Claim Missing Document
Check
Articles

THE POWERFUL OF ENGLISH LEARNING STRATEGIES APPLIED BY STUDENTS IN TEFL ardayati ardayati; maria ramasari
Journal of English Education, Literature and Linguistics Vol 4 No 1 (2021): Journal of English Education, Literature and Linguistics
Publisher : STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jeell.v4i1.1216

Abstract

This research was to identify students’s English learning strategies. Seventh grade students in VII.3 at SMP Negeri B.Srikaton was the subject. Method in this research was survey research design. The researcher used questionnaire of Strategy Inventory for language learning (SILL) by Rebecca L. Oxford and interview. In analyzing the data, researcher used four steps; they were identification, classification, description and conclusion. Based on the result of data analysis, it was found there were 6 kinds English learning strategies used by students. The strategies were memory strategies, cognitive strategies, compensation strategies, metacognitive strategies, affective strategies and social strategies. The most dominant strategy in English learning strategies was metacognitive strategy with the total 9 students. The second 8 students was cognitive strategy. The third, affective strategies 8 students. The next, 7 students was memory strategies. Then, social strategy with 2 students and the least, compensation strategy only had 2 students
PEMBUATAN MEDIA PENGAJARAN ONLINE BERBASIS WEBSITE BLOG BAGI TUTOR PKBM (PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT) WUJUDKAN KEJAR PAKET A, B, DAN C YANG HANDAL DI PKBM DAMAI KECAMATAN MUARA BELITI KABUPATEN MUSI RAWAS Hamdan; Agus Triyogo; Maria Ramasari
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.254 KB)

Abstract

Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan kesetaraan khususnya program paket A, B dan C pada PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) DAMAI Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas. Hal yang mendasar dari pelaksanan pengabdian disana karena mempunyai beberapa hal seperti tersebarnya siswa di seluruh kecamatan yang tidak bisa untuk berkumpul belajar bersama dikarenakan pekerjaan dan jarak, kurang pahamnya tutur terhadap inovasi teknologi dalam pembelajaran secara online. Kebutuhan akan platform pengajaran digital dimasa sekarang sangat diperlukan maka kami ingin meningkatkan kemampuan tutor PKBM agar lebih baik lagi dalam melayani peserta didikannya. Adapun hasil dari PKM ini adalah, seluruh tutor dapat belajar dan praktik secara langsung membuat weblog yang terintegrasi dengan soal secara online, membuat tambilan yang menarik dan dapat berkomunikasi irtual secara langsung antara tutor dan murid. Dengan demikian pembelajaran di PKBM Damai akan terlaksanan sebagai manamestinya tanpa ada halangan jarak antara sekolah dengan rumah siswa.
Pemanfaatan Kardus dan Botol Plastik Bekas menjadi Media Pembelajaran Menarik bagi Anak-anak MARIA RAMASARI; YULFI; ARDAYATI; Lucy Asri Purwasi
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.746 KB)

Abstract

Dalam proses pembelajaran, penggunaan media merupakan salah komponen pendukung guna tercapainya tujuan pembelajaran. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen yang harus ada dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Penggunaan media sangat dibutuhkan untuk menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Banyaknya ketersediaan kardus dan botol bekas, dapat dijadikan sebagai salah saru media yang bisa digunakan oleh guru-guru di SD di Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat terutama guru SD di Megang sakti untuk selalu meng-upgrade pengetahuan dan menjelaskan kepada masyarakat tentang pemanfaat limbah kardus dan botol bekas menjadi barang yang bermanfaat seperti menjadi mdeia pembelajaran. Dalam pelaksanaannya yang dilakukan selama 4 hari yakni pada tanggal 16 Februari 2021 hingga 19 Februari 2021, penyuluhan dan pelatihan diterapkan dala kegiatan PPM ini. Yang menjadi sarasan kegiatan adalah masyarakat yang terdiri dari anak-anak, orang tua dan guru-guru SD di Kecamatan Megang Sakti. Setelah kegiatan PPM dilaksanakan, anak-anak menjadi lebih antusisa dalam mengikuti proses pembelajaran. Guru-guru SD di Kecamatan Megang Sakti juga menjadi lebih termotivasi dalam menggunakan media pembelajaran terutama dengan memanfaatkan limbah kardus dan botol bekas yang banyak tersedia di lingkungan sekitar mereka.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN BIJI KARET (HEVEA BRASILIENSIS) MENJADI GANTUNGAN KUNCI DAN STIK PISTOP (PISANG TOPING) Yulfi; Maria Ramasari; Ardayati; Syaprizal
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.606 KB)

