Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Analisis Profil Urin: Implikasi terhadap Status Hidrasi dan Kesehatan (Studi Pada Atlet Sepakbola Muda) Amin, Nur; Sumaryanti; Novita Indra, Eka
JSH: Journal of Sport and Health Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v6i2.4650

Abstract

Pemantauan profil urin merupakan metode non-invasif yang efektif untuk mengevaluasi status hidrasi dan indikator metabolik, terutama pada atlet yang memiliki tingkat aktivitas fisik tinggi. Atlet muda rentan mengalami dehidrasi dan gangguan metabolisme akibat intensitas latihan dan ketidakseimbangan asupan cairan serta nutrisi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kandungan urin atlet. Jenis penelitian ini adalah descriptive analitics dengan rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 25 atlet sepakbola dengan Teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah skala warna urin untuk mengetahui status hidrasi. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS. Hasil penelian ini antara lain: Sebagian besar atlet memiliki kadar leukosit positif sebanyak 14 (56%), nitrit 16 (64%), urobilinogen 21 (84%), protein 23 (92%), pH 6 sebanyak 15 (60%), darah 19 (76%), spesifik graffiti sebesar 1.025, yaitu sebanyak 10 (40%) atlet, keton 10 (40%), bilirubin 24 (96%) dan glukosa 23 (92%) atlet. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah kandungan dalam urin atlet mengindikasikan terdapat masalah kesehatan atlet sepakbola.
Analysis of Gross Motor Skills of Mentally Disabled Children at Dharma Bhakti Abcd Special School Class I-VI Ngempon Semarang Regency Rosnita, Windha; Nilawati, Ika; Aristiyanto, Aristiyanto; Amin, Nur; Nasri, Nasri; Nur Islami, Ina Prihati
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.3931

Abstract

Gross motor skills are crucial abilities for daily life that involve the use of large muscles. Children with mental disabilities often face limitations in physical and mental aspects, which can hinder their gross motor development. This study employed a quantitative descriptive design to describe conditions without testing hypotheses. Data were collected through tests of flexibility, coordination, strength, speed, and endurance among students in grades I–VI at Dharma Bhakti Abcd Special School, Ngempon, Semarang Regency. The results showed that both boys and girls achieved a 100% score in the “good” category for flexibility. In coordination, boys were largely in the “less” category (47.1%), while girls achieved 100% in the “good” category. Strength tests indicated both groups were in the “moderate” category (100%). For sprint ability, boys were mostly “moderate” (85.7%), while girls were divided into “good” (40%), “moderate” (40%), and “less” (20%). Endurance results showed both boys and girls in the “less” category (100%). Overall, the findings highlight strong flexibility but challenges in coordination and endurance, providing insights for educators and therapists in designing targeted interventions.
The Relationship Between Physical Condition with Suplex Throwing Ability of Wushu Sanda Athletes Febriani, Anisa; Amin, Nur; Herdinata, Guntur Ratih Prestifa; Nilawati, Ika; Azura Kosni, Norlaila; Sutomo, Rio Noviansyach
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.3926

Abstract

Wushu Sanda is a modern martial art that evolved from traditional Chinese martial arts. One of its core techniques, the suplex throw, requires explosive movement to lift and slam an opponent backward, which demands strength, balance, coordination, and proper technique. This study aimed to examine the relationship between physical condition and the ability to perform suplex throws among Wushu Sanda athletes. A quantitative correlational research design with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 15 athletes selected using purposive sampling. Research instruments included mats, stopwatches, whistles, measuring scale boards, single bars, slam dummies, and hand dynamometers. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate methods with SPSS. The results revealed significant relationships between arm muscle strength (p = 0.01) and leg muscle power (p = 0.02) with suplex throwing ability. In contrast, no significant relationships were found for arm muscle endurance (p = 0.07), back muscle endurance (p = 0.38), and flexibility (p = 0.06). In conclusion, physical condition, particularly arm muscle strength and leg muscle power, was significantly associated with suplex throwing performance in Wushu Sanda athletes.
Pelatihan Penaganan dan Pencegahan Cedera Ankle Cabor Sepak Takraw Putri PPLOP Jawa Tengah Zekha, Novita; Kurnia Wardani, Atika; Nilawati, Ika; Amin, Nur
PADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Padimas (Jurnal Pengabdian Masyarakat)
Publisher : PADIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/padimas.v2i02.2255

