Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Strategi Peningkatan Penjualan Produk UMKM BUMDes Kantin Dali Kampong Gosong Telaga Barat, Aceh Singkil Irfan Aulia; T Rendiansyah; Muzakir Muzakir; Rishi Sulindawati; Rezatul Ilmina; Sinta Woyla; Sahmiana Sahmiana; Aswin Nasution; Siti Aminah; Sufriadi Sufriadi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/m8f9wj79

Abstract

Penggunaan pemasaran digital dapat menjadi pilihan alternatif dalam menerapkan strategi pemasaran baik produk maupun jasa, yang membantu pelaku usaha memantau dan memenuhi kebutuhan serta keinginan konsumen. Namun, banyak pelaku usaha masih menganggapnya kurang penting karena memerlukan keterampilan khusus dalam menguasai teknologi informasi untuk memperluas pangsa pasar. Kegiatan pengabdian ini dimulai dengan memberikan pemahaman tentang pemasaran digital, membuat akun media sosial, memberikan tutorial tentang cara mengoperasikan media sosial, serta mengajarkan pembuatan konten yang menarik untuk digunakan sebagai media pemasaran produk UMKM. Media sosial memiliki peran penting dalam pemasaran produk, dengan harapan setelah program pengabdian ini selesai, UMKM dapat memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saingnya.
Pemanfaatan Ulang Limbah Plastik Sebagai Bahan Baku dalam Pembuatan Eco-Paving Blok Kampung Gosong Telaga Timur, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil. Muhammad Murafi Azis; Fauzul Husni; Ultaza Syah; Sri Rahmawati; Salsabila Salsabila; Riska Riska; Siska Alaina; Aswin Nasution; Siti Aminah; Sufriadi Sufriadi
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/2xvr7n12

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kampung Gosong Telaga Timur, Kecamatan Singkil Utara, Kabupaten Aceh Singkil, untuk mengatasi masalah limbah plastik dengan mengubahnya menjadi Eco-Paving Block. Kampung ini, yang merupakan pusat pasar, menghasilkan banyak sampah plastik yang memerlukan pengelolaan efektif. Plastik, sebagai bahan sintetik yang sulit terurai, menimbulkan dampak lingkungan yang serius. Eco-Paving Block adalah solusi inovatif yang menggunakan plastik sebagai bahan utama, berbeda dengan paving block konvensional yang menggunakan semen dan pasir. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi tentang bahaya limbah plastik dan pelatihan pembuatan Eco-Paving Block, diikuti dengan eksperimen desain alat plastik smelter, pembuatan dan uji coba alat, serta analisis hasil. Desain awal alat plastik smelter didasarkan pada teori dan pengalaman praktisi, dengan penekanan pada kesederhanaan dan efisiensi biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Eco-Paving Block dapat mengurangi limbah plastik secara signifikan dan menyediakan alternatif yang lebih murah dibandingkan dengan paving block konvensional. Sosialisasi dan pelatihan diharapkan dapat diteruskan dan diintegrasikan dalam program Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) untuk pengelolaan sampah plastik secara berkelanjutan.
Edukasi dan Pemberdayaan Petani Pala untuk Mendeteksi Dini Serangan Penyakit Jamur Akar Putih di Aceh Selatan Vina Maulidia; Agustinur Agustinur; Chairudin Chairudin; Irvan Subandar; Siti Aminah; Mita Setyowati
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i2.1614

Abstract

Penyakit jamur akar putih (Rigidoporus microporus) merupakan salah satu ancaman utama bagi tanaman pala (Myristica fragrans) di Aceh Selatan yang dapat menyebabkan kerusakan pada sistem perakaran dan mengakibatkan kematian tanaman jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan program edukasi yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani pala di Aceh Selatan tentang deteksi dini penyakit jamur akar putih. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 3 agenda yaitu: Survei lahan tanaman pala yang bergejala penyakit, Edukasi dan praktek pengamatan serangan JAP, dan Pemberdayaan petani mengenai teknik pengendalian JAP pada pala. Program ini melibatkan petani pala, dan penyuluh. Selain itu, pelatihan juga mencakup teknik pencegahan dan pengelolaan tanah yang dapat mengurangi risiko penyebaran jamur, serta penggunaan pestisida yang tepat. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terdapat 5 titik lokasi pengamatan yaitu tiga lahan pala di Kecamatan Pasie Raja, Desa Ie Mirah dan dua lahan pala di Kecamatan Tapak Tuan Desa Lhok Bengkuang. Kegiatan ini telah menerapkan Kombinasi metode pelaksanaan edukasi dengan praktek langsung, sehingga dapat meningkatkan kewaspadaan petani terhadap gejala penyakit jamur akar putih, mempercepat penanganan serangan, dan mengurangi kerugian yang ditimbulkan, sehingga akan berkontribusi pada peningkatan produksi pala, dan kesejahteraan petani di Aceh Selatan. Selain itu dapat menjadi model bagi daerah lain dalam pemberdayaan petani untuk menghadapi ancaman penyakit tanaman.
Implementasi Pelatihan Diagnosa Penyakit Nilam untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Kecamatan Arongan, Aceh Barat: Implementasi Pelatihan Diagnosa Penyakit Nilam untuk Meningkatkan Produktivitas Petani di Kecamatan Arongan, Aceh Barat Vina Maulidia; Faizal Faizal; Cut Eriana; Safrizal Safrizal; Maulidil Fajri; Irvan Subandar; Agustinur Agustinur; Siti Aminah; Afrizal Afrizal
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2768

Abstract

Program pelatihan untuk mendiagnosis penyakit pada tanaman nilam diselenggarakan sebagai tanggapan atas masih rendahnya kemampuan petani dalam mengenali berbagai penyakit yang sering menyerang tanaman tersebut dan pengaruhnya terhadap penurunan hasil panen di Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan serta meningkatkan kemampuan petani dalam mengamati tanda-tanda penyakit dan menerapkan teknik pengendalian yang tepat di lahan mereka. Proses pelaksanaan mencakup kegiatan penyuluhan, observasi langsung di lapangan, serta diskusi kelompok agar peserta dapat memahami setiap langkah secara aplikatif dalam pengendalian penyakit, peserta atau petani nilam berjumlah 25 orang. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa seluruh peserta mampu mengenali penyakit utama pada tanaman nilam seperti serangan budok, layu bakteri, dan busuk akar, serta memahami cara pengendaliannya. Petani juga melaporkan adanya peningkatan kemampuan dalam mengidentifikasi gejala awal penyakit dan adanya perbaikan kondisi tanaman setelah menerapkan teknik yang dipelajari. Kegiatan ini memberikan manfaat konkret berupa peningkatan kemampuan diagnostik petani dan penguatan peran kelompok tani dalam menjaga kesehatan tanaman terutama setelah kunnjungan kebun. Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam pengendalian penyakit tanaman dan memberikan dampak positif bagi praktik budidaya nilam di Kecamatan Arongan, Kabupaten Aceh Barat.