Yuyun Fitriana
Bidang Proteksi Tanaman Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung

Published : 38 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENGARUH APLIKASI COMPOST TEA YANG MENGANDUNG B.bassiana TERHADAP KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA, PERTUMBUHAN, DAN PRODUKSI TANAMAN PADI Solikhatin, Umi; Purnomo, Purnomo; Hariri, Agus M; Fitriana, Yuyun
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i2.5020

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh Beauveria bassiana yang terkandung dalam compost tea terhadap keanekaragaman arthropoda pada tanaman padi dan pengaruh compost tea yang mengandung Beauveria bassiana untuk meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman padi.  Penelitian ini dilakukan di Dusun Sumber Sari Desa Hajimena Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dan analisis laboratorium dilakukan di Rumah Kaca dan Laboratorium Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Lampung dari bulan Mei-September 2016.  Perlakuan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 perlakuan, setiap kombinasi perlakuan diulang 4 kali.  Penelitian ini dilakukan pada lahan sawah yang terdiri dari 3 plot.  Data dianalisis dengan sidik ragam dan perbedaan nilai tengah perlakuan diuji Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf  5%.  Hasil penelitian menunjukkan compost tea dan Beauveria bassiana pada tanaman padi berpengaruh nyata meningkatkan tinggi tanaman, kehijauan daun dan bobot berangkasan, sedangkan jumlah arthropoda tidak berbeda nyata.  Jenis arthropoda yang paling banyak ditemukan adalah ordo Diptera, family Phoridae dan Drosophilidae.  Pada tanaman timun tampak bahwa perlakuan berpengaruh nyata meningkatkan semua variabel pengamatan kecuali pada variabel pengamatan panjang akar.
SOSIALISASI PENGGUNAAN PERANGKAP BERFEROMON UNTUK MENGENDALIKAN SERANGAN HAMA INVASIF SPODOPTERA FRUGIPERDA DI LAMPUNG TIMUR Lestari, Puji; Wibowo, Lestari; Maryono, Tri; Suharjo, Radix; Fitriana, Yuyun
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3, No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i2.9710

Abstract

Jagung adalah komoditas unggulan Kabupaten Lampung Timur. Invasi hama Spodoptera frugiperda menjadi masalah serius dalam budidaya jagung. Sejak awal masuknya hama S. frugiperda pengendalian yang dilakukan oleh petani di Kecamatan Batanghari Nuban adalah dengan mengunakan insektisida berbahan aktif emamectin benzoat. Namun penggunaan bahan aktif yang sama dalam waktu yang cukup lama dapat mempercepat terjadinya resistensi. Berdasarkan laporan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), beberapa desa di Kecamatan Batanghari Nuban telah mengalami resistensi emamectin benzoat. Berdasarkan hal tersebut dirasa sangat perlu dilakukan penyuluhan terkait pengendalian S. frugiperda yang efektif ramah lingkungan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan solusi dalam pengendalian hama invasif S. frugiperda yang telah mengalami resistensi terhadap bahan aktif emamectin benzoate dengan menggunakan perangkap berferomon. Perangkap berferomon ini dapat mengendalikan populasi S. frugiperda dengan cara yang ramah lingkungan sehingga mengurangi kerusakan pada tanaman jagung dan juga mengurangi dampak negatif penggunaan insektisida. Dengan demikian dapat mengurangi kerugian secara ekonomi dan mendukung sistem pertanian yang berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini petani dapat menggunakan feromon untuk memerangkap imago jantan S. frugiperda, sehingga dapat menurunkan populasi hama pada pertanaman jagung. Dengan menggunakan petangkap berferomon, petani dapat mengurangi biaya pengendalian dengan insektisida. Selain itu, dampak negatif dari insektisida juga dapat dikurangi.
PENGARUH MEDIA LIMBAH PERTANIAN PADAT TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) Maruf Kurniawan; I Gede Swibawa; Solikhin Solikhin; Yuyun Fitriana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 3 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, SEPTEMBER 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i3.5278

