Yuyun Fitriana
Bidang Proteksi Tanaman Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Published : 38 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengendalian Hayati Nematoda Puru Akar pada Pertanaman Jambu Biji Kristal di Lampung I Gede Swibawa; Yuyun Fitriana; Radix Suharjo; Solikhin Solikhin; Elsa Monika; Rachmansyah A. Wardhana
Seminar Nasional Lahan Suboptimal 2020: Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-8 “Komoditas Sumber Pangan untuk Meningkatkan K
Publisher : Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal (PUR-PLSO) Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Swibawa IG,  Fitriana Y, Solikhin S, Suhajo R, Monica E, Wardhana RA. 2020. Pengendalian hayati nematoda puru akar pada pertanaman jambu biji Kristal di Lampung. In: Herlinda S. et al. (Eds.) Prosiding Seminar Nasional Lahan Suboptimal ke-8 Tahun 2020, Palembang 20 Oktober 2020. pp. xxx.  Palembang: Penerbit & Percetakan Universitas Sriwijaya (UNSRI).One of the main problem in guava cultivation is root knot nematodes (Meloidogyne sp.). Synthetic nematicides was not suitable for controlling of nematodes on guava because of their side effect on environment and health. Therefore, it was necessary to search the alternative control technique. This research aim was to study the Purpureocillium lilacinum bionematicide to control root knot nematode on Kristal guava plantation. Field experiment with Block Experimental Design with five block was conducted in Kristal guava plantation belonging PT GGP-PG4 East Lampung, from January until May 2020. Four treatment were applied consisted of bionematicide, bionematicide plus compost, synthetic Carbofuran nematicide, and check without treatment. New shoot formation data were plotted on histogram graph, while analyses of variance was applied for root damage and nematode population and LSD test was used for mean separation by R-studio program on 5% significance level. The results show that application of P. lilacinum bionematicide solely or composed with compost were effective to control root knot nematodes on Kristal guava plantation. It was recommended to use bionematicides P. lilacinum plus compost to control plant parasitic nematodes for various cultivated plants.
PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN IN VITRO JAMUR Beauveria bassiana MUTAN SERTA VIRULENSINYA TERHADAP HAMA PENGISAP POLONG KEDELAI (Riptortus linearis) DI LABORATORIUM Lita Aprianda Sari; F.X. Susilo; Yuyun Fitriana; Lestari Wibowo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 7, No 3 (2019): JAT September 2019
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.413 KB) | DOI: 10.23960/jat.v7i3.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pertumbuhan dan perkembangan in vitro jamur Beauveria bassiana mutan serta virulensinya terhadap hama pengisap polong kedelai, R. linearis. Penelitian dilakukan di LaboratoriumBioteknologi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung dan dilaksanakan bulan Januari - Juni 2017. Uji pertumbuhan B. bassiana secara in vitro menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Uji virulensi jamur B. bassiana terhadap R. linearis menggunakan analisis probit. Virulensi diindikasikan dengan LT 50 atau lethal time 50, yaitu waktu yang dibutuhkan jamur ini untuk mematikan 50% larva uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat Bbyf22 dan Bbyf24 (mutan) mampu tumbuh dan berkembangdengan normal seperti isolat Bbyf (wildtype). Jamur B. bassiana terbukti virulen terhadap hama R. linearis dengan LT 50 = 3,7 hari (isolat Bbyf22, mutan); 4,9 hari (isolat Bbyf24, mutan); dan 3,5 hari (isolat Bbyf, wildtype).
KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA PERMUKAAN TANAH PADA PERTANAMAN UBIKAYU (MANIHOT UTILISSIMA POHL.) SETELAH PERLAKUAN OLAH TANAH DAN PENGELOLAAN GULMA Nia Elhayati; Agus Hariri; Lestari Wibowo; Yuyun Fitriana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.217 KB) | DOI: 10.23960/jat.v5i3.1823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman arthropoda permukaan tanah pada pertanaman ubikayu setelah perlakuan olah tanah dan pengelolaan gulma. Perlakuan disusun dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Keempat perlakuan tersebut ialah olah tanah minimum dan pengelolaan gulma secara manual (non herbisida), olah tanah minimum dan pengelolaan gulma dengan herbisida, olah tanah intensif dan pengelolaan gulma dengan herbisida, serta olah tanah intensif dengan pengelolaan gulma non herbisida. Herbisida yang digunakan berbahan aktif glifosat dan 2,4 D dengan dosis 160 ml Bimastar 240/120 SL dalam 1 liter air per ha diaplikasikan pada awal tanam. Pengambilan sampel arthropoda dengan pitfall trap (diameter 9 cm, tinggi 12 cm) dilakukan sebanyak 8 kali dengan selang waktu 1 minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemelimpahan total arthropoda permukaan tanah pada lahan pertanamanubikayu dengan perlakuan pengolahan tanah dan pengelolaan gulma ialah sebanyak 8910 ekor, yang tercakup dalam 10 ordo dan 27 – 29 famili. Diantara ordo dan famili yang diperoleh, dua ordo dan famili dengan kemelimpahan dan kepadatan populasi relatif tertinggi berturut-turut ialah ordo Collembola dan Hymenoptera, serta famili Paronellidae dan Formicidae. Baik perlakuan pengolahan tanah maupun pengelolaan gulma yang dilakukan pada awal tanam tidak berpengaruh terhadap keanekaragaman arthropoda. Besarnya nilai-nilai indeks Shannon-Wiener dan indeks Simpson tergolong dalam kategori sedang. Selain itu juga diketahui bahwa pada keseluruhan lahan perlakuan, arthropoda permukaan tanah yang didapatkan didominasi oleh arthropoda yang berperan sebagai dekomposer dan predator.
PERTUMBUHAN DAN PATOGENISITAS BEBERAPA ISOLAT MUTAN Metarhizium anisopliae TERHADAP HAMA PENGHISAP POLONG (Riptortus linearis) Puji Astuti; Yuyun Fitriana; Lestari Wibowo; FX Susilo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 8, No 2 (2020): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 8, MEI 2020
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.349 KB) | DOI: 10.23960/jat.v8i2.3908