Abstract

Masyarakat desa SP 3 Mekar Sari terpantau sebagian besar berprofesi sebagai petani, Terdapat banyak perkebunan sawit dan karet di sana. Program Pengabdian pada masyarakat ini adalah Optimalisasi Pemanfaatan Biji Karet (Hevea Brasiliensis) menjadi Gantungan Kunci dan Stik PISTOP (Pisang Toping). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan Sumber Daya Alam yang melimpah berupa biji karet dan pisangsebagai bahan pembuatan produk unggulan yaitu gantungan kunci dan stikpistop (pisang toping). Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan pengabdian kali ini adalah seluruh warga desa SP 3 Mekar Sari yang meliputi Perangkat Desa, ibu-ibu PKK, Organisasi Kepemudaan, dan masyarakat setempat. Metode yangdigunakan dalam pelaksaanaan program ini adalah metode observasi, wawancara, sosialisasi, tanya jawab, dan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini adalah memberikan keterampilan berwirausaha pada masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa Mekar Sari, sehingga masyarakat dapat menciptakan lapangan usaha mandiri yang dapat meningkatkan taraf perekonomian dan kesejahteraan hidup.
BELAJAR BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN MEDIA BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK SISWA SD NEGERI 57 LUBUKLINGGAU Ardayati; Maria Ramasari; Yulfi
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.553 KB) | DOI: 10.55526/bnl.v2i2.280

Abstract

Pendidikan merupakan satu komponen terpenting dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia. Jembatan terbaik dalam meraih impian adalah melalui pendidikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendidikan memegang peranan penting dalam meraih cita-cita. Menurut Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1995: 232) pendidikan adalah proses perubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Proses pembelajaran didalam menjadi hal yang mendasar untuk dapat dioptimalkan secara maksimal. Pendidikan yang diterapkan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Salah satu materi pembelajaran yang diberikan adalah pelajaran bahasa. Salah satu bahasa yang sangat berpengaruh didalam kemajuan dunia pendidikan adalah Bahasa Inggris.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA INGGRIS BAGI SISWA SD NEGERI 61 LUBUKLINGGAU: FUNENGLISH LEARNING THROUGH STORYTELLING Maria Ramasari; Ardayati
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55526/bnl.v2i3.418

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa di SD Negeri 61 Lubuklinggau. Halyang mendasari kegiatan ini terlaksana adalah usia emas sasaran untuk mempelajari bahasa.Diusia emas, siswa tingkat sekolah dasar dapat lebih optimal mempelajari bahasa Inggris baik secara lisan maupun tulisan. Siswa kelas II, III, dan IV merupakan sasaran untuk kegiatan ini, dimana siswa berusia 7 sampai 10 tahun. Karakteristik siswa direntang usia tersebut dikategorikan pada masa anak sudah matang bersekolah dan sudah lebih siap menerima pembelajaran bahasa.Selanjutnya, perkembangan digitalisasi yang dengan cepat masuk disemua elemen masyarakat termasuk pendidikan. Yang mana, semuanya menggunakan bahasa Inggris. Tuntutan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris juga menjadi alasan terpenting terhadap pelaksanaan kegiatan PKM di SD Negeri 61 Lubuklinggau. Metode pembelajaran storytelling digunakan sebagai upaya agar siswa mampu menyampaikan perasaan, pikiran atau isi pesan dari sebuah cerita secara lisan. Melalui kegiatan storytelling, siswa dapat meningkatkan kecerdasan linguistik, emosional, komunikasi, dan memperkaya kreativitas dalam berimajinasi. Hasil dari pelaksanaan PKM adalah siswa mendapatkan fasilitas belajar bahasa Inggris yang berkelanjutan selama empat hari melalui kegiatan storytelling. Peningkatan progres kemampuan siswa sangat baik, siswa memiliki rasa percaya diri untuk tampil sebagai storyteller, dan siswa juga bisa menjadi pendengar yang kritis dalam mengambil pesan dari cerita yang disampaikan.
The Applying of Asking Stage Strategy to Teach Reading Comprehension Maria Ramasari; Ardayati Ardayati
Edu-Ling: Journal of English Education and Linguistics Vol. 6 No. 1 (2022): December
Publisher : English Education Study Program Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/edu-ling.v6i1.3418

