Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ARGO WISATA DALAM MEWUJUDKAN KEUNGGULAN BERSAING DESA DENGAN METODE PARTICIPATORY RURAL APPRAISAL (PRA) Abdi Khairusy, Mirza; Prameswari, Yuda Nabella; Putra, Alfian Prayana Ardie; Ferial, Linardita; Atmaja, Sukarta
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v6i1.1220

Abstract

This community service activity aims to explore potential in efforts to realize sustainable development goals (SDGs) using the participatory rural appraisal (PRA) method in Pengawinan Village, Bandung District, Serang Regency, Banten Province. Ecotourism, heritage tourism, rural/farm tourism, and community tourism are steps that need to be developed to create a competitive tourist village. The involvement of each party in this program must work together so that the Bandung District area, especially Pengawinan Village, has an attraction at both local, national and international levels
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN POLA MENSTRUASI DI UNIVERSITAS BANTEN JAYA TAHUN 2024 Wahyuni, Sri; Asfia, Fida; Ferial, Linardita
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 5 No 1 (2025): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v5i1.3519

Abstract

Siklus menstruasi menjadi indikator klinis fungsi reproduksi pada wanita. Panjang siklus menstruasi telah dikenal sebagai prediktor kesehatan, seperti risiko kanker payudara dan faktor risiko kardiovaskular, ketidakteraturan menstruasi adalah masalah yang paling umum dialami oleh remaha berusia 15 hingga 19 tahun. Jika masalah ini tidak ditangani segera, hal ini akan berdampak pada kesehatan reproduksi remaja tersebut saat tumbuh menjadi wanita usia subur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan Pola Menstruasi. Penelitian dilakukan di Universitas Banten Jaya, dengan desai penelitian Cross- Sectional. Jumlah sampel yang diambil adalah 159 orang dengan rumus uji hipotesis beda dua proporsi. Teknik analaisa data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan Uji Chi Square. Analisis regresi berganda digunakan untuk mnegetahui interaksi variabel confounding pada Indeks Massa Tubuh. Hasil penelitian ditemukan bahwa mayoritas responden memiliki pola menstruasi tidak normal (95,6%) dengan IMT tidak beresiko (62,9%). Analisis bivariat menunjukkan bahwa mayoritas IMT beresiko mengalami menstruasi tidak normal (91,5%) dengan nilai p-value sebesar 0,102 dimana hal tersebut menunjukkan tidak ada hubungan IMT dengan pola menstruasi pada mahasiswi di Universitas Banten Jaya (pv =0,102 > 0,05). Analsis regresi berganda menunjukkan bahwa Interaksi confounding tidak ditemukan pada penelitian ini, artinya variabel Usia, Tingkat Pendapatan dan Pengetahuan tidak menajadi variabel perancu dari hubungan indeks massa tubuh (IMT) dengan pola menstruasi.
SURVEILANS KUALITAS AIR MINUM RUMAH TANGGA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JOMBANG, KOTA CILEGON TAHUN 2023 Hayat, Fauzul; Kurniatillah, Nia; Ferial, Linardita
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 5 No 1 (2025): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v5i1.3877