Abstract

Growth and pathogenicity of Metarhizium anisopliae mutant isolates on pod sucking bug (Riptortus linearis). This study aimed to determine the growth ability of Metarhizium anisopliae mutant (colony diameter, spore density, and viability) and the ability of M. anisopliae to cause mortality in pod sucking bug(Riptortus linearis). The study conducted at the Laboratory of Agricultural Biotechnology, Faculty of Agriculture, University of Lampung. The study began in December 2016 - April 2017. M. anisopliae used in this study were isolate B wildtype (MYFT B), mutant M. anisopliae 1 (MYFT 1), mutant M. anisopliae 42 (MYFT 42), and M. mutant anisopliae 51 (MYFT 51). The results of this study indicated that the Myft B isolate (wildtype) had the widest diameter (5.50 cm) with the highest spore density in the MYFT 42 mutant isolate (7.4000 x 108 spores / ml) and the highest viability in theMYFT 51 mutant isolate (96.750% ). MYFT 51 and MYFT 42 mutant isolates were able to cause 100 % mortality of R. linearis and significantly higher compared to the MYFT 1 mutant isolates and wildtype MYFT B.
DISEMINASI PATEN SEDERHANA “METODE PEMUPUKAN N, P, DAN K UNTUK PADI SAWAH” DALAM BUDIDAYA PADI SAWAH DENGAN SISTEM PENGELOLAAN TANAMAN SECARA TERPADU DI GAPOKTAN SIDO MAJU KECAMATAN TANJUNG SARI Kuswanta Futas Hidayat; Kushendarto Kushendarto; Yuyun Fitriana; Solikhin Solikhin; Abdullah Aman Damai; Ari Kusuma Basri; Prima Ardiansyah; Purba Sanjaya
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 1, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6355

