Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Kiprah

Pengembangan Instrumen Penilaian Literasi Kelautan untuk Siswa Sekolah Menengah Atas hindrasti, nur eka kusuma
Jurnal Kiprah Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Kiprah Volume 6 Nomor 2, Desember 2018
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.103 KB) | DOI: 10.31629/kiprah.v6i2.855

Abstract

ABSTRACTThe preliminary study of students' understanding of the sea, where the sea is an important object in maritime affairs, is very much needed to support the academic curriculum which was initiated by the Indonesian Government. Understanding of the sea internationally has been widely studied in ocean literacy. Studies on marine literacy in Indonesia are still very few, even though Indonesia is the second country with the longest coastline in the world. Ocean literacy instruments need to be developed in advance to conduct a preliminary study of ocean literacy. The purpose of this study was to produce a valid and reliable ocean literacy assessment instrument for high school students. The stages in developing instruments include: designing, testing, determining validity, and determining the reliability of the instrument. The results of the study showed that ocean literacy instruments included a ocean insight test, questionnaire of student's attitude towards the sea, and questionnaire of student's behavior towards the sea. The instruments that have been produced was valid and reliable. Keywords: instrument of ocean literacy ABSTRAKKajian awal mengenai pemahaman siswa terhadap laut, dimana laut adalah objek penting dalam kemaritiman, sangat dibutuhkan untuk mendukung kurikulum kemairitiman yang mulai digagas oleh Pemerintah Indonesia. Pemahaman terhadap laut secara internasional telah banyak dikaji dalam literasi kelautan (ocean literacy). Kajian tentang literasi kelautan di Indonesia masih sangat sedikit, padahal Indonesia adalah negara kedua dengan garis pantai terpanjang sedunia. Instrumen literasi kelautan perlu dikembangkan terlebih dahulu guna melakukan kajian awal mengenai literasi kelautan. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan instrumen penilaian literasi kelautan untuk siswa SMA yang valid dan reliabel. Tahapan dalam pengembangan instrumen mencakup: perancangan, uji coba, penetapan validitas, dan penetapan realibilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen literasi kelautan meliputi tes wawasan kelautan, angket sikap kepedulian siswa terhadap laut, dan angket perilaku siswa terhadap laut. Instrumen yang dihasilkan valid dan reliable.
Profil Pelaksanaan Program Adiwiyata dan Sikap Peduli Lingkungan di SMPN Adiwiyata Tingkat Provinsi di Tanjungpinang Tahun 2018 Muhartati, Erda; Hindrasti, Nur Eka Kusuma; Afriliani, Afriliani
Jurnal Kiprah Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Kiprah Volume 7 Nomor 1, Juni 2019
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.71 KB) | DOI: 10.31629/kiprah.v7i1.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program adiwiyata di SMPN adiwiyata tingkat provinsi yang mencakup 4 komponen program adiwiyata dan mendeskripsikan sikap peduli lingkungan guru dan siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kombinasi meliputi penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan pelaksanaan program adiwiyata menggunakan instrumen rubrik oservasi dan penelitian deskriptif kuantitatif untuk mendeskripsikan sikap peduli lingkungan guru dan siswa menggunakan instrumen angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) (a) Kebijakan sekolah berwawasan lingkungan, meliputi adanya visi misi yang berkaitan dengan lingkungan, RKAS 20% untuk program lingkungan. (b) Pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, meliputi perencanaan dan pelaksanaan pedidikan lingkungan hidup terintegrasi dalam mata pelajaran. (c) Kegiatan lingkungan berbasis partisispatif, meliputi pemeliharaan gedung dan lingkungan, kegiatan ekstrakurikuler, kreativitas dan inovasi, serta kerjasama dengan orang tua hingga instansi pemerintah. (d) Pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan, meliputi kelengkapan sarana, pemeliharaan sarana, hemat energi dan pelayanan kantin sehat. (2) Hasil sikap peduli lingkungan guru dan siswa di SMPN adiwiyata tingkat provinsi pada kategori sangat baik. Pelaksanaan program adiwiyata di SMPN Adiwiyata Tingkat Provinsi di Tanjungpinang Tahun 2018 yang sudah sudah sesuai dengan standar program adiwiyata tingkat provinsi yang telah ditentukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Hasil tersebut selaras dengan sikap peduli lingkungan guru dan siswanya yang sangat baik. Kata kunci: Pelaksanaan Program Adiwiyata, Adiwiyata Tingkat Provinsi, Sikap Peduli Lingkungan
Identifikasi Miskonsepsi Mahasiswa Pada Konsep Evolusi Menggunakan Certainty of Response Index (CRI) Putri, Azza Nuzullah; Hindrasti, Nur Eka Kusuma
Jurnal Kiprah Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.313 KB) | DOI: 10.31629/kiprah.v8i1.1604

