Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Studi Komparasi Kemampuan Membaca Al-Qur’an Antara Menggunakan Metode Ummi di SDSI Al Farabi dan Metode Qiroati di MI Al Washliyah Rosinah; Septi Gumiandri; Wawan Ahmad Ridwan
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i2.1414

Abstract

Tujuan penelitian ini Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dengan menggunakan metode Ummi di SDSI Al Farabi. Untuk mengetahui seberapa tinggi kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dengan menggunakan metode Qiroati di MI Al Washliyah. Untuk mengetahui apakah ada perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa dengan menggunakan metode Ummi dan Siswa yang menggunakan metode Qiroati. Dalam menguji validitas data, peneliti menggunakan metode pendekatan kuantitatif komparasi dengan menggunakan uji independen t-test melalui rumus uji mann whitney, dengan menggabungkan dua jenis yaitu studi kepustakaan dan studi lapangan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, tes dan kajian literatur. Dalam pengujian hipotesis komparasi kemampuan membaca al qur’an antara menggunakan metode ummi di SDSI Al Farabi dan metode qiroati di MI Al Washliyah Perbutulan menggunakan uji t-test adalah dengan ketentuan membandingkan ttabel dan thitung dengan ketentuan jika thitung > ttabel maka Ha diterima, jika thitung < ttabel maka Ha ditolak, Hasil uji t-tes di tabel 4.10 menyatakan bahwa nilai ttabel dan thitung sebesar 0,939 > 0,3378 maka Ha diterima. Dari hasil perbandingan t tabel (0,939) dan t hitung (0,3378), kita lihat bahwa nilai t hitung lebih kecil dari t tabel. Nah, ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara kedua variabel tersebut.
ANALISIS PSIKOLOGI ISLAM TENTANG KETAHANAN MENTAL PADA INDIVIDU YANG MENGHADAPI STIGMA AGAMA Nafsaka Sajidin, Zayin; Kambali, Kambali; Ahmad Ridwan, Wawan; Widya Astuti, Aurelia; Sayudin, Sayudin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v2i9.1447

Abstract

Stigma agama seringkali menjadi tekanan psikologis yang signifikan bagi individu yang menganut keyakinan agama tertentu. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa stigma agama dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental individu, tetapi masih sedikit penelitian yang secara khusus menggali faktor-faktor psikologis yang dapat membantu individu dalam menghadapi stigma agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis psikologi Islam dalam konteks ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Pendekatan psikologi Islam digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami dan mengembangkan pemahaman tentang ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap individu yang menghadapi stigma agama. Partisipan penelitian dipilih secara purposif dengan mempertimbangkan variasi latar belakang agama dan pengalaman dalam menghadapi stigma. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola, tema-tema, dan perspektif-perspektif yang muncul dalam wawancara. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang faktor-faktor psikologis yang berkontribusi pada ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan prinsip-prinsip Islam seperti tawakkal (mengandalkan diri sepenuhnya pada Allah), sabar, dan ikhtiar (usaha maksimal) dapat memainkan peran penting dalam membantu individu mengatasi stigma agama. Selain itu, dukungan sosial dari komunitas agama, peningkatan pemahaman tentang agama, dan pengembangan identitas keagamaan yang kuat juga terbukti berperan dalam meningkatkan ketahanan mental individu. Temuan ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan intervensi psikologis yang sensitif secara agama untuk membantu individu mengatasi stigma agama dan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.
HUBUNGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DENGAN KEPEDULIAN SOSIAL SISWA KELAS XI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 1 DARMA DESA CIPASUNG KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN Hasanudin Hasanudin; Wawan Ahmad Ridwan; A. Syathori
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v1i2.1241

