p-Index From 2021 - 2026
13.664
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Jurnal Kreativitas PKM Manuju : Malahayati Nursing Journal Jambura Journal of Health Sciences and Research PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL Kampurui Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kesehatan Tambusai Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan JOURNAL LA MEDIHEALTICO Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Medical Journal of Al-Qodiri : Jurnal Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Keperawatan Klinis dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal) Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Zaitun :Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan (JURRIKES) Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Jurnal Sains dan Kesehatan Journal of Community Health Provision Journal of Universal Community Empowerment Provision Jurnal Nurse Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Journal of Educational Innovation and Public Health Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan Promotor: Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi Nursing Applied Journal Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Borneo Nursing Journal Klinik: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan The Shine Cahaya Dunia D-III Keperawatan THE SHINE CAHAYA DUNIA S-1 KEPERAWATAN THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan Terapi Posisi Passive Leg Raising Dalam Meningkatkan Tekanan Darah Pada Pasien Syok Hipovolemik Di Ruangan Igd Rsud Prof. Dr.H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Irfan Ibrahim
MEDICAL JURNAL OF AL-QODIRI Vol. 8 No. 2 (2023): Edisi Oktober
Publisher : Program Studi Keperawatan dan Kesehatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Al-Qodiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52264/jurnal_stikesalqodiri.v8i2.292

Abstract

Syok Hipovolemik Merupakan Suatu Kondisi Paling Umum Terjadi Pada Sebagian Besar Kasus Keagawatdaruratan, Biasanya Karena Penyebab Kehilangan Cairan Atau Darah, Gangguan Curah Jantung, Kerusakan Vasomotor, Reaksi Alergi Atau Infeksi. Penelitian Ini Bertujuan dalam mengetahui bagaimana Penerapan Posisi Passive Leg Raising Pada Pasien Syok Hipovolemik Dalam Meningkatkan Tekanan Darah Di Ruangan Igd Rsud Prof.Dr.H Aloei Saboe, Metode penelitian menggunakan desain penelitian Praeksperimental dengan cara pendekatan one-group pre-post test design. Sampel dalam penelitian ini yaitu pasien yang mengalami syok hipovolemik, teknik pengumpulan melalui tatap muka serta tanya jawab langsung antara peneliti dan narasumber, dengan menggunaan instrumen Sop dan Lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan Didapatkan bahwa nilai Pvalue>0,05 yang berarti didapatkan hubungan yang signifikan antar PLR dan parameter hemodinamik seperti systolic blood pressure, diastolic blood pressure. Kesimpulan dalam penelitian bahwa dengan posisi passive leg raising dapat diberikan kepada pasien syok hipovolemik sebagai tata laksana awal untuk meningkatkan hemodinamik sebelum dilakukan resusitasi cairan.
TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA KORPS SUKA RELA (KSR) TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA PASIEN TERSEDAK DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO Windrawati Ismail; Pipin Yunus; Haslinda Damansyah
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.907

Abstract

Tersedak (choking) adalah tersumbatnya saluran napas akibat benda asing secara total atau sebagian, sehingga menyebabkan korban sulit bernapas dan kekurangan oksigen, bahkan dapat segera menimbulkan kematian.Tujuan Umum dari penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa KSR tentang pertolongan pertama pada pasien tersedak di Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel 41 responden dengan menggunakan tenknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik berjumlah 37 responden (90,2%) dan berpengetahuan kurang sebanyak 4 responden (9,8%). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa Korps Suka Rela tentang pertolongan pertama pada pasien tersedak di universitas muhammadiyah gorontalo sudah dalam kategori baik.
TINGKAT PENGETAHUAN PENGAWAS KOLAM RENANG TENTANG PERTOLONGAN PERTAMA PADA KORBAN TENGGELAM DI KOLAM PEMANDIAN KOTA GORONTALO Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Indrianitami Lihu
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.908

