pupuk yang terbatas sehingga dilakukan upaya untuk beralih  kepenggunaan pupuk organik. Tujuan kegiatan ini untuk memanfaatkan potensi desa Tinambung dan memberikan dampak positif untuk masyarakat Desa Tinambung, utamanya dalam memanfaatkan limbah kotoran Kambing menjadi pupuk organik untuk menunjang ketersediaan pupuk bagi tanaman kakao sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman kakao. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode society parcipatory peningkatan wawasan dan keterampilan terhadap inovasi teknologi pengolahan limbah ternak dan  pembuatan pupuk organik berbasis kotoran hewan kambing, dan metode persuasive approach yaitu  penyuluhan  pemanfaatan  limbah kotoran kambing menjadi  produk  baru  yang  bermanfaat  seperti  pupuk organik kompos. Metode  kegiatan  dilakukan dengan  empat tahap,  yaitu  tahap survey, tahap penyuluhan,  pelatihan pembuatan  pupuk  organik, dan monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sebesar 87,29% berdasarkan hasil pre test dan post test. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini telah membantu mitra menjadi lebih mandiri utamanya dalam menghadapi masalah pemanfaatan kotoran hewan kambing melalui pembuatan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas ternak. Program ini berhasil membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan pertanian organik, yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi dan kepuasan peserta. Kata kunci: pupuk organik; integrasi; kotoran kambing. AbstractThe implementation of community empowerment through the transfer of technology for producing organic fertilizer aims to utilize local resources, such as goat manure. Fertilizer is a strategic element that plays a significant role in enhancing plant productivity and is an integral part of farming systems. Tinambung Village has substantial potential in cocoa farming and goat husbandry. Due to the limited availability of fertilizer, efforts were made to transition to the use of organic fertilizers. This initiative aims to harness the potential of Tinambung Village and provide positive impacts for the community, especially by converting goat manure into organic fertilizer to support the availability of nutrients for cocoa plants and thereby increase cocoa production. The methods utilized in this activity include Society participatory method: enhancing awareness and skills in applying technological innovations for processing livestock waste and producing organic fertilizer from goat manure. Persuasive approach method: Educating the community on turning goat manure waste into valuable products, such as compost-based organic fertilizer. The activities were conducted in four stages: Survey stage, Education stage, Training on organic fertilizer production, Monitoring and evaluation stage. The results of the organic fertilizer production training showed an 87.29% increase in knowledge and skills among farmers, based on pre-test and post-test results. This indicates that the training successfully helped partners become more independent, especially in addressing the challenge of utilizing goat manure through the production of organic fertilizer to boost agricultural productivity. This program effectively raised community awareness about the importance of waste management and organic farming, as reflected in the high levels of participation and satisfaction among the participants. Keywords: organic fertiliser; integration; goat manure.
KLASIFIKASI PENYAKIT DAUN KAKAO BERDASARKAN EKSTRAKSI FITUR WARNA TEKSTUR DENGAN ALGORITMA SUPPORT VECTOR MACHINE Irmayanti; Nurhikma Arifin; Chairi Nur Insani
Jurnal Informatika Teknologi dan Sains (Jinteks) Vol 8 No 2 (2026): EDISI 28
Publisher : Program Studi Informatika Universitas Teknologi Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51401/jinteks.v8i2.7291

Abstract

Penyakit daun kakao merupakan salah satu faktor penurunan kualitas serta produktifitas tanaman apabila tidak terindetifikasi sejak dini. Oleh karena itu, diperlukan metode untuk membantu identifikasi penyakit secara otomatis. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan daun kakao ke dalam tiga kategori, yaitu daun sehat, becak daun dan VSD, menggunakan pendekatan pengolahan citra digital. Dataset terdiri dari 300 citra daun, dibagi 80% sebagai data latih dan 20% data ujii. Tahapan penelitian meliputi Pre-Procssing, segmentasi menggunakan ruang warna HSV untuk memisahkan objek dari latar belakang, serta ekstraksi fitur warna HSV dan L*a*b serta tekstur GLCM dan LBP. Klasifikasi dilakukan menggunaka SVM kernel RBF melalui variasi parameter C(1, 5, 10) dan gamma (0.1, 0.01, 0.001, 0.0001, 0.00001). Hasil menunjukkan C=5 dan gamma=0,1 mengahasilkan akurasi tertinggi sebesar 100%. Akurasi tersebut diperoleh pada fitur tunggal LBP maupun kombinasi L*a*b-LBP, GLCM-HSV-LBP, GLCM-L*a*b-LBP, HSV-L*a*b-LBP, serta GLCM-HSV-L*a*b-LBP. Hasil ini menunjukan LBP efektif merepresentasikan tekstur daun serta menegaskan pentingnya pemilihan kombinasi fitur dan parameter dalam klasifikasi citra daun kakao.
Pengolahan Limbah Ganggang Coklat (Phaophycae) Untuk Pakan Itik Di Kelompok Ternak Desa Kebun Sari Kecamatan Wonomulyo Agni Ayudha Mahanani; Lilis Ambarwati; Adli Putra Ermanda; Irmayanti Irmayanti; Andi Sukma Indah; Andi Nurul Muhlisah; Ruth Damaria Haloho
Beru'-beru': Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2023): November-Februari 2023
Publisher : Lembaga Penelitian Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jipm.v1i3.2002