Abstract

ABSTRAK Sepak Takraw adalah olahraga jenis olahraga keterampilan akrobatik dan memiliki tingkat kesulitan tinggi dalam memainkannya menjadi dasar selama proses pelatihan dan pertandingan akan memiliki risiko cedera yang tinggi. Sepak takraw merupakan salah satu cabang olahraga binaan Balai PPLOP Jawa Tengah. Balai PPLOP merupakan tempat pembinaan dan pelatihan atlet yang memiliki bakat dalam olahraga dan memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi atlet berprestasi. BPPLOP yang berpusat di Jatidiri Semarang membina cabang olahraga sebanayak 25 cabang olahraga, salah satunya adalah cabang olahraga sepak takraw putri yang terdiri dari 9 atlet. Menurut analisis situasi dapat diketahui bahwa permasalahan yang dialami atlet adalah Sebagian besar atlet belum mengetahui penanganan dan penvegahan cedera ankle dikarenakannya belum adanya pematerian dan sosialisasi tentang penanganan dan perawatan cedera ankle di sekolah maupun di BPPLOP Jawa Tengah. Target yang ingin dicapai pada kegiatan ini adalah terjadinya peningkatan pengetahuan atlet terkait tentang penanganan dan pencegahan cedera ankle khususnya pada Atlet Cabang Olahraga Sepak Takraw BPPLOP Jawa Tengah. Sasaran untuk penelitian ini merupakan atlet sepak takraw putri yang berjumlah 9 atlet dengan metode yang digunakapan meliputi 2 tahap, yaitu: Tahap pertama adalah pra pelaksanaan yang meliputi koordinasi pelaksanaan, survai lokasi, perizinan, persiapan sarana dan prasarana. Tahap kedua adalah pelaksanaan kegiatan yang meliputi pemaparan materi dan pelatihan penanganan dan perawatan cedera ankle. Penelitian ini berjalan sesuai dengan yang diharapkan dengan adanya peningkatan pemahaman pada atlet sepak takraw PPLOP Jawa Tengah tentang PPC utamanya pada cedera Ankle yang dapat dibuktikan dari tabel yang didapatkan oleh peneliti yaitu tingkat pengetahuan sebelum adanya sosialisasi dan setelah terlaksanakannya kegiatan sosialisasi yaitu 14,3 % dan 71,4 %.   Kata kunci: Cedera Ankle, Sepak Takraw
Analysis Of Profile and Competence of U19 Football Coaches in Pemalang Regency Adnan, Naufal; Nilawati, Ika; Herdinata, Guntur Ratih Prestifa; Aristiyanto, Aristiyanto; Amin, Nur; Nasri, Nasri; Setiawan, Fredy Eko; Wicaksono, Maulana Tegar
Journal of International Conference Proceedings Vol 8, No 1 (2025): 2025 ICPM Malaysia Proceeding
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v8i1.4135

Abstract

Football in Indonesia continues to grow rapidly, as reflected in the increasing number of clubs across various regions, including Pemalang Regency. However, the presence of many clubs has not translated into improved achievements due to the absence of a structured development system. Key issues include limited communication with stakeholders, unstructured training programs, and the lack of qualified coaches capable of designing and evaluating effective training. This study employed a descriptive qualitative approach with data collected through observation, interviews, and documentation. The subjects consisted of 48 respondents: 16 administrators, 16 coaches, and 16 players. Data validity was ensured using source triangulation, while analysis was conducted through data reduction and presentation. The findings indicate that coaches generally demonstrate good attitudes during training and matches, but most lack coaching licenses and the ability to design structured programs. Of 16 U19 clubs, only 3 coaches held official licenses and 1 had a youth assistant license. Overall, the results highlight that although coaches show positive behavior, the absence of licensing and structured training knowledge hinders the development of U19 football in Pemalang Regency. 
PELATIHAN PENGENDALIAN ORGANISASI PENGELOLAAN KLUB RENANG TIRTA GEMILANG SEMARANG Nilawati, Ika; Amin, Nur; Tantra, Arda Raditya; Kristiningrum, Wahyu
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2023): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v1i12.1873