Abstract

Tenggelam merupakan suatu kejadian terendamnya seluruh atau sebagian tubuh di dalam air. Pada umumnya tenggelam dikatakan sebuah kecelakaan, dimana baik secara langsung atau dikarena ada beberapa faktor yaitu seperti korban dalam kondisi yang mabuk ataupun dipengaruhi oleh obat. Tujuan umum dari penelitian untuk mengetahui tingkat pengetahuan Pengawas Kolam renang tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam di Kolam Pemandian di Kota Gorontalo. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel 34 responden di 4 kolam pemandian berbeda dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan baik berjumlah (52,9%) dan berpengetahuan kurang berjumlah (47,1%). Disimpulkan bahwa tingkat pengetahuan pengawas kolam renang tentang pertolongan pertama pada korban tenggelam di kolam pemandian kota gorontalo sudah dalam kategori baik.
Mitigasi Bencana Dalam Mempersiapkan Kader Siaga Bencana di Desa Bondaraya Kecamatan Suwawa Selatan Kabupaten Bone Bolango Yunus, Pipin; Syukur, Sabirin B
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.59-64.2024

Abstract

Kesiapsiagaan mencakup proses mengidentifikasi bencana mana yang rentan dialami masyarakat dan merencanakan cara yang tepat untuk mengatasi kejadian bencana. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui mitigasi bencana dalam mempersiapkan kader siaga bencana. Metode yang digunakan dalam penengabdian ini adalah observasi dengan desain pre dan post pengetahuan kader siaga bencana. Kader siaga bencana dengan kategori baik menunjukkan pemahaman yang memadai tentang risiko bencana, langkah evakuasi, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Sementara itu, kader yang berada di kategori cukup hanya memahami sebagian dasar-dasar kesiapsiagaan, seperti cara mengamankan barang dan jalur evakuasi, tetapi belum menguasai perencanaan tanggap darurat secara menyeluruh. Kader dengan pengetahuan yang kurang menunjukkan minimnya pemahaman terhadap langkah-langkah konkret dalam situasi darurat dan lebih cenderung terbatas pada konsep dasar saja. Pengetahuan kesiapsiagaan bencana banjir di dasarkan pada beberapa indikator yang meliputi pengetahuan terkait pengertian bencana alam, pemahaman bencana banjir, dampak yang ditimbulkan banjir.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Pre-Hospital Delay pada Pasien Stroke Syamsuddin, Fadli; Arsyad, Alyatul Islamiah; Harun, Karmila; Mohammad, Magfira; Damansyah, Haslinda; Ayuba, Asni; Yunus, Pipin; Sudirman, Andi Nur Aina; Ismulail, Andi Muh Rifqi
Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Stella Maris Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52774/jkfn.v7i2.310

Abstract

Pre-hospital delay is a medical term that refers to the time spent from the onset of the first symptoms or signs of stroke until the patient arrives at a medical service or hospital for treatment. There are several factors that influence the delay in treatment (prehospital delay) for stroke, including age, gender, residence status. educational factors, economic level, distance from residence, time of stroke, type of transportation, and family response. The aim of this research is to determine the factors that influence pre-hospital delay in stroke patients. The research design uses quantitative correlational with cross sectional. Sampling used probability sampling with the allocation proportional cluster random sampling technique with a total of 78 respondents. Data were collected using observation and questionnaires. Chi square test apply and multivariate using multiple logistic regression test. The results showed that the variable factors were age (p. 0.466 > 0.05), gender (p. 0.972 > 0.05), residence status (p. 0.000 < 0.05), education level (p. 0.000 < 0.05), economic level (p . 0.002 < 0.05), distance of residence (p. 0.003 < 0.05), time of attack (p. 0.000 < 0.05), transportation obtained (p. 0.000 < 0.05) and family response variables (p. 0.000 < 0.05). Multivariate analysis showed that the family response was OR=15.026, followed by the education variable OR=8.335, and the time of stroke OR=8.143. The conclusion is that the family response has a 15 times chance or is the most dominant influence on pre-hospital delay in stroke patients at the Gorontalo Provincial Regional Hospital
Pengaruh VAP Bundle Intervention Dalam Pencegahan VAP Pada Pasien Terpasang Ventilator Mekanik Di Ruangan ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo Damasnyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Monoarfa, Susanti; Taliki, Verawaty
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 3 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i3.22696

