Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS MATEMATIKA PADA PENYEBARAN VIRUS NIPAH (NiV) DENGAN MENGGUNAKAN KENDALI OPTIMAL METODE Pontryagin Maximum Principle (PMP) Sumardi, Sitti Rosnafi’an; Allo, Cecilia Bintang Girik; B, Winda Ade Fitriya; Paranoan, Nicea Roona
KOLONI Vol. 2 No. 1 (2023): MARET 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/koloni.v2i1.440

Abstract

Nipah virus (NiV) is a virus that can be transmitted. This journal discusses the use of optimal control strategies to minimize populations or individuals infected with the NiV virus. We developed a mathematical model for the spread of Nipah vision (NiV) with two control strategies, namely community awareness and treatment. The aim of this study is to minimize the number of infected individuals and to reduce the costs required to create awareness and treatment at set time intervals. To achieve this goal the authors use the Pontryagin Maximum Principle (PMP) method. To see the effectiveness of using the optimal control strategy, the authors use the Runge Kutta Order 4 method (RK 4: Forward & Backward). The results of the simulation show that using two controls (public awareness and treatment) can optimally reduce the number of individuals infected with Nipah virus (NiV). Keywords: Optimal Control, Infectious Diseases, Nipah Virus, PMP, Runge Kutta Order 4
Analisis Perubahan Garis Pesisir Utara Enggros Menggunakan Citra Satelit Landsat Periode 2014–2024 Sumardi, Sitti Rosnafi’an; Kainama, Tamara Louraine Jeanette; Hisyam, Muhammad; Manalu, Kristhoper A. A.
ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Vol 8 No 2 (2025): ACROPORA: Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Papua Edisi November 2025
Publisher : Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/acr.v8i2.5037

Abstract

Perubahan garis pantai merupakan indikator penting dinamika pesisir yang dipengaruhi oleh faktor alam dan aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan garis pantai di Pesisir Utara Enggros, Teluk Youtefa, Kota Jayapura, selama periode 2014–2024 menggunakan citra satelit Landsat. Data yang digunakan meliputi citra Landsat 8 yang telah melalui proses koreksi, masking awan, dan penggabungan tahunan. Metode utama yang diterapkan adalah Modified Normalized Difference Water Index (MNDWI) untuk memisahkan area darat dan perairan, kemudian dilakukan thresholding, morfologi, vektorisasi, serta overlay multi-temporal guna menghitung luasan abrasi dan akresi tiap tahun. Analisis tren temporal dilakukan menggunakan regresi polinomial orde 2–6 untuk mengevaluasi pola perubahan dan memprediksi kondisi hingga tahun 2027. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 2014–2024, wilayah Pantai Enggros mengalami total akresi sebesar 2.157,32 Ha dan abrasi ±1.930,01 Ha, dengan rasio rata-rata perubahan 1,12, yang menandakan dominasi akresi secara umum. Namun, area barat (sekitar Jembatan Merah dan Pantai Ciberi) menunjukkan fluktuasi signifikan, dengan abrasi terbesar terjadi pada 2023–2024 dan puncak akresi pada 2022–2023 ). Model regresi polinomial orde 6 menunjukkan hasil paling sesuai (R2 = 0,845 untuk akresi dan 0,934 untuk abrasi), serta memproyeksikan tren peningkatan abrasi pada 2025–2027. Secara keseluruhan, Pesisir Utara Enggros menunjukkan dinamika pesisir yang kompleks akibat kombinasi proses alami dan aktivitas pembangunan.