Abstract

Manajemen merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dalam sebuah organisasi termasuk organisasi olahraga atau sering dikenal sebagai klub. Dalam setiap kegiatan didalam klub, harus dikelola dengan baik sesuai dengan fungsi dan peran agar setiap rencana dapat berjalan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai sebuah klub olahraga. Peranan manajemen olahraga dan pengelolaannya sangatlah penting dalam meningkatkan kualitas kegiatan pelatihan keolahragaan. Eksistensi dan kualitas sebuah klub dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya adalah pelatih, sarana prasarana pendukung kegiatan olahraga, tujuan dan motivasi klub, cara melatih, pendanaan, partisipasi personel dalam memahami tugas dan kewajibannya, serta dukungan dari berbagai pihak. Hal tersebut mendorong perlunya manajemen dan pemilihan strategi pembinaan dalam klub olahraga untuk melihat dan mengevaluasi perkembangan sebuah klub. Tujuan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pengetahuan pengurus tentang pengendalian organisasi, pengeloaan klub, manajemen kepelatihan, penganggaran penggunaan dan pelaporan aset klub olahraga. Target yang ingin dicapai dalam Pengabdian kepada Masyrakat ini adalah meningkatnya pengetahuan pengerus organisasi dalam mengelola dan mengendalikan dan memanjemen sebuah klub renang. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini meliputi tiga tahap, yaitu: pelaksanaan kegiatan yang meliputi pelatihan pengendalian organisasi, pengeloaan klub, manajemen kepelatihan, penganggaran penggunaan dan pelaporan aset klub olahraga. Hasil Kegiatan adalah terjadi peningkatan pengetahuan yang didapatkan oleh pengurus dan pelatih tetang pengendalian organisasi pengelolaan klub renang, meliputi Manajemen Organisasi, Manajmen Kepelatihan dan Manajemen Penggunaan Aset.  
STATUS GIZI BERHUBUNGAN DENGAN KECEPATAN LARI MAHASISWA DI UKM FUTSAL UNIVERSITAS NGUDI WALUYO Putra Setyawan, Dandi; Amin, Nur; Nilawati, Ika; Aristiyanto, Aristiyanto
Sports Collaboration Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Sports Collaboration Journal: Desember 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v1i2.2757

Abstract

Futsal players are known to be players who need a lot of energy. With good nutrition, futsal players have optimum physical condition. The aim of this research was to determine the correlation between nutritional status and running speed of UKM Futsal players at Ngudi Waluyo University. This research is a correlation study with a cross sectional design on 24 athletes using a total sampling technique. Then univariate and bivariate analysis was carried out using the Spearman's Correlation statistical test. The research results showed that body mass index was significantly related to the running speed of Ngudi Waluyo University Futsal UKM Athletes, this was shown by p-value = 0.01. The conclusion shows that nutritional status is related to the running speed of students at the Futsal UKM, Ngudi Waluyo University. ABSTRAK Pemain futsal diketahui merupakan pemain yang membutuhkan banyak energi dengan terpenuhinya gizi yang baik maka pemain futsal memiliki kualitas kondisi fisik yang optimum. Tujuan dalam penelitian ini guna mengetahui korelasi antara status gizi dengan kecepatan lari pemain Futsal UKM Universitas Ngudi Waluyo. Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan rancangan cross sectional pada 24 atlet dengan teknik total sampling. Kemudian dilakukan analisis univariate dan bivariate menggunakan uji statistik Spearman’s Correlation. Hasil penelitian diketahui bahwa indeks massa tubuh berhubungan signifikan dengan kecepatan lari Atlet UKM Futsal Universitas Ngudi Waluyo, hal itu ditunjukan dengan p-value = 0,01. Kesimpulan menunjukkan bahwa status gizi berkaitan dengan kecepatan lari mahasiswa di UKM Futsal Universitas Ngudi Waluyo.
PANJANG TUNGKAI BERHUBUNGAN DENGAN KECEPATAN BERLARI SPRINT 60 METER SISWA KELAS V - VI di SDN KEBONAGUNG 01 Bani Adam, Farid; Nilawati, Ika; Aristiyanto, Aristiyanto; Amin, Nur
Sports Collaboration Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Sports Collaboration Journal: Desember 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v1i2.2768