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam pengembangan tanaman padi sawah di Provinsi Lampung adalah masih rendahnya produktivitas dan produksi di tingkat petani jika dibandingkan dengan potensi genetik dari varietas padi sawah yang ditanam. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu teknologi budidaya padi sawah yang dapat dilakukan yaitu harus memasukkan input jumlah pupuk yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan cara aplikasi yang tepat, serta dipadupadankan dengan teknologi pengelolaan tanaman secara terpadu (PTT-Padi Sawah). Dalam pengembangannya, untuk memecahkan masalah usahatani di wilayah tertentu, PTT tidak menggunakan pendekatan paket teknologi, melainkan dengan pendekatan penerapan teknologi yang bersifat spesifik lokasi. Tujuan utama penerapan PTT adalah untuk meningkatkan produksi, pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk mendiseminasikan paten sederhana yang telah diperoleh Fakultas Pertanian terkait dengan metode Pemupukan N, P, dan K untuk padi sawah dengan sistem pengelolaan tanaman secara terpadu. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan di sentra produksi padi sawah Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Kecamatan Tanjung Sari. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan pengetahuan petani tentang teknik budidaya padi meningkat dari kategori sedang (51,24 %) menjadi kategori Tinggi dengan skor nilai sebesar 82,3 % setelah pelaksanaan. Selain itu teknik budidaya padi yang tepat diterapkan di Kecamatan Tanjung Sari membutuhkan paket teknologi spesifik lokasi dengan berpedoman dengan sistem pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan mengutamakan penggunaan  pupuk organik padat
The population dynamics of Spodoptera frugiperda after its invasion in Lampung Province, Indonesia Lestari, Puji; Swibawa, I Gede; Fitriana, Yuyun; Suharjo, Radix; Utomo, Setyo Dwi; Hartaman, Maman
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 24 No. 1 (2024): MARCH, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLANT PE
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.12498-108

Abstract

Spodoptera frugiperda is an invasive pest that attacks maize throughout Indonesia. As an invasive pest, the population of S. frugiperda continues to increase exponentially, leading to outbreaks. Both internal factors (biology) and external factors (weather, host, and natural enemies) can affect the growth rate of pest populations. This research was conducted to assess the population dynamics of S. frugiperda based on the extent of its infestation and damage to maize post-invasion in Lampung Province. Observations were made in maize fields in 15 districts of Lampung Province from 2019 to 2022. Damage intensity was calculated based on the leaf damage scale. Weather data from 2019 to 2022 was obtained from the Lampung Province Central Statistics Agency. The research results indicate that upon the initial introduction of S. frugiperda to Lampung Province, the population increased exponentially, as observed based on the level of infestation and damage to maize. There was an outbreak from late 2019 to early 2020, and after that, there was a population decline. The population increase coincided with the early rainy season, which is associated with the beginning of the maize planting season. Although the level of damage to the maize is considered slight, S. frugiperda can cause anywhere between 21.94% to 51.38% of damage.
Effectiveness of bionematicide from Purpureocillium lilacinum in controlling root-knot nematodes (Meloidogyne spp.) Swibawa, I Gede; Fitriana, Yuyun; Solikhin, Solikhin; Fiandani, Ambar; Suharjo, Radix; Purnomo, Purnomo; Susilo, F.X.
Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika Vol. 24 No. 2 (2024): SEPTEMBER, JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA: JOURNAL OF TROPICAL PLAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jhptt.224181-189

Abstract

This research aimed to study the efficacy of the fungus Purpureocillium lilacinum as a bionematicide to control root-knot nematodes (RKN). Two steps of experiments were carried out in this study. The first experiment involved the application of various levels of bionematicide doses to control RKN on tomato plants. The second experiment tested the application of bionematicide (both as a single application and in combination with bromelain compost) to control RKN on guava cv. Kristal. A carbofuran nematicide was applied following the company’s recommendation in this second experiment for comparison. The results of the first trial showed that the application of P. lilacinum bionematicide at doses ranging from 20–40 g per plant or 7–13 g per kg of soil was effective in reducing the J-2 RKN population in the soil and roots, as well as mitigating damage to plant roots. In the second experiment, it was shown that the application of P. lilacinum bionematicide, either alone or mixed with bromelain compost, was more effective than the application of carbofuran nematicide in reducing the J-2 RKN population in the soil and roots, as well as in minimizing root damage to guava seedlings. Additionally, the application of bionematicides mixed with compost proved more effective than their single application in reducing plant root damage. Furthermore, apart from being able to control nematode populations and plant damage, P. lilacinum bionematicide could stimulate plant growth.
Pengendalian Dan Perbanyakan Agensia Pengendali Hayati Hama Dan Penyakit Tanaman Padi Di Desa Karya Mulya Sari Candipuro Lampung Selatan Suharjo, Radix; Fitriana, Yuyun; Lestari, Puji; Helina, Selvi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8694

