Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengaruh kecerdasan emosional dan kedisiplinan terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas IX MTs Midanutta’lim Mayangan Jogoroto Jombang Azizah, Aisyah Nur; Fatimah, Liana Nur; Dzulrochmah, Shafila Alfi Putri; Fu'adi, Yasfian Alfi; Mufarikha, Zahrotul; Fikrati, Ama Noor; Iffah, Jauhara Dian Nurul; Nurwiani, Nurwiani
Primatika : Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/primatika.v13i2.2886

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan (1) mengetahui bagaimana kecerdasan emosional memengaruhi prestasi belajar matematika, (2) mengetahui bagaimana kedisiplinan memengaruhi prestasi belajar matematika, (3) mengetahui bagaimana kecerdasan emosional dan kedisiplinan memengaruhi prestasi belajar matematika siswa kelas IX MTs Midanutta’lim. Penelitian kuantitatif metode korelasional pada penelitian ini menggunakan populasi semua siswa kelas IX MTs Midanutta’lim dan kelas IX-D sebagai sampel penelitian. Adapun instrumen penelitian menggunakan lembar angket kecerdasan emosional dan kedisiplinan. Sebelum digunakan, intrumen ini diuji validitasnya. Hasil Penilaian Tengah Semester matematika digunakan untuk mendapatkan data prestasi belajar. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan regresi linear berganda. Sebagai hasil dari pengolahan data diperoleh (1) kecerdasan emosional tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika, (2) kedisiplinan tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar matemtaika, dan (3) kecerdasan emosional dan kedisiplinan tidak berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika. Koefisien determinasi yang bernilai 0,162 menginterpretasikan bahwa kecerdasan emosional dan kedisiplinan memengaruhi prestasi belajar matematika kelas IX MTs Midanutta’lim sebesar16,2% sedangkan 83,8% dipengaruhi oleh komponen lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Length of Critical Patient Care is Related to Family Anxiety Level in the Intensive Care Unit of PKU Muhammadiyah Bantul Hospital Poku, Siti Rahmawati B.; Azizah, Aisyah Nur
Journal Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v3i2.85

Abstract

Background: Intensive Care Unit (ICU) is a hospital intensive care unit for patients who experience impaired vital organ function with critical conditions and require continuous care, treatment and monitoring. This makes the patient's family unable to fully accompany the patient while being treated in the ICU. This often causes family anxiety regarding the news and condition of the patient during treatment, so this psychological problem can reduce the family's quality of life if it continues for a long time. Purpose: To find out the relationship between the length of critical patient care and the level of family anxiety in the ICU. Methods: Quantitative research type with cross sectional survey design. The sampling technique used total sampling with a total sample of 40 people. Anxiety levels were measured using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) instrument. Data analysis was carried out using the Spearman correlation test. Results: The results of the Spearman rank test obtained a significant value of 0.001 <0.05 indicating that there is a significant relationship between the variable of the length of critical patient care and the level of family anxiety. The correlation coefficient value obtained a value of 0.517 which means that the relationship between the two variables is strong with a positive correlation number. Conclusion: There is a significant relationship between the length of critical patient care and the level of family anxiety in the ICU. The longer the hospitalization of critical patients, the higher the level of family anxiety.
Initial Assessment Knowledge Improves Primary Survey Implementation in Nurses in Emergency Rooms Cirana, Viona Lioren; Muhaji, Muhaji; Azizah, Aisyah Nur
Journal Keperawatan Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58774/jourkep.v3i2.88

