Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengelompokan Kabupaten dan Kota di Jawa Timur berdasarkan Percepatan Pemulihan Ekonomi Menggunakan Pendekatan Hirearki Mahadesyawardani, Arinda; Zhafirab, Azizah Atsariyyah; Ariyawan, Jovansha; Humaira, Edla Putri; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Amelia, Dita; Ana, Elly
EKSPONENSIAL Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Eksponensial
Publisher : Program Studi Statistika FMIPA Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/eksponensial.v15i1.1273

Abstract

The Covid-19 pandemic's diverse impact on Indonesia's economy, particularly in East Java, spurred the government to formulate a comprehensive work plan targeting three key objectives, one of which is to expedite economic recovery. This plan focuses on three key indicators: economic growth, open unemployment rate (TPT), and the gini ratio. It is known that during the pandemic, East Java initially experienced economic growth that contracted until eventually showing positive growth in the second quarter of 2021, which has been supported by national policies. This study explores district and city classification in East Java based on economic recovery indicators through hierarchical clustering. The analysis identifies Ward's linkage as the most effective model, with a cophenetic correlation coefficient of 0.9311. Internal clustering validation tests reveal two optimal clusters. Cluster 1 is characterized by a notably high average acceleration of economic recovery across all three indicators. The findings suggest that the government should optimize the economic stimulus program for cluster 2 and focus on enhancing income redistribution and job opportunities for cluster 1.
Penentuan Kategori Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Metode Analisis Diskriminan Nurdin, Nabila; Aulia, Niswa Faizah; Ramadhani, Maulana Syah Putra; Marbun, Barnabas Anthony Philbert; Amelia, Dita; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Ana, Elly
Zeta - Math Journal Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/zeta.2024.9.1.31-40

Abstract

Kelulusan tepat waktu merupakan salah satu cara menilai kualitas sebuah perguruan tinggi. Artikel ini membahas penerapan analisis diskriminan dalam menentukan kelulusan mahasiswa dengan mempertimbangkan lima indikator utama, yaitu Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), Pelatihan Pengembangan Diri (PPD), Prestasi, Kegiatan Organisasi (KO), dan Forum Komunikasi Kampus (FKK). Dengan menganalisis data historis, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kontribusi dari masing-masing indikator terhadap kecepatan lulus mahasiswa. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara kelompok responden yang lulus cepat dan tidak lulus cepat dengan indikator IPK sebagai variabel paling efisien dalam membedakan kedua kelompok tersebut. Fungsi diskriminan yang dihasilkan mempunyai nilai ketepatan klasifikasi sebesar 73,3%, sehingga dapat digunakan untuk pengklasifikasian kategori kelulusan. Hasil analisis dapat memberikan wawasan mendalam tentang peran dari setiap indikator, membantu mahasiswa agar lebih fokus dalam meningkatkan IPK, dan memungkinkan institusi pendidikan untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dalam mendukung mahasiswa menuju kelulusan. Pendekatan analisis diskriminan pada lima indikator ini membuka pintu bagi perbaikan kontinu dalam sistem evaluasi kelulusan, menciptakan landasan bagi kebijakan pendidikan yang berorientasi pada hasil dan memberikan dampak positif pada kualitas Pendidikan.
Pemahaman Kondisi Kesulitan Mandiri Penduduk Indonesia 2022 dengan Pendekatan Multidimensional Scaling Tagawa, Dustin Nathanael; Amelia, Dita; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Ana, Elly; Fortunata, Regina; Aflaha, Nabila Shafa; Wibawa, Yoga Setya
Zeta - Math Journal Vol 9 No 1 (2024): Mei
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/zeta.2024.9.1.21-30