Abstract

Tanaman padi merupakan tanaman pangan utama yang banyak dibudidayakan petani. Namun, tanaman padi sering mengalami banyak permasalahan seperti serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, agar produksi padi dapat meningkat, perlu adanya tindakan khusus untuk mengendalikan hama dan penyakit salah satunya dengan menggunakan agensia pengendali hayati (APH). APH yang banyak dilaporkan mampu mengendalian hama dan penyakit adalah jamur Metarhizium, Beauveria dan Trichoderma. Ketiga jamur tersebut dirasa perlu dikenalkan kepada warga Desa Karya Mulya Sari Candipuro Lampung Selatan, agar tanaman padinya dapat memberikan hasil yang optimal. Tujuan dari pelatihan ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan petani tentang jenis-jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman padi, 2) meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola dan mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi khususnya menggunakan agensia pengendali hayati (APH) serta 3) melatih petani untuk dapat membuat perbanyakan agensia pengendali hayati jamur untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2023 yang dihadiri sebanyak 16 orang. Pada penyuluhan ini Tim penyuluh melakukan ceramah tentang pengendalian hama dan dan penyakit menggunakan APH berupa jamur Metarhizium, Beauveria dan Trichoderma dan praktek perbanyakan APH dalam media beras. Dari petani yang mengikuti telah kegiatan ini, selanjutnya diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan mereka kepada petani lain di desa atau kelompok tani lain sehingga sasaran dari kegiatan ini akan semakin meluas.
PERTUMBUHAN JAMUR Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) ISOLAT TANGGAMUS PADA MEDIA CAMPURAN KULIT UBI UBIKAYU DAN BONGGOL PISANG Saputra, Oded; Swibawa, I Gede; Solikhin, Solikhin; Fitriana, Yuyun
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i2.5242

Abstract

Limbah pertanian berupa kulit ubi dan bonggol pisang dalam budidaya ubikayu dan pisang di Lampung melimpah. Limbah tersebut  dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembawa dalam pembuatan bionematisida berbahan aktif jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan jamur Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) isolat B01TG berasal dari Tanggamus pada media campuran kulit ubi ubikayu dan bonggol pisang. Penelitian dilaksanakan bulan Januari - Juni 2019 di Laboratorium Bioteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Dalam penelitian ini dilakukan dua percobaan yaitu percobaan pertumbuhan jamur pada media ekstrak limbah pertanian dan percobaan pertumbuhan jamur pada media limbah pertanian padat. Limbah pertanian yang dicobakan meliputi bonggol pisang, kulit ubi ubikayu, beras dan kulit udang. Percobaan pertama menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), sedangkan percobaan kedua menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Percobaan pertama dan kedua masing-masing terdiri atas 6 perlakuan dan 5 ulangan. Pertumbuhan jamur P. lilacinum (Syn. P. lilacinus) pada media agar dan ekstrak limbah pertanian campuran beras dan kulit udang tertinggi mencapai 84,4%, sedangkan pertumbuhan jamur yang tertinggi pada media padat mencapai 96,4% terjadi pada campuran bonggol pisang, kulit ubi ubikayu, beras dan kulit udang. Kerapatan spora tertinggi mencapai 2,058 x 107 spora/ml pada suspensi pengenceran 10-3 dihasilkan oleh media campuran bonggol pisang, beras dan kulit udang.
PENELURAN DAN PERKEMBANGAN KUTU PUTIH PEPAYA PARACOCCUS MARGINATUS WILLIAMS & GRANARA DE WILLINK PADA TIGA JENIS INANG TANAMAN PANGAN Hariri, Agus Muhammad; Saraswati, Kadek Dwi; Dirmawati, Suskandini Ratih; Fitriana, Yuyun
Jurnal Agrotek Tropika Vol 12, No 2 (2024): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 12, Mei 2024
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v12i2.8936