Abstract

Pendidikan Agama Islam sangat penting ditanamkan kepada setiap anak didik sejak dini. Secara umum pendidikan merupakan sebuah proses transformasi yang  dilakukan oleh seseorang atau masyarakat ke generasi berikutnya, serta dilaksanakan secara sengaja, teratur dan dapat diukur, atau diketahui hasilnya, baik itu dari pendidikan formal maupun informal sehingga mereka dapat tumbuh secara intelektual, berakhlak mulia, serta memiliki sikap hidup yang baik sehingga mampu menjalin silaturahmi, saling menghormati, menghargai, gemar  membantu orang  lain, dan  ikut merasakan kesusahan yang dialami oleh orang lain.Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data tentang prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), kepedulian sosial siswa, dan hubungan prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan kepedulian sosial siswa Kelas XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Penelitian ini bertolak dari pemikiran dasar bahwa pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini dapat dicapai dengan cara pembelajaran yang baik, memberikan contoh kepada siswa, dan menerapkan metode yang menarik dalam pembelajaran.  Dari hasil analisis data dapat diperoleh kesimpulan bahwa prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dalam kategori Baik dengan skor sebesar 78%, kepedulian sosial siswa kelas XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Darma Desa Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dalam kategori Baik dengan skor sebesar 78,02%, dan hasil korelasi antara prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan kepedulian sosial siswa kelas XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Darma Desa Cipasung Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan dapat diperoleh rxy sebesar 0,573 dalam kategori Sedang terletak antara 0,400 sampai dengan 0,599 sehingga dapat interpretasi yaitu terdapat keterhubungan yang Sedang antara prestasi belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan Kepedulian Sosial Siswa Kelas XI di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Darma Kecamatan Darma Kabupaten Kuningan. Kata Kunci : Prestasi Belajar, PAI
PENGARUH PEMBELAJARAN ILMU TAJWID BERBASIS MULTIMEDIA FLASH TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS X MADRASAH ALIYAH DARUL MASHOLEH KOTA CIREBON Tahun Ajaran 2017/2018 M Munawir Ghozali; Wawan Ahmad Ridwan; Suteja Suteja
Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Pendidikan Agama Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruann, IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/tarbawi.v3i1.2863

Abstract

ABSTRAKMadrasah Aliyah Darul Masholeh merupakan sekolah swasta yang berada di Kota Cirebon, Dalam Kegiatan Belajar Mengajar pada ilmu tajwid masih mengandalkan media buku sehingga pemahaman siswa dalam mempelajari ilmu tajwid masih belum optimal, hal itu terlihat dari sebagian siswa yang belum bisa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) dari hasil pembelajaran ilmu tajwid yang hanya menggunakan media pembelajaran buku. Multimedia ini adalah suatu kombinasi berbagai tipe media (teks, gambar, audio, grafik, video, animasi dan lain sebagainya) yang disajikan, digabungkan menggunakan alat bantu (tool) dan koneksi (link), dan dikemas menjadi satu file digital (komputerisasi) yang bertujuan untuk menyampaikan, menghantarkan, dan menerima pesan atau informasi kepada pengguna atau publik.Oleh karena itu, Peneliti bertujuan untuk mengetahui penerapan media pembelajaran tajwid menggunakan multimedia flash di Madrasah Aliyah Darul Masholeh Kota Cirebon terhadap Motivasi belajar siswa sehingga bisa memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM), sedangkan pengumpulan data menggunakan teknik : tes, observasi, wawancara, angket, postes dan pretes. Kemudian data di analisis dengan korelasi uji normalitas dan uji homogenitas.Dari hasil analisis terhadap nilai motivasi belajar pada kelas eksperimen, dapat disimpulkan bahwa nilai tertinggi 83 dan nilai yang paling kecil 49. Sedangkan secara keseluruhan dari hasil analisis terhadap motivasi belajar 915 dengan nilai rata-rata keseluruhan 61.Kata Kunci: Motivasi Belajar, Multimedia Flash, Media Pembelajaran.  ABSTRACT Madrasah Aliyah Darul Masholeh is a private school located in Cirebon City, in Teaching and Learning Activities in science of tajwid still rely on book media so that students' understanding in learning science tajwid still not optimal, it can be seen from some students who have not fulfilled the Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM ) from learning result of science of tajwid which only use instructional media of book. Multimedia is a combination of various types of media (text, images, audio, graphics, video, animation and so on) presented, combined using tools and links, and packaged into a digital file to convey, deliver, and receive messages or information to users or the public.This study aims to determine the application of learning media tajwid using flash multimedia in Madrasah Aliyah Darul Masholeh Cirebon City on student motivation so that it can meet the Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM).This data collection uses techniques: test, observation, interview, questionnaire, postes and pretes. Then the data in the analysis with the correlation test normality and homogeneity test.From the results of the analysis of the value of learning motivation in the experimental class. It can be concluded that the highest score is 83 And the smallest score is 49. Overall the analysis of learning motivation is 915 and the overall average is 61.Keywords: Learning Motivation, Flash Multimedia, Learning Media.
The Development of Hadith Study in Islamic Boarding Schools and Islamic Higher Education in Indonesia Yuliharti Yuliharti; Rahman Rahman; Lailiyatun Nafisah; Wawan Ahmad Ridwan; Muhammad Yudi Ali Akbar; Alfiah Alfiah; Siti Nuri Nurhaidah
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 12 No. 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i1.8964