Abstract

Pengaruh Media Limbah Pertanian Padat terhadap Pertumbuhan Jamur Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus). Jamur P. lilacinum (Syn. P. lilacinus) adalah jamur parasit telur nematoda puru akar (Meloidogyne spp.). Selain  sebagai musuh alami nematoda, jamur P. lilacinum (Syn. P. lilacinus) juga berperan sebagai dekomposer bahan organik. Limbah pertanian banyak yang digunakan untuk menumbuhkan jamur, sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan pembawa pembuatan bionematisida berbahan aktif jamur. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan jamur P. lilacinum (Syn. P. lilacinus) pada limbah pertanian padat kulit ubi ubikayu, bonggol pisang, beras dan campurannya. Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 ulangan diterapkan dalam percobaan menggunakan jamur isolat dengan kode B4100. Data dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan pemisahan nilai tengah menggunakan uji BNT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat P. lilacinum (Syn. P. lilacinus) tumbuh pada media limbah pertanian padat yang derajat keasamannya dimodifikasi dan nutrisinya ditambah. Pertumbuhan jamur yang paling baik dengan produksi spora yang paling tinggi terjadi pada media beras
STUDI POTENSI JAMUR Cordyceps militaris L. SEBAGAI AGENSIA HAYATI HAMA ULAT API (Setothosea asigna E.) DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT IN VITRO Lestari Wibowo; Agus M Hariri; Yuyun Fitriana; Suskandini R Dirmawati
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 4 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, NOVEMBER 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i4.6351

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi jamur Cordyceps militaris sebagai agensia hayati hama ulat api (Setothosea asigna). Penelitian ini terdiri dari dua kegiatan  yaitu survei dan percobaan di laboratorium. Kegiatan survei dilakukan di 5 perkebunan kelapa sawit di Provinsi Lampung bertujuan untuk mengetahui potensi jamur C. militaris sebagai agensia hayati hama ulat api di lapang. Kegiatan percobaan di laboratorium bertujuan untuk mengetahui patogenisitas C. militaris terhadap larva ulat api di laboratorium.  Dari hasil survei dapat diketahui bahwa C. militaris  ditemukan di perkebunan kelapa sawit milik PT Nakau, PT Palm Lampung Persada, PTPN VII Unit Rejosari dan Unit Bekri, dan PT Bumi Madu Mandiri.  Persentase pupa ulat api yang terinfeksi C. militaris di lapang berkisar antara 7,25% hingga 11%.  Hasil percobaan di laboratorium menunjukkan bahwa C. militaris mampu menginfeksi 100% larva ulat api.
PENGARUH DOSIS BIONEMATISIDA JAMUR Purpureocillium lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) ISOLAT B01TG BERBAHAN PEMBAWA LIMBAH PERTANIAN TERHADAP KEEFEKTIFANNYA DALAM MENGENDALIKAN Meloidogyne spp. Ambar Fiandani; I Gede Swibawa; Yuyun Fitriana; Purnomo Purnomo
Jurnal Agrotek Tropika Vol 9, No 2 (2021): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 9, MEI 2021
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v9i2.5016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh dosis bionematisida jamur Purpurecilum lilacinum (Syn. Paecilomyces lilacinus) isolat B01TG berbahan pembawa limbah pertanian terhadap keefektifannya untuk mengendalikan serangan nematoda puru akar  Meloidogyne spp.  Percobaan yang berlangsung bulan Februari - Juni 2019 di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Lampung, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan  tingkat dosis bionematisida dan 5 ulangan.  Dosis bionematisida yang diuji yaitu 0 g,  5 g, 10 g, 20 g dan 40 g per tanaman.  Bionematiaida diaplikasikan 3 hari sebelum tanaman tomat ditransplanting.  Satu minggu setelah transplanting, tanaman tomat kemudian  diinfestasi 2000 telur nematoda puru akar.  Data pertumbuhan tanaman yang meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot biomassa basah dan produksi, serta tingkat kerusakan akar dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan pemisahan nilai tengah menggunakan uji BNT pada taraf nyata 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis bionematisida mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan kerusakan akar. Pertumbuhan tanaman yang diberi perlakuan 40 g bionematisida lebih baik daripada pertumbuhan tanaman yang diberi  bionematiaida dengan dosis yang lebih rendah. Kerusakan akar tanaman tomat akibat serangan Meloidogyne spp. lebih rendah pada tanaman tomat yang diberikan perlakuan 20 g dan 40 g  daripada kerusakan akar tanaman yang diberi perlakuan bionematisida dengan dosis yang lebih rendah.
PENGARUH APLIKASI PESTISIDA NABATI EKSTRAK RIMPANG KUNYIT, JAHE DAN DAUN SIRIH TERHADAP MORTALITAS KUTU DAUN Aphis sp. PADA TANAMAN CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) Lestari Wibowo; Worro Bronto Laras; Sudi Pramono; Yuyun Fitriana
Jurnal Agrotek Tropika Vol 10, No 1 (2022): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 10, JANUARI 2022
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v10i1.5657