Abstract

Background: Emergency Room (IGD) is an installation room that provides health services in hospitals, especially for emergency patients who must immediately receive fast and appropriate treatment. Emergency nursing services must pay attention to the initial assessment which includes the primary survey and secondary survey. Initial assessment and follow-up are key to saving patient lives. Purpose: To find out the relationship between initial assessment knowledge and the implementation of a primary survey on nurses at the Emergency Room at PKU Muhammadiyah Gamping Hospital. Methods: Quantitative research method with correlational research design. The sampling technique used total sampling with a sample size of 29 respondents. The tools used in data collection were questionnaires and observation sheets. Data analysis used the Kendall's Tau statistical test. Results: Based on the results of the statistical test analysis, the p-value is 0.004 <0.05 with a number so that there is a relationship between the initial assessment and the implementation of the primary survey. The correlation coefficient value is 0.550, which means the relationship between the two variables is strong with a positive correlation number. Conclusion: There is a relationship between initial assessment and the implementation of primary surveys in nurses. The higher the nursing knowledge about initial assessment, the better the implementation of the primary survey.
PEMBELAJARAN INTERAKTIF IPA MATERI SISTEM PERNAPASAN MANUSIA DENGAN TEKNIK ANIMASI 2D (Studi Kasus: SD Negeri Sepat 2) Aisyah Nur Azizah; Lilik Sugiarto; Riyan Abdul Aziz
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 7 No. 3 (2025): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v7i3.11690

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis animasi 2D pada materi sistem pernapasan manusia untuk kelas 5 SD. Media pembelajaran ini dirancang sebagai solusi atas kesulitan siswa dalam memahami materi, serta untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di SD Negeri Sepat 2. Metode penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif yang dikembangkan mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi sistem pernapasan manusia. Pengujian menggunakan metode Black Box membuktikan bahwa seluruh fitur dalam aplikasi berjalan dengan baik. Selain itu, hasil Pre-Test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam nilai siswa, dengan rata-rata nilai Pre-Test sebesar 58,3 dan post-test sebesar 85,5. Dengan demikian, penggunaan media pembelajaran interaktif ini terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman siswa.
Pengaruh Edukasi Self Healing Berbasis Digital Terhadap Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Prodi Keperawatan Anestesiologi Purnamasari, Vita; Handayani, Nia; Azizah, Aisyah Nur
Jurnal Studi Keperawatan Vol 6, No 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : Program Studi Keperawatan Blora, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/j-sikep.v6i1.12558

Abstract

Seorang individu pada usia dewasa awal untuk produktif dituntut harus memiliki kemampuan dalam melaksanakan tugas perkembangannya baik dalam relasi sosial, komunitas, maupun pekerjaannya. Namun tidak semua individu mampu karena masih banyak yang mengalami kesulitan bahkan kebingungan dalam menghadapi realita kehidupan Tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh edukasi self healing berbasis digital terhadap quarter life crisis pada mahasiswa Prodi Keperawatan Anestesiologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasy experiment dengan rancangan Pretest-Posttest Control Group. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester akhir (angkatan 2020) Program Studi Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta dengan jumlah populasi yaitu 150 mahasiswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 mahasiswa  yang terbagi menjadi 25 kelompok intervensi dan 25 kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan uji Wilcoxon terdapat perbedaan signifikan Quarter Life Crisis pada kelompok intervensi dengan nilai p 0.001. Sedangkan pada kelompok kontrol mendapatkan nilai p 0.157,  maka artinya terdapat pengaruh edukasi self healing berbasis digital terhadap quarter life crisis pada mahasiswa Prodi Keperawatan Anestesiologi.
Pengaruh Pemberian Posisi Fowler terhadap Saturasi Oksigen pada Pasien Pasca Operasi Odontektomi di IBS RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo Muhamad Yusup Halabi; Istiqomah Rosidah; Aisyah Nur Azizah
Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni : Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/quwell.v2i2.1981