Abstract

Objective: Patients who are on a mechanical ventilator can increase the risk of nosocomial infections because this is a potential complication that can occur, including patients experiencing Ventilator Associated Pneumonia (VAP). The aim of this study was to analyze the effect of VAP bundle intervention in preventing VAP in patients on mechanical ventilators in the ICU Room at Prof. Hospital. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo City. Methods: The research method used is pre-experimental research with one group pre-post test design to carry out CPIS (Clinical Pulmonary Infection Score) measurements to diagnose VAP. Results: The results of this study were obtained before the VAP bundle intervention in patients on mechanical ventilators in the ICU, the average CPIS score was 4.75. After the VAP bundle intervention, the patient was placed on a mechanical ventilator in the ICU Room at Prof. Hospital. Dr. H. Aloei Saboe, Gorontalo City, the average CPIS score is 3.42. The results of the Wilcoxon statistical test obtained a p-value of 0.001 (<α 0.05), meaning that there is an influence of VAP bundle intervention in preventing VAP in patients on mechanical ventilators in the ICU room at the Regional Hospital Prof. Dr. H. Aloei Saboe Gorontalo City. Conclusion: From this research data, the implementation of VAP prevention measures and the patient's disease condition is supported by the provision of pharmacological therapy according to the dose.Elevation of the head 30-45° can reduce the occurrence of oropharyngeal and gastrointestinal aspiration and increase the patient's lung volume and lung ventilation. Oral hygiene with antiseptic chlorhexidine 0.02% as an inhibitor of dental plaque formation and gingivitis.
Pelatihan Evakuasi Bencana Longsor dan Pertolongan Pertama di Desa Ulapato B Umar, Arifin; Yunus, Pipin
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.3.2.65-70.2024

Abstract

Longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di daerah pegunungan, khususnya saat musim hujan. Tanah longsor dapat didefinisikan sebagai pergerakan massa batuan atau tanah yang disebabkan oleh pengaruh gaya gravitasi atau terganggunya keseimbangan gaya pada suatu lereng. Tujuan untuk mengetahui pengetahuan evakuasi dan keterampilan pertolongan pertama karang taruna di desa ulapoato B. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test design. pengetahuan masyarakat setelah diberikan pelatihan evakuasi dan pertolongan pertama bencana tanah longsor didapatkan yang berpengetahuan berpengetahuan cukup 9 orang (29%), berpengetahuan baik 22 orang (71%). Pentingnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan dan evakuasi bencana masih perlu ditingkatkan.
PENERAPAN FOOT MASSAGE TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN YANG TERPASANG VENTILATOR Yunus, Pipin; Mohamad, Indriani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.37970

Abstract

Pasien yang terpasang ventilator membutuhkan pemantauan hemodinamik karena dapat menyebabkan ketidakstabilan hemodinamik sehingga membutuhkan tindakan untuk mencegah ketidakstabilan hemodinamik, salah satunya dengan Foot Massage. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Foot Massage terhadap status hemodinamik pasien terpasang ventilator di Ruangan ICU ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Desain penelitian pra eskperimen dengan one group pre-post test, populasi jumlah pasien ICU sebanyak 60 orang, sampel sebanyak 17 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling, variabel penelitian Foot Massage dan status hemodinamik, pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan data dianalisis dengan uji paired t-test dan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan status hemodinamik pasien sebelum dan sesudah tindakan Foot Massage untuk MAP memiliki mean sebelum yaitu 98.65 mmHg dan sesudah 94.71 mmHg, heart rate memiliki mean sebelum 105.71x/menit dan sesudah 96.35x/menit, respiratory rate memiliki mean sebelum 22.76x/menit dan sesudah 20.76x/menit dan SpO2 memiliki mean sebelum 94.65% dan sesudah 96.41%. Berdasarkan hasil statistik parametrik dan non parametrik didapatkan yaitu MAP dengan p-value 0.041, heart rate dengan p-value 0.044, respiratory rate dengan p-value 0.028 dan SpO2 dengan p-value 0.000, dimana keseluruhan nilai p-value < α 0.05. Kesimpulannya yaitu ada pengaruh penerapan Foot Massage terhadap status hemodinamik pada pasien yang terpasang ventilator di ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe.
FISIOTERAPI DADA PADA ANAK BRONKOPNEUMONIA TERHADAP KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS Damansyah, Haslinda; Yunus, Pipin; Abay, Yunthya Siti Rahmawati Zaitun
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.40337

