Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search
Journal : Farmaka

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN ERITROSIT Ramadhana, Aslamnur Fikri; Indrayani, Sri; Irawan, Aurizal Risandy; Kamila, Rezkia Azka; Apriyandi, Restu Amelia; Bashirah, Danaparamita; Sarah, Dewi; Hilmi, Hanny Latifa; Rachmawati, Afina Dwi; Sinuraya, Rano Kurnia; Destiana, Dika Pramita; Wicaksono, Imam Adi
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.509 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.22208

Abstract

ABSTRAKMasalah gizi yang utama yang dialami oleh para remaja diantaranya yaitu anemia yang dapat disebabkan karena kurangnya kadar hemoglobin. Kadar hemoglobin seseorang bisa dilihat dari pola makan yang tidak teratur yang akan mempengaruhi asupan makanan yang bisa dilihat dari nilai status gizi. Status gizi seseorang bisa dipantau dengan melihat nilai Indeks Massa Tubuh (IMT). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara IMT dengan kadar hemoglobin dan eritrosit dalam tubuh pada mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran. Penilitian ini dilakukan dengan mengambil data meliputi jenis kelamin, usia, indeks massa tubuh dan pemeriksaan laboratorium kadar haemoglobin beserta eritrosit. Data yang diperoleh didistribusikan dalam bentuk distribusi frekuensi kemudian ditampilkan dalam bentuk presentase dan disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dilakukan analisis statistik menggunakan Normalitas Data Shapiro Wilk dan kemudian dilakukan Uji Korelasi Chi-Square. Didapatkan hasil Uji Pearson Chi-Square dengan nilai signifikansi antara BMI dan Hb Sig. (2-tailed) > 0.05 yaitu 0.170  dan nilai signifikansi antara BMI dan eritrosit Sig. (2-tailed) > 0.05 yaitu 0.837, maka dapat dikatakan untuk keduanya tidak terdapat hubungan linear antara BMI dengan Hb maupun Eritrosit. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Hemoglobin, Eritrosit
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP PEMERIKSAAN URIN DENGAN METODE DIPSTIK TEST Mukminah, Izzah Al; Arista, Dwi Yuri; Nurhayati, Nurhayati; Saputra, Billy Dwi; Pramashela, Firda S; Josephine, Gabriella; Fatah, Abib Latifu; Berliana, Nadila; Destiani, Dika Pramita; Sinuraya, Rano Kurnia; Wicaksono, Imam Adi
Farmaka Vol 18, No 1 (2020): Farmaka (Januari)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.509 KB) | DOI: 10.24198/jf.v18i1.25554

Abstract

Urinalisis merupakan metode yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan dan membantu mendiagnosis kondisi medis. Salah satu metode urinalisis yaitu dengan menggunakan dipstik test. Metode ini sangat sederhana, tidak merusak sampel, murah, waktu perlakuan yang singkat dan masih banyak dilakukan sebagai acuan awal dalam menganalisis kondisi kesehatan. Namun ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhir pengukurannya, seperti vitamin C. Konsumsi vitamin C, 3-6 jam sebelum urinalisis dengan dipstik test mempengaruhi beberapa parameter dalam dipstik test sehingga menyebabkan hasil yang negatif palsu pada proses analisis kesehatan. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap hasil acuan awal mengenai kondisi kesehatan yang dianalisis menggunakan dipstik test. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter pada dipstik test yang mengalami perubahan ketika mengonsumsi vitamin C, 3-6 jam sebelum urinalisis.
HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN TEKANAN DARAH SOLEH, SOLEH; Listiani, Nita; Maya, Ira; Amelia, Nisa Ayu; Hadad, Nur Diana; El Yahya, Idzni Rusydina; Pardosi, Yessica; Elisabeth, Erlin; Sidharta, Kenny Dwi; Arifa, Irbah; Sinuraya, Rano Kurnia; Destiani, Dika Pramita; Wicaksono, Imam Adi
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.509 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.22151