Abstract

Short distance sprinting is a race where athletes use full speed over distances of 60 meters, 80 meters, 100 meters, 200 meters and 400 meters. A runner must know the basics of sprinting techniques so that the runner can get maximum results. The aim of this research was to determine the relationship between leg length and 60 meter sprint running speed for students in classes V-VI at SDN Kebonagung 01. This research used a survey method with a total sampling technique of 20 students. The data collected for the leg length variable used a meter, sprint speed used a stopwatch and a meter. Data analysis used the Spearman's Test correlation test. The results of this research included the 60 meter sprint for class V-VI students at SDN Kebonagung 01, which resulted in the speed of 14 students in the men's category (70%), the speed of the women's category in 6 students (30%). Based on the correlation test, the results showed that there was a relationship between leg length and running with a p-value of 0.02. The conclusion of this research is that there is a relationship between leg length and running in students at SDN class V-VI Kebonagung 01. ABSTRAK Lari sprint jarak pendek adalah suatu perlombaan dengan atlet yang menggunakan kecepataan penuh dengan jarak 60 meter, 80 meter, 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Seorang pelari wajib pengetahui dasar-dasar teknik lari sprint supaya pelari tersebut mendepatkan hasil yang maksimal. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengatahui hubungan panjang tungkai dengan kecepatan lari sprint 60 meter siswa kelas V-VI SDN Kebonagung 01. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan teknik total sampling pada 20 siswa. Pengambilan data yang digunakan pada variabel panjang tungkai menggunakan meteran, kecepatan lari sprint menggunakan stopwatch dan meteran. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman’s Test. Haisl Penelitian ini antara lain lari sprint 60 meter siswa kelas V–VI SDN Kebonagung 01 mendapatkan hasil kecepatan kategori Putra 14 siswa (70%), kecepatan kategori Putri 6 siswi (30%). Berdasarkan uji korelasi didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan antara panjang tungkai dengang berlari dengan nilai p-value 0.02. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara panjng tungkai dan berlari siswa SDN kelas V-VI Kebonagung 01
LATIHAN FARTLEK DAPAT MENINGKATKAN DAYA TAHAN AEROBIK PEMAIN SEPAK BOLA Setiawan, Anang; Oktiani, Seni; Mujahid; Amin, Nur
Sports Collaboration Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Sports Collaboration Journal: Desember 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v1i2.2995

Abstract

One form of exercise that can be used to increase aerobic endurance is fartlek training which is usually done during the general preparation stage so that players can be better prepared when moving on to the next training period with a higher training intensity. The aim of this research was to find out whether fartlek training had an effect on the aerobic endurance of soccer players at SMAN 1 Kedokan Bunder. This type of research is pre-experimental using a one-group pretest-posttest design with a sample of 20 football players at SMAN 1 Kedokan Bunder with a total sampling technique in determining the number. The instruments used were 12 fartlek exercises and a bleep test to measure aerobic endurance. The results of this study were that there was a significant difference between the aerobic endurance values before and after being given fartlek training with a p-value of 0.001. The conclusion of this research is that fartlek training has an effect on increasing the aerobic endurance of soccer players at SMAN 1 Kedokan Bunder. Abstrak Salah satu bentuk olahraga yang dapat digunakan untuk meningkatkan daya tahan aerobik adalah latihan fartlek yang biasa dilakukan pada saat tahap persiapan umum agar pemain dapat lebih siap ketika beralih ke periode latihan selanjutnya dengan intensitas latihan yang lebih tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah latihan fartlek berpengaruh terhadap daya tahan aerobic pemain sepak bola SMAN 1 Kedokan Bunder. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen dengan menggunakan desain one-group pretest-posttest dengan sampel sebanyak 20 pemain sepak bola SMAN 1 Kedokan Bunder dengan teknik total sampling dalam menentukan jumlahnya. Instrumen yang digunakan adalah pemberian latihan fartlek sebanayak 12 kali dan tes bleep test untuk mengukur daya tahan aerobik. Hasil penelitian ini adalah terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai daya tahan aerobik sebelum dengan sesudah diberikan latihan fartlek dengan nilai p-value 0,001. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan fartlek berpengaruh terhadap peningkatan daya tahan aerobik pemain sepak bola SMAN 1 Kedokan Bunder.
STATUS GIZI DAN TINGGI BADAN BERHUBUNGAN DENGAN LEMPARAN KE DALAM (THROW-IN) ATLET SEPAKBOLA Amin, Nur
Sports Collaboration Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Sports Collaboration Journal: Desember 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/scj.v1i2.2996

