Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Sosialisasi dan Pelatihan Instrumen Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) Kepada Mahasiswa PJKR UKAW Baun, Alventur; Leko, Julian Jeminel; Nope, Fredik Edison; Palinata, Yahya Jecson; Mae, Ramona Mathias; Masi, Pnatmo Welhelmina
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.205

Abstract

Latar Belakang: Kebugaran jasmani anak Indonesia perlu disosialiasasikan dan dilakukan kepada siswa sejak usia dini. Tujuan: mensosialisasikan dan pelatihan Tes Kebugaran Siswa Indonesia (TKSI) kepada mahasiswa PJKR. Metode: menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan melalui ceramah dan demonstrasi untuk tahapan TKSI. Hasil: Kegiatan sosialisasi TKSI kepada mahasiswa untuk mengetahui tahapan pelaksanaan setiap item tes pada face A, B dan C. Kegiatan pelatihan, mahasiswa mendemonstrasikan TKSI face A meliputi tes kelentukanku, tes berdiri satu kaki, tes lambung tangkap, tes lari-bolak balik dan tes jalan lari. Face B yaitu v sit and reach test, half up test, hand eye coordination test, t-test dan around the world test. Fase C meliputi child ball test, tok tok ball test, move the ball test, shuttle run test dan run test. Kesimpulan: komponen kebugaran jasmani pada TKSI face A, B dan C meliputi kelentukan, keseimbangan, koordinasi, kelincahan, akurasi, kekuatan, kelincahan dan daya tahan.
Pembuatan Model Permainan Papan Edukasi Untuk Kemampuan Gerak Anak di TK GMIT Narwastu Noelbaki Jeminel Leko, Julian; Baun, Alventur; Jecson Palinata, Yahya; Mathias Mae, Ramona; Edison Nope, Fredik
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.3423

Abstract

Bermain merupakan kegiatan pertama dan utama bagi anak sehingga melalui aktivitas bermain, anak dapat bereksplorasi sekaligus belajar dari apa pun yang ada di sekitarnya, oleh sebab itu kreativitas dalam memilih suatu permainan haruslah bermakna dan bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk kemampuan gerak anak dengan model permainan papan edukasi dan terlaksanakan di TK GMIT Narwastu Noelbaki. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan PKM ini menggunakan instrument model permainan papan edukatif dengan metode meliputi: tahapan persiapan, sosialisasi dan pelaksanaan. Hasil kegiatan PKM menunjukan bahwa model permainan dapat membangkitkan keinginan, minat dan memberikan motivasi yang meransang anak untuk belajar lebih optimal dan mempunyai tujuan menstimulasi pertumbuhan dan perkembangannya. Dalam melaksanakan aktivitas bermain dengan materi yang telah ditentukan dalam papan edukasi, para anak TK Narwastu mampu mempraktekkan teknik dasar menggiring menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar dan punggung kaki dengan baik, sehingga hal ini menunjukan bahwa peran media dan model permainan sangatlah mempengaruhi kemampuan gerak anak di TK GMIT Narwastu Noelbaki.
Tingkat Keterampilan dan Ketangkasan Renang Gaya Kupu-kupu pada Mahasiswa PJKR UKAW Palinata, Yahya Jecson; Baun, Alventur; Mae, Ramona Mathias; Nope, Fredik Edison
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 3 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i3.2873