Abstract

Abstract The main problem of this study was: is it significantly effective to teach reading comprehension by applying of asking stage strategy. Therefore, the main objective of this study was to find out whether or not it is significantly effective to teach reading comprehension by applying of asking stage strategy to the seventh grade students. Method used was pre-experimental method with one group pre-test post-test design. Population was all of the seventh grade students at SMP Negeri 5 Lubuklinggau which consisted of 8 classes with 261 students. Sample of this study was taken by using cluster random sampling, with number of sample 35 students. Data were collected through test consisting 20 items of multiple choices. The obtained data were analyzed through three techniques: 1) Individual Score, 2) conversion of score range, 3) the matched t-test. There were three major findings in this study, they are: (1) students’ mean score in the pre-test was (67.14), (2) students’ mean score in the post-test was (79.29), and (3) the result of matched t-test calculation should that t obtained was (6.75), which is higher than 1.697 as the critical value of the t table for degree of freedom 34 (35-1) with 95% significant level for one-tailed test. It can be concluded that the null-hypothesis (Ho) was rejected and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. The fact shows that it was significantly effective to apply asking stage strategy for teaching reading comprehension for the seventh grade students at SMP Negeri 5 Lubuklinggau.
Developing English Beginner Material for Adult Level Integrated into Web Mobile at Stkip PGRI Lubuklinggau Agus Triyogo; Maria Ramasari; Hamdan Hamdan
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 3: MARCH 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i3.21444

Abstract

The purpose of this research is to Produce Beginner English material based on Web Mobile. The method of research was Research and Development with the model of ADDIE. The result shows that based on the judgment from the experts got a score of 3.48, which means the e-model validation was valid. The results of the assessment of student responses to the e-module in the completed questionnaire obtained an average overall assessment score of 3,34 with a very good product category. The outcomes from the research are articles published in national journal indexes by Sinta and an English module based on Web Mobile.
Developing English Beginner Material for Adult Level Integrated into Web Mobile Agus Triyogo; Maria Ramasari; Hamdan Hamdan; Wicaksono Febriantoro
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 4: APRIL 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i4.21472

Abstract

English is an international language which uses as language communication by people in the world with different language backgrounds, by English people have easy-to-do relationships with other people oversea. Looking at the larger of English users in the world, Indonesian must try to follow by learning English to make interaction with other people in the global area. English be one of the scrim lessons in the school because it contrasts with   Indonesia Language in vocabulary, pronunciation and vocabulary. Such as in the physic study program at STKIP PGRI Lubuklinggau as 1. Difficult to master English vocabulary, 2. Confuse how to utter words, 3. Do not understand grammatical in writing and speaking. In another hand, they also need some books that able to cover all skills easy to be master such as 1. They need a guidebook which has a lot of vocabulary with meaning, 2. There are guides on how to utter vocabulary, 3. A lot of samples and practice in fours English skills. 4. Book must be practised and interactive. Based on the problem above, researchers tried to develop beginner English material based on web mobile for adults. The method of research was Research and Development with the model of ADDIE. The purpose of this research is to Produce Beginner English material based on Web Mobile. The result shows that based on the judgment from the experts got a score of 3.48, which means the e-model validation was valid. The results of the assessment of student responses to the e-module in the completed questionnaire obtained an average overall assessment score of 3,34 with a very good product category. The outcomes from the research are articles published in national journal indexes by Sinta and an English module based on Web Mobile.
Students’ Perception Between Distance Learning and Classroom Learning at English Education Study Program of STKIP PGRI Lubuklinggau Ummi Azzara Zuztra; Ayu Oktaviani; Maria Ramasari
EDULIA: English Education, Linguistic and Art Journal Vol 4 No 1 (2023): EDULIA: English Education, Linguistic and Art Journal
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/edulia.v4i1.7212

Abstract

The problem of the research is: “How are the students’ perception between distance learning and classroom learning at English Education Study Program of STKIP PGRI Lubuklinggau”. The objectives of the research were to find out and to describe Students’ perceptions about distance learning and classroom learning at English Education Study Program of STKIP PGRI Lubuklinggau. The sample was 30 students of English Education Study Program. The samples were taken through stratified random sampling. The researcher used a survey research, and the data were collected by using questionnaire and interview. Techniques for analyzing the data used simple basic statically techniques. The data were score by using Likert Scale. The result of the research was the students studied negative and positive with distance learning; students cannot handle the whole material perfectly because distance learning was signals of phone and the mobile data, they had a flexibility in taking time on work. They more understanding the material when they used technology. Besides, in the result studied negative and positive of classroom learning; the time and energy that is used more in learning activities. They had better interaction between students and lecture because learning in class interaction between lecturers and students is closer both emotionally and verbally. Keywords: Classroom Learning, Distance Learning, Students’ Perception