Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBERDAYAAN IBU PKK DALAM MENGEDUKASI PEMERIKSAAN RADIOGRAFI GENU UNTUK MENDETEKSI KASUS OSTEOARTHRITIS KABUPATEN KENDAL PROVINSI JAWA TENGAH Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Sulistyowati, Indah
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v6i2.156

Abstract

Osteoarthritis adalah suatu kondisi sendi degeneratif. Hal ini menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku, sehingga mempengaruhi kemampuan seseorang untuk bergerak bebas. Hal ini paling sering terjadi pada lutut, pinggul, tulang belakang dan tangan. Banyak faktor yang dapat berkontribusi terhadap berkembangnya osteoarthritis. Prosedur  radiografi  genu adalah  pemeriksaan radiologi non kontras pada genu menggunakan sinar-x untuk mengevaluasi  kelainan anatomi yang ada di genu. Proyeksi  yang  dapat  digunakan  dalam  menegakkan klinis osteoarthritis pada genu adalah proyeksi Antero-Posterior  bilateral weight bearing. Pemeriksaan radiografi genu dengan proyeksi bilateral weight bearing direkomendasikan  untuk  kasus osteoarthritis. Metode yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah melakukan pendampingan dan pemberdayaan Ibu PKK dalam mengedukasi Masyarakat agar mengetahui akan pentingnya pemeriksaan radiografi Genu pada kasus OA dan mau melakukan pemeriksaan tersebut agar diagnose tepat dan mendapat pengobatan atau terapi yang sesuai. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan ini adalah menambah wawasan Masyarakat khususnya PKK Kecamatan Pegandon Kab. Kendal serta memberdayakan ibu PKK untuk menjelaskan Peran Pemeriksaan Radiografi Genu Untuk Mendeteksi Kasus Osteoarthritis ( OA ) sehingga meningkatkan kesadaran untuk melakukan screening pemeriksaan radiografi Genu dengan kasus Osteoarthrtitis ( OA ).  Dari hasil kegiatan PkM yang sudah dilaksanakan oleh tim pengabdi tentang pemeriksaan Radiografi Genu untuk mendeteksi kasus Osteoarthritis (OA) maka simpulan yang diproleh ialah terdapat peningkatan pengetahuan Masyarakat tentang Osteoarthritis (OA), peningkatan pengetahuan tentang manfaat pemeriksaan dan pengetahuan tentang prosedur sebesar 94%. Serta terdapat peningkatan kesadaran untuk melakukan pemeriksaan Radiografi Genu untuk mendeteksi kasus Osteoarthritis (OA) sebesar 97%.
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA SOSIALISASI PEMERIKSAAN KEHAMILAN DENGAN MENGGUNAKAN ULTRA SONOGRAFI (USG) PADA IBU HAMIL Alfiani, Novita; Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Suraningsih, Nanik
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 4, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v4i2.80