Abstract

Menjamin kualitas air minum aman sampai dengan tingkat Rumah Tangga diperlukan penguatan upaya pengawasan kualitas air melalui kegiatan surveilans. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran hasil kegiatan surveilans kualitas air minum rumah tangga di wilayah kerja puskesmas Jombang Kota Cilegon. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode observasional. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari-Maret 2025. Teknik pengambilan sampel penelitian adalah purposive sampling. Populasi dalam penelitian adalah seluruh sumber air minum rumah tangga. Besar sampel berdasarkan perhitungan Slovin sebanyak 36 sampel. Analisis dilakukan melalui olahan rangkuman dan kajian data yang tersedia di Puskesmas Jombang Kota Cilegon tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 36 sampel air minum rumah tangga yang dilakukan pemeriksaan fisik yaitu kadar pH rata-rata sebesar (7,7), TDS ditemukan rata-rata sebesar (362,42 mg/L), dengan konsentrasi minimum (24 mg/L) dan maksimum (785 mg/L). Pemeriksaan mikrobiologi yaitu sebanyak 0 (0,0%) telah memenuhi syarat kesehatan. Pemeriksaan kimiawi diantaranya adalah kadar fluoride (F) rata-rata sebesar 1,305 mg/L, dengan konsentrasi minimum dan maksimum (0,783 mg/L dan 1,588 mg/L). Kadar mangan (Mn) rata-rata sebesar 0,034 mg/L, dengan konsentrasi minimum dan maksimum (0,021 mg/L dan 0,048 mg/L). Kadar Besi (Fe) ditemukan rata-rata sebesar 0,015 mg/L, dengan konsentrasi minimum (0,010 mg/L) dan maksimum (0,021 mg/L). Kandungan Timbal (Pb) ditemukan rata-rata sebesar 0,083 mg/L, dengan konsentrasi minimum (0 mg/L) dan maksimum (1 mg/L). Masih terdapat parameter fisik dan kimiawi yang tidak memenuhi syarat kesehatan diperluan upaya edukasi masyarakat, advokasi, dan upaya bersama pemerintah daerah setempat dalam pengelolaan sumber air minum rumah tangga sehingga aman untuk dikonsumsi.
HUBUNGAN ANTARA PENDIDIKAN DAN PAPARAN INFORMASI DENGAN PENGETAHUAN KESIAPSIAGAAN GEMPA BUMI Roziqin, Ahmad; Ferial, Linardita; Kurniatillah, Nia
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 5 No 1 (2025): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v5i1.3878

Abstract

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki wilayah rentan terhadap bencana termasuk bencana gempa bumi dengan Risk Index sebesar 43,5 dari 100 yang memiliki risiko bencana alam tertinggi kedua dengan tingkat kegempaan yang tinggi di dunia. Anak-anak menjadi salah satu kelompok yang paling rentan menjadi korban dan menderita apabila terjadi bencana. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pendidikan orang tua dan paparan informasi dengan pengetahuan siswa tentang kesiapsiagaan gempa bumi di SMP IT Podok Modern Terpadu Al Izzah Kab. Serang Banten Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross sectional, populasi penelitian adalah 114 siswa dengan total sampling. Pengumpulan data primer menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 114 responden dengan tingkat pendidikan orang tua siswa 76,3% yang ternasuk jenjang pendidikan tinggi, sebanyak 57,9% tidak terpapar informasi tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi, pengetahuan siswa sebagian besar masih kurang sebanyak 56,1% dan siswa yang pengetahuan tentang kesiapsiagaan bencana gempa bumi dikategorikan baik sebanyak 43,9%. Sehingga tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan orang tua dengan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi siswa (P value= 0,207) dan ada hubungan yang signifikan antara paparan informasi dengan pengetahuan kesiapsiagaan bencana gempa bumi siswa (P value = 0,000). Diharapkan baik pendidik, peserta didik dan tenaga kependidikan berperan aktif dalam penyelenggaraan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi menuju sekolah siaga bencana.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) DALAM MENINGKATKAN STATUS GIZI BALITA STUNTING: ONE GROUP PRETEST- POSTTEST DESIGN Ferial, Linardita; Irawan, Sekar Wijaya
JOURNAL OF BAJA HEALTH SCIENCE Vol 4 No 02 (2024): Journal of Baja Health Science
Publisher : Universitas Banten Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47080/joubahs.v4i02.3980

Abstract

Prevalensi stunting di Jawa Barat tahun 2021 sebesar 24,5%, sedangkan di Kabupaten Sumedang sebesar 21,3%. Dampak dari stunting adalah kecerdasan, gangguan pertumbuhan fisik, risiko tinggi diabetes, kegemukan, kanker, stroke, dan rendahnya produktivitas ekonomi. Mengetahui efektivitas pemberian makanan tambahan terhadap kenaikan tinggi badan dan berat badan balita stunting. Quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh balita yang mengalami stunting di Puskesmas Paseh sebanyak 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Rata-rata tinggi badan pada balita. stunting sebelum diberikan olahan pangan dari telur PMT sebesar 75,59 kg dan sesudahnya sebesar 83,36 kg. Rata-rata berat badan pada balita stunting sebelum diberikan olahan pangan dari telur PMT sebesar 8,88 kg dan sesudahnya sebesar 13,30 kg. Pemberian makanan tambahan (PMT) efektif terhadap kenaikan tinggi badan dan berat badan balita stunting dengan nilai p value 0,000. Pemberian makanan tambahan efektif terhadap kenaikan tinggi badan dan berat badan balita stunting. Diharapkan tenaga kesehatan lebih sering lagi memberikan penyuluhan tentang pentingnya pemberian gizi seimbang pada balita supaya terhindar dari stunting.
Pemanfaatan Tulang Ikan Bandeng sebagai Bahan Fortifikasi Biskuit dalam Program Pangan Sehat untuk Mencegah Stunting Ferial, Linardita; Asfia, Fida; Yuslistyari, Eka Indah; Umam, Chotibul; Tribuana, Desyla Dhila; Wiroguno, Tumenggung Aryo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i11.22732