Abstract

Miskonsepsi merupakan ketidaksesuaian konsep yang dimiliki oleh mahasiswa dengan konsep yang dimiliki para ahli. Kesalahan dalam pemahaman konsep oleh mahasiswa memiliki dampak yang tidak sedikit dalam proses dan hasil belajar. Beberapa konsep dalam biologi seperti konsep-konsep yang berkaitan dengan evolusi sering terjadi kesalahan dalam memahaminya. Teori-teori dalam evolusi merupakan salah satu sub konsep evolusi yang sering terdapat perbedaan dan perdebatan. Hal ini menimbulkan berbagai persepsi bagi mahasiswa sehingga tidak jarang banyak yang salah dalam memahaminya. Untuk menganalisis terjadi miskonsepsi pada mahasiswa digunakan metode Certainty of Response Index (CRI). Instrumen yang digunakan adalah tes yang dilengkapi dengan tingkat keyakinan dalam menjawabnya. Analisis miskonsepsi menggunakan CRI dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan miskonsepsi yang dialami mahasiswa. Kemudian juga untuk mengidentifikasi pada sub konsep apa saja miskonsepsi tersebut terjadi. Data diperoleh menggunakan instrumen tes miskonsepsi pada 42 orang mahasiswa yang mengambil matakuliah evolusi semester genap 2018/2019. Berdasarkan hasil tes yang dilakukan dan analisis menggunakan CRI diperoleh sebaran rata-rata tingkat pemahaman mahasiswa. Hasil sebaran tersebut yaitu paham konsep 24,27%, menebak 4,1, tidak paham konsep 17,13% dan miskonsepsi 58,33%. sub konsep mekanisme evolusi menjadi sub konsep yang paling banyak terjadi miskonsepsi yaitu sebanyak 73,81%. sedangkan yang paling sedikit terjadi pada sub konsep evolusi plantae dan animalia 42,86%. Agar proses identifikasi miskonsepsi dapat dilakukan dengan lebih spesifik dan akurat, maka diperlukan kombinasi teknik lainnya di samping penggunaan tes dalam melakukan analisis miskonsepsi lebih lanjut.
Metacognitive in Learning: Conceptual, Instructional Strategies, and Assessment Hindrasti, Nur Eka Kusuma; Prayitno, Baskoro Adi; Liana, Metta
Jurnal Kiprah Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metacognition development plays an important role in improving the quality of 21st century learning. This article aims to comprehensively review three main aspects of metacognition in education, namely: conceptual clarification, instructional strategies, and assessment approaches. This study uses a literature review method with thematic analysis of ten articles from reputable journals. The results of the study indicate that metacognition consists of two main dimensions: metacognitive knowledge (declarative, procedural, and conditional) and metacognitive regulation (planning, monitoring, controlling, evaluating). Effective metacognitive learning strategies include explicit (self-testing, reflection prompts) and implicit (collaborative discussion, epistemic tools) approaches. On the other hand, metacognitive assessment needs to be developed from self-report to performance-based assessment and real-time monitoring for more contextual results. This study concludes that the integration of conceptual understanding, teaching strategies, and metacognitive assessment is essential in designing reflective and adaptive learning. These findings provide a theoretical and practical basis for teachers, researchers, and curriculum developers in implementing metacognition-based learning in a comprehensive.
Pengembangan Modul Elektronik Terintegrasi STEM pada Materi Sistem Respirasi Kelas XI Hindrasti, Nur Eka Kusuma; Basit, Abdul; Nevrita, Nevrita
Jurnal Kiprah Vol. 10 No. 1 (2022): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran abad 21 pada masa Pandemi Covid-19 menuntut siswa secara mandiri mampu merekayasa sesuatu dengan mengintegrasikan lebih dari satu bidang ilmu dan memanfaatkan technology untuk menyelesaikan masalah. STEM menjadi alternatif pendekatan yang dapat diintegrasikan ke dalam modul berbasis elektronik. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengembangkan modul elektronik terintegrasi STEM pada materi sistem respirasi yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu define, design, dan develop. Penelitian ini melibatkan 3 orang dosen ahli pendidikan, 1 orang guru, dan 30 orang siswa. Hasil validasi oleh ahli diperoleh rerata persentase sebesar 88% sehingga produk dinyatakan valid. Hasil respon siswa dan guru terhadap rpoduk secara berturut-turut diperoleh persentase sebesar 84,8% dan 89,6% sehingga produk dinyatakan praktis. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil N-Gain yaitu 0,65 yang diklasifikasikan ke dalam peningkatan sedang dan ketuntasan klasikal sebesar 96,6% sehingga dinyatakan efektif. Dapat disimpulkan modul elektronik terintegrasi STEM yang dikembangkan memnuhi kriteria valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI pada materi sistem respirasi.