Abstract

                                         ABSTRAKPemeriksaan dengan alat ultrasonografi (USG) merupakan salah satu jenis tindakan medis yang lazim dilakukan. Pemeriksaan kandungan dengan USG dapat mengetahui ada atau tidaknya kehamilan, hidup atau tidaknya janin lokasi dari plasenta, dan umur gestasi. Pemeriksaan ini pun bertujuan untuk melihat ada/tidaknya cacat bawaan pada janin, selain itu ada berbagai faktor yang mendorong seorang Ibu menjalani pemeriksaan USG, mulai dari memastikan adanya janin dalam rahim sampai mendeteksi adanya gangguan pada kehamilan.Berdasarkan beberapa penelitian yang dilakukan didapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil tentang pemanfaatan USG dalam pemeriksaan kehamilan masih rendah. Termasuk di Kelurahan Bandarjo Kec Ungaran Timur Kab Semarang dari survey awal didapatkan bahwa ada ibu hamil yang tidak melakukan pemeriksaan USG beralasan takut berdampak pada kehamilannya atau pada janinnya. Hal ini dikarenakan banyak ibu hamil yang kurang mengetahui manfaat dan tujuan dari pemeriksaan USG pada kehamilan.Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Mei 2022 dengan hasil sudah dilaksanakan kegiatan pendampingan kepada anggota kader posyandu pada saat melaksanakan pertemuan dan anggota dapat menyampaikan informasi tentang pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USG dengan baik dan mendapat respon dari peserta serta peserta dapat memahami informasi yang disampaikan dengan kebersediaan ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kehamilan dengan menggunakan USGKata Kunci : Kehamilan, Ultrasonografi, KandunganABSTRACT Examination by ultrasound (USG) is one type of medical action that is commonly done. Obstetrical examination with ultrasound can determine the presence or absence of pregnancy, whether or not the fetus is alive, the location of the placenta, and gestational age. This examination aims to see the presence or absence of congenital defects in the fetus, besides that there are various factors that encourage mothers to undergo ultrasound examinations, starting from ensuring the presence of a fetus in detecting disorders in pregnancy.Based on several studies conducted, it was found that the level of knowledge of pregnant women about the use of ultrasound in pregnancy examinations is still low. In Bandarjo Village, Ungaran Timur District, Semarang Regency, from the initial survey it was found that there were pregnant women who did not perform an ultrasound examination because of the impact on their pregnancy or on the fetus. This is because many pregnant women do not know the benefits and objectives of ultrasound examination in pregnancy.The activity was carried out on 7 May 2022 with the results of the implementation of mentoring activities to posyandu cadre members during the meeting and members were able to convey information about pregnancy checks properly and get responses from participants and participants were able to understand the information conveyed by the willingness of pregnant women to carry out pregnancy checks by using ultrasoundKeywords: Pregnancy, Ultrasonography, Gynecology  
EDUKASI DAN SOSIALISASI PEMERIKSAAN PANORAMIC DALAM MENUNJANG PELAYANAN PEMERIKSAAN GIGI PADA MAHASISWA KEPERAWATAN GIGI Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Budiwati, Trisna; Utami, Lucky Restyanti Wahyu
Jurnal Implementasi Pengabdian Masyarakat Kesehatan (JIPMK) Vol 5, No 1 (Maret) (2023): Jurnal implementasi pengabdian masyarakat kesehatan
Publisher : Universitas Widya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33660/jipmk.v5i1.98

Abstract

Radiografi Panoramic merupakan suatu alat penunjang yang dapat digunakan untuk mendiagnosis suatu kasus, seperti adanya fraktur rahang, evaluasi simetris atau asimetris dari TMJ ataupun mengetahui kedalaman karies. Radiografi Panoramic dapat digunakan sebelum dilakukannya suatu perawatan seperti melihat bentuk akar pada seluruh gigi dan mengetahui adanya kista. Manfaat utama dari radiografi dalam kedokteran gigi memungkinkan dokter gigi untuk mengidentifikasi segala kondisi yang mungkin tidak terdeteksi dan untuk melihat kondisi yang tidak dapat diidentifikasi secara klinis. Sehingga perlu dilakukannya edukasi dan sosialiasi kepada para calon tenaga Kesehatan khususnya mahasiswa keperawatan gigi mengenai pemeriksaan penunjang panoramic untuk menegakkan diagnose dalam pemeriksaan Kesehatan gigi. Adapun tujuan dalam kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pemeriksaan penunjang panoramic untuk menegakkan diagnose dalam pemeriksaan Kesehatan gigi. Dari hasil pre test, dapat disimpulkan banyak mahasiswa yang belum paham mengenai pemeriksaan panoramic. Kemudian setelah diberikan materi mengenai pemeriksaan panoramic dan dilakukan post test, mahasiswa mulai paham dan bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyaji. Sehingga dapat diketahui hasil dari kegiatan ini adalah audience mulai paham mengenai pemeriksaan panoramic dan manfaatnya dalam pelayanan pemeriksaan gigi. Serta menambah wawasan dan pengetahuan yang berkaitan dengan ilmu keperawatan gigi.
PKM PENDAMPINGAN PELAYANAN PRIMA RADIOLOGI PADA CALON RADIOGRAFER DI UNIVERSITAS WIDYA HUSADA SEMARANG Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Prayoga, Aryadiva Nugrahaning; Silfina, Redha Okta; Annisa, Aulia
Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): Agustus 2024 : Hawa : Jurnal Pemberdayaan Dan Pengabdian Masyarakat (HAWAJPPM)
Publisher : Yayasan Wayan Marwan Pulungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69745/hawajppm.v2i2.37