Abstract

ABSTRAK Pemanfaatan tulang ikan bandeng sebagai bahan fortifikasi dalam pembuatan biskuit dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan nilai gizi produk pangan, sekaligus mengurangi limbah dari budidaya ikan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tulang ikan bandeng sebagai bahan fortifikasi dalam biskuit, serta menganalisis dampaknya terhadap status gizi anak-anak. Pengabdian dilaksanakan di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Provinsi Banten, dan dirancang dalam bentuk program sosialisasi dan edukasi, produksi biskuit fortifikasi, serta distribusi dan evaluasi dampak. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat penerimaan biskuit dengan hasil uji organoleptik skor rata-rata 4,35 (kategori sangat disukai), yang mengindikasikan bahwa fortifikasi tulang ikan tidak mengurangi penerimaan konsumen terhadap produk biskuit. program ini memberikan solusi jangka pendek untuk masalah gizi, tetapi juga membangun kesadaran jangka panjang di kalangan orang tua mengenai pentingnya asupan gizi yang baik untuk pertumbuhan anak. Kata Kunci: Fortifikasi, Biskuit, Tulang Ikan, Pangan Sehat, Stunting  ABSTRACT The utilization of milkfish (Chanos chanos) bones as a fortification ingredient in biscuit production can be an innovative solution to enhance the nutritional value of food products while reducing waste from fish farming. This community service activity aims to explore the potential of milkfish bones as a fortification material in biscuits and to analyze its impact on the nutritional status of children. The service was conducted in Sawah Luhur Village, Kasemen District, Serang City, Banten Province, and was designed as a program consisting of socialization and education, fortified biscuit production, distribution, and impact evaluation. The results showed a high acceptance level of the biscuits, with an organoleptic test average score of 4.35 (categorized as highly liked), indicating that fortification with fish bones did not reduce consumer acceptance of the biscuit product. This program provides a short-term solution to nutritional problems while also fostering long-term awareness among parents about the importance of good nutritional intake for child growth. Keywords: Fortification, Biscuits, Fish Bones, Healthy Food, Stunting
Analysis of Risky Sexual Behaviors among Students Asfia, Fida; Ferial, Linardita
Faletehan Health Journal Vol 10 No 02 (2023): Faletehan Health Journal, July 2023
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33746/fhj.v10i02.581

Abstract

Perilaku seksual memiliki dampak terhadap kesehatan, diantaranya adalah penyakit menular seksual seperti HIV, meningkatnya aborsi di kalangan remaja dan terjadinya kehamilan di usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia, jenis kelamin, paparan pornografi, pengetahuan dan sikap terhadap perilaku seksual berisiko. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Banten. Sampel penelitian berjumlah sebanyak 80 mahasiswa yang diambil dengan metode simple random sampling. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan rumus pengujian beda dua proporsi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki perilaku seksual berisiko (51,25%). Terdapat hubungan antara variabel jenis kelamin (pv = 0,001), paparan pornografi (pv = 0,000) dan sikap (pv = 0,026) dengan perilaku seksual berisiko. Responden yang terpapar pornografi memiliki risiko 31 kali memiliki perilaku seksual berisiko dibanding dengan responden yang tidak terpapar pornografi. Responden dengan sikap negatif memiliki risiko 2 kali berperilaku seksual berisiko dibanding responden dengan sikap positif. Sementara itu, variabel usia (pv = 0,949) dan pengetahuan (pv = 0.814) tidak memiliki hubungan dengan perilaku seksual berisiko. Berdasarkan pemaparan diatas yang dapat dilakukan untuk mengendalikan perilaku seksual berisiko adalah pembentukan konsep diri positif pada remaja.