Abstract

Dengan populasi sebanyak 270,20 juta jiwa, Indonesia terus menghadapi dinamika demografi kompleks yang tercermin dalam Sensus Penduduk 2020. Meskipun IPM (Indeks Pembangunan Manusia) 2023 mencapai kategori tertinggi, tantangan mengenai kehidupan sehat dan sejahtera, serta tenaga kerja yang optimal dan produktif masih terus muncul. Ini terbukti dengan adanya 1,43% prevelensi penyandang disabilitias dan 933.833 penduduk yang kesulitan mengurus diri sendiri pada tahun 2022. Dalam mendukung TPB (Tujuan Pembangunan Berkelanjutan) dan Indonesia Emas 2045, penelitian ini menggunakan metode Multidimensional Scaling dalam menganalisis penduduk Indonesia pada tahun 2022 yang memiliki kondisi kesulitan untuk mengurus diri sendiri menurut faktor penyebabnya dan kelompok usia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memetakan penduduk Indonesia dengan kesulitan mengurus diri sendiri berdasarkan penyebab dan kelompok usia, serta menganalisis keterkaitannya dengan penduduk Indonesia tahun 2022 yang mengalami kondisi kesulitan mengurus diri sendiri. Manfaat dari penelitian yang dilakukan adalah dapat menyumbangkan pemikiran bagi pemerintah agar dapat menentukan langkah-langkah strategis dan tepat dalam meningkatkan IPM 2023 dengan kondisi masyarakat yang mengalami kesulitan mengurus diri sendiri. Hasil penelitian ini bahwa faktor keterbatasan fisik menjadi penyebab utama penduduk Indonesia mengalami kondisi kesulitan mengurus diri sendiri, terutama pada kelompok usia 45 tahun ke atas.
Pengembangan Wisata Grojogan Londo melalui Lagu Kreasi sebagai Media Promosi Mardianto, M. Fariz Fadillah; Pusporani, Elly; Amelia, Dita; Rani, Lina Nugraha; Siregar, Naufal Ramadhan Al Akhwal; Simamora, Antonio Nikolas Manuel Bonar
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 8 No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v8i2.19896

Abstract

Tourism villages are a form of implementation of community-based and sustainable tourism development. Grojogan Londo Tourism has its signature song entitled "Grojogan Londo" by Sodiq New Monata and has been watched 6,230 times on YouTube. In addition, there is a song composed by the Statistics Assisted Village Program Team at the University of Airlangga entitled “Ayang Londo”. Therefore, this study aims to measure respondents' assessment of the two Grojogan Londo Tourism promotional songs. Data was obtained through an online survey using Google Forms with 117 respondents and then analyzed descriptively, correlationally and comparatively. The method used is descriptive statistics, Rank Spearman correlation test, and Mann-Whitney test. The data support the hypothesis that the respondents' interest in the songs "Grojogan Londo" and "Ayang Londo" is different. In addition, 41.9% of respondents believe that music-based promotional media can influence tourists' interest in traveling to certain areas. Therefore, Grojogan Londo tourism promotion songs must be promoted more aggressively through various social media channels which are currently popular among the public, especially the millennial generation. This research contributes to expanding the literature and increasing knowledge about marketing media through songs and their influence on tourist interest which needs to be done as an effort to evaluate tourism development.
Analisis Korelasi Kanonik Terhadap Hubungan Faktor Meteorologi dengan Produksi Tanaman Perkebunan Baihaqi, Mochammad; Dwiyanto, Adelia Sukma; Rahmada, Indrastanto Oktodian; Pratama, Fachriza Yosa; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Amelia, Dita; Ana, Elly
Zeta - Math Journal Vol 9 No 2 (2024): November
Publisher : Universitas Islam Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/zeta.2024.9.2.73-82

Abstract

Tanaman perkebunan merupakan tanaman yang hasil panennya bisa berbeda-beda tergantung dengan keadaan udara yang termasuk indikator meteorologi. Untuk mengetahui hal tersebut dapat menggunakan analisis korelasi kanonik. Penelitian yang dilakukan menggunakan data sekunder, yakni data yang berasal dari sumber yang telah ada.Hasil pencatatan dari faktor meteorologi dan produksi tanaman perkebunan menurut Provinsi pada tahun 2015 digunakan sebagai data sekunder yang akan dianalisis. Data yang diambil yaitu data faktor meteorologi yang terdiri dari suhu (Y1), kelembaban (Y2), curah hujan (Y3), penyinaran matahari (Y4), tekanan udara (Y5) dan data produksi tanaman perkebunan yang terdiri dari Kelapa Sawit (X1­), kelapa (X2), karet (X3), kopi (X4), kakao (X5). Tujuan melakukan penelitian ini untuk memberikan informasi adakah atau tidak adakah pengaruh faktor meteorologi dengan produksi tanaman perkebunan dan juga mengetahui faktor meteorologi dengan pengaruh terbesar atau terbaik terhadap produksi tanaman perkebunan. Dari hasil analisis korelasi kanonik diperoleh hasil bahwa hubungan faktor meteorologi dan produksi tanaman perkebunan, variabel indikator pada variabel faktor meteorologi yang paling dominan adalah tekanan udara dengan pengaruhnya terhadap produksi tanaman perkebunan sebesar 96.2%. Sedangkan variabel produksi tanaman perkebunan yang dominan adalah variabel kelapa sawit dengan nilai korelasi yang paling tinggi yaitu sebesar 1.129.
Peningkatan Kualitas UMKM Wonorejo Madiun Sebagai Dasar Pengembangan Wisata Budaya Mardianto, M. Fariz Fadillah; Amelia, Dita; Pusporani, Elly; Rani, Lina Nugraha; Siregar, Naufal Ramadhan Al Akhwal; Nurrohmah, Zidni ‘Ilmatun; Previan, Anggara Teguh; Putri, Ferdiana Friska Rahmana
Jurnal Ilmiah Pangabdhi Vol 10, No 2: Oktober 2024
Publisher : LPPM Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pangabdhi.v10i2.24394