Abstract

Patients who have undergone odontectomy surgery are at risk of respiratory failure due to decreased oxygen saturation. Good handling is needed to overcome this, especially by placing the patient in the 60° Fowler position for 10 minutes, which facilitates breathing because gravity pulls the diaphragm down, increasing lung expansion. The purpose of this study was to determine how giving the 60° Fowler position to post-odontectomy patients affects their oxygen saturation levels. This study used a pre-experimental design using the pre-experiment one group pre-post test methodology. The sampling technique used purposive sampling of 36 respondents with an instrument in the form of an observation sheet. The statistical test used the Wilcoxon Sign Rank test to determine the effect of the fowler position variable on changes in oxygen saturation in post-odontectomy patients. The majority of respondents before being given the 60⁰ fowler position had oxygen saturation in the mild hypoxemia category of 25 respondents (69.4%). After being given the 60⁰ fowler position intervention, all respondents experienced a very significant average increase of 6.3%. The Wilcoxon test results obtained a result of 0.000 (p <0.05). There is a significant effect of giving the 60˚ fowler position on changes in oxygen saturation in post-odontectomy patients at IBS RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
PENGARUH PEMBERIAN INFUS HANGAT TERHADAP STABILITAS SUHU TUBUH PASIEN POST GENERAL ANESTESI DI INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD JEND. A. YANI METRO Azzahra, Shafa Ridha; Azizah, Aisyah Nur; Sari, Vita Purnama
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.46153

Abstract

General anestesi merupakan prosedur yang umum digunakan dalam pembedahan, namun dapat menyebabkan perubahan fisiologis, termasuk ketidakstabilan suhu tubuh. Pasien yang menjalani general anestesi berisiko mengalami hipotermia yang dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Salah satu penanganan untuk hipotermia pasca general anestesi adalah pemberian infus hangat. Infus hangat merupakan cairan infus yang dihangatkan sehingga dapat mengembalikan suhu tubuh ke set point. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian infus hangat terhadap stabilitas suhu tubuh pasien post general anestesi di Instalasi Bedah Sentral RSUD Jend. A. Yani Metro. Desain penelitian ini menggunakan pre-experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest dengan uji Wilcoxon. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien post general anestesi dengan umur 18-45 tahun sejumlah 62 responden dengan menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi stabilitas suhu tubuh. Didapatkan jumlah responden terbanyak berdasarkan pengukuran suhu tubuh post general anestesi sebelum dilakukan intervensi pemberian infus hangat, yaitu hipotermia sedang sebanyak 60 responden (96.8%) dan hipotermia ringan sebanyak 2 responden (3.2%), berdasarkan pengukuran suhu tubuh post general anestesi setelah dilakukan intervensi pemberian infus hangat, yaitu hipotermia sedang sebanyak 5 responden (8.1%), hipotermia ringan sebanyak 27 responden (43.5%), dan normotermia sebanyak 30 responden (48.4%). Hasil uji Wilcoxon sign rank test didapatkan p value sebesar 0.000 < 0.05. Ada pengaruh yang signikan antara pemberian infus hangat terhadap stabilitas suhu tubuh pasien post general anestesi di RSUD Jend. A. Yani Metro.
HUBUNGAN HEMODINAMIK TERHADAP KEJADIAN INTRA OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (IONV) PADA PASIEN SPINAL ANESTESI DI RSUD BENDAN Muhamad Rizky Endanu; Vita Purnamasari; Aisyah Nur Azizah
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.683

Abstract

Spinal anestesi adalah teknik melakukan anestesi blok neuroaksial dengan menyuntikkan anestesi lokal atau obat adjuvan ke dalam ruang subaraknoid. Tindakan spinal anestesi memiliki komplikasi yang akan terjadi seperti hal nya kejadian penurunan hemodinamik berupa tekanan darah dan nadi. sehingga pasien akan merasakan terjadinya mual dan muntah di fase intra anestesi maupun pasca anestesi. Intra Operative Nausea and Vomiting (IONV) ini sering terjadi pada berbagai operasi. Namun, kondisi tersebut juga umum dialami pada tindakan operasi dengan menggunakan anestesi spinal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui hubungan hemodinamik intraoperatif terhadap kejadian Intra Operative Nausea and Vomiting (IONV) pada pasien spinal anestesi di RSUD Bendan. Metode yang digunakan pada Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif dengan desain penelitian Observasional Analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 55 responden, populasi pada penelitian ini adalah pasien yang akan operasi dengan teknik spinal anestesi. Penelitian ini menggunakan teknik sampling Consecutive Sampling. Pengumpulan data diambil secara langsung oleh peneliti. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Instrumen pada penelitian ini menggunakan lembar observasi dan juga lembar monitoring. Hasil pada penelitian menunjukkan bahwa Hemodinamik terhadap kejadian Intra Nausea and Vomiting (IONV) yang dibuktikan dengan uji Spearman Rank dengan hasil p value 0,000 (p < 0,05). Sehingga hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa terdapat Hubungan Hemodinamik Terhadap Kejadian Intra Operative Nausea and Vomiting (IONV) Pada Pasien Spinal Anestesi di RSUD Bendan.
HUBUNGAN HIPOTENSI INTRA OPERATIF TERHADAP MUAL MUNTAH PADA PASIEN SECTIO CAESAREA DENGAN SPINAL ANESTESI DI RSU PKU MUHAMMADIYAH BANTUL Julia Ananda Nur Imani; Anita Setyowati; Aisyah Nur Azizah
JHN: Journal of Health and Nursing Vol. 3 No. 1 (2025): JHN: Journal of Health and Nursing
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/jhn.v3i1.711