Abstract

Hama kutu putih pepaya Paracoccus marginatus Williams & Granara de Willink merupakan salah satu hama yang merusak tanaman, terutama tanaman pepaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa variabel peneluran dan perkembangan P. marginatus Williams & Granara de Willink pada tiga jenis inang tanaman pangan yaitu kedelai, singkong dan jagung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2022 hingga Februari 2023 di Laboratorium Ilmu Hama Tumbuhan dan Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Percobaan ini dilakukan dengan tiga macam perlakuan (kedelai, singkong dan jagung) yang disusun dalam Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam ulangan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman kedelai, singkong dan jagung berpengaruh terhadap peneluran dan  perkembangan kutu  putih papaya P. marginatus  berbagai instar nimfa sampai lama hidup kecuali terhadap pupa P. marginatus. Jumlah telur menetas P. marginatus dalam satu ovisac pada tanaman kedelai, singkong dan jagung antara 135 hingga 350 butir dengan rata-ratanya secara berturutan adalah 213,67; 308,33; 180,33 butir serta persentase telur menetasnya secara berturutan adalah 80,88;  86,49; dan 78,14 butir per ovisac. Lama hidup fase telur sampai imago serangga betina 32,7 ± 0,4 hari pada kedelai; 35,5 ± 0,4 hari pada singkong; dan 30,0 ± 0,4 hari pada jagung sedangkan pada serangga jantan 27,2 ± 0,9 hari pada kedelai; 31,2 ± 0,8 hari pada singkong; dan 24,2 ± 0,6 hari pada jagung.
Co-Authors Abdullah Aman Damai Agus Hariri Agus M Hariri Agus M. Hariri Agus M. Hariri Agus M. Hariri Agus M. Hariri Agus Muhammad Hariri Agus Muhammad Hariri, Agus Muhammad Ambar Fiandani Amirul Syahid Anak Agung Gede Sugianthara Ardiansyah, Prima Ardika, Made Ari Kusuma Basri Asya, Dinda Putri Aulia, Shifa Veronica Basri, Ari Kusuma Basuki, Muh. Cipta Ginting, Cipta Dad Resiworo Sembodo, Dad Resiworo Dewi Gusti Widiarti Dewi, Ni Kadek Emi Sintha Dzulhia, Yuni Efri, Efri Elsa Monika F. X. Susilo, F. X. F.X. Susilo F.X. Susilo, F.X. Fakhrurreza, Moch Fakhmi Fiandani, Ambar Franciscus Xaverius Susilo, Franciscus Xaverius FX Susilo FX Susilo, FX Hariri, Agus M Hartaman, Maman Hasriadi Mat Akin Helina, Selvi Herlinda Rama Danti I G Swibawa I Gede Swibawa I Gede Swibawa I Gede Swibawa I GEDE SWIBAWA, I GEDE Imawati Imawati, Imawati Indah Mayasari Indriyati . Kushendarto Kushendarto Kushendarto Kushendarto, Kushendarto Kuswanta Futas Hidayat Kuswanta Futas Hidayat Lestari Wibowo Lestari Wibowo Lestari Wibowo Lita Aprianda Sari Marlinawati, Fransiska Dina Maruf Kurniawan Merdiana, Eryka Mu’arif, Imam Al Nabilah Nabilah Nia Elhayati Prima Ardiansyah Puji Astuti PUJI LESTARI Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Rachmansyah A. Wardhana Radix Suharjo Radix Suharjo Ratdiana, Ratdiana Rosma Hasibuan, Rosma Ruruh Anjar Rwandini, Ruruh Anjar Sanjaya, Muhamad Sony Sanjaya, Purba Saputra, Oded Saraswati, Kadek Dwi Setyo Dwi Utomo Solikhatin, Umi Solikhin ., Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Sudi Pramono Suputa Suputa Suskandini R Dirmawati Suskandini Ratih Dirmawati Tri Maryono Wardiyani, Wardiyani Windari Anggraini Worro Bronto Laras Zahra, Fatimah Az