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus–Oktober 2020 bertempat di halaman gedung HPT Fakultas Pertanian Universitas Lampung yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi pestisida nabati (kunyit, jahe dan daun sirih) terhadap mortalitas kutu daun Aphis sp., pada tanaman cabai dan pengaruhnya terhadap jumlah daun dan tinggi tanaman. Penelitian ini disusun menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan (tiga perlakuan pestisida nabati yaitu aplikasi ekstrak kunyit, aplikasi ekstrak jahe dan aplikasi ekstrak daun sirih) dan satu tanpa perlakuan pestisida nabati sebagai kontrol) dan diulang 4 kali. Pestisida nabati diaplikasikan secara merata pada seluruh tanaman percobaan kecuali kontrol. Pengamatan dilakukan terhadap mortalitas Aphis sp., jumlah daun dan tinggi tanaman. Aplikasi pestisida nabati ekstrak rimpang kunyit, rimpang jahe dan daun sirih menyebabkan mortalitas Aphis sp. masing-masing sebesar 60%, 65%, dan 68% pada 5 hsa dan secara nyata berbeda dengan kontrol. Aplikasi pestisida nabati ekstrak rimpang kunyit, rimpang jahe dan daun sirih untuk pengendalian Aphis sp. tidak mempengaruhi pertumbuhan tanaman (tinggi dan jumlah daun) pada pengamatan 7 hsa.
PENGARUH APLIKASI BIONEMATISIDA PURPUREOCILLIUM LILACINUM TERHADAP KOMUNITAS NEMATODA PADA LAHAN JAMBU KRISTAL Dewi, Ni Kadek Emi Sintha; Zahra, Fatimah Az; Swibawa, I Gede; Suharjo, Radix; Fitriana, Yuyun; Maryono, Tri; Lestari, Puji; Helina, Selvi; Aulia, Shifa Veronica; Wardiyani, Wardiyani; Marlinawati, Fransiska Dina; Basuki, Muh.; Ratdiana, Ratdiana
AGRICA Vol. 18 No. 1 (2025): June
Publisher : Agriculture Faculty of Flores University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/agr.v18i1.5728

Abstract

Crystal guava (Psidium guajava var. crystal) is a high-value horticultural commodity, but its production in several regions has declined due to infestations by plant-parasitic nematodes. This study aimed to evaluate the effects of a bionematicide formulated with Purpureocillium lilacinum on the composition and diversity of soil nematode communities in crystal guava cultivation. Assessments were conducted on nematode abundance, absolute frequency, prominence value, and diversity metrics, including the Shannon index, evenness, dominance, and species richness, before and after the application of compost and bionematicide treatments. The results revealed the presence of 11 nematode genera, with Aphelenchus being the most dominant. Both compost and bionematicide treatments led to a decline in most genera, except Aphelenchoides, which increased in both abundance and prominence, and Rhabditis, which showed an increase in abundance but a reduction in ecological value. Post-treatment measurements indicated decreases in diversity, evenness, and richness indices, alongside an increase in dominance, particularly following compost application. These findings suggest that while P. Lilacinum is effective in targeting certain nematode groups; however, it may also reduce overall nematode community diversity, potentially leading to the dominance of the Aphelenchus genus. Thus, its application should be accompanied by ecological impact assessments to ensure the long-term sustainability of soil ecosystems.
Tingkat serangan hama tongkol pada beberapa varietas jagung di Lampung Imawati, Imawati; Fitriana, Yuyun; Swibawa, I Gede; Lestari, Puji; Susilo, Franciscus Xaverius; Hariri, Agus Muhammad
Jurnal Proteksi Agrikultura Vol. 2 No. 1 (2025): MAY, JURNAL PROTEKSI AGRIKULTURA
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpa.121-5