Abstract

Anestesi regional diklasifikasikan menjadi beberapa bagian, salah satunya adalah spinal anestesi, dengan lokasi penyuntikan di vertebra lumbal sekitar L4-L5. Hipotensi merupakan salah satu resiko yang harus diperhatikan dalam prosedur spinal anestesi. Komplikasi yang dapat ditimbulkan oleh hipotensi pada saat intraoperatif memicu terjadinya perasaan tidak nyaman pada perut. Tujuan penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui hubungan hipotensi intra operatif terhadap mual muntah pada pasien Sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 42 responden, dengan teknik sampling accidental sampling, uji yang digunakanan adalah uji kendall tau. Hasil dari penelitian ini yaitu dari 52 responden merasa mual saja sebanyak 23 responden (42,3%), responden mengalami retching sebanyak 7 (13,5%), dan responden yang mengalami mual lebih dari 30 menit atau muntah ≥ 2 kali sebanyak 0 responden (0%), sedangkan responden tidak merasa mual dan muntah sebanyak 22 responden (42,3%). Hasil uji Kendall tau didapatkan hasil 0,000 (p<0,05). Kesimpulan penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara hipotensi intra operatif dengan kejadian mual muntah pada pasien sectio caesarea dengan spinal anestesi di RSU PKU Muhammadiyah Bantul.
Effect of Mindfulness Meditation on Anxiety in Preoperative Patients Undergoing General Anesthesia: A Study at RSUD Wates Luqyani, Hana Putri; Azizah, Aisyah Nur; Riyadi, Raden Sugeng
Adult Health Nursing Journal Vol 2, No 1 (2025): Adult Health Nursing Journal
Publisher : Fakultas Kesehatan, Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ahnj.v2i1.11642

Abstract

Introduction: Surgical procedures often cause patients to experience anxiety. Anxiety is a feeling of unease, worry, tension, and fear triggered by situations perceived as threats, the actual source of which is unknown. Preoperative anxiety can affect surgical outcomes. The application of mindfulness meditation during the preoperative phase is used to reduce anxiety levels and provide a calming effect. Objectives:  This study aims to determine the effect of mindfulness meditation techniques on pre-operative anxiety in patients with general anesthesia at RSUD (Regional General Hospital) Wates. Methods:  This type of research employed quantitative study using a quasi-experimental research design with a non-equivalent control group. The number of samples was 34 respondents and was divided into an experimental group and a control group. Data collection techniques applied the Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) questionnaire. Data analysis performed using the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann-Whitney test. Results:  The results of this study indicate that there is a significant influence of the mindfulness meditation technique on the anxiety of pre-operative patients with general anesthesia of 0.000 <0.05, so Ha is accepted and H0 is rejected; this means that there is a significant influence on the level of anxiety of pre-operative patients. Conclusions:   The mindfulness meditation technique in this study was effective in reducing anxiety levels in pre-operative patients with general anesthesia.