Abstract

ABSTRAK Indeks massa tubuh (IMT) adalah salah satu metode untuk menentukan status gizi seorang individu dengan ditentukan dari hasil pengukuran dari berat badan (kg) dibandingkan terhadap tinggi badan (m2). Nilai IMT yang besar atau kategori overweight dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular, salah satunya hipertensi. Hal ini dikarenakan semakin besar massa tubuh atau indeks massa tubuh seseorang, maka akan semakin banyak juga darah yang akan diperlukan untuk menyalurkan oksigen ke jaringan tubuh, menyebabkan peningkatan tekanan darah. Resiko relatif mengalami hipertensi pada seseorang dengan IMT >25 yaitu 5 kali lebih tinggi dari pada seseorang yang berat memiliki berat badan normal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan tekanan darah. Metode yang digunakan adalah analitik observasional dengan analisis korelasi Spearman untuk menentukan korelasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya korelasi antara IMT dengan tekanan darah dengan nilai CI sebesar 95% serta nilai koefisien korelasi IMT-sistol sebesar 0,356 dan nilai koefisien korelasi IMT-diastol sebesar 0,319. Kata Kunci:  Indeks Massa Tubuh (IMT), Tekanan Darah, Analitik Observasional
HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN TEKANAN DARAH PADA MAHASISWA FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN Wijayanti, Sinthiya Eka; Maulida, Putri Kholilah; Rahmawati, Nurul Fitri; A, Adrian; Dwi, Fanny Seftiani; Faizah, Ulfa Rahmatul; Nurlatifah, Anggun; Latifa, Hanny; Rachmawati, Afina Dwi; Sinuraya, Rano Kurnia; Destiana, Dika Pramita; Wicaksono, Imam Adi
Farmaka Vol 17, No 3 (2019): Farmaka (Desember)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (36.509 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i3.22194

Abstract

Orang dewasa dengan tekanan darah tinggi berisiko morbiditas dan mortalitas karena masalah kardiovaskular di kemudian hari. Tekanan darah tinggi mungkin dipengaruhi oleh kualitas tidur yang buruk. Maka dari itu diperlukan deteksi dini hipertensi dan kualitas tidur yang baik pada orang dewasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengamati hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada orang dewasa. Metode yang dilakukan adalah studi cross-sectional yang dilakukan selama satu bulan pada bulan April-Mei 2019 dengan objek (responden)  35 mahasiswa Farmasi Universitas Padjadjaran. Responden akan diminta untuk mengisi kuisoner PSQI (Pittsburgh Sleep Quality Index). Dari kuisioner yang telah diisi kemudian didapatkan skor cut-off PSQI. Data yang telah didapat diproses dan dianalisis dengan perangkat lunak SPSS untuk Windows versi 15.0.Kata kunci : orang dewasa, kualitas tidur, tekanan darah
Pharmacovigilance Dalam Aspek Penanganan Reaksi Obat Yang Tidak Diinginkan: Sebuah Artikel Review. DEVI MEILANI; Rano Kurnia Sinuraya
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Farmaka (Juni)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.314 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17037

Abstract

Pharmacovigilance adalah ilmu dan kegiatan yang berkaitan dengan pengumpulan, deteksi, pemantauan, penilaian, dan pencegahan efek samping dengan produk farmasi. Untuk meminimalkan risiko efek samping obat yang tidak diingiinkan, sistem Pharmacovigilance telah dibentuk untuk terus memantau dari segi keselamatan. Ada tiga metode utama pelaporan adverse drug reaction ADR dan informasi keamanan obat, spontaneous, pelaporan target spontan atau Targeted Spontaneous reporting (TSR) dan pemantauan secara kohort atau Cohort event monitoring (CEM). Untuk meminimalkan risiko efek samping obat yang tidak diingiinkan, sistem Pharmacovigilance telah dibentuk untuk terus memantau dari segi keselamatan. Walaupun masih memiliki keterbatasan dalam pelaporan tingkat kejadian yang tidak dapat ditentukan tapi  pharmacovigilance telah berkembang secara signifikan dan akan terus berkembang seiring tantangan baru yang dihadapinya
PENGARUH PEMBERIAN VITAMIN C TERHADAP PEMERIKSAAN URIN DENGAN METODE DIPSTIK TEST Izzah Al Mukminah; Dwi Yuri Arista; Nurhayati .; Billy Dwi Saputra; Firda Silvia Pramashela; Gabriella Josephine Maranatha; Abib Latifu Fatah; Nadila Berliana; Dika Pramita Destiani; Rano Kurnia Sinuraya; Imam Adi Wicaksono
Farmaka Vol 18, No 3 (2020): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v18i3.26174