Abstract

Anak-anak memiliki organ tubuh yang belum berfungsi optimal, sehingga rentan terhadap penyakit seperti bronkopneumonia. Penyakit ini menyerang saluran pernapasan dengan gejala mulai dari batuk, pilek, demam hingga sesak napas hebat. Ketidakmampuan membersihkan sekret pada saluran napas menjadi salah satu masalah utama. Intervensi seperti fisioterapi dada telah digunakan untuk membantu membersihkan saluran napas dan mencegah komplikasi pada pasien anak dengan bronkopneumonia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimen dengan desain one group pre-post test. Sebanyak 18 responden, anak berusia 6-12 tahun dengan diagnosa bronkopneumonia, dipilih menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo, dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang jelas. Uji statistik menggunakan paired sample t-test untuk menganalisis pengaruh fisioterapi dada terhadap kondisi pasien. Analisis univariat menunjukkan bahwa sebelum intervensi, semua pasien (100%) mengalami suara napas tambahan, tidak mampu mengeluarkan sputum, dan batuk. Setelah intervensi, terjadi peningkatan signifikan, yaitu suara napas tambahan berkurang (38.9% tidak ada), kemampuan mengeluarkan sputum meningkat (94.4% mampu), dan batuk berkurang (44.4% tidak ada). Analisis bivariat menunjukkan p-value signifikan pada semua variabel: suara napas tambahan (p=0.004), kemampuan mengeluarkan sputum (p=0.000), dan batuk (p=0.002), menunjukkan pengaruh fisioterapi dada yang signifikan. Fisioterapi dada efektif dalam mengatasi ketidakefektifan bersihan jalan napas pada anak usia 6-12 tahun dengan bronkopneumonia. Intervensi ini dapat menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesehatan pernapasan anak dengan bronkopneumonia.
PENGARUH ORAL HYGIENE TERHADAP PENCEGAHAN VENTILATOR ASSOCIATED PNEUMONIA (VAP) DI RUANG ICU Yunus, Pipin; Damansyah, Haslinda; Talib, Ayu Sutraviani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.41374

