Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Pengabdian Deli Sumatera

PENERAPAN TEKNOLOGI (INFORMASI) UNTUK PERAN GURU DALAM MENGHADAPI MASA PANDEMI COVID–19 PADA SMA METHODIST – 7 MEDAN Petrus Gani; Lili Suryati; Sukiman Sukiman; Andriasan Sudarso; Mipo Mipo
Pengabdian Deli Sumatera Vol 1 No 1 (2022): Artikel pengabdian Volume 1 Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Memasuki era new normal maka proses belajar mengajar harus dapat berjalan dengan lancar bagi para siswa SMA, aktivitas pembelajaran dapat dilakukan secara daring. Metode pembelajaran daring adalah metode yang menggunakan model interaktif berbasis internet dan Learning Manajemen System (LMS), seperti platform Zoom, Google Meet, dan lainnya. Kelemahan dari pembelajaran daring adalah harus adanya tersedia perangkat teknologi seperti smartphone atau laptop serta jaringan internet, mahalnya biaya kuota internet juga peran pengawasan orang agar proses belajar daring berjalan lancar, disamping itu pembelajaran secara daring juga menimbulkan masalah baru karena orang tua hampir tidak mampu mengontrol kegiatan anak yang justru mengakses aplikasi lainnya, oleh karena itu perlu adanya pembekalan teknologi bagi para guru sehingga mempunyai teknik atau cara yang tepat supaya dapat mengontrol pembelajaran para siswa untuk menghasilkan pembelajaran yang optimal. Untuk itu peran seorang guru sangat penting agar dapat mengarahkan dan mengontrol proses belajar siswa sehingga dapat membentuk siswa menjadi pribadi yang sukses dan mampu melakukan penguasaan diri. Kegiatan pengabdian yang ditujukan bagi para guru disekolah SMA swasta Methodish-7 telah berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan sekaligus praktik pemberian informasi secara webinar agar para guru dapat berperan aktif menggunakan teknologi dalam mengasuh anak didik agar dapat meningkatkan pembelajaran yang baik, meningkatkan semangat belajar dan membentuk para siswa menjadi pribadi yang mandiri. Metode yang digunakan dalam penyampaian materi pengabdian adalah ceramah dan tanya jawab secara webinar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berlangsung dengan baik, peserta dapat menerima dan berantusias mempelajari materi yang disampaikan.
Penyuluhan Pengetahuan Berkarakter bagi Penyalahgunaan Narkoba Terhadap Narapidana Kelas IIA di Lapas Pancur Batu, Medan Tan Kim Hek; Rostina; Andriasan Sudarso; Alexander Barus; Gomal Juni Yanris
Pengabdian Deli Sumatera Vol 2 No 2 (2023): Artikel Riset Pengabdian vol. 2 no. 2 Juli 2023
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seperti ketahui bahwa proses globalisasi secara terus-menerus berdampak pada perubahan karakter masyarakat Indonesia. Kurangnya pengetahuan berkarakter akan menimbulkan krisis moral yang berakibat pada perilaku negatif di masyarakat, misalnya pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, obat-obat terlarang, pencurian, kekerasan terhadap anak, ketidakjujuran, ketidaksopanan, kekerasan, etos kerja rendah, serta berbagai cara untuk mengajarkan nilai-nilai budaya lain yang merupakan bagian dari nilai suatu peradaban. Tujuan utama pengetahuan karakter adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, dimana masyarakatnya berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi, dan bergotong-royong. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan bagi para narapidana Kelas IIA di lapas Pancur Batu, Medan tentang pentingnya pengetahuan berkarakter agar dapat menjadikan pribadi yang mandiri dan berprilaku yang berakhlak mulia dalam upaya menciptakan pribadi yang bebas narkoba dimasa yang akan datang. Metode kegiatan yang dilakukan adalah berupa kegiatan sosialisasi dalam bentuk penyuluhan yang dilakukan bertatap muka secara langsung dan menjabarkan materi. Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini adalah berupa perubahan perilaku positif atau sikap, kesediaan dan semangat serta respon dari para narapidana kelas IIA di lapas Pancur Batu, Medan untuk ikut serta dalam kegiatan penyuluhan tersebut sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik
Pendidikan Karakter Berbasis Teknologi Kreatif pada Narapidana di Lapas Pancur Batu, Medan Tan Kim Hek; Petrus Gani; Andriasan Sudarso; Mipo Mipo; Gomal Juni Yanris
Pengabdian Deli Sumatera Vol 3 No 2 (2024): Artikel Pengabdian Juli 2024
Publisher : LLPM Universitas Deli Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter di Lapas merupakan upaya pemenuhan hak dan kewajiban dalam membina narapidana untuk mendapatkan pembinaan, pendidikan dan pengajaran seperti yang termaktub dalam UU No 22 Tahun 2022 yang mengatur mengenai Sistem Pemasyarakatan sebagai sebuah sistem perlakuan terhadap tahanan, anak, dan warga binaan dilaksanakan melalui fungsi pemasyarakatan yang meliputi pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, pengamanan, dan pengamatan dengan menjunjung tinggi penghormatan, selanjutnya sebagai upaya pemenuhan hak seseorang untuk mendapatkan pendidikan dan hidup layak kelak ketika telah kembali ke masyarakat. Tujuan pembinaan/pelatihan atau penerapan pendidikan karakter di Lapas adalah agar warga binaan menjadi manusia seutuhnya, bertaqwa dan bertanggung jawab kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Disamping itu warga binaan dilapas juga diberi ketrampilan yang berbasis teknologi kreatif dibidang industri, elektronik, otomotif, produksi tekstil pertukangan pembuatan kue dan lainnya. Melalui Penyuluhan yang diberikan oleh Universittas Trikom Mahkota Unggul, IBBI dan Labuhan Batu maka disarankan kepada ketua pembina Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pancur agar memiliki pasar elektronik atau (e-commerce) yaitu marketplace Shopee dan Tokopedia, sehingga dengan adanya e-commerce tersebut merupakan salah satu media untuk jual-beli produk hasil karya dari warga binaan pemasyarakatan Lapas Pancur Batu, Medan. Produk yang dijual di market place ini merupakan upaya mendekatkan produk hasil karya unggulan warga binaan pemasyarakatan ke masyarakat berbagai lapisan dan masyarakat luar yang ingin memiliki produk dari hasil buah karya tangan kreatif warga binaan pemasyarakatan ini pun juga akan diberi berbagai kemudahan; yakni tinggal mengakses dan klik market place Shopee dan Tokopedia Lapas Pancur Batu saja, Oleh karenanya, teknologi kreatif dapat berperan sebagai pencipta nilai dan memberikan nilai tambah, sehingga dapat membentuk moral dan melatih kemampuan individu para narapidana secara mandiri dan terus menerus guna penyempurnaan diri kearah hidup yang lebih baik dimasa depan