Abstract

Urinalisis merupakan metode yang bermanfaat untuk mengetahui kondisi kesehatan dan membantu mendiagnosis kondisi medis. Salah satu metode urinalisis yaitu dengan menggunakan dipstik test. Namun ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhir pengukurannya, seperti vitamin C. Sebanyak 40 urin responden pagi hari ditest menggunakan dipstik test dan diberikan vitamin C pada rentang 3-6 jam sebelum pemeriksaan dengan dipstick test kembali. Beberapa data parameter pengujian memiliki hasil negatif atau positif palsu yang relatif kecil. Namun bila pengaruh vitamin C diabaikan hasil palsu ini dapat berpotensi serius terhadap pemeriksaan kesehatan selanjutnya.
Review Artikel: Polimorfisme Gen Serotonin Mempengaruhi Pengobatan Risperidone dan Clozapine Pada Pasien Skizofrenia JAMES PRASETYO LAKSONO; RANO KURNIA SINURAYA
Farmaka Vol 16, No 3 (2018): Suplemen (September)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4342.595 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17348

Abstract

Skizofrenia merupakan penyakit kejiwaan yang ditandai dengan halusinasi, delusi, kehilangan motivasi dan menarik diri dari lingkungan sosial. Adanya heterogenitas pada respon pengobatan skizofrenia pada setiap individu membuat strategi pengobatan menggunakan sistem trial and error. Strategi pengobatan ini sangat merugikan pasien mengingat efek samping obat yang mungkin terjadi. Salah satu kemungkinan terjadinya trial and error adalah adanya polimorfisme gen pada reseptor target obat, salah satunya ialah gen yang berhubungan dengan serotonin. Tujuan penulisan artikel review ini adalah untuk mengkaji pengaruh polimorfisme gen serotonin terhadap efek klinis pengobatan dengan risperidone dan clozapine. Metode dalam artikel review ini adalah penelusuran data dari berbagai artikel jurnal berbasis Pubmed dan Google Scholar dengan kata kunci “Polymorphism, Serotonin Gene, Risperidone, Clozapine”. Hasil dari review ini adalah adanya pengaruh yang diberikan polimorfisme gen serotonin terhadap efek klinis yang dihasilkan dari pengobatan risperidone dan clozapine, sehingga penulis menyimpulkan bahwa polimorfisme gen dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya trial and error pada pengobatan skizofrenia.Kata kunci: Clozapine, Polimorfisme, Risperidone, Serotonin, Skizofrenia.  
HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN, ERITROSIT, DAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWA FARMASI UNIVERSITAS PADJADJARAN ANGKATAN 2016 QUINZHEILLA PUTRI ARNANDA; DIAH SITI FATIMAH; SHINTA LESTARI; SHELLA WIDIYASTUTI; DEDE JIHAN OKTAVIANI; SAQILA ALIFA RAMADHAN; ALIA RESTI AZURA; MAURA SYAFA ISLAMI; KIARA DIRGANTARA; RANO KURNIA SINURAYA; DIKA PRAMITA DESTIANI; IMAM ADI WICAKSONO
Farmaka Vol 17, No 2 (2019): Farmaka (Agustus)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.898 KB) | DOI: 10.24198/jf.v17i2.22053