Abstract

Wonorejo Village is one of the villages in Madiun Regency which has natural and cultural potential that can be integrated into local economic development through MSMEs and the tourism sector. MSME empowerment activities provide opportunities for local communities to create jobs and achieve Sustainable Development Goals (SDGs) in maintaining economic stability. By focusing on improving the quality of MSMEs and through appropriate mentoring activities, this village can achieve inclusive and sustainable economic development. This activity aims to provide counseling and assistance regarding digitalization of MSME marketing integrated with the potential of Wonorejo Village as a tourist village for Wonorejo Temple tourism. The method of community service consists of several stages. First, provide assistance regarding product design and marketing aspects. Second, regarding training in digitalizing MSMEs from creating social media for MSME products. Third, in the form of training in obtaining permits, business legality and halal certification. Fourth, in the form of mentoring and evaluation activities during the mentoring and training process. The results of this community service, namely counseling and assistance to MSMEs in Wonorejo Village, have a positive effect on increasing the products of MSMEs in Wonorejo Village. Recommendations and sustainability that can be given are increasing the role of the Wonorejo Village community in developing tourism because of the resources and quality of the village's MSMEs so that they are able to encourage success as a tourist village from the community service activities that have been carried out.
Hubungan Kondisi Udara Terhadap Produktivitas dan Produksi Kacang Tanah Indonesia Berdasarkan Korelasi Kanonik Ramadhan, Achmad Wahyu; Ghasani, Anisah Nabilah; Siagian, Kimberly Maserati; Pambudi, Daffa Satrio; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Amelia, Dita; Ana, Elly
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 7 No. 2 (2024): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/james.v7i2.2650

Abstract

Sektor pertanian di Indonesia, yang didominasi oleh tanaman kacang tanah sebagai sumber pangan kaya protein dan lemat, menghadapo tantangan produktivitas akibat ketidaksesuaian lahan dan juga kondisi udara, seperti suhu dan kelembaban yang tidak optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara suhu dan kelembaban udara dengan produktivitas dan produksi kacang tanah di 34 provinsi di Indonesia untuk memahami dampaknya terhadap hasil pertanian dan ketahanan pangan di Indonesia. Pada penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi kanonik. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yang merujuk pada informasi yang diperoleh dari sumber data Badan Pusat Statistik (BPS) melalui e-book statistika lingkungan hidup di Indonesia tahun 2022. Berdasarkan analisis korelasi kanonik disimpulkan bahwa hubungan antara suhu udara terhadap produktivitas kacang tanah mengakomodasi 99,26487% hubungan kanonikal, lalu 0,73513% diakomodasi dalam hubungan antara kelembaban udara terhadap produksi kacang tanah. Kesimpulan dari penafsiran koefisien variabel kanonikal, termasuk bobot, muatan, dan muatan-silang, menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara suhu dan kelembaban udara dengan produktivitas dan produksi kacang tanah di Indonesia.
Study of Economic Growth in IKN based on Autoregressive and Distributed Lag Approach Amelia, Dita; Suliyanto, Suliyanto; Zah, Alfian Iqbal; Mutyaravica, Astrid
JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Vol 9, No 1 (2025): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jtam.v9i1.27513