Abstract

Maize is an important commodity as a source of food, feed and industry. The presence of pests can reduce productivity and cob quality. This study aims to determine the various types of pests that attack corn cobs and their level of attack on several varieties of corn. The survey was conducted in four districts of corn production centers in Lampung: East Lampung, South Lampung, Pesawaran, and Pringsewu. Two fields were taken from each district as sampling sites. Identification was conducted at the Plant Pest Science Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Lampung. The results showed that aphids were the pest with the highest population density in Pringsewu, Pesawaran, and East Lampung Districts, which were 17.3 individuals per plot, 35.6 individuals per plot, and 23.8 individuals per plot, respectively. Powder beetles had the highest population density in South Lampung District at 15.1 individuals per plot. The highest damage intensity was found in Bisi 99 and Bisi 79 varieties caused by armyworms, which amounted to 4.18% and 4.30%.
DISEMINASI PATEN SEDERHANA “METODE PEMUPUKAN N, P, DAN K UNTUK PADI SAWAH” DALAM BUDIDAYA PADI SAWAH DENGAN SISTEM PENGELOLAAN TANAMAN SECARA TERPADU DI GAPOKTAN SIDO MAJU KECAMATAN TANJUNG SARI Hidayat, Kuswanta Futas; Kushendarto, Kushendarto; Fitriana, Yuyun; Solikhin, Solikhin; Damai, Abdullah Aman; Basri, Ari Kusuma; Ardiansyah, Prima; Sanjaya, Purba
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v1i2.6355

Abstract

Masalah utama yang dihadapi dalam pengembangan tanaman padi sawah di Provinsi Lampung adalah masih rendahnya produktivitas dan produksi di tingkat petani jika dibandingkan dengan potensi genetik dari varietas padi sawah yang ditanam. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu teknologi budidaya padi sawah yang dapat dilakukan yaitu harus memasukkan input jumlah pupuk yang tepat sesuai kebutuhan tanaman dan cara aplikasi yang tepat, serta dipadupadankan dengan teknologi pengelolaan tanaman secara terpadu (PTT-Padi Sawah). Dalam pengembangannya, untuk memecahkan masalah usahatani di wilayah tertentu, PTT tidak menggunakan pendekatan paket teknologi, melainkan dengan pendekatan penerapan teknologi yang bersifat spesifik lokasi. Tujuan utama penerapan PTT adalah untuk meningkatkan produksi, pendapatan petani, dan menjaga kelestarian lingkungan. Kegiatan diseminasi ini bertujuan untuk mendiseminasikan paten sederhana yang telah diperoleh Fakultas Pertanian terkait dengan metode Pemupukan N, P, dan K untuk padi sawah dengan sistem pengelolaan tanaman secara terpadu. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan di sentra produksi padi sawah Kabupaten Lampung Selatan, yaitu Kecamatan Tanjung Sari. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan pengetahuan petani tentang teknik budidaya padi meningkat dari kategori sedang (51,24 %) menjadi kategori Tinggi dengan skor nilai sebesar 82,3 % setelah pelaksanaan. Selain itu teknik budidaya padi yang tepat diterapkan di Kecamatan Tanjung Sari membutuhkan paket teknologi spesifik lokasi dengan berpedoman dengan sistem pengelolaan tanaman terpadu (PTT) dengan mengutamakan penggunaan  pupuk organik padat
Pengendalian Dan Perbanyakan Agensia Pengendali Hayati Hama Dan Penyakit Tanaman Padi Di Desa Karya Mulya Sari Candipuro Lampung Selatan Suharjo, Radix; Fitriana, Yuyun; Lestari, Puji; Helina, Selvi
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 3 No 1, Maret 2024
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v3i1.8694