Abstract

Throwing in during a soccer game is one of the basic techniques that athletes need to have. To get long throw results, an athlete is required to have good arm muscle strength. Good muscle strength can be met if training and energy needs are met properly. Fulfillment of energy needs can be seen through nutritional status. This research aims to find out the relationship between nutritional status and height and the results of throw-ins in football athletes. This research is a descriptive correlation type using a cross sectional design. The sample in this study consisted of 15 Indonesian Young Football Academy football athletes using a total sampling technique to determine the number. Some of the instruments used in data collection include a microtoice to measure height and a weight scale to determine body weight and the body mass index formula used to calculate a person's nutritional status, a tape measure and a soccer ball to measure throw-in results. The data obtained were analyzed using the Spearman's Range Test (CI 95%) and regression test using Anova. The research results that have been obtained include that there is a relationship between nutritional status and throw-in results for football athletes with a p-value of 0.01 and there is a relationship between height and throw-in results with a p-value of 0.001. And together (nutritional status and height) are related to the throwing results of football athletes with a p-value of 0.02 and the determinant coefficient results are obtained with a value of R = 0.53. It can be concluded that nutritional status and body height are related to the results of throw-ins in football athletes. Abstrak Lemparan ke dalam pada saat permainan sepak bola adalah salah satu teknik dasar yang perlu dimiliki oleh atlet. Untuk mendapatkan hasil lemparan yang jauh, seorang atlet dituntut memiliki kekuatan otot lengan yang baik, kekuatan otot yang baik dapat terpenuhi apabila kebutuhan latihan dan energi terpenuhi dengan baik. Terpenuhinya kebutuhan energi dapat dilihat melalui status gizi yang dimiliki. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara status gizi dan tinggi badan dengan hasil lemparan ke dalam atlet sepakbola. Penelitian ini berjenis korelasi deskriptif dengan memakai rancangan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 atlet sepakbola Indonesia Muda Football Academy dengan teknik total sampling dalam menentukan jumlahnya. Beberapa instrument yang digunakan dalam pengambilan data antara lain microtoice untuk mengukur tinggi badan dan timbangan berat badan untuk mengetahui berat badan serta rumus indeks massa tubuh digunakan untuk menghitung status gizi seseorang, meteran dan bola sepak untuk mengukur hasil lemparan ke dalam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s Range Test (CI 95%) dan uji regresi menggunakan Anova. Hasil penelitian yang telah didapat antara lain terdapat hubungan antara status gizi dengan hasil lemparan ke dalam atlet sepakbola dengan nilai p-value 0,01 dan terdapat hubungan antara tinggi badan dengan hasil lemparan ke dalam dengan nilai p-value 0,001. Serta secara bersama-sama (status gizi dan tinggi badan) berhubungan dengan hasil lemparan atlet sepakbola dengan nilai p-value 0,02 dan didapatkan hasil koofesien determinan dengan nilai R = 0.53. Dapat disimpulkan bahwa status gizi dan tinggi badan berhubungan dengan hasil lemparan ke dalam atlet sepakbola.