Abstract

Indonesia's economy plays an important role in supporting national development and government policies in various sectors such as education, health, and infrastructure. In the first quarter of 2024, Indonesia's economy experienced an increase from the same period in 2022. East Kalimantan experienced significant growth supported by the mining sector, metal industry, and the National Capital City project. However, East Kalimantan is dependent on raw material exports and faces challenges in economic transformation. The government aims to increase exports of processed products to reduce poverty and unemployment. This study analyzes whether economic growth in IKN affects the economy of East Kalimantan, by considering inflation, CPI, export value, and GRDP. This study uses quantitative research methods using Autoregressive Distributed Lag (ARDL) with the advantage that it can be used in models with different levels of stationary and does not matter the number of samples with the data used is secondary data from BPS. The best model obtained is ARDL (3, 3, 4, 3, 4) based on the smallest AIC value which shows the long-term and short-term relationship. Economic growth, export value, and GRDP from the previous quarter affect growth negatively, while GRDP from the same period and the previous quarter affect growth positively. In the long run, export value and GDP significantly affect growth. These results provide insights for the government in managing East Kalimantan's growth, supporting sustainable development and SDG achievement. The results of this study are expected to be a reference for the central government to make policies related to factors that affect Economic Growth in the hope of increasing economic growth in East Kalimantan. 
Analisis Korespondensi Hasil Produksi Budidaya Perikanan Berdasarkan Jenis Budidaya dan Pembagian Wilayah di Indonesia Abdillah, Adrian Wahyu; Marthabakti, CitraWani; Budijono, Gabriella Agnes; Wulandari, Indana Zulfa; Amelia, Dita; Mardianto, M. Fariz Fadillah; Ana, Elly
Jurnal Sains Matematika dan Statistika Vol 11, No 1 (2025): JSMS Januari 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jsms.v11i1.27913

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara maritim karena mayoritas wilayahnya terdiri dari perairan sehingga sektor perikanan menjadi bagian integral dari kehidupan dan ekonomi masyarakat Indonesia. Produk perikanan menjadi salah satu komoditas ekspor utama Indonesia. Adanya perbedaan faktor geografis dan topografis di berbagai wilayah Indonesia berpengaruh terhadap jenis budidaya yang paling cocok pada keberhasilan budidaya perikanan. Oleh karena itu, penelitian menganalisis kecenderungan dari jenis budidaya perikanan dengan wilayah Indonesia secara geografis. Hasil pencatatan dari Produksi Budidaya Perikanan Menurut Provinsi dan Jenis Budidaya pada tahun 2021 digunakan sebagai data sekunder yang akan dianalisis. Pendekatan statikstika yang dipilih yaitu analisis korespondensi dengan jenis budidaya perikanan dan pembagian wilayah Indonesia sebagai variabel analisis. Sebelum dilakukan analisis korespondensi, diperlukan uji independensi yang hasilnya adalah terdapat keterkaitan yang nyata antar kedua variabel. Dari hasil analisis korespondensi diperoleh bahwa jenis budidaya jaring apung tawar, jaring apung laut, tambak intensif, tambak semi intensif, kolam air tenang, kolam air deras, dan minapadi sawah lebih cenderung dikembangkan di wilayah barat. Sedangkan jenis budidaya jaring tancap tawar, tambak sederhana. karamba, dan rumput laut lebih cenderung dikembangkan di wilayah tengah. Dan jenis budidaya laut lainnya lebih cenderung dikembangkan di wilayah timur Indonesia. Dari hasil ini, para pelaku produksi perikanan budidaya dapat menggunakannya sebagai acuan dalam memilih jenis budidaya yang tepat sehingga hasil produksi dapat lebih maksimal.
Gender Equality in Indonesian Employment: Multivariate Adaptive Regression Spline (Mars) Analysis Dita Amelia; Toha Saifudin; Suliyanto Suliyanto; Aditya Syarifudin Akbar; Muhammad Rosyid Ridho Az Zuhro
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 13 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish.v13i2.76687