Abstract

ABSTRAKHemoglobin dan eritrosit memiliki fungsi yang penting dalam tubuh, salah satunya adalah membawa dan mengedarkan oksigen ke seluruh tubuh. Saat kadar hemoglobin kurang, oksigen yang dibawa oleh hemoglobin berkurang, sehingga kinerja organ yang bersangkutan akan menurun dan kelancaran proses fisiologis akan terganggu, salah satunya siklus menstruasi. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan ada atau tidaknya hubungan antara kadar hemoglobin, eritrosit, dan siklus menstruasi pada mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran angkatan 2016. Penelitian dilakukan dengan pengumpulan data siklus menstruasi dengan menggunakan lembar observasi, kemudian dilakukan pengambilan sampel darah untuk dianalisis dengan haematoanalyzer untuk mengukur kadar hemoglobin dan eritrosit. Hasil analisis dengan uji asosiasi Chi-Square hitung lebih kecil dari table yaitu 1.160 untuk hemoglobin dan 0.040 untuk eritrosit dengan nilai p value 0.314 untuk hemoglobin dan 0.842 untuk eritrosit lebih besar dari 0.005 sehingga dapat simpulkan tidak ada hubungan antara siklus menstruasi dengan kadar hemoglobin dan eritrosit.Kata kunci : eritrosit, hemoglobin, siklus menstruasi ABSTRACTHaemoglobin and erythrocytes have important functions in the body, one of which is carrying and circulating oxygen throughout the body. When the haemoglobin level is less, the oxygen carried by haemoglobin decreases, so the performance of the organs is disrupted and the physiological process will be disrupted, one of which is the menstrual cycle. This study was conducted to determine whether or not there was an association between haemoglobin, erythrocyte, and menstrual cycle in students of the Faculty of Pharmacy, University of Padjadjaran 2016. The study was conducted by collecting menstrual cycle data using observation sheets, then taking blood samples and analyzed with haematoanalyzers to measure haemoglobin and erythrocytes level. The results of the analysis with Chi-Square association tests are smaller than Chi-Square table, 1.160 for haemoglobin and 0.040 for erythrocytes with a P-value of 0.314 for haemoglobin and 0.842 for erythrocytes greater than 0.005 so that there are no relationship between the menstrual cycle and haemoglobin and erythrocyte levels.Keywords : erythrocytes, haemoglobin, menstrual cyclee 
FARMAKOTERAPI DEPRESI DAN PENGARUH JENIS KELAMIN TERHADAP EFIKASI ANTIDEPRESAN AJENG RATNA NINGTYAS; Irma Melyani Puspitasari; Rano Kurnia Sinuraya
Farmaka Vol 16, No 2 (2018): Suplemen Agustus
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (5601.292 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i2.17522

Abstract

Depresi merupakan penyakit yang berhubungan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyerta berupa perubahan pola tidur dan nafus makan, psikomotor, konsentrasi, anhedonia, kelelahan, rasa putus asa, dan tidak berdaya serta bunuh diri. Menurut WHO, terdapat 322 juta orang penderita depresi. Depresi menjadi penyebab utama bunuh diri yaitu 800.000 per tahun. Pengobatan depresi dengan menggunakan obat antidepresan. Review artikel ini bertujuan untuk mengetahui farmakoterapi yang tepat untuk mengobati depresi dan mengetahui pengaruh jenis kelamin terhadap efikasi antidepresan. Metode yang digunakan dalam review artikel ini adalah studi literature. Studi literature dilakukan dengan cara mencari jurnal, e-book, dan situs web yang membahas tentang farmakoterapi depresi dan pengaruh jenis kelamin terhadap efikasi antidepresan. Kriteria tahun penerbitan yang dikumpulkan adalah 10 tahun terakhir. Dari hasil studi literature didapatkan 17 jurnal, 5 e-book, dan 1 situs web. Dari studi yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa farmakoterapi depresi yang paling sering digunakan dan lini pertama adalah SSRI dan SNRI. Terdapat pengaruh jenis kelamin terhadap efikasi antidepresan.Kata Kunci: Depresi, Pengobatan, Farmakoterapi, Antidepresan
Farmakoterapi Gangguan Anxietas HILDA VILDAYANTI; Irma Melyani Puspitasari; Rano Kurnia Sinuraya
Farmaka Vol 16, No 1 (2018): Suplemen Juni
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.536 KB) | DOI: 10.24198/jf.v16i1.17446