Validitas dan Praktikalitas Alat Peraga Berbantuan Kartu Sortir Materi Enzim tentang Sistem Pencernaan Manusia untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VIII Ikhlima, Yurizka; Oprasmani, Elfa; Hindrasti, Nur Eka Kusuma
Jurnal Kiprah Vol. 11 No. 2 (2023): Jurnal Kiprah
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa alat peraga pada materi enzim tentang sistem pencernaan manusia kelas VIII SMP yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4D yang dilakukan dengan empat tahapan, yaitu : 1) define, 2) design, 3) develop, dan 4) disseminate. Teknik pengumpulan data pada tahap validitas dilakukan dengan menyebarkan lembar angket validitas media dengan indikator yaitu penyajian, efek bagi pembelajaran, serta manfaat atau kegunaan dan validitas materi dengan indikator isi jawaban pada kartu, penyajian materi serta bahasa kepada satu dosen Universitas Maritim Raja Ali Haji dan satu guru IPA di sekolah tempat penelitian. Teknik pengumpulan data pada tahap praktikalitas dilakukan dengan melakukan penyebaran lembar angket praktikalitas dengan indikator yaitu penyajian media serta manfaat atau kegunaan kepada satu guru IPA di sekolah penelitian dan peserta didik kelas VIII C sebagai pengguna media yang telah dikembangkan. Teknik analisis data didasarkan pada hasil dari penyebaran lembar angket validitas dan lembar angket praktikalitas yang akan dihitung sesuai rumus dan menggunakan Skala Likert dengan kategori sangat valid dan sangat praktis, valid dan praktis, tidak valid dan tidak praktis, serta sangat tidak valid dan sangat tidak praktis. Berdasarkan hasil penelitian dan pengembangan alat peraga berbantuan kartu sortir dapat disimpulkan bahwa alat peraga berbantuan kartu sortir materi enzim tentang sistem pencernaan manusia untuk siswa SMP kelas VIII dinyatakan sangat valid dan sangat praktis untuk digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah.   Abstract This study aimed to produce a product in the form of teaching aids on enzymes about the human digestive system class VIII SMP that was valid and practical. This research was a development research using the 4D model which was carried out in four stages, namely: 1) define, 2) design, 3) develop, and 4) disseminate. The data collection technique at the validity stage was carried out by distributing media validity questionnaire sheets with indicators, namely presentation, effect on learning, as well as benefits or usefulness and validity of the material with indicators of the content of the answers on the cards, presentation of the material and language to one lecturer at Raja Ali Haji Maritime University and one science teacher at the research school. Data collection technique at the practicality stage was carried out by distributing practicality questionnaire sheets with indicators, namely media presentation and benefits or uses to one science teacher at the research school and class VIII C students as users of the media being developed. The data analysis techniques was based on the results of distributing validity questionnaire sheets and practicality questionnaire sheets which will be calculated according to the formula and using a Likert Scale with very valid and very practical, valid and practical, invalid and impractical, and very invalid and very impractical categories. Based on the results of the research and development of sorting card-assisted teaching aids, it can be concluded that sorting card-assisted teaching aids for enzyme material about the human digestive system for grade VIII junior high school students was stated to be very valid and very practical to use in the learning process at school