Abstract

Based on data from the Central Bureau of Statistics, laborers in Indonesia, men are still more dominant for a career in the world of work. This contradicts the prevailing regulations, where gender equality is also a government development priority in realizing equitable development. This study aims to identify the factors that influence the percentage of women who work in Indonesia. The Multivariate Adaptive Regression Spline (MARS) Method is suitable for extensive data and can model relationships of interactions between various variables. The variables analyzed were the average wage of female workers, gross regional domestic product at constant prices, female workers with at least a high school education, life expectancy, provincial minimum wage, and female workers who are heads of households. Based on the research results, the best model was obtained with a coefficient of determination of 90.8%. Some influential variables in the base function are Minimum Wage for Female Workers, Female Workers with at least a high school education, Life Expectancy, and Female Workers who are Heads of Families. Based on the significant basis functions, the function that appears the most is Basis Function 5, which contains the predictor variable Average Wage of Female Workers, which shows a positive relationship with the Percentage of Female Workers with Labor Status in Indonesia. Meanwhile, based on the importance of the predictor variables, the top two are Female Workers with at least a high school education and Female Workers who are Heads of Households.
Co-Authors Abdillah, Adrian Wahyu Aditya Syarifudin Akbar Adma Novita Sari Aflaha, Nabila Shafa Agnes Happy Julianto Ain, Dzuria Hilma Qurotu Aini Divayanti Arrofah Alya Rahma Inneztiana Ameliatul 'Iffah Ana, Elly Andi Vania Ghalliyah Putrie Anggakusuma, Aurellia Calista Anida, Nuzulia Anisa Laila Azhar Annisa Putri Nayumi Aprilia Prastyaningrum Ardi Kurniawan Ardi Kurniawan Ariyawan, Jovansha Aulia Ramadhanti Aulia, Niswa Faizah Azzah Nazhifa Wina Ramadhani Bintang Alyaa Sabila Budijono, Gabriella Agnes Cynthia Anggelyn Siburian Davina Shafa Vanisa Deshinta Arrova Dewi Doni Muhammad Fauzi Dwitya, Shabrina Nareswari Dwiyanto, Adelia Sukma Dwiyanto, Adelia Sukma Elly Ana Elly Ana Elly Ana Elly Ana Elly Pusporani Faradilla Harianto Farah Fauziah Putri Firda Aulia Pratiwi Fortunata, Regina Ghasani, Anisah Nabilah Grace Lucyana Koesnadi Hizbullah, Firqa Aqila Humaira, Edla Putri Ismi, Ferissa Maulida Isna Nurul Izza Amalia Karina Rubita Makhbubah Karina Tri Handayani Kurniawan, Ardi Kusuma, Shalwa Oktavia M. Fariz Fadillah Mardianto M. Nabil Saputra Mahadesyawardani, Arinda Marbun, Barnabas Anthony Philbert Maria Setya Dewanti Marthabakti, CitraWani Mochammad Baihaqi Muhammad Fikry Al Farizi Muhammad Rizaldy Baihaqi Muhammad Rosyid Ridho Az Zuhro Muhammad Rosyid Ridho Az Zuhro Muhammad Walid Jumlat Mutyaravica, Astrid Na'imatul Lu'lu'a Nabila Rahma Na’ifa, Ariza Nadia Dwi Marwanda Nahar, Muhammad Hafidzuddin Nur Chamidah Nurdin, Nabila Nurrohmah, Zidni ‘Ilmatun Pambudi, Daffa Satrio Permana, Made Riyo Ary Pratama, Fachriza Yosa Pressylia Aluisina Putri Widyangga Previan, Anggara Teguh Putri Masyita Qomaryah Putri Nur Farida Putri, Ferdiana Friska Rahmana Putri, Lisa Amanda Putri, Refa Berliana Putu Eka Andriani Rahmada, Indrastanto Oktodian Rahmanita, Tentri Ryan Ramadhan, Achmad Wahyu Ramadhani, Azzah Nazhifa Wina Ramadhani, Maulana Syah Putra Ramadhanti, Aulia Rani, Lina Nugraha Rohayah, Dewi Sanda Insania Dewanty Sediono, Sediono Siagian, Kimberly Maserati Simamora, Antonio Nikolas Manuel Bonar Siregar, Naufal Ramadhan Al Akhwal Sofia Andika Nur Fajrina Suliyanto Suliyanto Suliyanto Suliyanto, Suliyanto Suryono, Alda Fuadiyah Suyono, Billy Christandy Tagawa, Dustin Nathanael Toha Saifudin Toha Saifudin Tsabita Amalia Shofa, Nayla Victoria Anggia Alexandra Wibawa, Yoga Setya Wieldyanisa, Ezha Easyfa Wulandari, Indana Zulfa Yosifa, Adelia Frielady Yuliati, Intan Zah, Alfian Iqbal Zahrani, Vista Vanadya Zhafira, Azizah Atsariyyah Zhafirab, Azizah Atsariyyah