Abstract

Renang gaya kupu-kupu menjadi salah satu gaya yang cukup sulit untuk dilakukan bagi pemula, dengan mengacu pada gerakan dan koordinasi yang kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat keterampilan dan ketangkasan renang gaya kupu-kupu. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan menggunakan lembaran observasi untuk tingkat keterampilan yang meliputi teknik posisi tubuh, gerakan tangan, gerakan kaki, gerakan pengambilan nafas dan koordinasi gerakan serta tes untuk tingkat ketangkasan yang meliputi koordinasi otot-otot tubuh dengan catatan waktu pelaksanaan renang gaya kupu-kupu. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis untuk tingkat keterampilan renang gaya kupu-kupu pada 40 orang mahasiswa PJKR UKAW, maka diperoleh 72,5% (29 orang) dengan kategori baik sekali dan 17,5% (7 orang) dengan kategori baik serta 10% (4 orang) dengan kategori sedang dan tingkat ketangkasan renang gaya kupu-kupu diperoleh 47,5% (19 orang) dengan kategori baik sekali dan 37,5% (15 orang) dengan kategori baik, pada kategori sedang diperoleh 7,5% (3 orang) serta 7,5% (3 orang) dengan kategori kurang. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa tingkat keterampilan dan ketangkasan renang gaya kupu-kupu pada mahasiswa PJKR UKAW berada pada kategori baik sekali dengan presentase keseluruhan adalah 87,5%.
Implementation of Digital-Based Authentic Assessment in Assessing Student Competencies Rieneke Ryke Kalalo; Yossie Ulfa Nuzalifa; K. Rapiandi Isak Merang; Azhariah Rachman; Fredik Edison Nope
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 01 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1317

Abstract

The rapid development of information and communication technology has brought significant changes to various aspects of life, including education. This study aims to analyze the implementation of digital-based authentic assessment in assessing student competencies and identify factors that influence its success. The approach used was qualitative with a descriptive design. The research subjects included teachers and students who had implemented digital-based assessment in the learning process. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis used an interactive model that included data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity was tested through triangulation of sources and methods. The results showed that digital-based authentic assessment was able to provide a more comprehensive picture of student competencies, covering cognitive, affective, and psychomotor aspects. The implementation of this assessment encouraged increased student engagement, creativity, and critical and collaborative thinking skills. In addition, the use of digital technology facilitated the management of assessment data, the provision of feedback, and increased the transparency of the evaluation process. However, several obstacles to its implementation existed, such as limited infrastructure, low digital literacy among some teachers and students, and the potential for academic dishonesty.
Exploring Student Experiences Using Digital Learning Platforms in Higher Education Cipto Duwi Priyono; Muh Syamsul Arifin; Aziz Rizki Miftahul Ilmi; Bernardus Agus Rukiyanto; Fredik Edison Nope
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 01 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1453

Abstract

The development of digital technology has driven a transformation in the higher education system, particularly through the use of digital learning platforms as the primary medium in the teaching and learning process. The presence of digital learning platforms provides various conveniences for students in accessing materials, communicating with lecturers, and carrying out academic activities flexibly. However, student experiences in using these platforms are still diverse and influenced by various factors that require in-depth study. This study aims to explore students' experiences in using digital learning platforms in higher education and identify the benefits and challenges they face during the learning process. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method. Data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation of students who actively use digital learning platforms in their lectures. Informants were selected using a purposive sampling technique. The collected data were analyzed using thematic analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was maintained through source triangulation, method triangulation, and member checking. The results show that digital learning platforms provide positive experiences in the form of easy access to learning materials, flexibility in time and place of study, and increased student independence in managing the learning process.
Hasil Belajar Teknik Dasar Sepak Bola melalui Pembelajaran Berdiferensiasi Fredik Edison Nope; Yahya Jacson Palinata; Alventur Baun; Andry Sinlaeloe
Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO) Vol. 9 No. 1 (2025): Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ch7x3397

Abstract

The purpose of this study is to examine learning outcomes in basic soccer skills through differentiated instruction. This research uses a descriptive research design with a quantitative approach, and the research method used is quantitative with the implementation stages of finding the value of independent variables, either from one or more variables (independent) without making comparisons or connecting them to other variables. Observation sheets and test sheets are used as research instruments. The results of the study show that the differentiated learning model was implemented “well” based on cognitive, affective, and psychomotor tests. Psychomotor tests showed a significant improvement in students' motor skills, especially in learning passing, controlling, and dribbling techniques. Conclusion, based on the results of research and discussion on the learning outcomes of basic soccer techniques through differentiated learning, it can be concluded that the differentiated learning model applied at North Mollo 1 Christian Middle School to teachers for the Content (Input), process and product (output) indicators are all available and implemented well. Keywords: Learning Outcomes, Differentiated Instruction