Abstract

Gangguan anxietas merupakan gangguan yang paling umum terjadi yang berkaitan dengan mental, emosional dan perilaku. Gangguan anxietas ditandai dengan kecemasan yang berlebihan dan tidak realistis mengenai suatu hal. Menurut survei epidemiologi, sepertiga penduduk dunia dipengaruhi oleh gangguan anxietas selama masa hidupnya. Penentuan jenis gangguan anxietas diperlukan untuk memastikan pengobatan yang sesuai dengan jenis gangguannya. Review artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai perkembangan pengobatan yang digunakan pada penderita gangguan anxietas berdasarkan tipe gangguannya. Sumber data yang digunakan untuk dijadikan referensi pada review artikel ini terdiri dari 20 jurnal ilmiah, 5 textbook, dan 2 website resmi yaitu National Institute of Mental Health dan Ministry of Health. Pengobatan untuk gangguan anxietas mencakup berbagai antidepresan (SSRIs, SNRIs, TCAs, dan MAOIs), anti-anxietas (benzodiazepin dan buspiron), serta β-blockers. Berdasarkan beberapa guideline, SSRIs direkomendasikan sebagai first-line terapi untuk sebagian besar gangguan anxietas.Kata kunci: Gangguan Anxietas, Tipe Anxietas, Farmakoterapi
Co-Authors A, Adrian Abednego Kristande Abib Latifu Fatah Abib Latifu Fatah Adham Rizki Ananda Afifah Tri Ambarwati AJENG RATNA NINGTYAS ALIA RESTI AZURA AMALIA OCTA PERMATASARI Ameilia Ameilia Amelia, Nisa Ayu ANNIESAH RAHAYU SAKINAH Annisa Atusholihah Apriyandi, Restu Amelia Arifa, Irbah Arista, Dwi Yuri Bashirah, Danaparamita Berliana, Nadila Billy Dwi Saputra Cecep Suhandi Dede Jihan Oktaviani Destiana, Dika Pramita Destiani, Dika P. DEVI MEILANI Dewi Ria Oktarina Dewi Sarah, Dewi Dewi, Triwedya Indra DHEANDA, HILALLYA MAURIZKA DIAH SITI FATIMAH Dian Amalia Maharani Dika Pramita Destiani Dika Pramita Destiani Dika Pramita Destiani Dika Pramita Destiani, Dika Pramita Dinda Meviansyah Dwi Yuri Arista Dwi, Fanny Seftiani El Yahya, Idzni Rusydina Elisabeth, Erlin Elisha Wianatalie ELLENA MAGGYVIN Erica Willy Ersa Fadhilah Faizah, Ulfa Rahmatul Fatah, Abib Latifu Firda Riska Rahayu Firda Silvia Pramashela Gabriella Josephine Maranatha Gabriella Livia Amanda GALUH AYU WANDITA Hadad, Nur Diana Hafida Aulia Qodrina Hanifa Rifdah Aiman Hidayatun Nisa Hidayatun Nisa, Hidayatun HILDA VILDAYANTI HILMI, HANNY LATIFA Imam Adi Wicaksono Imam Adi Wicaksono Imam Adi Wicaksono IMAM ADI WICAKSONO, IMAM ADI Irawan, Aurizal Risandy Irma Melyani Puspitasari Irsarina Rahma Izzah Al Mukminah JAMES PRASETYO LAKSONO JESSICA TRISTI Josephine, Gabriella JOSHUA JOSHUA Kamila, Rezkia Azka KENNY DWI SIDHARTA KIARA DIRGANTARA Kiara Puspa Dhirgantara Latifa, Hanny Listiani, Nita Lokajaya, Trifena Mamay Krisman Maulida, Putri Kholilah MAURA SYAFA ISLAMI MAYA, IRA Mochamad Rizky Fauzy Mukminah, Izzah Al Nadila Berliana Nadila Berliana Nadira Hasna Putri Natasha Salsabila Nia Kurniasih Nida Adlina Fadhilah NISA MAULANI NURALIYAH Norisca Aliza Putriana Nurfianti Silvia NURHAYATI . Nurhayati Nurhayati Nurlatifah, Anggun Pardosi, Yessica Pramashela, Firda S Puri, Tri N. S. QUINZHEILLA PUTRI ARNANDA Rachmawati, Afina Dwi RAHMAWATI, NURUL FITRI Ramadhana, Aslamnur Fikri Randy Rassi Prayoga Rania Aisha Nuralisa Riana Kamer Rizky Abdulah Saputra, Billy Dwi SAQILA ALIFA RAMADHAN SHELLA WIDIYASTUTI SHINTA LESTARI Sidharta, Kenny Dwi Sifa Muhammad Yusuf Soleh, Soleh Sri Indrayani, Sri Sumedhi, Herdina Mayangsari Syara Nur Fitri Balqist UTARI YULIA ALFI UZLIFATUL ZANNAH Wijayanti, Sinthiya Eka Witriani Witriani, Witriani Zakiyah, Neily