Abstract

The study of hadith as a source of Islamic teachings after the Qur’an is an important part of Islamic studies in Indonesia, both in Islamic boarding schools (pesantren) and Islamic higher education. The study of hadith at these two Islamic educational institutions has a different style. Hadith studies in pesantren are more focused on understanding the content of text (matan) of hadith by studying the traditions contained in the books of Riyad al-Salihin, Sahih al-Bukhori, Sahih Muslim and other books. Meanwhile, the study of hadith in Islamic higher education has experienced rapid development by focusing on the study of methodological mastery, for example, sanad and matan research methodologies. The books that are used as references are also more varied, such as the book of the tarikh al-ruwat, al-jarh wa al-ta'dil, rijal al-hadith, and other contemporary hadith books. This study aims to comprehensively reveal the development of hadith studies in these two Islamic educational institutions. This type of research is field research (field research). The data were collected by conducting a direct search in the field through the methods of interview, observation, and documentation. The data collected were analyzed and presented in a qualitative descriptive manner using a phenomenological approach. The research found that the study of hadith in Islamic boarding schools and Islamic higher education had different tendencies. These two tendencies need to be mapped so that they can be used as a model in comprehensively studying the Prophet's hadith.
The Development of Hadith Study in Islamic Boarding Schools and Islamic Higher Education in Indonesia Yuliharti Yuliharti; Rahman Rahman; Lailiyatun Nafisah; Wawan Ahmad Ridwan; Muhammad Yudi Ali Akbar; Alfiah Alfiah; Siti Nuri Nurhaidah
SYAMIL: Journal of Islamic Education Vol. 12 No. 1 (2024): SYAMIL: Journal of Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/sy.v12i1.8964

Abstract

The study of hadith as a source of Islamic teachings after the Qur’an is an important part of Islamic studies in Indonesia, both in Islamic boarding schools (pesantren) and Islamic higher education. The study of hadith at these two Islamic educational institutions has a different style. Hadith studies in pesantren are more focused on understanding the content of text (matan) of hadith by studying the traditions contained in the books of Riyad al-Salihin, Sahih al-Bukhori, Sahih Muslim and other books. Meanwhile, the study of hadith in Islamic higher education has experienced rapid development by focusing on the study of methodological mastery, for example, sanad and matan research methodologies. The books that are used as references are also more varied, such as the book of the tarikh al-ruwat, al-jarh wa al-ta'dil, rijal al-hadith, and other contemporary hadith books. This study aims to comprehensively reveal the development of hadith studies in these two Islamic educational institutions. This type of research is field research (field research). The data were collected by conducting a direct search in the field through the methods of interview, observation, and documentation. The data collected were analyzed and presented in a qualitative descriptive manner using a phenomenological approach. The research found that the study of hadith in Islamic boarding schools and Islamic higher education had different tendencies. These two tendencies need to be mapped so that they can be used as a model in comprehensively studying the Prophet's hadith.