Abstract

Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial yang terjadi setelah 48 jam pada pasien dengan bantuan ventilasi mekanik dan menjadi perhatian utama di ICU karena dapat meningkatkan angka morbiditas dan mortalitas. VAP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, salah satunya lama penggunaan. Pada pasien dengan ventilator mekanik, insiden VAP meningkat seiring dengan lamanya ventilasi dari waktu ke waktu penggunaan ventilator mekanik sedikitnya 48 jam. Tujuan penelitian ini melihat Pengaruh oral hygiene terhadap pencegahan Ventilator Associated Pneumonia (vap) di  ruang ICU. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain quasy experiment menggunakan two group pre-test dan post-test design yang dilakukan pada 14 responden yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi yaitu pasien yang dirawat di ruang ICU menggunakan ventilator dengan lama rawat minimal >48 jam dan tidak terdapat kontraindikasi untuk dilakukan oral hygiene. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi terjadi penurunan kejadian VAP dari 85,7% sebelum intervensi menjadi 0% setelah dilakukan oral hygiene, sementara pada kelompok kontrol tidak terdapat perubahan dimana 71,4% responden tetap mengalami VAP. Berdasarkan uji paired t-test diperoleh nilai p-value 0,001 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian oral hygiene terhadap pencegahan VAP di ruang ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo.
Co-Authors Abay, Yunthya Siti Rahmawati Zaitun Abdul Rahman Karim Abdul Wahab Pakaya Abdul Wahab Pakaya Adam, Aqsal Machdi Afan Manjoe Afriani R. Mahmud Alan Yusuf Aldri Frinaldi Alfandi Usman Alkatiri, Ramlah Amelia Pakaya Andi Safutra Suraya Ani Retni Anik Indarwati Aprilia Yahya Apris Tilome Arief Y Salam Arifin R. Umar Arifin Umar Arifin Umar Arifin Umar Arrizka R Saleh Arsyad, Alyatul Islamiah Arum Putri Mohamad Ayuba, Asni Belawati Hadju Biu, Haikal Saputra Blongkod, Sartika Damasnyah, Haslinda Deisy Cintiya Ismail Desi I. Yantiko Dewanti K Hasan Dewi Modjo Diah Amalia Mirzanti Djamil Djafar, Dian K Fadli Syamsuddin Fadly Syamsuddin Fahrianto Djarumia Fandrian Potutu Fara Mida Polapa Farel Novriyanto W. Kahar Fatmawati Bukoi Febriani Hinur Febriyanti Lamusu Fidyawati Aprianti A Hiola Fillah Hardiyanto Firli Friyani Ahmad Firli Friyani Ahmad Firmawati Firmawati Halidun Rauf Hamjati, Nirwati Abdulah Harismayanti, Harismayanti Hartati Inaku Harun, Karmila Haslinda Damansyah Hiola, Fidyawati Aprianti A Ibrahim K Abdullah Ikram Wahyudinn Mantu Indrianingsih, Sofiyah Tri Indrianitami Lihu Irfan Ibrahim Ismulail, Andi Muh Rifqi Jerliawanti Tuna Kasim, Ical Kasim, Salsabila Kristin Tangahu Lipantri Mobihu Lisatriani Kude Lutviana Agustina Abdullah Masaong, Abdul Kadim Megawati Sumuri Mohamad, Indriani Mohammad Ruslan Husain Mohammad, Magfira Monoarfa, Susanti Nadia M. Laukum Narti Pakaya Nggea, Karmila K. Nita M. Talib Noval Ismail Nur Oktaviani A. Datau Nur Rahmatia Mohamad Nur Raihana Alamri Nur Uyuun I. Biahimo Nur Yunita Lasanudin Nurhanisa Salihi Nurlatifa, Nurlatifa Oktafian Mutoneng Pango, Ramdan Pramesti Ardani Paintu puspa mustapa Putri Regina Masi Rahmawati Walahe Rahmawaty Dali Respi Yolanda Magaribu Revalina Abay Rian Y. Kune Rifki Maulana Rini Asnawati Rivabzri Potale Rizal Husain Rosalinda Matiti Rustam Dahiba Sabirin B Syukur Sabirin B. Syukur Satrio Kamasi Setiawan Setiawan Siti Nursela Pulogu Siti Qomariah Usu Sri Afniati Datuela Sudirman, Andi Nur Aina Sulastri A. Lahay Suparjo Nasibu Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Susanti Monoarfa Syukur, Sabirin B Talib, Ayu Sutraviani Taliki, Verawaty Treziani Nurfadila Sopyan Tui, Lianti Umar, Arifin Vegita D. Imran Vidrian Rajib Kasim Vidya Septiani Ali Vionitra Saputri Lingude Wahyuningsih Wahyuningsih Widitha Indah Prasitika Kadjim Widya Fuji Astuti Sianu Windrawati Ismail Yolanda R. Yusuf Yudi Runtunuwu Yunita Mootalu Zulfikar A. Mokambu Zuriati Muhamad