Abstract

Tanaman padi merupakan tanaman pangan utama yang banyak dibudidayakan petani. Namun, tanaman padi sering mengalami banyak permasalahan seperti serangan hama dan penyakit. Oleh karena itu, agar produksi padi dapat meningkat, perlu adanya tindakan khusus untuk mengendalikan hama dan penyakit salah satunya dengan menggunakan agensia pengendali hayati (APH). APH yang banyak dilaporkan mampu mengendalian hama dan penyakit adalah jamur Metarhizium, Beauveria dan Trichoderma. Ketiga jamur tersebut dirasa perlu dikenalkan kepada warga Desa Karya Mulya Sari Candipuro Lampung Selatan, agar tanaman padinya dapat memberikan hasil yang optimal. Tujuan dari pelatihan ini adalah 1) meningkatkan pengetahuan petani tentang jenis-jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman padi, 2) meningkatkan keterampilan petani dalam mengelola dan mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi khususnya menggunakan agensia pengendali hayati (APH) serta 3) melatih petani untuk dapat membuat perbanyakan agensia pengendali hayati jamur untuk mengendalikan hama dan penyakit tanaman padi. Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada tanggal 4 Maret 2023 yang dihadiri sebanyak 16 orang. Pada penyuluhan ini Tim penyuluh melakukan ceramah tentang pengendalian hama dan dan penyakit menggunakan APH berupa jamur Metarhizium, Beauveria dan Trichoderma dan praktek perbanyakan APH dalam media beras. Dari petani yang mengikuti telah kegiatan ini, selanjutnya diharapkan dapat menyebarluaskan pengetahuan mereka kepada petani lain di desa atau kelompok tani lain sehingga sasaran dari kegiatan ini akan semakin meluas.
Co-Authors Abdullah Aman Damai Agus Hariri Agus M Hariri Agus M. Hariri Agus M. Hariri Agus M. Hariri Agus M. Hariri Agus Muhammad Hariri Agus Muhammad Hariri, Agus Muhammad Ambar Fiandani Amirul Syahid Anak Agung Gede Sugianthara Ardiansyah, Prima Ardika, Made Ari Kusuma Basri Asya, Dinda Putri Aulia, Shifa Veronica Basri, Ari Kusuma Basuki, Muh. Cipta Ginting, Cipta Dad Resiworo Sembodo, Dad Resiworo Dewi Gusti Widiarti Dewi, Ni Kadek Emi Sintha Dzulhia, Yuni Efri, Efri Elsa Monika F. X. Susilo, F. X. F.X. Susilo F.X. Susilo, F.X. Fakhrurreza, Moch Fakhmi Fiandani, Ambar Franciscus Xaverius Susilo, Franciscus Xaverius FX Susilo FX Susilo, FX Hariri, Agus M Hartaman, Maman Hasriadi Mat Akin Helina, Selvi Herlinda Rama Danti I G Swibawa I Gede Swibawa I Gede Swibawa I Gede Swibawa I GEDE SWIBAWA, I GEDE Imawati Imawati, Imawati Indah Mayasari Indriyati . Kushendarto Kushendarto Kushendarto Kushendarto, Kushendarto Kuswanta Futas Hidayat Kuswanta Futas Hidayat Lestari Wibowo Lestari Wibowo Lestari Wibowo Lita Aprianda Sari Marlinawati, Fransiska Dina Maruf Kurniawan Merdiana, Eryka Mu’arif, Imam Al Nabilah Nabilah Nia Elhayati Prima Ardiansyah Puji Astuti PUJI LESTARI Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Purnomo Rachmansyah A. Wardhana Radix Suharjo Radix Suharjo Ratdiana, Ratdiana Rosma Hasibuan, Rosma Ruruh Anjar Rwandini, Ruruh Anjar Sanjaya, Muhamad Sony Sanjaya, Purba Saputra, Oded Saraswati, Kadek Dwi Setyo Dwi Utomo Solikhatin, Umi Solikhin ., Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Solikhin Sudi Pramono Suputa Suputa Suskandini R Dirmawati Suskandini Ratih Dirmawati Tri Maryono Wardiyani, Wardiyani Windari Anggraini Worro Bronto Laras Zahra, Fatimah Az