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperbaiki produktivitas produksi itik peterlur di daerah Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali. Dengam memanfaatkan bahan baku pakan lokal yang potensial. Pemafaatan bahan baku lokal atau limbah industri telah banyak di lakukan salah satu bahan pakan asal limbah industri yang mudah dan banyak ditemukan adalah limbah ganggang laut coklat yang merupakan alga yang telah banyak di manfaatkan untuk pangan dan obat. Limbah ganggang lau coklat banyak di temukan di wilayah Sulawesi Barat hal ini di karenakan sebagian dari wilayahnya adalah pesisir pantai dan salah satu pendapatan utama daerah ini berasal dari industri perairan. Limbah ganggang laut coklat memiliki banyak manfaat dimana mengandung beta karotein yang baik untuk meningkatkan produksi dan penampilan kuning telur, juga kandungan polifenol yang baik untuk menjaga kesehatan ternak karena bertindak sebagai anti oksidan dan anti bakteri. Kandungan nutrisinya juga tidak kalah baik dimana gangang laut coklat memiliki nilai protein kasar sebesar 9-13% namun memiliki kandungan energi yang rendah yakni 109 kkal juga serat yang cukup tinggi 8%. Berdasarkan hal ini maka perlu adanya pengolahan bahan baku pakan untuk limbah ganggang laut coklat agar dapat meningkatkan kualitasnya, salah satu upaya yang dapat di laukan adalah dengan pengolahan fermentasi yang mana fermentasi sendiri dapat merombak serat kasar dan meingkatkan kadar energi juga protein suatu bahan pakan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian ini meliputi penyuluhan, pengolahan pakan fermentasi dan pembuatan pakan. Kesimpulan yang di peroleh adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak itik dalah pembuatan pakan berbasis limbah ganggang laut coklat fermentasi, yang nantinya dapat menunjang keberlangsungan usaha budidaya itik petelur di Desa Kebun Sari, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali.
Peran Brand Engagement dalam Memediasi Pengaruh User Generated Content dan Brand Trust terhadap Keputusan Pembelian Produk Fashion di Shopee Irmayanti; Enny Radjab; Muhammad Shaleh ZD
INVESTASI : Inovasi Jurnal Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Soratekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/investasi.v4i3.277

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh User-Generated Content, Brand Trust, dan Brand Engagement terhadap keputusan pembelian produk fashion pada platform Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research melalui metode survei. Sampel penelitian terdiri atas 85 konsumen produk fashion pengguna Shopee di Provinsi Sulawesi Barat yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa User-Generated Content dan Brand Trust berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Engagement dan keputusan pembelian, sedangkan Brand Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, Brand Engagement terbukti memediasi secara parsial pengaruh User-Generated Content dan Brand Trust terhadap keputusan pembelian. Seluruh hipotesis didukung berdasarkan kriteria T-statistic > 1,96 dan P-value < 0,05. Nilai R² dan Q² Predict menunjukkan kemampuan penjelasan dan relevansi prediktif model yang baik, sedangkan effect size (f²) memperlihatkan bahwa User-Generated Content memberikan kontribusi pengaruh terbesar terhadap Brand Engagement dan keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya kualitas konten yang dihasilkan pengguna, kepercayaan terhadap merek, serta keterlibatan konsumen dalam mendorong keputusan pembelian produk fashion di Shopee.
Pendampingan Pemeriksaan Kesehatan Hewan Kurban dan Edukasi Higiene Sanitasi bagi Panitia Kurban Masjid Jami’ Nurul Mahmudah Kelurahan Lembang Kabupaten Majene Suriansyah Suriansyah; Marsudi Marsudi; Andi Citra Septaningsih; Nurlaili Dwi Ulfah; Sudirman Sudirman; Adryani Ris; Ruth Dameria Haloho; Muhammad Irfan; Sri Argo Pradanto; Irmayanti Irmayanti
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/cfgrap21

Abstract

Hari Raya Iduladha merupakan momentum keagamaan yang identik dengan penyembelihan hewan kurban sehingga aspek kesehatan hewan dan keamanan pangan asal hewan perlu diperhatikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban melalui pemeriksaan ante mortem dan post mortem serta kegiatan ini memberikan edukasi dan memperkuat pemahaman panitia mengenai higiene sanitasi dalam proses penyembelihan dan penanganan daging kurban. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Mei 2026 di Kelurahan Lembang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, melalui kerja sama Universitas Sulawesi Barat dan Dinas Peternakan Kabupaten Majene. Pemeriksaan dilakukan terhadap 20 ekor hewan kurban yang terdiri atas 15 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Hasil pemeriksaan ante mortem menunjukkan seluruh hewan (100%) dalam kondisi sehat, aktif, memiliki nafsu makan normal, dan memenuhi persyaratan kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan post mortem terhadap organ hati, paru-paru, jantung, limpa, ginjal, saluran pencernaan, dan karkas menunjukkan kondisi normal tanpa ditemukan kelainan patologis maupun infestasi parasit. Edukasi terkait higiene sanitasi, kebersihan alat, penanganan karkas, dan pencegahan kontaminasi silang juga diberikan kepada panitia kurban. Kegiatan ini mendukung penyediaan daging kurban yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).