Abstract

Pelayanan prima merupakan usaha yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk memperoleh rasa puas dan kepercayaan dari pelanggan. Hal ini mendorong perusahaan dapat memperlakukan pelanggan dengan baik agar pelanggan merasa diperhatikan. Pelayanan prima merupakan penerapan sikap dan cara yang dilakukan oleh seluruh petugas dalam upaya memberikan pelayanan yang baik dan mempunyai pengaruh yang baik pula . Dalam upaya memberikan pelayanan yang baik kepada pasien, perlu diperhatikan ketersediaan fasilitas, kecukupan jumlah sumber daya manusia, meningkatkan kenyamanan pasien dan memberikan pelatihan kepada petugas . Penerapan pelayanan prima radiologi yang baik pada saat proses pelayanan, diharapkan akan memberikan rasa puas dan rasa percaya pasien, baik terhadap petugas radiologi, unit Instalasi Radiologi maupun Rumah Sakit. Hal tersebut tentu diharapkan dapat membuat pasien datang kembali lagi saat memerlukan pemeriksaan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman calon radiografer terkait pelayanan prima radiologi sehingga dapat menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, di dapatkan hasil yaitu adanya peningkatan pemahaman pelayanan prima radiologi pada calon radiografer di Universitas Widya Husada Semarang dan pelayanan prima radiologi yang baik dapat diterapkan dengan memperhatikan penampilan, keramahan, perhatian, sikap, tindakan, kenyamanan, tanggung jawab, keterampilan, kemampuan, kecepatan serta ketepatan yang diberikan saat pelayanan di Instalasi Radiologi
Thorax Radiography Examination Procedure In Pneumonia With A Specific Process Of Pulmonary Tuberculosis In The Radiology Installation Of Semarang District Hospital Utami, Lucky Restyanti Wahyu; Rosidah, Siti; Prayoga, Aryadiva Nugrahaning
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 6 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v6i1.10044

Abstract

Pneumonia is inflammation or acute inflammation of the lung tissue caused by various microorganisms such as bacteria, viruses, parasites, fungi, exposure to chemicals or physical damage to the lungs. Meanwhile, pulmonary tuberculosis is caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis (M. tuberculosis) and is an infectious disease. The use of thorax radiography is one of the most common radiological examinations in diagnosing diseases in the area of the heart and lungs. Radiography of the lungs is necessary to confirm the diagnosis of pneumonia. The accuracy of the diagnosis of pulmonary tuberculosis depends on the method of taking examination material and the availability of diagnostic tools, for example microbiological tests, anatomical pathology, serology, thorax radiography and others. This study aims to find out how the thorax radiographic examination procedure is carried out in cases of pneumonia with a specific process of pulmonary tuberculosis in the Radiology Installation of Semarang District Hospital. This type of research is descriptive descriptive research with a case study approach. The research subjects used in this study were 1 patient who performed a thorax radiographic examination in a case of pneumonia with a specific process of pulmonary tuberculosis at the Radiology Installation of Semarang District Hospital. From the results of the data obtained, it is known that in the procedure for examining thorax radiography in cases of pneumonia with a specific process of pulmonary tuberculosis there is no special patient preparation, the patient is only asked to remove objects that can interfere with radiographic images in the area of the thoracic cavity being examined. The tools used include x-ray machines, bucky stands, imaging plates and computed radiography. The projection used is the postero anterior (PA) projection.
THE CORRELATION LEVEL OF KNOWLEDGE OF DENTAL NURSING STUDENTS' ANXIETY REGARDING THE HAZARDS OF RADIATION IN PANORAMIC EXAMINATION AND DENTAL RADIOGRAPHY Prayoga, Aryadiva Nugrahaning
Journal of Applied Health Management and Technology Vol. 5 No. 4 (2023): October 2023
Publisher : Postgraduate Program , Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jahmt.v5i4.10025

Abstract

Knowledge is information that has been combined with understanding and the potential to act; which then sticks in someone's mind. Anxiety is an unreal fear, a feeling of being threatened in response to something that is not actually threatening, according to psychodynamic theory anxiety arises when self-will demands detachment from the ego. Panoramic radiography is a supporting tool that can be used to diagnose a case, such as the presence of a jaw fracture, symmetrical or asymmetrical evaluation of the TMJ or knowing the depth of caries.In radiological examinations, especially dental and panoramic, there are many worries or fears that arise when an examination is carried out. So it is necessary to increase knowledge in order to reduce the anxiety that arises.This type of research used is descriptive correlational research. The population and sample in this study were Diploma III students at the Department of Dental Nursing, Poltekkes Semarang who coincidentally (accidentally) met with researchers who were considered suitable with the specified sample characteristics to be sampled.The results of the Spearman rank test on the relationship between the level of knowledge and the anxiety level of the respondents obtained the Spearman rank correlation value (Rs) of -0.600, meaning that the higher the patient's level of knowledge about panoramic and dental radiographic examinations, the lower the patient's anxiety level. All respondents had no anxiety when dealing with radiological examinations, especially dental and panoramic examinations.